Breaking News
Trending Tags

Konsep Kuliner “Street Food” Warung Wakaka Hadir Pertama Kali Di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Hadir pertama kali di kota Bandung cabang ke-8 warung Wakaka Untuk para pecinta kuliner tempat makan yang memiliki beragam pilihan makanan dengan harga yang pas di kantong serta rasa yang tak kalah nikmat dengan restoran-restoran yang ada

Hadir dengan konsep kuliner “street food” yang santai, pelayanan yang sigap dan ramah, serta berbagai pilihan menu dengan harga yang beragam. Konsep Warung Wakaka menghadirkan jalan tengah untuk menjangkau selera kuliner lintas generasi

Warung kekinian banyak yang bermunculan belakangan ini. Ciri khas warung ini adalah konsep yang menarik, disukai kalangan millennial, menyajikan aneka kudapan mie, kopi, menu nasi, roti bakar dan snack lainnya yang umumnya familiar di lidah. Tak heran jika warung model kekinian bermunculan di mana-mana.

Open House cabang di Kota Bandung ini merupakan outlet ke-8 Warung wakakak yang menambah daftar kuliner masyarakat Kota Bandung, jalan pasirkoja No.86, Sabtu (30/11/2019) malam

Stella Fidelia, Marketing Communication menuturkan, warung kekinian yang hadir pertama kali hadir dikota Bandung  tampil dengan konsep yang lain. Warung Wakaka mengusung konsep food factory dengan tema industrial. Hal itu bisa dilihat dari tampilan gerainya yang ramai dengan lampu-lampu gantung yang memancarkan cahaya kuning dan putih bernuansa modern. Tampilan tersebut begitu bikin eye catching sehingga memancing calon konsumen masuk.

Selain itu, konsep Wakaka juga memiliki stall-stall, semacam stand kuliner di berbagai sudut gerainya. Sebut saja stall martabak, stall sate taichan, stall aneka snack bakar-bakaran yang open kitchen, sehingga semua orang bisa melihat cara memasaknya.

“Kita tidak hanya jual makanan tapi juga jual konsep dengan mengusung tagline Good Food, Good Friends, Good Times,” ujar Stella Fidelia

Stella menjelaskan, tagline Good Food, Good Friends, Good Times memiliki filosofi yang artinya Good Food menyediakan makanan yang enak, Good Friends yang tentunya ditemani orang terdekat tersayang , dan Good Time di tempat dan waktu yang tepat. “Jadi mereka bisa berkumpul seperti komunitas yang ada dikota bandung ditemani makanan enak serta orang terdekat dan pulang dari sini jadi happy,” ucapnya

Dari sisi produk apa bedanya Warung Wakaka dengan warung kekinian lainnya? “Perbedaannya kita menyediakan aneka makanan dan minuman yang variatif sehingga bisa menjangkau semua kalangan. Jadi makanan yang ditawarkan tidak sfesifik ke mie atau nasi doank, ada martabak, nasi, indomie, roti bakar, sandwich, minuman juga ada kopi, non kopi, jus juga,” beber Stella.


“Konsep kita ngumpulin street food menjadi satu yang bisa diterima di lidah semua orang. Saat ini, menu favorit yang sering dipesan adalah Indomie Sambal Matah, Sate Taichan, sama martabak tipker, martabak tipis kering. Minumannya ada es kopi kampung, macchiato,” sambungnya.

Ada juga makanan Kampung tradisionalnya yaitu ada nasi uduk dihiasi dengan pilihan 8 pilihan toping di sekitar tumpeng. Dan masih menu lainnya yang lebih bikin ketagihan.

“Kenapa dibilang beda dari yang lain karena warnanya ungu itu kita pakai bahan alami sehingga lebih beda dari yang lain,”ucapnya.


Ia mengatakan, harga menu yang ditawarkan Wakaka mulai Rp 15 ribu sampai Rp 150 ribu untuk martabak kekinian. “Toppingnya ada kitkat green tea, nutella, ovomaltine dan lain-lain. Sementara minuman mulai Rp 5 ribu sampai Rp 35 ribu seperti minuman lava, perpaduan jus, pudding dan potongan buah,” ujarnya.Dengan konsep tersebut Wakakapun bisa diterima pasar di kota Bandung dengan cepat.

Produk dan layanannya diterima semua kalangan mulai anak-anak, remaja, dewasa, ataupun family semuanya masuk. “Untuk anak-anak ada kidz meal misal Indomie Carbonara, Indomie Goreng Gandum, susu blueberry, susu strawberry,” pungkas Stella. (Zat/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Cimahi Cium Bau Belerang, ini Penjelasan PVMBG

    Warga Cimahi Cium Bau Belerang, ini Penjelasan PVMBG

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Terciumnya bau belerang Gunung Tangkuban Perahu di sekitar wilayah Cimahi dan Bandung Barat, Rabu (11/9/2019) sore diperkirakan karena tiupan angin kencang ke arah Selatan-Barat Daya. Hal ini disampaikan Pusat Vulkanologi, Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG). “Berdasarkan hasil analisis data-data pemantauan maka dapat disimpulkan bahwa terciumnya gas pada jarak yang relatif jauh dimungkinkan karena […]

  • Daddy Rohanady: Perda Pengelolaan Sampah Belum Sejalan dengan Dinas Terkait

    Daddy Rohanady: Perda Pengelolaan Sampah Belum Sejalan dengan Dinas Terkait

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIREBON, Mbinews.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady menyebut implementasi Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2016 atas perubahan Perda No. 1 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah belum selaras dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat dan Dinas Perumahan Dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat. Sebab, keduanya memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan […]

  • Gelar Hari Santri Fahmi Minta Dibantu Percepatan Vaksinasi untuk Santri

    Gelar Hari Santri Fahmi Minta Dibantu Percepatan Vaksinasi untuk Santri

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pelaksanaan Hari Santri tingkat Kota Sukabumi, digelar secara terbatas. Hari Santri juga secara virtual di ikuti jajaran Pemda Kota Sukabumi, Jajaran Kecamatan  dan Kelurahan se Wilayah Kota Sukabumi. “Meski ditengah keterbatasan, mengingat masih dalam kondisi pandemi covid 19. Namun tidak mengurangi khidmat, mengikuti peringatan hari santri nasioal,”jelas Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat […]

  • Pembangunan Kota Bandung Butuh Partisipasi Warga

    Pembangunan Kota Bandung Butuh Partisipasi Warga

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pembangunan pada hakikatnya merupakan suatu upaya mengubah nasib bangsa menjadi lebih baik. Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya menjadi obyek, tetapi juga menjadi subyek pembangunan. Artinya masyarakat terlibat dalam pembangunan dan diberi ruang untuk berpartisipasi. Namun partisipasi tersebut sejatinya harus terencana melalui satu musyawarah yang baik sehingga kolaborasi antar pemerintah dengan masyarakatnya bisa […]

  • Disnaker Kota Bandung berinovasi  bentuk  Teknologi

    Disnaker Kota Bandung berinovasi bentuk Teknologi

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Andri Darusman menyebut perlu adanya berbagai inovasi terkait ketenagakerjaan di Kota Bandung. Hal itu disampaikannya di sela-sela kunjungan kerja bersama Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripatrit dan Dewan Pengupahan Kota (DPK) ke Kota Medan, Kamis 9 Maret 2023. Andri menyebut, inovasi yang perlu digali oleh Kota Bandung […]

  • Pasca Kenaikan NJOP, Pemkot Sukabumi Segera Lakukan Evaluasi

    Pasca Kenaikan NJOP, Pemkot Sukabumi Segera Lakukan Evaluasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemeirntah kota (Pemkot) Sukabumi, akan melakukan evaluasi pasca penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), awal Januari 2022 lalu terhadap penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kepala UPT pengelolaan PBB_P2 dan BPHTB pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Andri Suryandi mengatakan, jika evaluasi dari sisi penyebaran Surat Pemberitahuan […]

expand_less