Breaking News
Trending Tags

Pulihkan Ekonomi Di Tengah Pademi, Bank bjb Turut Dorong Percepatan PEN

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun lalu membuat perekonomian berbagai negara di dunia merosot, tak terkecuali di Indonesia. Di tengah kondisi pandemi yang hingga saat ini masih berlangsung, perbankan memiliki peran vital dalam memulihkan perekonomian nasional.

bank bjb sebagai salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) terbesar di Indonesia juga turut mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional, terutama bagi masyarakat Jawa Barat dan Banten. Hal tersebut salah satunya tercermin mulai dari penyaluran kredit yang terus tumbuh sebagai fungsi intermediasi khususnya pada sector produktif padat karya, sekaligus juga beradaptasi dengan pergeseran pola transaksi kuangan masyarakat dari offline ke online melalui produk digital sehingga di tengah pembatasan kegiatan masyarakat aktivitas keuangan tetap dapat berjalan.

Di tengah permintaan kredit yang masih terbatas, sampai dengan Mei 2021 penyaluran kredit bank bjb mampu tumbuh 7,3% didorong segmen konsumer, UMKM, komersial korporasi dan KPR yang tumbuh positif dengan NPL terjaga sehingga turut membantu pemulihan ekonomi baik dari sektor produktif maupun konsumsi.

Sebagaimana diketahui, pandemi mengharuskan masyarakat untuk banyak membatasi aktivitas nya di luar rumah. Hal tersebut juga berdampak langsung terhadap pola konsumsi dan aktivitas keuangan nasabah.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, pandemi Covid-19 mendorong bank bjb terus melakukan upgrade dan penyesuaian layanan perbankan digital yang telah ada untuk mengakomodir kebutuhan nasabah. kini, bank bjb telah memiliki platform digital baik untuk transaksi perbankan, belanja, pengajuan kredit sampai dengan pembinaan bagi para pelaku UMKM.

Aplikasi bjb Digi sebagai platform utama bank bjb dalam layanan digital banking juga penggunaannya dalam kurun waktu 6 bulan saja meningkat signifikan yakni sebesar 121,2% bila dibandingkan dengan Desember 2020,” ungkap Yuddy dalam diskusi online Peran Perbankan Mempercepat Pemulihan Ekonomi bersama Tempo, Kamis 8 Juli 2021.

Selain itu, dia mengatakan, ekosistem pembayaran melalui QRIS bank bjb juga meningkat secara eksponensial, hingga mencapai 20 kali lipat bila dibandingkan dengan Desember 2020. Hal tersebut sekaligus juga berdampak positif pada pertumbuhan fee based income bank bjb.

Yuddy mengatakan, untuk mendukung pertumbuhan perekonomian selain daripada memberikan akses modal usaha melalui pemberian kredit, perbankan juga harus dapat mengakomodir transaksi keuangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Transaksi digital juga harus dibarengi dengan cyber security yang mumpuni untuk menjamin keamanan masyarakat selama bertransaksi. Untuk itu, Yuddy mengatakan, saat ini pihak internal bank bjb telah mengembangkan fraud management system.

“Hal ini adalah salah satu langkah untuk memitigasi risiko yang ada seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi perbankan” ungkap Yuddy.
Di samping itu, dia mengatakan, bank bjb juga senantiasa mengajak nasabah untuk dapat menjaga kerahasiaan data-data pribadi seperti password dan PIN.

Salurkan Penempatan Uang Negara untuk Pulihkan Ekonomi Jabar melalui program PEN

Untuk kedua kalinya bank bjb dipercaya pemerintah sebagai penyalur dana stimulus ekonomi dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Terdapat dua gelombang penyaluran PEN pada 2020-2021 dengan nilai masing-masing Rp2,5 Triliun per-periode.

“Di periode pertama tahun 2020, bank bjb selesai menyalurkan dana PEN dalam kurun waktu 2 bulan sebesar Rp5,3 Triliun. Dana telah disalurkan seluruhnya pada 18 Oktober 2020,” ungkap Yuddy.

Pada periode kedua di Februari 2021 dengan besaran penempatan dana yang sama yakni Rp2,5 Triliun, bank bjb telah melakukan penyaluran dana senilai Rp4,3 Triliun. Dana PEN tersebut telah disalurkan seluruhnya pada 2 Juli 2021.

“Alokasi dana PEN terhadap sejumlah sektor produktif padat karya menjadi strategi kami untuk membantu pemulihan ekonomi khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten yang pada akhirnya berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Yuddy. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pos Indonesia Optimis Menuju Juara Di Tahun 2022

    Pos Indonesia Optimis Menuju Juara Di Tahun 2022

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pos Indonesia mencanangkan tahun 2021 kemarin sebagai tahun “turn around”, yakni tahun dimana Pos Indonesia akan membalikkan arah, dari yang negatif menjadi positif, dari yang buruk menjadi baik, dari yang lemah menjadi kuat. Tahun yang akan menjadi arus balik bagi kebangkitan Pos Indonesia. Pada tahun 2021 pula, secara resmi Pos Indonesia mencanangkan […]

  • Via Scan Barcode, Bank bjb Hadirkan Kemudahan Bayar Uji KIR di Kabupaten Bandung

    Via Scan Barcode, Bank bjb Hadirkan Kemudahan Bayar Uji KIR di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Warga Kabupaten Bandung kini tak perlu lagi mengeluarkan uang tunai untuk melakukan pembayaran uji KIR kendaraan bermotor. Berkat layanan yang dipersembahkan bank bjb, pembayaran uji KIR di Bumi Sabilulungan kini dapat dilakukan hanya dengan melakukan pemindaian (scan) barcode melalui aplikasi pada smartphone. Fasilitas pembayaran teranyar ini diluncurkan berbarengan dengan launching pembayaran pajak […]

  • Komisi I DPRD Kota Bandung Usulkan Perubahan Kedua Perda Administrasi Kependudukan

    Komisi I DPRD Kota Bandung Usulkan Perubahan Kedua Perda Administrasi Kependudukan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Bandung, Mbinews  — DPRD Kota Bandung melalui Komisi I DPRD Kota Bandung mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 8 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan sebagai bagian dari penguatan fungsi legislasi DPRD. Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati menerangkan bahwa Usulan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan […]

  • Presiden RI Joko Widodo Kunjungi Pasar Cihapit Kota Bandung

    Presiden RI Joko Widodo Kunjungi Pasar Cihapit Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Warga dan pedagang Pasar Cihapit Kota Bandung antusias menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Rabu 12 Juli 2023 sekitar pukul 08.00 WIB. Sejumlah warga telah menanti Jokowi sejak Selasa dini hari, dalam kunjungannya Presiden RI Jokowi didampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna. Di […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi Jaminkan Diri Untuk Warga Binaan

    Anggota DPRD Kota Sukabumi Jaminkan Diri Untuk Warga Binaan

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi Dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lukmansyah, menjaminkan dirinya untuk salah satu warga binaan Lapas kelas IIB Nyomplong, Kota Sukabumi.Jaminan yang diberikan itu, dikarenakan melihat warga binaan tersebut dalam kondisi sakit, yang secepatnya perlu mendapatkan penanganan medis. “Iya, secara pribadi saya menjaminkan diri, sekaligus mengadvokasi warga binaan Lapas […]

  • Tahun Ini, Anggaran DBHCHT Untuk Pemkot Sukabumi Alami Peningkatan

    Tahun Ini, Anggaran DBHCHT Untuk Pemkot Sukabumi Alami Peningkatan

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi tahun ini mencapai Rp4.540.886.000. Dana sebesar itu, alami penaikan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang akan disebar ke empat intansi.Yakni, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, Perdagangan (Diskumindag), Bagian Perekonomian, Badan Perencanaan Pembanunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Kesehatan. “Berdasarkan Peraturan Kementrian […]

expand_less