Breaking News
Trending Tags

Reaksi Tak Sabar Menunggu Rumah Deret, Warga RW 11 Tamansari Terjun Bantu Proses Pembangunan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Warga RW 11 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan sudah tak sabar menanti realisasi rumah deret. Mereka pun kerap berinisiatif membantu proses pembangunan, seperti mengadakan kerja bakti dan pemasangan pagar pada kamis (11/2/2021)

Seperti diketahui, dari 197 Kepala Keluarga (KK) warga RW 11 Tamansari 98 persen masyarakat sudah setuju dengan program rumah deret. 189 KK telah menuntaskan proses administrasi dan 7 KK lainnya masih dalam proses.

“Ini adalah merupakan murni partisipasi kami sebagai warga rw 11 dengan harapan kegiatan itu setidaknya bisa menjadi suatu harapan mempercepat proyek pembangunan rumah deret Tamansari,” ucap Yoyo Suharyo, salah seorang warga RW 11 Tamansari.

Yoyo menuturkan, warga RW 11 Tamansari turun untuk bergotong royong membersihkan puing-puing di sekitar area pembangunan rumah deret. Utamanya di lokasi bekas rumah warga yang sudah ikut program rumah deret.

Selain pembersihan puing-puing, Yoyo bersama warga RW 11 Tamansari lainnya juga melakukan pemagaran agar pengerjaan bisa terfokus di area bekas lahan warga yang ikut program rumah deret. Sehingga pengerjaan diharapkan berjalan optimal agar bisa segera tuntas.

“Kami membersihkan semua berangkal yang sekiranya bisa menghalangi proses pematangan lahan. Kemudian kita pemasangan pagar supaya pengerjaan berjalan total, lahan yang notabene warganya sudah menempuh proses administrasi tapi dikuasi dipasang bendera-bendera, kita tidak menyentuh lahan mereka yang belum mengurus administrasi,” bebernya.

Hanya saja, sambung Yoyo, kegiatan warga RW 11 Tamansari ini harus terhenti karena terus diprovokasi oleh sekelompok orang. Walaupun pada mulanya, dia mengakui provokasi verbal dan sikap yang ditunjukan tak digubris.

“Namun pada saat melakukan kegiatan kerja bakti awalnya mendapat perlakuan provokasi dalam bentuk ucapan kasar ataupun tidak senonoh dan sikap yang sifatnya memicu bentrokan. Namun kami mencoba terus melakukan persuasif pendekatan baik baik sambil kegiatan kerja bakti,” ujarnya.

Yoyo mengungkapkan warga RW 11 Tamansari pun mencoba untuk menetralisir suasana dengan mengarahkan agar selain warga RW 11 diharapkan tidak berada di sekitar lokasi. Kala itu, warga RT 5 RW 11 Tamansari, Agus Gunawan mencoba untuk menanyakan sejumlah orang yang disinyalir bukan warga RW 11 Tamansari.

Manakala Agus menanyakan pada seseorang, lanjut Yoyo, orang tersebut mengklaim sebagai sosok petugas yang berada di lokasi bekas lahan warga yang belum ikut program rumah deret. Jawaban tegas orang tersebut diikuti oleh tendangan yang tepat mengenai kelamin Agus.

“Dan salah seorang yang bukan warga rw 11 pada saat ditanya baik baik bahwa yang bukan warga RW 11 untuk diarahkan di luar, kemudian sepontan dia menjawab bahwa dia petugas di situ dan menendang ke arah kemaluan dari depan, jadi itu awalnya,” terangnya.

Yoyo memaparkan bahwa kejadian tersebutlah yang lantas memancing reaksi dari warga RW 11 Tamansari. Tak terkecuali para ibu-ibu yang bergabung dalam pembersihan puing-puing dan pemasangan pagar.

Aksi saling dorong pun diakui Yoyo sudah tak bisa terhindarkan lagi. Walhasil mengakibatkan salah seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Devi terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala.

“Di situ kemudian ada insiden, dan dipelintir ada warga yang menjambak saudari Devi kemudian dibenturkan ke tembok, padahal waktu dorong mendorong saudari Devi terjerembap jatuh ke belakang sehingga kemungkinan kepadalanya terbentur,” dia menjelaskan.

Yoyo juga menyesalkan dalam sejumlah tulisan di pelbagai media menyebutkan warga RW 11 Tamansari membekali dirinya dengan senjata tajam, kemudian menggerakan preman untuk dalam kegiatan tersebut.

“Dalam kegiatan itu tidak ada satupun warga yang membawa benda tajam, tidak ada yang bawa parang. Dalam kegiatan itu pun kami tidak ada bawa reman, yang memasang pagar itu merupakan bagian dari warga yang diperbantukan jadi security proyek pembangunan. Itu bukan preman, itu orang yang dipekerjakan jadi sekurity proyek pembangunan dan itu juga warga rw 11,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RKPD Tahun 2023 Kota Sukabumi Tinggal Menunggu Review Dari Inspektorat

    RKPD Tahun 2023 Kota Sukabumi Tinggal Menunggu Review Dari Inspektorat

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Progres Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2023 Kota Sukabumi saat ini tengah menunggu hasil review dari inspektorat. Dimana, sebelumnya pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat sudah melakukan penajaman dokumen RKPD 2023 tersebut. “Kemarin kami sudah melakukan penajaman RKPD 2023 tersebut, setelah itu kami serahkan ke inspektorat untuk dilakukan review,”ucap Kepala Bidang Perencanaan, […]

  • Pansus 4 DPRD Kota Bandung: Raperda Pemajuan Kebudayaan Dorong Perlindungan Bahasa Sunda

    Pansus 4 DPRD Kota Bandung: Raperda Pemajuan Kebudayaan Dorong Perlindungan Bahasa Sunda

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Panitia Khusus (Pansus) 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menghadiri undangan Fokus Group Discussion (FDG) yang diselenggarakan Disbudpar Kota Bandung, dalam agenda pembahasan Raperda tentang Pemajuan Kebudayaan, di Grand Tebu Hotel, Kamis (01/12/2022). Dalam agenda tersebut, hadir Ketua Pansus 4 DPRD Kota Bandung, Yoel Yosaphat, S.T.; Wakil Ketua Pansus, Dudy […]

  • Sekda: Antusiasme Warga Kota Bandung Ikuti Pemilu 2019 Tinggi

    Sekda: Antusiasme Warga Kota Bandung Ikuti Pemilu 2019 Tinggi

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengaku gembira melihat antusiasme warga Kota Bandung dalam menyambut Pemilihan Umum 2019. Ia memantau, partisipasi masyarakat terbilang tinggi. “Alhamdulillah kita merasa bahagia, senang, karena penyelenggaraan Pemilu ini berjalan dalam suasana yang penuh kegembiraan, penuh kedamaian, penuh kerukunan,” tutur Ema usai meninjau Tempat Pemungutan Suara (TPS) di […]

  • PosIND dan Bank Muamalat Luncurkan Layanan Tabungan Haji di Kantor Pos

    PosIND dan Bank Muamalat Luncurkan Layanan Tabungan Haji di Kantor Pos

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) (PosIND) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk resmi meluncurkan layanan pembukaan Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH) di 4.800 Kantor Pos dan ratusan ribu Agenpos yang tersebar di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini membuka akses pendaftaran haji yang lebih luas dan inklusif, bahkan bagi masyarakat di daerah pelosok. Direktur Jasa […]

  • DPRD Jabar Minta Pemprov Kebut Vaksinasi Pada Pondok Pesantren

    DPRD Jabar Minta Pemprov Kebut Vaksinasi Pada Pondok Pesantren

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sidkon Djampi mendorong, pemerintah pusat maupun provinsi segera melakukan vaksinasi pada pondok-pondok pesantren di Jawa Barat. “Permohonan vaksinasi yang menyasar pada pondok-pondok pesantren ini saya juga sampaikan kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Agama dan Menteri Polhukam tadi dalam sesi webinar dan diapresiasi oleh Gubernur, Polda […]

  • Wali Kota Pastikan Taat dan Patuh Hukum

    Wali Kota Pastikan Taat dan Patuh Hukum

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan akan taat dan patuh terhadap penegakan hukum. Termasuk dalam kasus yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Farhan siap memberikan keterangan jika memang dibutuhkan oleh penyidik Kejari Kota Bandung. Kendati demikian, hingga saat ini, Farhan belum menerima surat pemanggilan dari Kejari Kota Bandung. “Penegak hukum memiliki […]

expand_less