Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Reaksi Tak Sabar Menunggu Rumah Deret, Warga RW 11 Tamansari Terjun Bantu Proses Pembangunan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Warga RW 11 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan sudah tak sabar menanti realisasi rumah deret. Mereka pun kerap berinisiatif membantu proses pembangunan, seperti mengadakan kerja bakti dan pemasangan pagar pada kamis (11/2/2021)

Seperti diketahui, dari 197 Kepala Keluarga (KK) warga RW 11 Tamansari 98 persen masyarakat sudah setuju dengan program rumah deret. 189 KK telah menuntaskan proses administrasi dan 7 KK lainnya masih dalam proses.

“Ini adalah merupakan murni partisipasi kami sebagai warga rw 11 dengan harapan kegiatan itu setidaknya bisa menjadi suatu harapan mempercepat proyek pembangunan rumah deret Tamansari,” ucap Yoyo Suharyo, salah seorang warga RW 11 Tamansari.

Yoyo menuturkan, warga RW 11 Tamansari turun untuk bergotong royong membersihkan puing-puing di sekitar area pembangunan rumah deret. Utamanya di lokasi bekas rumah warga yang sudah ikut program rumah deret.

Selain pembersihan puing-puing, Yoyo bersama warga RW 11 Tamansari lainnya juga melakukan pemagaran agar pengerjaan bisa terfokus di area bekas lahan warga yang ikut program rumah deret. Sehingga pengerjaan diharapkan berjalan optimal agar bisa segera tuntas.

“Kami membersihkan semua berangkal yang sekiranya bisa menghalangi proses pematangan lahan. Kemudian kita pemasangan pagar supaya pengerjaan berjalan total, lahan yang notabene warganya sudah menempuh proses administrasi tapi dikuasi dipasang bendera-bendera, kita tidak menyentuh lahan mereka yang belum mengurus administrasi,” bebernya.

Hanya saja, sambung Yoyo, kegiatan warga RW 11 Tamansari ini harus terhenti karena terus diprovokasi oleh sekelompok orang. Walaupun pada mulanya, dia mengakui provokasi verbal dan sikap yang ditunjukan tak digubris.

“Namun pada saat melakukan kegiatan kerja bakti awalnya mendapat perlakuan provokasi dalam bentuk ucapan kasar ataupun tidak senonoh dan sikap yang sifatnya memicu bentrokan. Namun kami mencoba terus melakukan persuasif pendekatan baik baik sambil kegiatan kerja bakti,” ujarnya.

Yoyo mengungkapkan warga RW 11 Tamansari pun mencoba untuk menetralisir suasana dengan mengarahkan agar selain warga RW 11 diharapkan tidak berada di sekitar lokasi. Kala itu, warga RT 5 RW 11 Tamansari, Agus Gunawan mencoba untuk menanyakan sejumlah orang yang disinyalir bukan warga RW 11 Tamansari.

Manakala Agus menanyakan pada seseorang, lanjut Yoyo, orang tersebut mengklaim sebagai sosok petugas yang berada di lokasi bekas lahan warga yang belum ikut program rumah deret. Jawaban tegas orang tersebut diikuti oleh tendangan yang tepat mengenai kelamin Agus.

“Dan salah seorang yang bukan warga rw 11 pada saat ditanya baik baik bahwa yang bukan warga RW 11 untuk diarahkan di luar, kemudian sepontan dia menjawab bahwa dia petugas di situ dan menendang ke arah kemaluan dari depan, jadi itu awalnya,” terangnya.

Yoyo memaparkan bahwa kejadian tersebutlah yang lantas memancing reaksi dari warga RW 11 Tamansari. Tak terkecuali para ibu-ibu yang bergabung dalam pembersihan puing-puing dan pemasangan pagar.

Aksi saling dorong pun diakui Yoyo sudah tak bisa terhindarkan lagi. Walhasil mengakibatkan salah seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Devi terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala.

“Di situ kemudian ada insiden, dan dipelintir ada warga yang menjambak saudari Devi kemudian dibenturkan ke tembok, padahal waktu dorong mendorong saudari Devi terjerembap jatuh ke belakang sehingga kemungkinan kepadalanya terbentur,” dia menjelaskan.

Yoyo juga menyesalkan dalam sejumlah tulisan di pelbagai media menyebutkan warga RW 11 Tamansari membekali dirinya dengan senjata tajam, kemudian menggerakan preman untuk dalam kegiatan tersebut.

“Dalam kegiatan itu tidak ada satupun warga yang membawa benda tajam, tidak ada yang bawa parang. Dalam kegiatan itu pun kami tidak ada bawa reman, yang memasang pagar itu merupakan bagian dari warga yang diperbantukan jadi security proyek pembangunan. Itu bukan preman, itu orang yang dipekerjakan jadi sekurity proyek pembangunan dan itu juga warga rw 11,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PosIND Layani Kiriman Logistik bagi Jemaah Haji Asal Indonesia

    PosIND Layani Kiriman Logistik bagi Jemaah Haji Asal Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI gelar Rapat Koordinasi Peningkatan Penyelenggaraan Layanan Logistik Jemaah Haji 2025. Rakor ini merupakan tindak lanjut hasil diskusi Kemenko PMK dengan Pos Indonesia berkaitan dengan pentingnya peningkatan layanan logistik penyelenggaraan haji. digelar di Hotel Mercure Sabang, Jakarta. Selasa 11 Februari 2025 . Dihadiri oleh Deputi […]

  • Jokowi Tetapkan 1 Maret Sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Ketua KPK: Langkah Yang Tepat

    Jokowi Tetapkan 1 Maret Sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Ketua KPK: Langkah Yang Tepat

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Semangat Hari Penegakkan Kedaulatan Negara, Gelorakan Semangat Tempur dalam Perang Melawan Korupsi yang Menjadi Ancaman Sesungguhnya Terhadap Penegakan Kedaulatan Negara Assalamualaikum Warahmatullahi WabarokatuSalam Sejahtera Untuk Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo (Jokowi), telah menetapkan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara. Komisi Pemberantasan Korupsi […]

  • Ancang-ancang Pemkot Sukabumi Dalam Penerapan PPKM Level III

    Ancang-ancang Pemkot Sukabumi Dalam Penerapan PPKM Level III

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi angkat bicara terkait persiapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) Level III yang akan dilakukan serentak se- Indonesia, Senin (22/11/2021). Berdasarkan keputusan Inmendagri yang dikeluarkan, untuk meminimalisir mobilisasi warga saat menjelang libur hari raya natal 2021, dan peringatan tahun baru 2022, pemerintah akan memberlakukan status PPKM Level III […]

  • Hattrick, Kontingen Jawa Barat Raih Juara Umum Porwanas XIII, Pemilik Tetap Piala Presiden

    Hattrick, Kontingen Jawa Barat Raih Juara Umum Porwanas XIII, Pemilik Tetap Piala Presiden

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MALANG , MBInews.id –  Jawa Barat menjadi juara umum pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII yang berlangsung di Malang Raya, Jawa Timur, 20-25 November 2022. Kontingen Jabar mengamankan 10 medali emas, enam perak, dan empat perunggu sehingga memimpin klasemen akhir. Di bawahnya ada tuan rumah, Jawa Timur, dengan raihan tujuh emas, tiga perak, dan […]

  • Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Arif  Hamid Apresiasi  Langkah Nyata Yayasan Durrotul Ilmi.

    Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Arif Hamid Apresiasi Langkah Nyata Yayasan Durrotul Ilmi.

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Setelah mengalami kevakuman selama 2 tahun belakangan akibat pandemi Covid-19 yang melanda di hampir semua negara, maka pada tahun 2022 ini Majelis Ta’lim Daarul Ilmi dibawah naungan Yayasan Durrotul Ilmi kembali menyelenggarakan Bakti Sosial (Baksos). Kegiatan baksos diantaranya khitanan massal yang akan diikuti sebanyak 100 peserta, pembagian 200 paket sembako cuma-cuma bagi […]

  • Pemkot Bandung Mendukung Penuh Prinsip Kehati-Hatian dan kepatuhan terhadap Regulasi Ligkungan Nasional,

    Pemkot Bandung Mendukung Penuh Prinsip Kehati-Hatian dan kepatuhan terhadap Regulasi Ligkungan Nasional,

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, terkait pengolahan sampah Pemerintah Kota Bandung akan menindaklanjuti arahan Menteri Lingkungan Hidup dan semua kebijakan pengelolaan sampah akan didasarkan pada data resmi dan koridor hukum yang berlaku. Farhan mencatat dan menghargai penegasan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq bahwa penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan karena berpotensi […]

expand_less