Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Solusi Alternatif Honorarium Guru dan TAS Non PNS Dikaji Pemkot Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji sejumlah solusi  alternatif terkait honorarium bagi guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) non PNS. Pemkot Bandung memastikan, solusi yang bakal dipilih tetap berpegang pada regulasi yang ada.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan pemberian honorarium bagi guru dan TAS non PNS bukan hanya berdasarkan pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 014 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pemberian Honorarium Peningkatan Mutu Bagi Guru dan Tenaga Administrasi Sekolah Non Pegawai Negeri Sipil. Namun, juga merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan.

“Jadi semangatnya hari ini kita mencari solusi. Hari ini kita baru merangkum berbagai masukan. Tapi solusi ini tidak boleh juga melanggar hukum,” kata Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (13/5/2019).

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018, terdapat standar teknis pelayanan minimal (SPM) yang secara terpadu berskala nasional harus diregistrasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Apabila sudah sesuai dengan kriteria, maka data guru dan TAS non PNS tersebut akan muncul dalam Dapodik.

Yana mengungkapkan, sesuai laporan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, saat ini terdata 8.868 orang guru dan TAS non PNS yang sudah sesuai kualifikasi dan terverifikasi dalam Dapodik. Sementara 2.418 orang lainnya terdata tidak lulus kualifikasi.

“Jadi di Permendikbud itu ada standar kompetensi. Setelah diverifikasi tanggal 10 Mei 2019, ada beberapa yang tidak memenuhi standar sesuai Permendikbud. Karena Permendikbud juga menerapkan ada sanksi,” bebernya.

Yana menuturkan, jika dipaksakan memberikan honorarium kepada 2.418 orang guru dan TAS non PNS, maka hal itu melanggar aturan. Namun, dia menyatakan Pemkot Bandung tetap ingin mencari jalan keluar agar tetap ada solusi untuk persoalan tersebut.

“Itu belum terjawab, makanya kita cari solusi. Teman-teman sudah bekerja, jadi harus ada honornya. Tetapi selama itu tidak melanggar aturan.. Karena tadi itu, ada aturan yang mengikat, kalau melanggar ada sanksi buat pimpinan,” tambahnya.

Yana juga merespon aspirasi guru dan TAS non PNS yang sulit mengejar jam mengajar selama 24 jam sesuai dengan aturan. Dari pengamatan sementara, hal itu tidak terlepas dari jumlah guru dan TAS non PNS yang terlalu banyak.

“Mungkin karena merekrut terus akhirnya overload. Tidak terpetakan kebutuhan sebenarnya. Mungkin saja dari jumlah 11.000 ini sudah overload sehingga untuk kejar 24 jam kan sulit,” bebernya.

Yana mengaku sulit memonitor jumlah jumlah guru dan TAS non PNS. Karena perekrutannya oleh kepala sekolah. Padahal, sambung dia, aturannya pengangkatan guru dan TAS non PNS itu tidak diberikan kepada kepala sekolah.

“Lazimnya itu karena sekolah merekrut sendiri. Tetapi saya tanya ke BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) tidak pernah memberi kewenangan untuk sekolah merekrut. Sekolah negeri harus dari Disdik atau Wali Kota. Sedangkan sekolah swasta cukup ketua yayasan tapi tetap harus melaporkan kepada Disdik,” tutur Yana. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Pengunjung,  Pemkot Bandung Bakal Promosikan Dan Melatih PKL Cicadas

    Tingkatkan Pengunjung, Pemkot Bandung Bakal Promosikan Dan Melatih PKL Cicadas

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Setelah penataan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal terus mendampingi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas. Pemkot Bandung akan membantu promosi kawasan tersebut agar dapat meningkatkan pengunjung. “Tentu akan kita bantu promosikan kawasan ini. Karena ini bisa menjadi destinasi wisata baru Kota Bandung,” ujar Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana […]

  • Jadwal Dan Syarat Daftar PPDB 2019 Tingkat TK Negeri

    Jadwal Dan Syarat Daftar PPDB 2019 Tingkat TK Negeri

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3.204
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bakal segera berlangsung. Bagi orang tua yang akan menyekolahkan anaknya, perlu mengetahui beberapa persyaratan dan jadwal PPDB 2019.  Berikut, jadwal dan persyaratan PPDB tingkat Taman Kanak – Kanak sesuai buku panduan PPDB Dinas Pendidikan Kota Bandung.  Untuk pendaftaran dimulai 23 – 28 Mei 2019, pengumuman (31 Mei), […]

  • Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa, Bank Bjb Jalin Kerja Sama dengan APDESI Jawa Barat

    Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa, Bank Bjb Jalin Kerja Sama dengan APDESI Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai Bank Pembangunan Daerah di Jawa Barat, bank bjb memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, tak terkecuali masyarakat desa. Dukungan bank bjb dalam meningkatkan laju perekonomian masyarakat desa terwujud dalam berbagai kolaborasi, salah satunya adalah kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan […]

  • Percepat Proses Pembangunan Kota Sukabumi,  BPBJ :  Bulan Maret Tenderkan Delapan Paket Pekerjaan

    Percepat Proses Pembangunan Kota Sukabumi, BPBJ : Bulan Maret Tenderkan Delapan Paket Pekerjaan

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Sampai dengan pertengahan Februari, baru delapan paket pekerjaan yang masuk ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemkot Sukabumi. Ke delapan paket tersebut, tiga pekerjaan di Dinas Perhubungan, empat di Dinas PUPR Perumahan , Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, dan satu lagi di RSUD Syamsudin.”Saat ini baru delapan paket yang sudah masuk dan […]

  • Wakil Gubernur Jabar Dukung Penuh Kegiatan HPN Tingkat Jabar Di Cianjur

    Wakil Gubernur Jabar Dukung Penuh Kegiatan HPN Tingkat Jabar Di Cianjur

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Jajaran panitia Hari Pers Nasional (HPN) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tingkat Jawa Barat melakukan audiensi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Sate, Rabu (10/3/2021) Audiensi sendiri dihadiri Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat, Sekretaris PWI Jabar Wawan Ruswana, dan Ketua HPN Tantan Sulthon Bukhawan. Dalam audiensi, Uu mendukung penuh […]

  • Ki Jabar Gelar Diskusi Webinar Keterbukaan Informasi Di Tengah Covid-19

    Ki Jabar Gelar Diskusi Webinar Keterbukaan Informasi Di Tengah Covid-19

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi Informasi Jawa Barat (KI Jabar) terus berupaya untuk mengedukasi publik tentang pentingnya keterbukaan informasi publik di tengah pandemic COVID-19. Oleh karena itu, KI Jabar bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bandung (UM-Bandung). Pada Kamis, (7/5) mengadakan Diskusi WEBINAR dengan tema “Fenomena Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Tengah Pandemi Covid-19. Seminar yang diadakan […]

expand_less