Breaking News
Trending Tags

Indag Jabar Bekerja Sama Dengan MKP UNPAD Gelar Webinar “AKB Dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat”

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Webinar Kesiapan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat pada Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat atas Inisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat dengan Magister Kebijakan Publik UNPAD di jalan
Asia Afrika No.146, Paledang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu, (8/7/2020)

Untuk semakin maksimal dalam penetapan protokol pasar rakyat mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Indag Jabar) yang bekerja sama dengan Magister Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (MKP UNPAD), menggelar webinar dengan tema ‘Kesiapan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat pada Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat’.

Hadir di acara ini sebagai keynote speaker adalah istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya, S.IP., M.Ilkom. Sementara pembicara lainnya adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Drs. H.M. Arifin Soedjayana, M.M. dan Guru Besar Kebijakan Publik UNPAD, Prof. DR. Drs. H. Budiman Rusli, M.S. Juga bertindak sebagai moderator adalah DR. Moh. Benny Alexandri, S.E., M.M., yang menjabat sebagai Ketua Program Study Magister Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Atalia yang juga menjadi Duta Pasar Rakyat Jawa Barat, mengatakan kalau saat ini PSBB Proposional sedang dilakukan dan ini disesuaikan dengan wilayah masing-masing se-Jawa Barat. Ada yang zona hijau, zona biru, zona kuning, dan zona merah. Sementara di Jawa Barat sendiri ada satu yang zona hijau, yaitu Kota Sukabumi.

Dari semenjak masa PSBB ketat pun, Pemerintah masih membuka pasar, yang menjadi satu-satunya fasilitas umum yang dibuka. Ini agar masyarakat tidak mengalami krisis pangan. Dari data yang disampaikan, di Jawa Barat yang terdiri dari 27 Kota dan Kabupaten, tercatat ada 409 pasar Pemda dan 906 pasar desa. Namun kekhawatiran masih terus terjadi, karena masyarakat tampak tumplek di pasar sehingga ini menjadi “peer” bersama.

Dari hasil kunjungan ke pasar yang dilakukan Ibu Atalia, memang terlihat ada perubahan perilaku hidup sehat dan bersih di pasar. Pedagang ada yang memakai face shield dan masker. Dan hampir semua pasar telah memiliki tempat cuci tangan. Namun Ibu Atalia menyayangkan, masih banyak anak-anak yang dibawa ke pasar.

“Sepertinya masih terkait dengan isu hoax yang mengatakan kalau Covid-19 harus diwaspadai oleh lansia. Padahal di Jawa Barat ada 166 kasus balita terdampak positif Covid. Jadi semua bisa terkena penyakit ini,” ujar Ibu Atalia dengan prihatin.

Hal ini diperkuat dengan penjabaran dari Prof. DR. Drs. H. Budiman Rusli, M.S yang mengatakan kalau di pasar orang suka lupa diri karena terlalu asyik bertransaksi dan merasa dirinya sehat, sehingga mengabaikan protokol termasuk berdesak-desakan. Padahal penerapan adaptasi kebiasaan baru di pasar tradisional butuh kolaborasi bersama.

“Sangat penting dan perlu komitmen semua untuk menerapkan protokol kesehatan di pasar. Kalau tidak, ini akan menimbulkan kegagalan upaya-upaya untuk bisa menghalau virus ini,” ujar Budiman.

“Jangan sampai kejadian seperti di Jawa Timur yang masing-masing jalan sendiri baik antara pemprov dengan pemkot atau pemkab. Semua harus ada sinergitas dalam pelaksanaan program agar tidak timbul overlap.” tambahnya.

Budiman juga menjelaskan, masalah publik bukan hanya masalah pemerintah, tapi juga masalah semua termasuk stake holder pentahelix. Kebijakan juga bukan hanya dari pemerintah tapi juga harus didengar dari partner-partner pemerintah seperti para akademisi, pebisnis, masyarakat sipil, dan pemerintah.

“Juga jangan melupakan media. Jadi ABCGM, akademisi, pebisnis, masyarakat sipil, pemerintah dan media,” sambung Budiman guru besar UNPAD ini.

“Ini seperti pesan Pak Jokowi yang mengatakan gunakan informasi dari berbagai kalangan sehingga kebijakan akan mewakili semua kepentingan.” tutur Budiman.

Sementara itu, Kadis Indag Jabar, Drs. H.M. Arifin Soedjayana, M.M., mengatakan, saat ini ada tujuh pasar yang sudah direvitalisasi dan dinikmati oleh masyarakat melalui mekanisme bantuan keuangan. Sudah dianggarkan hampir 16 pasar dengan anggaran antara 10-25 milyar per pasar. Diharapkan revitalisasi pasar dalam bentuk fisik agar bisa mengejar pasar-pasar tersebut bisa berstandar nasional Indonesia.

Arifin menggambarkan kunjungannya ke pasar-pasar bersama dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil.

“Saya berjalan di pasar dari satu sisi sampai ke ujung jalan raya antara Cianjur Bogor. Sambil membagikan masker. Karena kami banyak menemukan, ibu bapaknya datang ke pasar memakai masker tapi anaknya dibawa dan tidak pakai masker. Juga banyak pedagang yang pemiliknya memakai masker, tapi pelayannya tidak pakai masker,” cerita Arifin.

Hal ini juga memicu pemprov akan menambahkan lima masker dalam bantuan sosial ke masyarakat terdampak.

“Sehingga nantinya ada enam juta orang yang mendapatkan masker dari Pemprov Jabar.” tambah Arifin.

Mengenai hal ini, Ibu Lina, salah seorang peserta webinar menanyakan apakah ada sanksi jika ditemukannya pelanggaran di pasar.
Kepala Disperindag ini mengatakan, sanksi sosial tampaknya lebih manjur. Sanksi yang dilakukan lebih ke sosialisasi dan edukasi.

“Sehingga sanksi yang diterapkan misalnya disuruh push up atau sasapu. Jadi sanksi bukan ke arah pidana. Kita juga berharap, pengelola pasar juga membuat gugus tugas Covid 19,” jawab Arifin.

Sementara jawaban tambahan Budiman menyatakan sebaiknya ditegaskan kalau yang tidak pakai masker tidak boleh masuk pasar. Teguran halus dan edukasi kepada masyarakat tetap harus diberikan.

“Sekarang itu banyak yang nakal-nakal dan sudah tidak ada lagi rasa takutnya. Di pasar-pasar yang tidak didatangi pejabat, mereka berlaku biasa-biasa saja, Seperti kejadian di Sadang Serang. Ada yang terkena Covid dan pasar ditutup tiga hari. Ini sanksi sehingga penduduk tidak bisa berbelanja, pedagang tidak bisa menjual. Ini sanksi karena tidak mematuhi protokol,” penjelasan Budiman.

Dengan begitu, diharapkan masyarakat akan lebih waspada dan mematuhi protokol ke pasar agar semua bisa sehat.

“Media massa pun melakukan perannya untuk mem-blow up kasus ini. Semua dengan tujuan agar tidak ada kluster-kluster baru dari penularan Covid-19, ” tandas himbauan Budiman.

Editor ; F.k

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Umum Ke-20, Konfederasi Wartawan ASEAN Resmi di Buka Staf Ahli Gubernur Bali

    Sidang Umum Ke-20, Konfederasi Wartawan ASEAN Resmi di Buka Staf Ahli Gubernur Bali

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BALI. MBInews id – Sidang Umum ke 20 Konfederasi Wartawan ASEAN secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bali, Wayan Serina mewakili Gubernur Wayan Koster yang berhalangan hadir, Rabu (12/10). Acara pembukaan yang ditandai dengan pemukulan Gong itu berlangsung di Ballroom Eden Hotel Kuta dan diikuti oleh delegasi dari 7 negara ASEAN, terdiri dari Club […]

  • Naik 18,8 Persen, kredit Sektor Komersial Sumbang Pertumbuhan Kredit bank bjb

    Naik 18,8 Persen, kredit Sektor Komersial Sumbang Pertumbuhan Kredit bank bjb

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Di tengah masa pandemi Covid-19, bank bjb masih mencatatkan pencapaian gemilang dalam penyaluran kredit di Triwulan II 2021. Hingga pertengahan 2021, total kredit bank only yang berhasil disalurkan perusahaan meningkat sebesar 6,8% year on year menjadi Rp91,2 triliun. Dari capaian tersebut, kredit sektor Komersial memberikan kontribusi tertinggi dalam penyaluran kredit bank bjb […]

  • Bank bjb Raih Penghargaan The Most Innovative Bank Transformation

    Bank bjb Raih Penghargaan The Most Innovative Bank Transformation

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – bank bjb berhasil meraih penghargaan The Most Innovative Bank Transformation dari Bisnis Indonesia Award (BIA) 2021. Penghargaan tersebut diberikan secara virtual pada rangkaian acara Anugerah Bisnis Indonesia Award 2021, Rabu 15 September 2021. Penghargaan bank bjb diterima oleh Direktur Komersial dan UMKM bank bjbNancy Adistyasari. Adapun BIA merupakan bentuk apresiasi Binis Indonesia […]

  • Perwal PSBB Proposional Dilanjutkan, Satgas Covid-19 Akan Tindak Tegas

    Perwal PSBB Proposional Dilanjutkan, Satgas Covid-19 Akan Tindak Tegas

    • calendar_month Minggu, 24 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung akan berlanjut sampai 8 Februari 2021. “Perwal PSBB tetap masih dilanjutkan, sesuai arahan dari Pemerintah Pusat,” tegas Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M Danial, usai memimpin Rapat Terbatas secara virtual dari Pendopo Kota Bandung, Jumat( 22/1/2021) Seperti diketahui, sedianya PSBB […]

  • Oded Minta Musyawarah Dan Silaturahmi Jadi Nafas Ormas

    Oded Minta Musyawarah Dan Silaturahmi Jadi Nafas Ormas

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap, Organsiasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kota Bandung selalu mengedepankan musyawarah. Tak hanya itu, Ormas juga harus selalu menjalin silaturahmi. Menurut Oded, konsep musyawarah telah diajarkan Nabi Muhammad. Hal itu juga tertera dalam Surah Ali Imran ayat ke 159. Jika itu musyawarah menjadi keseharian, maka ormas juga […]

  • Dorong Kemajuan, Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Kepada  Koperasi

    Dorong Kemajuan, Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Kepada Koperasi

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 13 Koperasi di Kota Sukabumi mendapatkan bantuan rak display produk koperasi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi di Balai Kota Sukabumi. Senin, (15/8/2022). “Bantuan display yang diberikan oleh Pemkot Sukabumi melalaui Diskumindag, tentu saja untuk menarik warga dan anggota untuk berkunjung. Hal ini juga bertujuan untuk mendorong memajukan koperasi […]

expand_less