Breaking News
Trending Tags

Guna Minimalisir Pemindahan, Kadistaru Kota Bandung Minta RS Lebih Cermat Indentifikasi Jenazah Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari memohon kerja sama dari rumah sakit (RS) lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi Covid-19. Hal ini untuk menghindari terjadinya pemindahan jenazah yangvtelah dimakamkan.

Jika terindikasi dan mengarah pada terkonfirmasi positif, maka RS juga harus berkoordinasi sejak dini melalui UPT TPU Cikadut.

Bambang meyakini, RS selalu menerapkan prosedur kesehatan yang sangat sistematis. Termasuk pemeriksaan dugaan adanya paparan Covid-19 sejak pasien hendak ditangani.

“Kenapa RS kurang teliti mendatangkan jenazah ke Cikadut? Padahal dia jelas bukan Covid-19. Mungkin hasil swab-nya baru empat hari kemudian. Pada akhirnya yang diabetes, jantung dan atau penyebab lainnya dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Cikadut,” ucap Bambang, Bandung, Jumat,(11/6/ 2021)

Bambang sangat menyayangkan hal tersebut lantaran berakibat banyaknya ahli waris yang mengajukan pemindahan jenazah. Sebab, beberapa hari kemudian baru didapati hasil pemeriksaan ternyata jenazah dinyatakan negatif Covid-19.

“Karena ada pasien yang meninggal di RS dikabarkan Covid-19. Tapi akhirnya ahli waris membawa hasil dari RS yang menyatakan negatif. Kondisi tersebut membuat banyak ahli waris mengajukan permohonan pemindahan jenazah yang sudah dimakamkan di Cikadut,” bebernya.

Bambang memaparkan, lahan khusus pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut sebetulnya masih tersedia. Dari 20.000 meter persegi lahan khusus untuk pemakaman jenazah Covid-19, hanya baru terpakai 5.600 meter pesegi.

Dari kapasitas 5.000 liang lahat baru terpakai sebanyak 1.400 liang lahat.

Dari jumlah liang lahat yang terpakai, sambung Bambang, dari hasil verifikasi Dinas Kesehatan menyatakan 361 di antaranya digunakan oleh jenazah terkonfirmasi aktif asal Kota Bandung. Kemudian 306 liang lahat digunakan oleh janazah terkonfirmasi aktif yang secara data domisili berasal dari luar Kota Bandung.

“Sisanya itu adalah jenazah yang dinyatakan suspek dan probable. Selain itu ya banyak yang sudah dipindahkan,” ungkapnya.

Masih menurut Bambang, dari 1.400 liang lahat yang sudah terpakai, sebanyak 196 di antaranya telah dibongkar dan dipindahkan ke tempat pemakaman lain. Pemindahan itu atas permintaan ahli waris setelah melengkapi sejumlah persyaratan dari Distaru.

“Sebanyak 71 jenazah itu dipindahkan ke luar Kota Bandung. Sementara sisanya 125 jenazah dipindahkan ke pemakaman keluarga atau TPU milik pemerintah yang tersebar di Kota Bandung,” ujarnya.

Bambang menyatakan, proses pemindahan cukup berpengaruh. Sebab menyita energi dan waktu para petugas di lapangan yang sedianya disiagakan untuk menangani pemakaman jenazah lainnya.

“Belum lagi secara kesehatan juga dikhawatirkan. Karena yang mengajukan pemindahan dalam jarak hitungan bulan. Padahal saat itu menjadi proses pembusukan jenazah. Makanya kita sarankan kalau untuk pemindahan sebaiknya di atas dua tahunan agar lebih aman. Secara psikologis juga kurang baik apabila masih dalam proses pembusukan,” bebernya.

Kemudian apabila ternyata jenazah telah terdeteksi sejak dini atau diyakini besar kemungkinan terpapar Covid-19, Bambang meminta agar RS mengarahkan agar jenazah dimakamkan ke TPU Cikadut. Mengingat Pemkot Bandung tekah menetapkan TPU Cikadut sebagai tempat pemakaman jenazah khusus Covid-19.

“Sebaliknya, apabila itu betul-betul Covid-19, RS jangan memberi peluang kepada ahli waris seolah bisa dimakamkan di TPU mana saja. Memang betul dari Permenkes jenazah Covid-19 dapat dimakamkan di TPU. Kota Bandung sudah menunjuk dan menetapkan melalui Kepwal bawah TPU Cikadut sebagai TPU khusus memakamkan jenazah Covid-19,” ungkapnya.

Bambang mengaku mendapati masih ada sejumlah RS yang tetap membiarkan jenazah dimakamkan ke TPU selain Cikadut. Padahal sudah terkonfirmasi positif.

Menurutnya, hal itu berpotensi menimbulkan konflik sosial apabila ada masyarakat yang kurang berkenan.

“Kasihan kalau ada yang jenazah terkonfirmasi positif dan dibawa ke TPU ternyata masyarakat ada yang kurang menerima. Itu bisa menimbulkan gesekan antar masyarakat,” katanya.

Bambang mengingatkan, apabila RS akan memakamkan jenazah ke TPU Cikadut agar berkoordinasi sejak dini bersama pengelola di lapangan.

“Terkadang RS membawa jenazah ke Cikadut tanpa pemberitahuan ke Distaru melalui UPT TPU di Cikadut. Tiba-tiba datang dan harus dimakamkan. Untung petugas kami siap selalu di lapangan memberikan pelayanan,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded Kembali Buka-Bukaan Terkait Yana Dan Ema

    Oded Kembali Buka-Bukaan Terkait Yana Dan Ema

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial lagi-lagi angkat suara terkait strategi rahasianya dalam memimpin pemerintahan. Dia buka-bukaan terkait sepak terjang wakilnya, Yana Mulyana dan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang dianggap kasak-kusuk mengincar panggung politik. Menanggapi hal itu Oded justru hanya tersenyum. Secara terang-terangan dia mengungkapkan, gerak dan langkah Yana beserta […]

  • Reses Tatang Prioritaskan Aspirasi Warga

    Reses Tatang Prioritaskan Aspirasi Warga

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id Reses masa sidang I Tahun 2023 Tatang Sudrajat .SH.I ,anggota DPRD Kab Bandung dari Partai Gerindra acara berlangsung di GOR Kantor Desa Jatisari Kec Cangkuang Kab Bandung (16/11/2023) hadirkan konstituen Partai Gerindra dan juga tamu undangan lainnya. Menurut Tatang, pertama dalam reses ini, apa yang diharapkan warga desa Jatisari maupun desa Tanjung […]

  • DPRD Jabar: Perlu Adanya Inovasi Demi Terwujudnya Target Pencapaian di Tengah PPKM

    DPRD Jabar: Perlu Adanya Inovasi Demi Terwujudnya Target Pencapaian di Tengah PPKM

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KABUPATEN SUBANG, Mbinews.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat mendorong Samsat Kabupaten Subang harus terus berinovasi dalam upaya peningkatan kinerja demi terwujudnya target pencapaian pendapatan yang berkisar di angka 36%. Menurutnya, target tersebut menjadi persoalan penting yang harus segera diselesaikan, pasalnya beriringan dengan digelarnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat pencapaian sedikit […]

  • BAZNAS Jabar Dampingi Dedi Mulyadi Salurkan Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi

    BAZNAS Jabar Dampingi Dedi Mulyadi Salurkan Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Bekasi,Mbinews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2026). Santunan diberikan kepada keluarga almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, karyawan Kompas TV, di kediamannya di Tambun Selatan. Rombongan juga mengunjungi […]

  • Komitmen Jalankan Deradikalisasi, Direktorat Intelkam Polda Jabar Sambangi Eks Napiter dan Kombatan

    Komitmen Jalankan Deradikalisasi, Direktorat Intelkam Polda Jabar Sambangi Eks Napiter dan Kombatan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews.id – Sebagai bentuk menjalankan program deradikalisasi, Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat menyambangi para mantan narapidana terorisme (napiter) dan kombatan, di Kabupaten Bandung. Sabtu, (14/12/2024). Kanit 1 Subdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat, AKP Eko Ary Cahyono mengatakan, dalam giat ini, pihaknya juga turut memberikan bantuan berupa sembako kepada para eks napiter dan kombatan, […]

  • Vaksinasi Untuk Penyandang Disabilitas Harus Diperhatikan

    Vaksinasi Untuk Penyandang Disabilitas Harus Diperhatikan

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KOTA CIMAHI, Mbinews.id – Dari 90 anak penghuni Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, 30 orang sudah melakukan vaksinasi dengan berbagai macam kendala yang mereka miliki dan tidak memungkinkan untuk mengikuti vaksinasi yang di selenggarakan di setiap puskesmas. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah saat melakukan kunjungan kerja terkait monitoring realisasi pelaksanaan vaksin […]

expand_less