Breaking News
Trending Tags

Video 26 Detik Obok” Kades, APDESI Minta Maaf

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 25 Nov 2020
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi, MBInews.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi memberikan klarifikasi viralnya video berdurasi 26 detik yang menyudutkan LSM dan Media yang mengobok-obok kepala desa.

Ketua ADESI Kabupaten Sukabumi H. Deden menerangkan, pernyataan kepala desa di Kabupaten Sukabumi yang berdurasi 26 detik yang disampaikan pada hari Selasa tanggal 24 November 2020 diawali adanya undangan atau panggilan oleh LSM KPK Pasundan terhadap rekannya Desa Cicukang Kecamatan Purabaya untuk didengar keterangannya sebagai juga dalam perkara dugaan tindak pidana penggelapan.

“Bahwa yang dimaksud dengan akan melawan LSM dan media yang mengobok-obok desa adalah terhadap oknum yang mengatasnamakan LSM dan media yang telah melakukan tindakan diluar kewenangannya,” ungkapnya.

Masih Kata Deden, APDESI dan Kepala Desa se-kabupaten Sukabumi tidak pernah menghalang-halangi tugas media sesuai undang-undang nomor 40 tahun 1999, undang-undang tentang keterbukaan publik dan undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lsm dan media serta masyarakat yang merasa terganggu kenyamanannya atas adanya video pernyataan tersebut,” ujarnya.

Disinggung terkait dengan dilaporkannya APDESI Kabupaten Sukabumi ke Polres Sukabumi oleh sejumlah elemen masyarakat, pihaknya akan secara gentleman mengahadapinya.

“adanya yang melaporkan kami tentunya sebagai warga negara yang baik dan Kades tidak kebal hukum, kami kami akan ikuti secara baik juga dan apabila memang kami diundang atau dipanggil oleh Polres Sukabumi,” pungkasnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi menganggap bahwa dengan klarifikasi dan perminta maaf sudah cukup baginya.

” IJTI Sukabumi Raya mengambil sikap bahwa cukup dengan klarifikasi permintaan maaf saja, pertama saya sangat yakin bahwa apa yang dilakukan oleh APDESI itu memang karena diri mereka sudah merasa tidak nyaman dengan oknum-oknum jurnalis yang sering datang ke desa,” Wakil Ketua IJTI Sukabumi Raya Ahmad Fikri.

Menurut Fikri, pada saat video itu beredar hanya terjadi generalisasi saja antara media dan lsm, sehingga menyebabkan kegaduhan.

” Nah ini pun semoga menjadi pelajaran bagi Kades bagi seluruh pejabat agar tidak agar tidak megenerasi teman-teman media dan LSM yang memang ada di jalurnya dan saya rasa ini udah cukup dengan kata damai karena sipat kesatria itu meminta maaf tetapi lebih mulia kita memaafkan” pungkasnya. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beginilah Kota Bandung Saat Ini, Dihiaasi Aneka Ragam Jaringan Kabel yang Semrawut

    Beginilah Kota Bandung Saat Ini, Dihiaasi Aneka Ragam Jaringan Kabel yang Semrawut

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Hampir di setiap sudut Kota Bandung dihiasi oleh kumpulan (reuni) tiang-tiang jaringan. Tak hanya itu bentangan kabelnya pun hampir di setiap ruas jalan. Hal ini selain merusak estetika juga bisa melumpuhkan ekonomi Kota Bandung jika terjadi force majeure yang berakibat putusnya kabel-kabel tersebut. Hal ini diungkapkan  Deny Zaelani seorang peneliti sekaligus […]

  • Keluhan Warganet Soal Bestari, Hillsi Kota Sukabumi Tegaskan Pencairan Dana Talang Ada Prosedurnya

    Keluhan Warganet Soal Bestari, Hillsi Kota Sukabumi Tegaskan Pencairan Dana Talang Ada Prosedurnya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Polemik terkait pencairan dana talang dalam Program Bestari yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi menuai sorotan publik. Ketua DPC Hillsi (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia) Kota Sukabumi, Hendra Bachtiar, menegaskan bahwa mekanisme pembiayaan pemberangkatan peserta magang ke luar negeri tidak bisa dilakukan tanpa melalui tahapan administratif yang lengkap. Pernyataan tersebut merespons keluhan akun […]

  • Agus Andi Setiawan Apresiasi Pemberdayaan Masyarakat di Program Green Cakra

    Agus Andi Setiawan Apresiasi Pemberdayaan Masyarakat di Program Green Cakra

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG – Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setiawan, S.Pd.I., mengapresiasi Pemberdayaan Masyarakat TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) PT Pindad, melalui program Green Cakra. Green Cakra merupakan program unggulan PT Pindad yang bergerak pada pengelolaan sampah yang bersumber dari dedaunan Hutan Kota Pindad, menjadi kompos dan menjadi nilai bersama. “Kita mengapresiasi […]

  • Dewi Asmara Beri Pemahaman Terkait Stunting

    Dewi Asmara Beri Pemahaman Terkait Stunting

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Stunting sebenarnya masih dapat dicegah jika orang tua mengambil langkah-langkah penting dalam dua tahun pertama di kehidupan seorang anak. Jika anak tidak mendapatkan makanan dan perawatan yang tepat selama waktu khusus itu, efeknya tentu saja bisa sangat berbahaya. Baca Juga:https://mbinews.id/2022/05/18/tekan-kasus-stunting-pemkot-sukabumi-lakukan-delapan-aksi-konvergensi/ “Stunting sendiri sebenarnya merupakan keadaan berhentinya pertumbuhan pada anak. Sehingga ini merupakan tugas bersama-sama […]

  • Syarat PTM Bisa 100 Persen Kota Bandung,  Siswa Harus Divaksin

    Syarat PTM Bisa 100 Persen Kota Bandung, Siswa Harus Divaksin

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, sekolah boleh melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) asalkan murid sudah divaksin. Hal tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memberikan ruang bagi pendidikan sehingga pelaksanaan tatap muka berjalan aman dan nyaman terhindar dari Covid-19. Sesuai data, jumlah sekolah PTMT pada tahap 3 yaitu […]

  • Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Bandung Lancar Aman dan Kondusif

    Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Bandung Lancar Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Malam pergantian tahun di Kota Bandung berjalan aman dan kondusif. Sejumlah lokasi yang biasa menjadi lokasi perayaan malam tahun baru pun tak sepadat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu terlihat saat Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memantau sejumlah titik jelang pergantian tahun, Jumat 31 Desember 2021 malam. Pelaksanaa Tugas (Plt) […]

expand_less