Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Bakal Bangun IGD Khusus Terindikasi Covid-19 Di RSKIA

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal membangun instalasi gawat darurat (IGD) khusus terindikasi Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA). Hal itu sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19.

Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, pelayanan IGD rumah sakit bagi terindikasi Covid-19 harus terpisah.

Ia mengungkapkan, pelayanan kepada pasien berindikasi Covid-19 membutuhkan tenaga kesehatan (nakes) yang sesuai prosedur. Salah satunya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Yana mencontohkan di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKI) Kota Bandung belum memiliki IGD khusus terindikasi Covid-19. Atas hal itu, Yana mendorong agar secepatnya untuk dibangun IGD khusus yang terindikasi Covid-19.

“Di RSKIA, IGD belum terpisah antara yang melayani gejala covid dan tidak. Kami minta dipisah, secepatnya sudah terbangun. Sehingga yang terindikasi Covid-19 itu dilayani oleh rumah sakit dengan APD standar pelayanan covid,” ujarnya.

Yana mengatakan, pemisahan pelayanan itu guna untuk meminimalisir penyabaran Covid-19.

“Ini untuk meminimalisasi penyebaran. Nakes yang melayani pasien terindikasi covid-19 sudah siap dengan APD,” katanya.

Wakil Walikota Bandung, Yana kembali melakukan pemantauan ke 3 rumah sakit. Ketiganya yaitu RS Imanuel, RSKIA Kota Bandung dan Rumah Sakit Santosa Kopo. Bandung, senin (21/6/2021)

Pemantauan itu untuk memastikan kesiapan rumah sakit dalam penanganan Covid-19. Atas kesiapannya, Yana kembali mengucapkan terima kasih kepada rumah sakit atas dukungan dalam menghadapi kenaikan penyebaran covid-19 di Kota Bandung.

“Kami (Pemkot Bandung) mengucapkan terima kasih kepada rumah sakit, karena bersama kita menghadapi pandemi Covid-19 yang trennya meningkat,” tuturnya.

Ia pun berharap, rumah sakit menambah ketersediaan tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakat kasus.

“Kami dorong terus ketersediaan tempat tidur di kota Bandung. Karena BOR (Bed Occupancy Ratio) itu sudah di angka 92 persen. Kami dorong rumah sakit, Alhamdulillah penambahan tempat tidur. Meski pun harapannya tidak dipakai,” ujar Yana.

“Antisipasi saja, karena atas dasar kemanusiaan. Kita tidak mungkin menolak yang bukan KTP Kota Bandung. Karena di sini (Kota Bandung) sangat banyak rujukan dari wilayah Bandung Raya,” ujarnya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP Perda Gelar Rapat Kerja Tindaklanjuti 13 Raperda Usulan Gubernur

    BP Perda Gelar Rapat Kerja Tindaklanjuti 13 Raperda Usulan Gubernur

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KAB. KARAWANG, Mbinews.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan rapat kerja pembahasan Raperda usulan gubernur yang nantinya akan dituangkan dalam Propemperda Tahun 2022. Dalam kesempatan tersebut sebanyak 13 Raperda usulan gubernur dipaparkan oleh para pengusul di hadapan Pimpinan dan Anggota BP Perda DPRD Jabar. Ketua BP Perda DPRD Provinsi […]

  • Banggar DPRD Kota Bandung Bahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah

    Banggar DPRD Kota Bandung Bahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInewa.id – Badan Anggaran DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja bersama Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) membahas RKPD, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, pada Rabu, (25/5/2022). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hadir dalam rapat tersebut Anggota Banggar DPRD Kota Bandung, […]

  • Stok Oksigen di Kota Sukabumi Aman

    Stok Oksigen di Kota Sukabumi Aman

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menjamin, jika ketersdiaan oksigen untuk keperluan pasien covid-19 hingga saat ini tergolong aman, termasuk pendistribusian juga lancar. “Sejuah ini tidak ada kelangkaan oksigen, untuk keperluan pasien Covid-19,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Kamis, (5/8/2021). Kepastian adanya oksigen tersebut, menyusul belum lama ini Walikota bersama jajaranya mengunjungi perusahan pemasok oksigen di Jawa […]

  • Achmad Nugraha Minta Kesalahan Sistemik PPDB Tak Terulang di 2023

    Achmad Nugraha Minta Kesalahan Sistemik PPDB Tak Terulang di 2023

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dimulainya Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajar 2023, Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha D.H., S.H., melaksanakan rapat koordinasi dengan Kepala Bidang Pendidikan Sekolah menengah Kejujuran (PSMK) Dinas Pendidikan Prov Jabar Edy Purwanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat Ai Nurhasan, dan Sekretaris Dinas Pendidikan […]

  • Elvan dan Nadzifa Angkat Tema Toleransi, Wakil Wali Kota Sukabumi Hadir Langsung Dukung di Final Moka Jabar 2025

    Elvan dan Nadzifa Angkat Tema Toleransi, Wakil Wali Kota Sukabumi Hadir Langsung Dukung di Final Moka Jabar 2025

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dua pemuda berbakat, Elvan dan Nadzifa, berhasil membawa harum nama Kota Sukabumi dalam ajang Grand Final Mojang Jajaka Jawa Barat 2025. Acara bergengsi ini digelar di Trans Convention Center, Bandung, Ahad (20/07/2025), dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana bersama Kia Florita. Bukan tanpa alasan, kehadiran Bobby adalah bentuk […]

  • Diduga Tanpa Izin, Pabrik Garmen di Katapang Picu Protes Warga

    Diduga Tanpa Izin, Pabrik Garmen di Katapang Picu Protes Warga

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Keberadaan pabrik garmen PT Tonton di RW 11, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, memicu keresahan warga. Perusahaan tersebut diduga belum mengantongi izin operasional, namun telah menjalankan aktivitas produksi. Sekretaris RW 11, Opik, mengatakan awalnya bangunan tersebut diinformasikan hanya akan digunakan sebagai tempat bongkar muat barang. Namun dalam perkembangannya, lokasi itu […]

expand_less