Breaking News
Trending Tags

Sinergi Pusat–Daerah, Ayep Zaki Perjuangkan Industri Berorientasi Ekspor

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan pentingnya memastikan arah pembangunan Kota Sukabumi terkoneksi dan selaras dengan kebijakan strategis pemerintah pusat, khususnya kementerian terkait. Langkah ini dinilai krusial sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya saing Kota Sukabumi di tingkat regional maupun nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan pertemuan langsung dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia pada Selasa (13/01). Pertemuan ini menjadi momentum awal dalam membuka ruang sinergi yang lebih konkret antara Pemerintah Kota Sukabumi dan pemerintah pusat, terutama dalam pengembangan sektor industri.

Dalam kunjungan tersebut, Ayep Zaki didampingi jajaran Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian beserta jajaran pejabat eselon II Kementerian Perindustrian. Sejumlah agenda strategis terkait arah pembangunan industri di Kota Sukabumi menjadi fokus pembahasan.

Wali Kota Sukabumi menyampaikan bahwa salah satu poin utama yang dibahas adalah optimalisasi kawasan industri seluas 53 hektar yang telah tersedia di wilayah Kota Sukabumi. Kawasan tersebut diharapkan dapat difungsikan secara maksimal sebagai pusat pertumbuhan industri yang mampu memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah, mulai dari peningkatan investasi hingga penciptaan lapangan kerja.

“Saya akan memperjuangkan kawasan industri yang 53 hektar supaya betul-betul bisa digunakan untuk kawasan industri,” tegas Ayep Zaki.

Selain itu, Ayep Zaki juga menyampaikan rencana untuk mengundang Wakil Menteri Perindustrian berkunjung langsung ke Kota Sukabumi. Kunjungan tersebut direncanakan dalam rangka peresmian industri pangan, khususnya industri makanan yang berorientasi ekspor, serta peresmian sejumlah pabrik yang telah beroperasi di wilayah Kota Sukabumi.

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat dalam peresmian industri lokal memiliki makna strategis sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sektor industri daerah. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor serta mempercepat pertumbuhan industri berbasis potensi lokal.

“Insyaallah kami juga akan mengundang Pak Wakil Menteri untuk datang ke Kota Sukabumi, meresmikan industri makanan yang khusus untuk ekspor, serta pabrik-pabrik yang ada di Sukabumi,” ujarnya.

Ia menegaskan, kunjungan ke Kementerian Perindustrian merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kota Sukabumi dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah melalui penguatan konektivitas dengan kementerian di tingkat pusat. Sinkronisasi program pusat dan daerah dinilai sangat penting untuk membuka akses dukungan kebijakan, pendampingan teknis, serta sumber daya lainnya guna mendorong percepatan pembangunan industri.

Dari pihak Kementerian Perindustrian, respons positif disampaikan terhadap potensi yang dimiliki Kota Sukabumi. Salah satu staf khusus Wakil Menteri Perindustrian menilai bahwa wilayah Kota Sukabumi masih memiliki ruang pengembangan yang luas, khususnya pada sektor industri pengolahan.

“Ada banyak potensi yang masih sangat luas untuk diperluas dan dikembangkan,” ujarnya.

Secara teknis, pertemuan ini memiliki arti penting dalam upaya optimalisasi pemanfaatan lahan industri serta penguatan ekosistem industri pangan berbasis ekspor. Aktivasi kawasan industri seluas 53 hektar tersebut diharapkan mampu menarik minat investor, menciptakan nilai tambah ekonomi, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kota Sukabumi. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Bayar PBB, Pengamat Tuding di Kabupaten Bekasi Beredar Blanko PBB Palsu

    Gagal Bayar PBB, Pengamat Tuding di Kabupaten Bekasi Beredar Blanko PBB Palsu

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Pengamat Kebijakan Publik di Bekasi R.Meggi Brotodihardjo mengungkapkan persoalan penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menimbulkan gagal bayar/tagih dan polemik , seharusnya tak perlu terjadi jika semua pihak memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku. Meggi mengatakan pungutan atas PBB didasarkan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Perubahan Atas […]

  • Ineu Purwadewi Sundari Berharap ADPSI dan ASDEPSI Satu Persepsi Terkait Perpres 53 Tahun 2023

    Ineu Purwadewi Sundari Berharap ADPSI dan ASDEPSI Satu Persepsi Terkait Perpres 53 Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id — Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari berharap rapat kerja nasional Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) dan Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI) bisa menyamakan persepsi atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional terhadap DPRD […]

  • Pemkot Sukabumi Dorong Pengusaha Lokal Go Global Melalui Trade Expo Indonesia

    Pemkot Sukabumi Dorong Pengusaha Lokal Go Global Melalui Trade Expo Indonesia

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 244
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Roadshow Goes to Sukabumi Trade Expo Indonesia yang digelar di Ruang Pertemuan Bank BJB Kota Sukabumi, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut di hadiri Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki,  […]

  • Nabung di bank bjb, Bisa Dapat Tiket Konser Sheila On 7 di Special Tour 2024

    Nabung di bank bjb, Bisa Dapat Tiket Konser Sheila On 7 di Special Tour 2024

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — bank bjb kembali menghadirkan kejutan istimewa bagi nasabah dengan menggelar program nabung dapet tiket konser Sheila On 7 “Tunggu Aku di Special Tour 2024”. Program ini menawarkan kesempatan emas bagi nasabah maupun calon nasabah untuk menyaksikan penampilan band legendaris Indonesia di berbagai kota besar, yaitu Samarinda, Makassar, Pekanbaru, Medan, dan Bandung. Pemimpin […]

  • Launching Kang DS Sapa ASN Kab Bandung Di Hotel Sutan Raja Soreang

    Launching Kang DS Sapa ASN Kab Bandung Di Hotel Sutan Raja Soreang

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Launching Program Kang DS dalam menyapa ASN berlangsung di Hotel Sutan Raja Soreang Kab Bandung , dalam acara tersebut dengan mengangkat tema : Peran dan Fungsi ASN dalam mewujudkan visi – misi ditinjau dari perspektif psikologi. Kepala BKPSDM Kab Bandung, Drs.H Akhmad Djohara MSI, biasa disapa Kang Ajo mengatakan, ” hari […]

  • Pemkot Kaji Sejumlah Solusi Alternatif  Honorarium Guru dan TAS Non PNS

    Pemkot Kaji Sejumlah Solusi Alternatif Honorarium Guru dan TAS Non PNS

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji sejumlah solusi  alternatif terkait honorarium bagi guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) non PNS. Pemkot Bandung memastikan, solusi yang bakal dipilih tetap berpegang pada regulasi yang ada. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan pemberian honorarium bagi guru dan TAS non PNS bukan hanya berdasarkan pada […]

expand_less