Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Warga Jangan Takut, Kepala Labkes : Virus Corona Ikut Mati Seiring Jenazah Di Makamkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Kesehatan (Labkes) Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Tati Sutarti SpPK menyatakan, virus corona atau Covid-19 akan ikut mati seiring jenazah yang terjangkit telah dikuburan.

Hal itu karena, virus corona membutuhkan media untuk menempel dan oksigen agar bisa bertahan. Sementara di tubuh jenazah sudah meninggal serta terkubur dalam tanah sehingga tidak memungkinkan lagi ada oksigen yang masuk.

“Warga jangan takut, karena virus itu tidak begitu saja mudah ditularkan dari udara, tapi harus dengan droplet (percikan air liur). Kemudian kalau sudah dimakamkan virusnya juga akan segera mati dalam tanah karena tidak ada oksigen,” ucap Tati yang juga ahli patologi, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Tati, virus corona memiliki batasan masa aktif dalam tubuh jenazah. Terlebih dengan pemakaman justru akan mempercepat kematian virus.

“Kalau masih ada oksigen, virus masih bisa bertahan hidup. Tapi kalau sudah dimakamkan tidak ada oksigen tentu segera mati virusnya. Paling lama juga sekitar 8 jam dalam tubuh kalau sudah mati apalagi dimakamkan. Makam kedalamannya itu minimal 1,5 meter, itu sudah tidak ada oksigen,” tegas Tati.

Selain itu, Tati memastikan, orang yang meninggal akibat virus corona ini juga mendapat perlakukan khusus. Mulai dari mengurus tubuh hingga pemakaman harus melalui proses yang ketat dan sesuai aturan.

Untuk itu, Tati mengimbau masyarakat agar jangan terlalu panik apabila terdapat jenazah akibat Covid-19. Karena titik lokasi pemakaman pun turut memerhatikan pertimbangan jarak dari permukiman bahkan sumber mata air.

“Makanya itu tidak lebih dari 4 jam harus dimakamkan. Ada SOP tersendiri untuk pemakaman. Itu harus dilakukan oleh petugas medis yang sudah dilatih tentang penanganan jenazah untuk pasien covid-19,” tandasnya. (WAN /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jawab Ekonomi, Tokoh Pemuda Sukabumi Buat Perekat Bata

    Jawab Ekonomi, Tokoh Pemuda Sukabumi Buat Perekat Bata

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Salah seorang Tokoh Pemuda di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat bernama Habib Abdul Azis berhasil menjawab tantangan ekonomi masyarakat dalam situasi pandemi covid 19. Akibat pandemi covid, banyak masyarakat yang kena PHK dari tempat kerjanya. Namun Habib Azis mampu memberikan pekerjaan kepada warga sekitar untuk bekerja upaya mempertahankan ekonominya sehari-hari. Habib Azis berhasil […]

  • 11.819 atlet Muda ikut Portue Bandung Championship 2023

    11.819 atlet Muda ikut Portue Bandung Championship 2023

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 11.819 atlet Kota Bandung , merayakan prestasi dan pencapaian mereka pada Closing Ceremony Pekan Olahraga Tunggal Event (Portue) Bandung Championship 2023 di Youth Center Sport Jabar Arcamanik, Selasa 31 Oktober 2023 malam. Sejumlah 11.819 atlet Kota Bandung, terbagi menjadi 32 cabang olahraga yaitu; atletik, balap sepeda, biliar, bola basket, bola tangan, […]

  • Ini Harapan Wali Kota Sukabumi Terkait Raperda RTRW 2021-2041

    Ini Harapan Wali Kota Sukabumi Terkait Raperda RTRW 2021-2041

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, memberikan penjelasan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sukabumi 2021-2041 kepada Kementrian Agararia dan Tata Ruang Badan Pertahanan Nasioanl (ATR/BPN) di Hotel Fairmont Jakarta. Selasa, (21/9/2021). Dalam paparanya, Fahmi mengungkapkan, proses pembahasan evaluasi RTRW dimulai tahun 2017. Sehingga ditargetkan pada tahun 2021 […]

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Bersama Diskumindag Kota Sukabumi Gelar Kick Off

    Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Bersama Diskumindag Kota Sukabumi Gelar Kick Off

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, gelar Kick Off Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu tentunya sebagai salah satu upaya untuk mendorong para UMKM bisa naik kelas. “UMKM juara salah satu program unggulan gubernur untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam skala usaha menjadi UMKM naik […]

  • Dosen USB YPKP Nahkodai Organisasi Nasional Kebijakan Publik

    Dosen USB YPKP Nahkodai Organisasi Nasional Kebijakan Publik

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    BANDUNG,mbinews  – Bandung kembali mencatat sejarah dalam perkembangan keilmuan pendidikan tinggi. Bertempat di Politeknik STIA LAN Bandung, Sabtu (9/5), para dosen kebijakan publik dari 114 perguruan tinggi se-Indonesia mendeklarasikan berdirinya Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Dalam forum tersebut, Dr. Tatang Sudrajat, yang pernah menjabat sebagai Dekan FISIP Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, terpilih […]

  • Tingkat Kejahatan Narkotika Dikota Sukabumi Cukup Tinggi

    Tingkat Kejahatan Narkotika Dikota Sukabumi Cukup Tinggi

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Tingkat kejahatan narkotika di Kota Sukabumi tergolong tinggi, persentasenya mencapai sekitar 85 persen.”Kejahatan narkotika tergolong cukup banyak di tahun 2018 sampai 2019 ini,”ujar Kepala Kejaksaan Negeri (kejari) kota Sukabumi Ganora Zarina usai melakukan pemusnahan barang bukti kejahatan di halaman Kantor Kejari Kota Sukabumi. Rabu, (18/19/2019). Ganora juga mengatakan, dalam pemusnahan barang bukti yang digelar […]

expand_less