Breaking News
Trending Tags

Walikota Bandung Resmikan Kebun Sauyunan, Mang Oded : Bangun Ketahanan Pangan Lewat urbanfarming Terintegrasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial meresmikan Kebun Sauyunan di RW 03 Kelurahan Sarijadi, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Rabu (24/6/2020). Kebun Sauyunan ini digerakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kebun Sauyunan.

Kelompok ini telah berdiri sejak tahun 2016. Ini menjadi urban farming terintegrasi karena memiliki berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang dipelihara sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat serta mewujudkan kemandirian pangan. 

Ada sekitar 100 jenis tanaman yang dipelihara oleh KWT, mulai dari tanaman herbal, sayuran, ikan, hingga ayam.

“Mang Oded sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada warga, khususnya KWT RW 03 bahwa setiap keluarga begitu senang berkebun. Mudah-mudahan ini merupakan bagian dari respon positif warga RW 03 Kelurahan Sarijadi terhadap program Pemerintah Kota Bandung. Dapat meningkatkan kemandirian keluarga di dalam mengendalikan inflasi daerah,” tutur Oded.

Menurutnya, saat ini kemandirian pangan menjadi penting. Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Kota Bandung telah memberikan pelajaran bahwa ketahanan keluarga, terutama perihal pangan, menjadi benteng yang akan melindungi keluarga.

Pasalnya, banyak warga yang kesulitan secara ekonomi ketika berhadapan dengan Covid-19. Setiap orang harus mencari cara agar bisa bertahan hidup. Mereka yang telah mandiri secara pangan bisa bertahan lebih baik.

“Mimpi saya ke depan sangat sederhana. Saya mau membangun Bandung ke depan agar warga Bandung punya kemandirian pangan. Mungkin orang mah bingung, kumaha bisa mandiri pangan da urang teu boga sawah (kita tidak punya sawah),” tuturnya.

Namun dengan memanfaatkan teknologi, lanjut Oded, Kota Bandung bisa beradaptasi dan tetap bisa menghadirkan kemandirian pangan di tengah-tengah keluarga. Saat ini telah banyak metode bercocok tanam di perkotaan yang bisa dipraktikkan oleh semua orang.

Oded telah menjadikan di rumah dinasnya, Pendopo Kota Bandung, sebagai purwarupa urban farming terintegrasi. Ketimbang tanaman hias, Oded dan istrinya lebih banyak menanam sayuran dan tanaman obat keluarga di Pendopo. 

Selain itu, Pendopo juga sudah tidak lagi menghasilkan sampah, sebab seluruh sampahnya sudah dimanfaatkan habis di sana dan tidak ada yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Sampah organiknya kita olah untuk budidaya maggot. Maggootnya kita jadikan pakan ikan dan ayam. Mang Oded juga punya kelinci. Sebagian juga dipakai untuk pupuk sayur-sayur Mang Oded. Silakan dilihat, datang ke Pendopo. Setiap hari Minggu kan kita buka untuk masyarakat, silakan,” tutur Oded.

Selain peresmian Kebun Sauyunan, KPW ini juga menerima bantuan berupa 20 unit damber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Kebun Sauyunan menjadi satu dari tujuh kelompok berkebun di Kota Bandung yang mendapatkan bantuan dari Bank Indonesia.

“BI memberikan bantuan berupa budikdamber (membudidayakan ikan dalam ember). Damber itu satu paket, ada pohonnya, ada lelenya. Satu kebun 20 unit,” jelas Kepala Bagian Perekonomian Asep Saeful Gufron.

Enam kelompok berkebun lainnya yaitu Kelompok Berkebun 04 Pacing Kel. Cisaranten Kidul Kec. Gedebage; KWT Kurdi Asri Kel. Karasak Kec. Astanaanyar; Kelompok Tani Cigirincing Berkebun Kel. Pasir Endah Kec. Ujungberung; Kelompok Berkebun Usaha Mandiri Usaha Bersama JUU Agro Kel. Margasari Kec. Buah Batu; Kelompok Berkebun Sauyunan Mandiri Kel Ciseureuh Kec. Regol; dan Kelompok Berkebun Buruan SAE Kel. Margahayu Utara Kec. Babakan Ciparay. 

Guna mewujudkan visi Wali Kota Bandung dalam ketahanan pangan, Asep pun menargetkan agar setiap kelurahan setidaknya memiliki satu kelompok berkebun terintegrasi. Pihaknya akan berusaha mencarikan bantuan agar setiap kelompok berkebun itu juga bisa berkembang seperti layaknya Kebun Sauyunan.

“Garapan kita di setiap kecamatan ada, dan bahkan hingga ke kelurahan. Kita akan intensif kerja sama dengan BI untuk bantuan dalam rangka membangun buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis),” ujar Asep. (nur/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MKD DPR RI Kunjungi Kota Bandung, Kang Yana Sampaikan Situasi Pandemi

    MKD DPR RI Kunjungi Kota Bandung, Kang Yana Sampaikan Situasi Pandemi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung menerima kunjungan kerja Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI dalam rangka Sosialisasi Kode Etik dan Tata Beracara Mahkamah Kehormatan Dewan di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis 2 September 2021. Perwakilan MKD DPR RI, Maman Imanulhaq menyampaikan kunjungannya merupakan silaturahmi dan dalam upaya membangun gotong royong. “Kami […]

  • Kota Sukabumi Siap Berlakukan PPKM Darurat

    Kota Sukabumi Siap Berlakukan PPKM Darurat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Kota Sukabumi Sukabumi menyatakan siap melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai hari ini 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Walikota Sukabumi Achmad Fahmi melalui Kasubag komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan (Dokpim) Kota Sukabumi Ros Pristianasari, SE, mengatakan, pelaksanaan PPKM sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo mengenai penerapan PPKM Darurat […]

  • SatSetSatSet, Proses Administratif Pengelolaan Stadion GBLA Terus Bergerak Maju

    SatSetSatSet, Proses Administratif Pengelolaan Stadion GBLA Terus Bergerak Maju

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Proses administratif terkait pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) terus berjalan. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Ia juga memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memaksimalkan asetnya tersebut untuk nantinya bisa digunakan sebagai markas Persib Bandung saat menjalankan Kompetisi Liga 1 2022/2023. “Adapun untuk proses administratif terkait pengelolaan […]

  • Raperda Perubahan APBD Kota Bandung 2023 Disetujui DPRD Kota Bandung

    Raperda Perubahan APBD Kota Bandung 2023 Disetujui DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang perubahan APBD TA 2023 telah disetujui oleh DPRD Kota Bandung. Hal itu tertuang dalam Rapat Paripurna, Jumat 29 September 2023. Struktur Rencana APBD Perubahan tahun 2023 yaitu Pendapatan daerah Kota Bandung, semula Rp7,42 triliun, setelah perubahan menjadi Rp7,11 triliun. Belanja Daerah, semula Rp7,57 triliun, […]

  • Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama. “Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019). Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, […]

  • Refocusing Anggaran Di Sektor Pertanian Berdampak Pada Tidak Maksimalnya Upaya Pemulihan Ekonomi

    Refocusing Anggaran Di Sektor Pertanian Berdampak Pada Tidak Maksimalnya Upaya Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, Sektor Pertanian merupakan satu-satunya sektor yang tidak terpengaruh oleh situasi pandemi covid-19. Akan tetapi sektor ini mengalami refocusing anggaran, sehingga hal tersebut cukup berdampak pada upaya pemulihan pertumbuhan ekonomi Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Anwar Yasin usai Rapat Kerja Evaluasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, […]

expand_less