Breaking News
Trending Tags

Terkait Pembagian Ayam, Channel NewsAsia Lontarkan Pertayaan Kepada Mang Oded

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Program pembagian anak ayam kembali mendapat perhatian dari media internasional. Kali ini media yang berkantor di Singapura, Channel News Asia sengaja mewawancarai Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (6/12/2019).

Ingin menggali lebih dalam tentang program pembagian anak ayam, Channel News Asia melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Oded. Salah satunya alasan pemilihan pembagian anak ayam.

Oded menjelaskan, pembagian anak ayam atau chickenisasi hanyalah salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membangun karakter anak. Pembagian anak ayam hanyalah salah satu dari program Bandung Masagi.

“Ini hanyalah salah satu saja. Salah satunya ingin mengalihkan kecanduan gawai terhadap anak-anak,” kata Oded.

Menurut Oded, memelihara anak ayam hanyalah bagian dari salah satu cara untuk menciptakan anak berkarakter silih asah, silih asih, silih asuh. Lewat Bandung Masagi, anak-anak Kota Bandung diajarkan tentang disiplin waktu, cinta lingkungan, cinta sesama. Terutama cinta terhadap Tuhannya.

“Lewat ‘chickenisasi’, anak-anak diajarkan tentang dispilin waktu. Mereka harus disiplin memberikan makan aak ayam. pagi-pagi sebelum sekolah harus memberi makan. Begitu juga sore harinya,” jelas Oded.

Tak hanya itu, memelihara anak ayam juga bagian dari proses edukasi anak. Anak juga diajarkan tentang ilmu hayati.

“Ada silabus belajar penelitian tentang ayam.. Jadi bukan semata-mata untuk mengalihkan kecanduan gawai terhadap anak. Pengalihan gawai hanya salah satu dampak saja,” ulas Oded.

Ditanya soal kesinambungan memelihara anak ayam, Oded menjelaskan, saat ini telah ada pihak perguruan tinggi yang telah bersedia membantu. yaitu dengan menjadikan mahasiswanya sebagai pendamping. Sehingga anak ayam bisa terus berkembang.

“Di sana ada dimensi ekonomi. Saat diberikan, anak ayam seharga Rp7.000. Dalam beberapa bulan, jika tumbuh besar, maka bisa menjadi ayam dengan harga Rp20.000. Apalagi jika dipelihara saat ini, nanti saat menjelang lebaran, harganya sudah tinggi,” jelasnya.

Sedangkan soal wilayah pembagian anak ayam, Oded menjelaskan, diberikan ke anak-anak yang rumahnya masih memiliki halaman. Sehingga, pembagiannya pun masih untuk kawasan pinggiran Kota Bandung seperti Cibiru dan Gedebage.(**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Humaira Bahas Mekanisme BPJS Subsidi Pemerintah, Lewat Penyebarluasan Perda

    Humaira Bahas Mekanisme BPJS Subsidi Pemerintah, Lewat Penyebarluasan Perda

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MbiNews.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor, melaksanakan kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat (Sosperda) No 14 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesehatan kepada masyarakat Desa Lengensari, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (05/12/2024). Humaira menyebut kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah kali ini sebagai upaya memberikan pengetahuan kepada masyarakat, bahwa Provinsi Jawa […]

  • Pansus II DPRD Jabar Konsultasikan TPPAS Regional Legok Nangka ke Kementerian PPN/Bappenas

    Pansus II DPRD Jabar Konsultasikan TPPAS Regional Legok Nangka ke Kementerian PPN/Bappenas

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Dalam rangka penyusunan kerjasama pemanfaatan TPPAS Regional Legok Nangka Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Jawa Barat berkonsultasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat Abdy Yuhana menyatakan, bahwa sebagai salah satu proyek strategis nasional TPPAS Regional Legok Nangka hadir sebagai upaya untuk menanggulangi permasalahan sampah […]

  • Selama PSBB Proporsional, Ketua Harian Gugus Tugas : ODP & PDP Di Kota Bandung Terjadi Penurunan

    Selama PSBB Proporsional, Ketua Harian Gugus Tugas : ODP & PDP Di Kota Bandung Terjadi Penurunan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan Kota Bandung mengalami penurunan kasus Covid-19 selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Penurunan terjadi untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19. Saat PSBB proporsional dimulai pada 13 Juni 2020 lalu tercatat 138 kasus positif yang masih […]

  • HIMAPSI UMMI Sukabumi Bagikan Puluhan Masker Dan Sanitaser Kepada Masyarakat

    HIMAPSI UMMI Sukabumi Bagikan Puluhan Masker Dan Sanitaser Kepada Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Himpunan mahasiswa S1 Perawat (HIMAPSI) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), bagikan puluhan masker dan sanitiser kepada masyarakat. Hal itu salah satu bentuk dukungan untuk melawan penyebaran wabah Covid-19.”Ini salah satu bentuk antisipasi serta upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,ujar ketua Program Studi S1 Keperawatan UMMI Ria Andriani. Jumat, (27/3/2020). Selain dari bagi-bagi masker […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi Tegur Rumah Sakit Bunut

    Anggota DPRD Kota Sukabumi Tegur Rumah Sakit Bunut

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Ketua Fraksi PKS Lukmansyah tegur RSUD Syamsudin SH (Bunut) . Pasalnya rumah sakit berplat merah tersebut dianggap kurang sigap dalam penanganan Covid-19. Teguran itu, aku Lukman disampaikan kepada Direktur RSUD Syamsudin SH,. Pasalnya melihat rumah sakit lain lebih sigap. Bahkan sampai mendirikan tenda. “Harusnya sebagai RSUD milik pemerintah Kota Sukabumi lebih sigap dalam penanganan […]

  • Ketua DPC Demokrat Ciamis Anjar Asmara Tegaskan Jangan Remehkan Emak-emak Berdaster

    Ketua DPC Demokrat Ciamis Anjar Asmara Tegaskan Jangan Remehkan Emak-emak Berdaster

    • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    CIAMIS, MBInews.id – Srikandi Demokrat Kabupaten Ciamis melakukan konsolidasi pembentukan kepengurusan di Rukun Jati, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis, Jumat (16/12/2022). Rapat konsolidasi tersebut digelar untuk menentukan kepengurusan inti. Dilanjutkan pembahasan untuk pengurus yang tersebar di 27 kecamatan di wilayah Kabupaten Ciamis. Kemudian meramu program kerja yang akan segera dilaksanakan. Ketua Srikandi Demokrat Ciamis […]

expand_less