Breaking News
Trending Tags

Sidang Perdana Gugatan di PN Medan, Pemegang Saham Electra : Minta Keadilan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, MBInews.id – Alexander pemegang saham KTV Electra atau CV Setia Laju Sejahtera yang berada di komplek CBD Polonia Medan mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Medan dalam dugaan perkara perbuatan melawan hukum.

Didampingi kuasa hukum dari Tim Ran Law Firm Kota Medan, Sarozinema Laia, SH, MH, Rahmat Junjung Mulia Sianturi, SH, Faisal Hasibuan, SH menggugat Notaris Farida Hanum (tergugat I) bersama Hendrik Gunawan (tergugat II) atas tindakan yang diduga melakukan pemalsuan akta autentik tanpa sepengetahuan Persero atau pemegang saham Electra (CV) tersebut.

Hal itu dijelaskan usai kuasa hukum penggugat menghadiri sidang perdana di Cakra 9 di PN Medan, Senin (14/06/2021)

Tim kuasa hukum tersebut membeberkannya kepada awak media, bahwa sidang perdana tersebut telah berlangsung.

“Hari ini, kita baru saja selesai mengikuti sidang perdana atas gugatan dugaan perkara perbuatan melawan hukum,”sebut Rahmat.

Ia menceritakan, awalnya kasus ini telah ditempuh secara kekeluargaan dengan melayangkan somasi pertama, kedua dan ketiga.

Namun, pihak tergugat Notaris Farida Hanum tidak mengindahkannya. Sehingga, kami melayangkan gugatan ke PN Medan dengan harapan mendapatkan keadilan.

Atas kasus ini, pemegang saham CV Setia Laju Sejahtera (Electra) terkuras saldo uang di dalam rekening hampir Rp1 miliyar, dengan tafsiran mencapai Rp3 miliyar tanpa sepengetahuan Persero atau pemegang saham tersebut.

Dampaknya, klien atau pemegang saham tersebut sangat terzolimi. Aset-asetnya ikut untuk mentalangi semua utang karena kehabisan saldo di rekening itu.

Untuk itu, tim kuasa hukum Alexander berharap kepada majelis hakim pengadilan negeri Medan agar objektif dalam menegakkan keadilan dan mengungkap kebenaran yang sesungguhnya.

“Karena harapan terakhir bagi pencari keadilan hanya di pengadilan. Jadi berharap dapat diungkap sesuai dengan fakta-fakta hukum,”pintanya.

Sebelumnya, tambah Rahmat, kasus ini juga telah dilaporkan kepada pihak kepolisian (Polda Sumut). Dengan tindak pidana dugaan melakukan pemalsuan akta autentik.

“Tindak pidananya sudah kita laporkan kurang lebih 1 bulan yang lalu. Di Polda Sumut kita laporkan tergugat atas pemalsuan akta autentik, tersebut,”terangnya.

Ironisnya, kata Rahmat, belakangan ini sudah ada tindakan berupa ancaman (intimidasi) kepada klien Alexander. Meminta supaya kasus ini jangan ditindaklanjuti, tidak diungkap atau berbicara di media.

“Hal ini kan ngeri. Masih ditahap ini Klien kami sudah mendapat ancaman melalui surat kaleng yang berisi jangan diungkap kasus ini. Kalau tidak dituruti maka sesuatu akan terjadi,”bebernya.

Untuk itu, tim kuasa hukum Alexander yang juga didukung oleh pengacara kondang Jakarta Dr H Razman Arif Nasution SH MH akan tetap mengawal kasus ini hingga mendapatkan keadilan.

“Beliau adalah orang yang memotivasi kita untuk menegakkan keadilan ini,”sebut Rahmat.

Bersamaan, Alexander selaku pemegang saham Electra tersebut mengaku bahwa di balik kasus ini, ada dugaan orang kuat yang terkesan kebal hukum.

“Mungkin hari ini kita menerima surat kaleng yang berisi ancaman. Besok-besok mungkin ada hal lain yang mengintimidasi atau mengkriminalisasi saya. Untuk itu, saya minta para penegak hukum di negeri ini supaya mengungkap fakta-fakta hukum yang berlaku sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang ada di NKRI ini,” harapnya.

Sementara, pihak tergugat ketika diminta tanggapan usai sidang melalui kuasa hukumnya Sutan Nasution mengatakan “belum ada karena masih sidang pertama,” katanya.

Reporter : Sadar Laia

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Kota Bandung Raih Rp90 Miliar Sektor Hiburan Di Saat Normal, Sekda : Kebijakan Dibuka Lagi Ada Ditangan Wali Kota

    PAD Kota Bandung Raih Rp90 Miliar Sektor Hiburan Di Saat Normal, Sekda : Kebijakan Dibuka Lagi Ada Ditangan Wali Kota

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, ada sekitar 10.000 orang yang ikut terdampak akibat tutupnya tempat hiburan di Kota Bandung. Oleh karenanya, Pemkot Bandung perlu memberikan perhatian terhadap sektor ini. Apalagi, Kota Bandung bisa meraih Pendapat Asli Daerah sebesar Rp90 miliar dari sektor pajak hiburan di saat normal. “Dalam kondisi saat […]

  • Hadir di TPID dan TP2DD se Jabar, Pj Wali Kota Sukabumi Sebut Inflasi Kota Sukabumi Stabil Jelang Nataru

    Hadir di TPID dan TP2DD se Jabar, Pj Wali Kota Sukabumi Sebut Inflasi Kota Sukabumi Stabil Jelang Nataru

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri High-Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Jawa Barat, di Trans Luxury Hotel, Bandung Rabu, (11/12/2024). Agenda tersebut di pimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, dengan fokus membahas pengendalian inflasi serta perluasan digitalisasi ekonomi, menjelang […]

  • Bank Bjb Raih Leadership AA Dalam ESG Disclosure Awards 2021

    Bank Bjb Raih Leadership AA Dalam ESG Disclosure Awards 2021

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali berhasil menorehkan prestasinya. Belum lama ini, bank bjb meraih predikat sebagai perusahaan yang mendapat rating Leadership AA dalam Environment, Social & Governance (ESG) Disclosure Awards 2021. ESG Disclosure Awards 2021 merupakan ajang penghargaan yang digelar oleh Majalah Investor- Berita Satu […]

  • PPKM Level 4 Diperpanjang, Sejumlah Mal Di Kota Sukabumi Boleh Buka

    PPKM Level 4 Diperpanjang, Sejumlah Mal Di Kota Sukabumi Boleh Buka

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, meninjau langsung pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi, setelah penutupan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Selasa (24/8/2021) siang. Fahmi bersama Jajaran Forkopimda Kota Sukabumi, memastikan langsung berjalannya kesiapan pusat perbelanjaan, terkait peraturan operasional di masa […]

  • Dewan Kota Ajak, di Bulan Suci Ramadhan,  Kegiatan Keagamaan Harus Ditingkatkan

    Dewan Kota Ajak, di Bulan Suci Ramadhan, Kegiatan Keagamaan Harus Ditingkatkan

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Di bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah ini, berbagai kegiatan keagamaan harus ditingkatkan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Demokrat Deden Solehudin. Menurutnya, Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Tidak hanya ibadah shaum, di bulan penuh ampunan ini umat muslim pun melaksanakan ibadah lainnya seperti tarawih dan tadarus. “Isi kegiatan […]

  • Nyawa Jemaah Lebih Penting, Ketua MUI Kota Bandung serukan Agar Umat Islam Bisa Ikutin Anjuran Pemerintah

    Nyawa Jemaah Lebih Penting, Ketua MUI Kota Bandung serukan Agar Umat Islam Bisa Ikutin Anjuran Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, KH. Miftah Faridl menyerukan agar umat muslim bisa lebih disiplin mengikuti anjuran pemerintah selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yakni dengan beribadah di rumah. Pada situasi pandemi virus corona ini beribadah di rumah tak mengurangi keutamaan pahala saat Ramadan. Dengan beribadah di rumah maka warga […]

expand_less