Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Awal Pekan Tahun, Komoditas Harga cabe Rawit Merah Di Sukabumi Alami Kenaikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id –  Harga cabe rawit merah di awal pekan tahun 2020 ini terus meroket, saat ini komoditi tersebut dibandrol Rp70 ribu per kilogramnya. Sebelumnya harga cabe rawit merah berada dikisaran Rp48 ribu per kilonya. Harga tersebut juga tergolong tinggi dari harga normalnya sekitar Rp40 ribu per kilonya.

Kabid  Perdagangan Dinas Koperasi perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Heri Sihombing mengatakan, adanya kenaikan harga di cabe rawit merah, salah satunya karena faktor cuaca saat ini.

“Salah satu yang mengakibatkan komoditi tersebut alami naik harga, karena faktor cuaca, terutama musim penghujan saat ini,”ujar Heri Senin, (06/01/2019).

Heri juga mengungkapkan, adanya kenaikan harga bukan hanya pada cabe rawit merah saja, tetapi kepada komoditi jenis sayur-sayuran lainya. Seperti, cabe keriting merah semula Rp32 ribu menjadi Rp38 ribu, kemudian cabe keriting hijau dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu serta cabe rawit hijau dari Rp30 ribu menjadi Rp34 ribu per kilonya. Sedangkan harga bawang merah turun dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogramnya.

“Musim hujan ini bukan hanya cabe rawit merah saja yang naik, tapi cabe-cabe lainya juga ikut naik. Tapi untuk bawang turun harga, termasuk daging ayam broiler juga turun menjadi Rp33 ribu dari Rp35 ribu per kilonya,”ujar Heri.

Meskipun sebagian komoditi alami kenaikan harga, sejauh ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Berbeda jika barangnya sudah langka harganyapun tinggi.”Yang jelas tidak ada gejolak, dan barang pun ada,”tuturnya.

Sementara itu untuk bahan pokok penting (bapokting) lainya terpantau normal. Seperti beras ciherang Cianjur masih bertahan Rp11.500 per kilogram, begitu juga dengan beras Ciherang dari Sukabumi masih normal Rp9.400 per kilogramnya. Kemudian daging sapi Rp110 ribu per kilogram, minyak goreng (curah) masih bertahan di angka Rp10 ribu dan gula pasir tetap Rp11 ribu per kilogramnya.

“Hasil pendataan di Pasar yang ada di Kota Sukabumi hari ini (kemarin) sebagian bahan pokok penting (bapokting) terpantau stabil,”jelasnya 

Sampai saat ini lanjut Heri, semua stok bapokting dan barang strategis lainya cukup tersedia, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga dengan penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar.”Saat ini semua ketersediaan bapokting dan bahan startegis lainya relatif aman,”pungkasnya.(ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percaya Diri, DPD Nasdem Kota Sukabumi Siap Raih Suara Pemilu 2024

    Percaya Diri, DPD Nasdem Kota Sukabumi Siap Raih Suara Pemilu 2024

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kota Sukabumi periode 2020-2024 percaya diri bisa kembali mendongkrak pemilu 2024 mendatang. Ketua DPD Nasdem Kota Sukabumi, Mulyono yang didampingi oleh pensiunan ASN pejabat eselon II mantan Kadisdik Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad yang menjadi sekertarisnya merasa percaya diri bisa mendongkrak elektabilitas. Menurut Mulyono kehadiran Sekertaris baru […]

  • Lewat bjb T-Samsat, Pajak Kendaraan Bisa Dicicil

    Lewat bjb T-Samsat, Pajak Kendaraan Bisa Dicicil

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – WABAH Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 17 bulan berdampak serius terhadap semua sektor. Hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Litbang Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menyebutkan sebanyak 15,6 persen pekerja mengalami PHK dan 40 persen pekerja mengalami penurunan pendapatan. Kondisi ini tentunya akan […]

  • Gerakan ASN Peduli Digencarkan, Sekda Kota Sukabumi Ajak ASN Lindungi Pekerja Informal

    Gerakan ASN Peduli Digencarkan, Sekda Kota Sukabumi Ajak ASN Lindungi Pekerja Informal

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 938
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, terus memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor informal melalui Program ASN Peduli. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi, didorong menjadi orang tua asuh bagi pekerja rentan dengan mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Andang Tjahjadi, saat membacakan sambutan Wali […]

  • Walikota Bogor Ikut Menghadiri Rakernas Apeksi 2019

    Walikota Bogor Ikut Menghadiri Rakernas Apeksi 2019

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BOGOR,MBInews.id-Wali Kota Bogor Bima Arya bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor hadir dalam welcome dinner Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2019 di The Renaissance Ballroom, Kota Semarang, Selasa (2/7/2019) malam. Dalam acara yang diikuti delegasi dari 98 kota di Indonesia ini, kata Bima, Kota Bogor bukan sekedar berpartisipasi, melainkan untuk mengeksplor […]

  • Dukung Pemerintah Dalam Percepatan Vaksin, BIN Jabar Gelar Vaksinasi Masal di Kota Sukabumi

    Dukung Pemerintah Dalam Percepatan Vaksin, BIN Jabar Gelar Vaksinasi Masal di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Percepat program vaksinasi di Kota Sukabumi, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Barat gelar kegiatan vaksinasi masal Covid-19 di Kota Sukabumi, Senin (6/12/2021). Sedikitnya ada 10 titik gerai vaksinasi masal Covid-19 yang di gelar di Kota Sukabumi, diantaranya di Puskesmas Sukabumi, Kantor Kelurahan Cikondang, Puskesmas Cipelang, Puskesmas Benteng, Puskesmas Pabuaran, Puskesmas Karang […]

  • Wajib Diketahui Apa Itu Virus Corona Alias Covid-19 ? Dan Apa Itu ODP & PDP ?

    Wajib Diketahui Apa Itu Virus Corona Alias Covid-19 ? Dan Apa Itu ODP & PDP ?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Virus Corona tengah mewabah hampir seluruh belahan dunia. Tetapi tahukah anda tentang Virus Corona? Berikut Humas Kota Bandung mencoba merangkumnya dari situs resmi World Health Organization (WHO). Virus Corona Nama virus penyebab penyakit Middle East Respiratory Sydrome Coronavirus (MERS-CoV) atau disebut MERS. Menular melalui bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi virus […]

expand_less