Breaking News
Trending Tags

Warga Manfaatkan Lahan Bekas TPA PT. Pindad Untuk Kebutuhan Pangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan PT. Pindad Persero berkolaborasi dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut diberi nama Masyarakat Unggul Pindad Terus Sukses (Maung Pantes) dan Maunya Tanam Apa (Mantap).

Lahan yang digunakan merupakan pemanfaatan lahan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) PT. Pindad Persero. Lahan ini dikelola oleh warga RW 09 Kelurahan Sukapura Kecamatan Kiaracondong.

Luas lahan sekitar 65 hektar ini secara resmi dikelola oleh masyarakat khususnya dalam kebutuhan pangan.

Lahan tersebut ditanam beberapa sayuran seperti pakcoy, brokoli, bawang, kangkung, cabe rawit dan sebagainya.

Tujuannya program ini yaitu masyarakat mampu mengelola lahan yang hasilnya bisa memberi manfaat ekonomi.

Pada peresmian kawasan tersebut dihadiri Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Direktur Strategi Bisnis PT. Pindad Persero, Saifudin di Jalan Cidurian Utara, Senin 30 Agustus 2021.

“Ini merupakan program kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan untuk membangun Buruan Sae yaitu Mantep dan Maung Pantes dari PT. Pindad,” kata Oded.

“Mudah-mudahan program kolaborasi ini mampu menjadi kolaborasi bagi warga untuk berdaya dari sisi ketahanan pangan,” katanya.

Oded mengatakan, Pemkot Bandung khusunya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memberikan bantuan stimulus, konsultasi dan pembinaan kepada masyarakat yang mengelola lahan.

“Dinas terkait memberikan konsultasi, binaan, bahkan juga bantuan stimulus. Nanti ada ayam, lele sayuran dan sebagainya,” kata Oded.

Menurutnya, terpenting yaitu masyarakat berdaya dan mampu mengelola lahan untuk menghasilkan nilai ekonomi.

“Terpenting itu masyarakat berdaya. Seperti halnya, di PT. Pindad setiap hari butuh 40kg sayuran. Ke depan akan diedukasi cara kemasan maupun penanaman yang bagus,” jelasnya.

Menurut Oded, soal pemanfaatan lahan bekas TPA merupakan hal yang baik. Pasalnya tanah bekas pembuangan sampah itu memiliki tahan yang genbur maupun subur.

“Bagus sekali, justru ini luar biasa bekas TPA itu pasti gembur, subuh tanahnya. Ini tepat,” ujar Oded.

Di tempat yang sama, Direktur Strategi Bisnis PT. Pindad Persero, Saifudin menerangkan dengan luas lahan 65 hektar bisa dimanfaatkan untuk lahan yang lebih produktif. Seluruhnya dikelola oleh masyarakat.

“Ini ada nilai baik untuk warga. Kita perbaiki dan serahkan ke masyarakat untuk produktif. Warga mengelola sayuran yang bisa berkontribusi terhadap ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, ada 10 kelompok yang akan mengelola lahan tersebut.

“Secara teknis, kita bagi per petak, sudah ada 10 kelompok yang mengelola masing-masing punya tangggung jawab,” tuturnya.

Soal jenis tanaman yang bakal ditanam, disesuaikan dengan kebutuhan.

“Maunya tanam apa? Sesuaikan yang dipesan. Misalnya bulan depan di lingkungan PT. Pindad butuh pakcoy, mereka tanam pakcoy,” jelasnya.

Hasilnya, kata Gin Gin, diakomodir oleh PT. Pindad.

Salah satu Anggota Kelompok Urban Farming RW 09, Ediyana menuturkan, ini merupakan perdana bagi warga untuk menggarap ketahanan pangan.

“Ada Sekitar 40 warga yang mengelola lahan. Kita akan perbesar lagi,” katanya.

Dengan program ini, ia optimis masyarakat bisa lebih mandiri.

“Ada rumah bibit sampai vertikal garden. Alhamdulilah masyarkat lebih mandiri dalam hal penanaman,” bebernya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Pademi Covid-19, Mahasiswa KPI UIN Bandung Raih Juara Umum Lomba Vidio Inspirasi Zakat

    Ditengah Pademi Covid-19, Mahasiswa KPI UIN Bandung Raih Juara Umum Lomba Vidio Inspirasi Zakat

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, Di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa UIN SGD Bandung tidak berkurang kreativitas dan  kemampuannya dalam berkarya, salah satunya ditunjukkan oleh Mohammad Afif. Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung semester 2 ini berhasil meraih juara umum dalam lomba video Inspiratif tentang zakat yang diselenggarakan oleh zakatcare.id Dalam pengumumannya di akun Instagram Zakatcare.id lomba ini diselenggarakan dalam rangka […]

  • HUT 107 Kota Sukabumi, Kapolres Sumarni Kado Lagu “SUKABUMI KITA”

    HUT 107 Kota Sukabumi, Kapolres Sumarni Kado Lagu “SUKABUMI KITA”

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni memberikan kado berlisensi puitika untuk HUT ke 107 Kota Sukabumi yang jatuh pada hari ini 1 April 2021. Kado Kali ini yang diberikan AKBP Sumarni kepada pemerintah Kota Sukabumi berbeda dengan kado-kado pada umumnya. Sumarni memberikan kado HUT 107 Kota Sukabumi berupa sastra bergenre puisi jenis lagu […]

  • Perkuat Sektor UMKM Dan Pendidikan, Laju Pertumbuhan Ekonomi  Kota Sukabumi  Alami Kenaikan

    Perkuat Sektor UMKM Dan Pendidikan, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Sukabumi Alami Kenaikan

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akan terus melakukan peningkatan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) ditahun-tahun berikutnya. Bahkan, di dua tahun mendatang bisa mencapai 6 persen. “Ditahun 2018 LPE kita berada diangka 5,43 persen, dan ditahun berikutnya bisa naik sampai 5,76 persen,”ujar Walikota Sukabumi disela-sela pembukaan kick off meeting perencanaan pembangunan di tahun 2021 di […]

  • Wali Kota Sukabumi Serahkan Kajian Perluasan Wilayah ke DPRD Jabar

    Wali Kota Sukabumi Serahkan Kajian Perluasan Wilayah ke DPRD Jabar

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan perkembangan rencana penggabungan sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi ke dalam wilayah administratif Kota Sukabumi. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu (13/08/2025). Dalam rapat tersebut, Ayep memaparkan bahwa pihaknya mengusulkan 9 kecamatan untuk masuk ke wilayah Kota Sukabumi. Kecamatan yang dimaksud meliputi […]

  • Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

    Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Kesadaran dan keberanian masyarakat untuk mengadukan kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat. Hal tersebut diketahui berdasarkan Trend Data Pengaduan dan Kasus Kekerasan di Jawa Barat setiap tahunnya terus meningkat. “Masyarakat semakin menyadari kalau kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sudah bukan dianggap sebagai hal yang tabu atau aib bagi […]

  • Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung, Drs. H. Edi Haryadi M.Si ,temui Mayarakat untuk menyerap aspirasi warga di wilayah Kecamatan Antapani , tepatnya di RW 08 Kelurahan Antapani Kidul Kota Bandung, Rabu (30/8/2023). Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Drs.H. Edi Haryadi M.Si menemui warga untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat ini […]

expand_less