Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Bakal Bangun IGD Khusus Terindikasi Covid-19 Di RSKIA

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal membangun instalasi gawat darurat (IGD) khusus terindikasi Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA). Hal itu sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19.

Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, pelayanan IGD rumah sakit bagi terindikasi Covid-19 harus terpisah.

Ia mengungkapkan, pelayanan kepada pasien berindikasi Covid-19 membutuhkan tenaga kesehatan (nakes) yang sesuai prosedur. Salah satunya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Yana mencontohkan di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKI) Kota Bandung belum memiliki IGD khusus terindikasi Covid-19. Atas hal itu, Yana mendorong agar secepatnya untuk dibangun IGD khusus yang terindikasi Covid-19.

“Di RSKIA, IGD belum terpisah antara yang melayani gejala covid dan tidak. Kami minta dipisah, secepatnya sudah terbangun. Sehingga yang terindikasi Covid-19 itu dilayani oleh rumah sakit dengan APD standar pelayanan covid,” ujarnya.

Yana mengatakan, pemisahan pelayanan itu guna untuk meminimalisir penyabaran Covid-19.

“Ini untuk meminimalisasi penyebaran. Nakes yang melayani pasien terindikasi covid-19 sudah siap dengan APD,” katanya.

Wakil Walikota Bandung, Yana kembali melakukan pemantauan ke 3 rumah sakit. Ketiganya yaitu RS Imanuel, RSKIA Kota Bandung dan Rumah Sakit Santosa Kopo. Bandung, senin (21/6/2021)

Pemantauan itu untuk memastikan kesiapan rumah sakit dalam penanganan Covid-19. Atas kesiapannya, Yana kembali mengucapkan terima kasih kepada rumah sakit atas dukungan dalam menghadapi kenaikan penyebaran covid-19 di Kota Bandung.

“Kami (Pemkot Bandung) mengucapkan terima kasih kepada rumah sakit, karena bersama kita menghadapi pandemi Covid-19 yang trennya meningkat,” tuturnya.

Ia pun berharap, rumah sakit menambah ketersediaan tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakat kasus.

“Kami dorong terus ketersediaan tempat tidur di kota Bandung. Karena BOR (Bed Occupancy Ratio) itu sudah di angka 92 persen. Kami dorong rumah sakit, Alhamdulillah penambahan tempat tidur. Meski pun harapannya tidak dipakai,” ujar Yana.

“Antisipasi saja, karena atas dasar kemanusiaan. Kita tidak mungkin menolak yang bukan KTP Kota Bandung. Karena di sini (Kota Bandung) sangat banyak rujukan dari wilayah Bandung Raya,” ujarnya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal dan Tahun Baru di Kota Sukabumi Ratusan Personil Gabungan Disiagakan

    Natal dan Tahun Baru di Kota Sukabumi Ratusan Personil Gabungan Disiagakan

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, mataperistiwa.id – Kepolisian Resort Sukabumi Kota menurunkan ratusan personil gabungan berbagai unsur untuk mengamankan Natal dan tahun baru 2021. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan gabungan personil tersebut terdiri dari kepolisian Resort Sukabumi Kota, Kodim 06/07, Dishub, Satpol PP, PMI, Senkom, Orari dan Rapi. “Pengamanan Natal dan tahun baru dalam rangka operasi lilin 2020 […]

  • BPBJ Pemkot Sukabumi : Tiga Paket Pekerjaan Dinyatakan Gagal Tender Dari 44 Paket

    BPBJ Pemkot Sukabumi : Tiga Paket Pekerjaan Dinyatakan Gagal Tender Dari 44 Paket

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 44 paket pekerjaan yang masuk ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Sukabumi. Dari jumlah tersebut empat paket pekerjaan belum diajukan tender, lima pekerjaan dalam proses tender serta evaluasi penawaran dan tiga paket pekerjaan dinyatakan gagal tender. Sementara sisanya dinyatakan  selesai tender.”Dari Januari hingga saat ini ada 44 paket […]

  • Pemkot Pastikan Anggaran Belanja Pegawai Dibawah Batas 30 Persen

    Pemkot Pastikan Anggaran Belanja Pegawai Dibawah Batas 30 Persen

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNGMBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan belanja pegawai tetap berada di bawah batas maksimal 30 persen dari total APBD. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan fiskal daerah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menerangkan, saat ini belanja pegawai berada di angka sekitar 29 persen. Angka tersebut masih dalam batas aman. “Sampai hari ini kami baru […]

  • Walikota Sukabumi Minta Pengusaha Pembelanjaan Tingkatkan Prokes

    Walikota Sukabumi Minta Pengusaha Pembelanjaan Tingkatkan Prokes

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, mengakui jika beberapa hari terjadi peningkatan keramaian di semua tempat pembelanjaan. Meskipun disatu sisi perekonomian Kota Suakbumi meningkat.”Iya, dua hari ini ada peningkatan keraiaman di tempat pembelanjaan,”terang Fahmi. Senin, (3/5/2021). Fahmi juga khawatir, jika keramaian itu akan terjadinya kasus baru Covid-19. Untuk itu, pihaknya bersama Polres Sukabumi Kota memantau langsung […]

  • Penanganan Masalah Hukum, PKS antara Bank BRI dan Kejari Kota Sukabumi Diperpanjang

    Penanganan Masalah Hukum, PKS antara Bank BRI dan Kejari Kota Sukabumi Diperpanjang

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. (Bank BRI) Kantor Cabang (KC Sukabumi memperkuat sinerginya dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, berlangsung di Kantor Cabang BRI Sukabumi, Jl. A. Yani No. 38, Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, […]

  • Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KAB.GARUT, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ade Kaca sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Kader Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Sabtu (15/10/22). Ade Kaca mengatakan, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus berangkat dari lingkungan terkecil yakni keluarga. […]

expand_less