Breaking News
Trending Tags

Guna Minimalisir Pemindahan, Kadistaru Kota Bandung Minta RS Lebih Cermat Indentifikasi Jenazah Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari memohon kerja sama dari rumah sakit (RS) lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi Covid-19. Hal ini untuk menghindari terjadinya pemindahan jenazah yangvtelah dimakamkan.

Jika terindikasi dan mengarah pada terkonfirmasi positif, maka RS juga harus berkoordinasi sejak dini melalui UPT TPU Cikadut.

Bambang meyakini, RS selalu menerapkan prosedur kesehatan yang sangat sistematis. Termasuk pemeriksaan dugaan adanya paparan Covid-19 sejak pasien hendak ditangani.

“Kenapa RS kurang teliti mendatangkan jenazah ke Cikadut? Padahal dia jelas bukan Covid-19. Mungkin hasil swab-nya baru empat hari kemudian. Pada akhirnya yang diabetes, jantung dan atau penyebab lainnya dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Cikadut,” ucap Bambang, Bandung, Jumat,(11/6/ 2021)

Bambang sangat menyayangkan hal tersebut lantaran berakibat banyaknya ahli waris yang mengajukan pemindahan jenazah. Sebab, beberapa hari kemudian baru didapati hasil pemeriksaan ternyata jenazah dinyatakan negatif Covid-19.

“Karena ada pasien yang meninggal di RS dikabarkan Covid-19. Tapi akhirnya ahli waris membawa hasil dari RS yang menyatakan negatif. Kondisi tersebut membuat banyak ahli waris mengajukan permohonan pemindahan jenazah yang sudah dimakamkan di Cikadut,” bebernya.

Bambang memaparkan, lahan khusus pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut sebetulnya masih tersedia. Dari 20.000 meter persegi lahan khusus untuk pemakaman jenazah Covid-19, hanya baru terpakai 5.600 meter pesegi.

Dari kapasitas 5.000 liang lahat baru terpakai sebanyak 1.400 liang lahat.

Dari jumlah liang lahat yang terpakai, sambung Bambang, dari hasil verifikasi Dinas Kesehatan menyatakan 361 di antaranya digunakan oleh jenazah terkonfirmasi aktif asal Kota Bandung. Kemudian 306 liang lahat digunakan oleh janazah terkonfirmasi aktif yang secara data domisili berasal dari luar Kota Bandung.

“Sisanya itu adalah jenazah yang dinyatakan suspek dan probable. Selain itu ya banyak yang sudah dipindahkan,” ungkapnya.

Masih menurut Bambang, dari 1.400 liang lahat yang sudah terpakai, sebanyak 196 di antaranya telah dibongkar dan dipindahkan ke tempat pemakaman lain. Pemindahan itu atas permintaan ahli waris setelah melengkapi sejumlah persyaratan dari Distaru.

“Sebanyak 71 jenazah itu dipindahkan ke luar Kota Bandung. Sementara sisanya 125 jenazah dipindahkan ke pemakaman keluarga atau TPU milik pemerintah yang tersebar di Kota Bandung,” ujarnya.

Bambang menyatakan, proses pemindahan cukup berpengaruh. Sebab menyita energi dan waktu para petugas di lapangan yang sedianya disiagakan untuk menangani pemakaman jenazah lainnya.

“Belum lagi secara kesehatan juga dikhawatirkan. Karena yang mengajukan pemindahan dalam jarak hitungan bulan. Padahal saat itu menjadi proses pembusukan jenazah. Makanya kita sarankan kalau untuk pemindahan sebaiknya di atas dua tahunan agar lebih aman. Secara psikologis juga kurang baik apabila masih dalam proses pembusukan,” bebernya.

Kemudian apabila ternyata jenazah telah terdeteksi sejak dini atau diyakini besar kemungkinan terpapar Covid-19, Bambang meminta agar RS mengarahkan agar jenazah dimakamkan ke TPU Cikadut. Mengingat Pemkot Bandung tekah menetapkan TPU Cikadut sebagai tempat pemakaman jenazah khusus Covid-19.

“Sebaliknya, apabila itu betul-betul Covid-19, RS jangan memberi peluang kepada ahli waris seolah bisa dimakamkan di TPU mana saja. Memang betul dari Permenkes jenazah Covid-19 dapat dimakamkan di TPU. Kota Bandung sudah menunjuk dan menetapkan melalui Kepwal bawah TPU Cikadut sebagai TPU khusus memakamkan jenazah Covid-19,” ungkapnya.

Bambang mengaku mendapati masih ada sejumlah RS yang tetap membiarkan jenazah dimakamkan ke TPU selain Cikadut. Padahal sudah terkonfirmasi positif.

Menurutnya, hal itu berpotensi menimbulkan konflik sosial apabila ada masyarakat yang kurang berkenan.

“Kasihan kalau ada yang jenazah terkonfirmasi positif dan dibawa ke TPU ternyata masyarakat ada yang kurang menerima. Itu bisa menimbulkan gesekan antar masyarakat,” katanya.

Bambang mengingatkan, apabila RS akan memakamkan jenazah ke TPU Cikadut agar berkoordinasi sejak dini bersama pengelola di lapangan.

“Terkadang RS membawa jenazah ke Cikadut tanpa pemberitahuan ke Distaru melalui UPT TPU di Cikadut. Tiba-tiba datang dan harus dimakamkan. Untung petugas kami siap selalu di lapangan memberikan pelayanan,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tedy Rusmawan: Tekan Angka Stunting Perlu Kolaborasi Bersama

    Tedy Rusmawan: Tekan Angka Stunting Perlu Kolaborasi Bersama

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., hadir dalam kegiatan Primanutri Posyandu Indomaret x Frisian Flag Primagro, di Kiara Artha Park, Bandung. Acara ini juga dihadiri Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan sejumlah kepala SKPD. Kamis (9/6). Dalam sambutannya, Tedy mengapresiasi dukungan seluruh pihak, tentunya dari pihak swasta juga, yang […]

  • Sah….! Kamal Suherman Jadi Ketua DPRD Kota Sukabumi Periode 2019-2024

    Sah….! Kamal Suherman Jadi Ketua DPRD Kota Sukabumi Periode 2019-2024

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Kamal Suherman resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Kota Sukabumi masa jabatan 2019-2024 bersama wakil pimpinan lainya yakni Jona Arizona dan Wawan Juanda. Ketiga pimpinan wakil rakyat tersebut dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri setempat Kristijan Purwandono dalam agenda rapat paripurna pelantikan Pimpinan DPRD Kota Sukabumi masa jabatan 2019-2024 di Gedung DPRD Kota Suakbumi, […]

  • Canangkan Kawasan Emisi Bersih, Pemkot Bandung Gelar Uji Emisi Gratis

    Canangkan Kawasan Emisi Bersih, Pemkot Bandung Gelar Uji Emisi Gratis

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kawasan parkir Balai Kota Bandung akan menerapkan Kawasan Emisi Bersih mulai 8 Agustus 2022 mendatang. Setiap kendaraan yang akan parkir di area parkir Balai Kota Bandung Wajib lulus emisi gas buang kendaraan yang dibuktikan dengan stiker lulus uji emisi. “Ini ikhtiar menjaga lingkungan, menjaga udara kota Bandung menjadi lebih baik,” kata Wali […]

  • Masuk Musim Penghujan, BPBD Kota Sukabumi Imbau ini

    Masuk Musim Penghujan, BPBD Kota Sukabumi Imbau ini

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani mengimbau, agar masyarakat Kota Sukabumi bisa mewaspadai pergantian iklim cuaca yang terjadi, dari musim kemarau dan saat ini memasuki musim penghujan. Hal tersebut disampaikan untuk menghindari potensi terjadinya bencana akibat mulai masuknya musim penghujan saat ini. “Kita mengimbau agar warga […]

  • Kondisi Arus Mudik Hari Pertama, Satlantas Polres Sukabumi Kota Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Perkotaan

    Kondisi Arus Mudik Hari Pertama, Satlantas Polres Sukabumi Kota Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Perkotaan

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tertibkan pengunjung pusat perbelanjaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota berlakukan penyebrangan sautu pintu bagi pengunjung perbelanjaan yang berada di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar kawasan Citimal Sukabumi, Kamis (28/04/2022). Kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama Operasi Ketupat Lodaya tahun 2022 tersebut, diharapkan bisa melancarkan arus lalu lintas agar berjalan […]

  • Bappeda Kota Sukabumi Ditunjuk Menjadi Koordinator Penanganan Kasus Stunting

    Bappeda Kota Sukabumi Ditunjuk Menjadi Koordinator Penanganan Kasus Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id -Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi ditunjuk sebagai koordinator Tim khusus penekanan angka stunting tahun ini. “Iya, kita sebagai koorinator dari tim untuk penanganan masalah stunting di Kota Sukabumi,” ujar PLT. Kepala Bappeda kota Sukabumi Reni Rosyida, usai menggelar sosialisasi Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 188.45/314-Bappeda/2021 tentang pembentukan tim Percepatan Penurunan Stunting, di […]

expand_less