Breaking News
Trending Tags

Guna Minimalisir Pemindahan, Kadistaru Kota Bandung Minta RS Lebih Cermat Indentifikasi Jenazah Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari memohon kerja sama dari rumah sakit (RS) lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi Covid-19. Hal ini untuk menghindari terjadinya pemindahan jenazah yangvtelah dimakamkan.

Jika terindikasi dan mengarah pada terkonfirmasi positif, maka RS juga harus berkoordinasi sejak dini melalui UPT TPU Cikadut.

Bambang meyakini, RS selalu menerapkan prosedur kesehatan yang sangat sistematis. Termasuk pemeriksaan dugaan adanya paparan Covid-19 sejak pasien hendak ditangani.

“Kenapa RS kurang teliti mendatangkan jenazah ke Cikadut? Padahal dia jelas bukan Covid-19. Mungkin hasil swab-nya baru empat hari kemudian. Pada akhirnya yang diabetes, jantung dan atau penyebab lainnya dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Cikadut,” ucap Bambang, Bandung, Jumat,(11/6/ 2021)

Bambang sangat menyayangkan hal tersebut lantaran berakibat banyaknya ahli waris yang mengajukan pemindahan jenazah. Sebab, beberapa hari kemudian baru didapati hasil pemeriksaan ternyata jenazah dinyatakan negatif Covid-19.

“Karena ada pasien yang meninggal di RS dikabarkan Covid-19. Tapi akhirnya ahli waris membawa hasil dari RS yang menyatakan negatif. Kondisi tersebut membuat banyak ahli waris mengajukan permohonan pemindahan jenazah yang sudah dimakamkan di Cikadut,” bebernya.

Bambang memaparkan, lahan khusus pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut sebetulnya masih tersedia. Dari 20.000 meter persegi lahan khusus untuk pemakaman jenazah Covid-19, hanya baru terpakai 5.600 meter pesegi.

Dari kapasitas 5.000 liang lahat baru terpakai sebanyak 1.400 liang lahat.

Dari jumlah liang lahat yang terpakai, sambung Bambang, dari hasil verifikasi Dinas Kesehatan menyatakan 361 di antaranya digunakan oleh jenazah terkonfirmasi aktif asal Kota Bandung. Kemudian 306 liang lahat digunakan oleh janazah terkonfirmasi aktif yang secara data domisili berasal dari luar Kota Bandung.

“Sisanya itu adalah jenazah yang dinyatakan suspek dan probable. Selain itu ya banyak yang sudah dipindahkan,” ungkapnya.

Masih menurut Bambang, dari 1.400 liang lahat yang sudah terpakai, sebanyak 196 di antaranya telah dibongkar dan dipindahkan ke tempat pemakaman lain. Pemindahan itu atas permintaan ahli waris setelah melengkapi sejumlah persyaratan dari Distaru.

“Sebanyak 71 jenazah itu dipindahkan ke luar Kota Bandung. Sementara sisanya 125 jenazah dipindahkan ke pemakaman keluarga atau TPU milik pemerintah yang tersebar di Kota Bandung,” ujarnya.

Bambang menyatakan, proses pemindahan cukup berpengaruh. Sebab menyita energi dan waktu para petugas di lapangan yang sedianya disiagakan untuk menangani pemakaman jenazah lainnya.

“Belum lagi secara kesehatan juga dikhawatirkan. Karena yang mengajukan pemindahan dalam jarak hitungan bulan. Padahal saat itu menjadi proses pembusukan jenazah. Makanya kita sarankan kalau untuk pemindahan sebaiknya di atas dua tahunan agar lebih aman. Secara psikologis juga kurang baik apabila masih dalam proses pembusukan,” bebernya.

Kemudian apabila ternyata jenazah telah terdeteksi sejak dini atau diyakini besar kemungkinan terpapar Covid-19, Bambang meminta agar RS mengarahkan agar jenazah dimakamkan ke TPU Cikadut. Mengingat Pemkot Bandung tekah menetapkan TPU Cikadut sebagai tempat pemakaman jenazah khusus Covid-19.

“Sebaliknya, apabila itu betul-betul Covid-19, RS jangan memberi peluang kepada ahli waris seolah bisa dimakamkan di TPU mana saja. Memang betul dari Permenkes jenazah Covid-19 dapat dimakamkan di TPU. Kota Bandung sudah menunjuk dan menetapkan melalui Kepwal bawah TPU Cikadut sebagai TPU khusus memakamkan jenazah Covid-19,” ungkapnya.

Bambang mengaku mendapati masih ada sejumlah RS yang tetap membiarkan jenazah dimakamkan ke TPU selain Cikadut. Padahal sudah terkonfirmasi positif.

Menurutnya, hal itu berpotensi menimbulkan konflik sosial apabila ada masyarakat yang kurang berkenan.

“Kasihan kalau ada yang jenazah terkonfirmasi positif dan dibawa ke TPU ternyata masyarakat ada yang kurang menerima. Itu bisa menimbulkan gesekan antar masyarakat,” katanya.

Bambang mengingatkan, apabila RS akan memakamkan jenazah ke TPU Cikadut agar berkoordinasi sejak dini bersama pengelola di lapangan.

“Terkadang RS membawa jenazah ke Cikadut tanpa pemberitahuan ke Distaru melalui UPT TPU di Cikadut. Tiba-tiba datang dan harus dimakamkan. Untung petugas kami siap selalu di lapangan memberikan pelayanan,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bikin Pemyakit! Sampah  Menumpuk Hiasi Wajah Kota Bandung

    Bikin Pemyakit! Sampah Menumpuk Hiasi Wajah Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tahun terkahir masa jabatan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Namun di sisa waktu yang ada justru terkesan kurangnya partisipasi dari Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD). Salahsatunya persoalan penanganan sampah yang saat ini semakin menghiasi wajah Kota Bandung. Tumpukan sampah yang dalam beberapa hari […]

  • PWI Kota Bandung Jalin Sinergritas Dengan DPRD Kota Bandung

    PWI Kota Bandung Jalin Sinergritas Dengan DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Bandung, melakukan kunjungan ke DPRD kota Bandung dalam rangka sosialisasi dan Sinergritas dengan DPRD kota Bandung. Selain bersilaturahmi, kunjungan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk sosilasisai termasuk keberadaan dan program PWI Kota Bandung. Selain mamaparkan program program PWI Kota Bandung, diharapkan dengan pertemuan ini dapat bersinergi antara PWI […]

  • Pandemi Covid-19,  Jadi Kendala Bagi Bina Marga Provinsi Jabar, Tangani Jalan Rusak

    Pandemi Covid-19, Jadi Kendala Bagi Bina Marga Provinsi Jabar, Tangani Jalan Rusak

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-– Seiring banyaknya keluhan warga terkait jalan rusak yang merupakan Jalan Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dinas Bina Marga Provinsi Jabar angkat bicara terkait hal tersebut. Melalui UPTD pengelolaan jalan dan jembatan wilayah pelayanan II Dinas Bina Marga Provinsi Jabar, dijelaskan, bahwa terkait perbaikan dan pemeliharaan atas kerusakan jalan provinsi, merupakan sebuah pekerjaan rutin yang dilakukan […]

  • Oded Kembali Buka-Bukaan Terkait Yana Dan Ema

    Oded Kembali Buka-Bukaan Terkait Yana Dan Ema

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial lagi-lagi angkat suara terkait strategi rahasianya dalam memimpin pemerintahan. Dia buka-bukaan terkait sepak terjang wakilnya, Yana Mulyana dan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang dianggap kasak-kusuk mengincar panggung politik. Menanggapi hal itu Oded justru hanya tersenyum. Secara terang-terangan dia mengungkapkan, gerak dan langkah Yana beserta […]

  • PANSUS Bahas Rancangan Peraturan DPRD Terkait Tata Tertib DPRD Kota Bandung

    PANSUS Bahas Rancangan Peraturan DPRD Terkait Tata Tertib DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Bandung – Rapat Paripurna Pembentukan Pansus Yang Menyusun dan Membahas Rancangan Peraturan DPRD Kota Bandung Tentang Tata Tertib DPRD di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi 30 Bandung, Jumat, 16/8/19. Rapat Paripurna Pembentukan Pansus Tata Tertib DPRD berdasarkan hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD yang sebelumnya dilaksanakan anggota Dewan. Maksud dan Tujuan Pembentukan […]

  • Peringati Hari Dharma Karyadhika, Lapas Nyomplong Ikut Doa Bersama

    Peringati Hari Dharma Karyadhika, Lapas Nyomplong Ikut Doa Bersama

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Peringati Hari Dharma Karyadhika tahun 2021, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, mengikuti kegiatan doa bersama, yang dilakukan secara virtual. “Kami melaksanakan kegiatan doa bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), yang dilakukan usai pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila beberapa waktu lalu (1/10/2021),” tutur Kalapas Kelas II-B Sukabumi Christo Victor Nixon […]

expand_less