Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Aktivis Mahasiswa Sukabumi Premi BPJS Naik Akibat Pemerintah Kurang Matang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id — Rencana kenaikan iuran BPJS yang disebabkan defisitnya selama empat tahun ini, mendapat respon dari aktivis gerakan mahasiswa di Sukabumi, hal tersebut, disampaikan oleh Ketua IMM Cabang Sukabumi Rajib Rivaldi mengatakan, rencana kenaikan BPJS menunujukan kurang matangnya perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah, Rabu (04/09/2019).

“Seharusnya pemerintah tidak memberikan harapan palsu kepada masyarakat yang diawal harganya terjangkau oleh masyarakat, namun tiba-tiba menaikan dengan persentase yang besa,” ungkap Rajib.

Hal yang sama disampaikan oleh Ketua GMNI Cabang Sukabumi Abdullah Masyhudi mengatakan, kenaikan Iuran BPJS kesehatan memang sangat memberatkan bagi masyarakat yang menggunakan BPJS. Harusnya adanya tanggungan atau subsidi, bukan hanya dari APBN, akan tetapi juga dari APBD.

“Kan jelas dalam Aturan Perundang-undangan mengamanatkan, bahwasannya kesehatan dan pendidikan itu dijamin oleh Negara. Nah hari ini sejauhmana jaminan tersebut di realisasikan, sudah masyarakat itu kurang mampu di tambah lagi harus membayar iuran Kesehatan naik. Kalau begitu ya BPJS apabedanya dengan Calo kesehatan,” kata Abdul (04/09/2019).

Hal serupa juga disampaikan Ketua Umum PB HIMASI Eki Rukmansyah kepada MBInews.id, pihaknya sangat tidak setuju dengan kenaika premi BPJS, karena masih banyak sekali orang yang kurang mampu.

“Kami rasa kalau rencan kenaikan premi BPJS terlaksana, tidak menutup kemungkinan akan semakin bertambah beban APBN negara dan hal ini dapat menggiring opini masyarakat bahwa pemerintahan hari ini tidak bisa menyelesaikan hal mendasar tentang pengelolaan uang negara sampai harus menaikan premi BPJS,” pungkas Eki.

Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Sukabumi, menambahkan harusnya pemerintah menimbang rencana kebijakan kenaikan BPJS, karena itu bisa memberatkan masyarakat, apalagi ekonima pas-pasan. 

“Pemerintah harusnya menimbag rencana kenaiakan premi BPJS, jangan sampai memberatkan masyarakat,” singkatnya. (Isep)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepedulian Dan Kebersamaan Masyarakat Tionghoa Pada Warga Selama Pandemi Covid-19

    Kepedulian Dan Kebersamaan Masyarakat Tionghoa Pada Warga Selama Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai wujud kepedulian terhadap warga Kota Bandung yang terdampak pandemi Covid-19, Masyarakat Tionghoa Peduli memberikan bantuan 2.000 Paket Sembako yang akan disalurkan melalui Pemerintah Kota Bandung. Secara simbolis penyerahan bantuan tersebut dilakukan di GOR Padjajaran Kota Bandung, dari Masyarakat Tionghoa Peduli kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Bantuan lalu diserahkan secara […]

  • Hasil Survey Tahap Pertama, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 Di Jabar Membaik

    Hasil Survey Tahap Pertama, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 Di Jabar Membaik

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Berdasarkan hasil survei tahap pertama Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2021 di Jawa Barat memperlihatkan kondisi yang cukup baik. Ketua komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal menyampaikan Sejumlah permohonan informasi yang disampaikan masyarakat kepada badan publik pemerintah mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, baik secara langsung dengan menggunakan prosedur yang tersurat di dalam […]

  • Edwin Senjaya, Meminta RS Bandung Kiwari Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

    Edwin Senjaya, Meminta RS Bandung Kiwari Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — DPRD meminta Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandung Kiwari untuk memperbaiki pelayanan mereka terhadap masyarakat. Desakan tersebut muncul lantaran DPRD melihat masih ada warga Kota Bandung mengeluhkan pelayanan yang diberikan RSUD Bandung Kiwari. Apalagi Dinas Kesehatan maupun Bandung Kiwari telah diberikan gelontoran dana cukup besar dari pemerintah. “Anggaran […]

  • Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Upayakan Satu Fraksi Didampingi Satu Tenaga Ahli

    Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Upayakan Satu Fraksi Didampingi Satu Tenaga Ahli

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Mbinews.id, SUKABUMI– Sebanyak 8 fraksi yang ada di DPRD Kota Sukabumi saat ini, sudah memiliki tenaga ahli yang siap membantu kegiatan fraksinya masing-masing. Hal ini diungkapkan Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana. “Jumlahnya sesuai dengan jumlah fraksi, yaitu 8 orang. Jadi setiap satu fraksi didampingi oleh satu tenaga ahli,”ujar Asep di ruang kerjanya. Jumat, […]

  • Wali Kota Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan Untuk Masjid RW

    Wali Kota Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan Untuk Masjid RW

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberikan bantuan sarana keagamaan kepada 67 Masjid RW, tahun anggaran 2023. Bantaun tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, di Balai Kota Sukabumi. Selasa, (1/8/2023). Bantuan tersebut, tentu saja sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan termasuk di masjid jami. “Pemkot Sukabumi mengucapkan terimakasih atas berbagai dukungan sehingga […]

  • Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kredit Sritex

    Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kredit Sritex

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jakarta || MBInews.id, – Mantan Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, Yuddy Renaldi, diputus bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang dalam perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang digelar di Semarang, Kamis (07/05/2026). Ketua Majelis […]

expand_less