Breaking News
Trending Tags

Warga Jangan Takut, Kepala Labkes : Virus Corona Ikut Mati Seiring Jenazah Di Makamkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Kesehatan (Labkes) Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Tati Sutarti SpPK menyatakan, virus corona atau Covid-19 akan ikut mati seiring jenazah yang terjangkit telah dikuburan.

Hal itu karena, virus corona membutuhkan media untuk menempel dan oksigen agar bisa bertahan. Sementara di tubuh jenazah sudah meninggal serta terkubur dalam tanah sehingga tidak memungkinkan lagi ada oksigen yang masuk.

“Warga jangan takut, karena virus itu tidak begitu saja mudah ditularkan dari udara, tapi harus dengan droplet (percikan air liur). Kemudian kalau sudah dimakamkan virusnya juga akan segera mati dalam tanah karena tidak ada oksigen,” ucap Tati yang juga ahli patologi, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Tati, virus corona memiliki batasan masa aktif dalam tubuh jenazah. Terlebih dengan pemakaman justru akan mempercepat kematian virus.

“Kalau masih ada oksigen, virus masih bisa bertahan hidup. Tapi kalau sudah dimakamkan tidak ada oksigen tentu segera mati virusnya. Paling lama juga sekitar 8 jam dalam tubuh kalau sudah mati apalagi dimakamkan. Makam kedalamannya itu minimal 1,5 meter, itu sudah tidak ada oksigen,” tegas Tati.

Selain itu, Tati memastikan, orang yang meninggal akibat virus corona ini juga mendapat perlakukan khusus. Mulai dari mengurus tubuh hingga pemakaman harus melalui proses yang ketat dan sesuai aturan.

Untuk itu, Tati mengimbau masyarakat agar jangan terlalu panik apabila terdapat jenazah akibat Covid-19. Karena titik lokasi pemakaman pun turut memerhatikan pertimbangan jarak dari permukiman bahkan sumber mata air.

“Makanya itu tidak lebih dari 4 jam harus dimakamkan. Ada SOP tersendiri untuk pemakaman. Itu harus dilakukan oleh petugas medis yang sudah dilatih tentang penanganan jenazah untuk pasien covid-19,” tandasnya. (WAN /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UU Sudah Diteken Presiden, Usia Minimal Perkawinan Kini 19 Tahun Untuk Pria dan Wanita

    UU Sudah Diteken Presiden, Usia Minimal Perkawinan Kini 19 Tahun Untuk Pria dan Wanita

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 14 Oktober 2019 lalu telah menandatangani Undang-Undang (UU)  Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perkawinan. UU ini sebelumnya telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 16 September 2019. Perubahan utama UU No. 16 Tahun 2019 dibanding UU Nomor 1 […]

  • Perhatikan Protokol Kesehatan DiHari Raya Idul Adha 1441 H, Walikota Bandung : Hewan Kurban Dibeli Sehat Dan Cukup Secara Syar’i

    Perhatikan Protokol Kesehatan DiHari Raya Idul Adha 1441 H, Walikota Bandung : Hewan Kurban Dibeli Sehat Dan Cukup Secara Syar’i

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hari Raya Iduladha selalu diikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Biasanya, penyembelihan dilakukan oleh warga didampingi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.  Saat memotong hewan, warga kerap berkumpul untuk saling membantu menyiapkan dan membagikan potongan hewan kurban kepada yang membutuhkan. Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta para panitia penyembelihan hewan kurban agar […]

  • Di Ajang Indonesia Marketing Festival 2024 bank bjb Raih 4 Penghargaan

    Di Ajang Indonesia Marketing Festival 2024 bank bjb Raih 4 Penghargaan

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancab pemasaran nasional. Kali ini, Yuddy Renaldi, Direktur Utama bank bjb, meraih penghargaan bergengsi sebagai Industry Marketing Champion JABAR BANTEN 2024 untuk sektor Commercial Banking. Penghargaan diterima oleh Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari. Penghargaan ini diberikan oleh MarkPlus Institute dalam ajang Indonesia […]

  • Selamat, Ajang TOP BUMD Awards 2021, Bank Bjb Sabet Empat Penghargaan Sekaligus

    Selamat, Ajang TOP BUMD Awards 2021, Bank Bjb Sabet Empat Penghargaan Sekaligus

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id, – Memasuki semester ke-2 tahun 2021, bank bjb kembali menorehkan prestasi dalam membangun perekonomian Jawa Barat dengan menyabet empat penghargaan sekaligus di ajang TOP BUMD Awards 2021. Penghargaan dilangsungkan di Hotel Raffles Jakarta pada Jum’at, 10 September 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dalam ajang tersebut, bank bjb dinobatkan sebagai TOP of […]

  • Wali Kota Sukabumi Lepas Belasan ASN Yang Masuk Pensiun

    Wali Kota Sukabumi Lepas Belasan ASN Yang Masuk Pensiun

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, memasuki masa purna bhakti (pensiun) padas April 2023. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melepas belasan ASN yang akan pensiun bulan depan tersebut, di ruang utama Balai Kota Sukabumi. Jumat, (31/3/2023). Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengungkapkan, Pemkot Sukabumi melepas secara resmi ASN […]

  • Disdukcapil Kota Bandung Ajukan 65.000 Keping Blangko e-KTP

    Disdukcapil Kota Bandung Ajukan 65.000 Keping Blangko e-KTP

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hingga Oktober 2019, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung (Disdukcapil) telah mengajukan pencetakan 65.000 keping blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Namun Kota Bandung hanya menerima sebanyak 500 keping e-KTP setiap bulannya. “Pengajuan sampai bulan itu sebanyak 65.000 keping. Namun saat ini kami menerima distribusi blangko sebanyak 500 keping per bulan. […]

expand_less