Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Anggota Komisi II DPRD Jabar Minta Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Melonjaknya kasus aktif Covid-19 pasca libur lebaran membuat pemerintah Indonesia terpaksa menerapkan kembali kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga tanggal 20 Juli 2020.

Banyak yang diatur dalam PPKM darurat ini, beberapa hal diantaranya adalah bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 100 persen bagi perusahaan non esensial, penutupan pusat perbelanjaan dan wisata hingga membatasi waktu berjualan sampai di jam tertentu.

Kebijakan itu pastinya berimbas bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada industri yang terkena aturan PPKM Darurat.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah mengajukan Pemberian Bantuan bagi Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KTRS) untuk menjadi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ke Pusdatin Kemensos.

Hal ini pun kemudian mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Jabar, Yuningsih. Menurutnya, pemberian bansos tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di masa sulit seperti sekarang ini.

“Saya setuju (Bansos) karena memang ini bukti pemerintah hadir. Saat ini kan berarti kan penutupan total, masyarakat teriak karena kesulitan. Walaupun ini waktunya hanya tujuh belas hari,” ujar Yuningsih melalui sambungan telepon, Minggu (18/07/2021).

Yuningsih pun kemudian menyarankan bentuk bantuan bagi masyarakat berupa uang tunai. Dirinya khawatir apabila dalam bentuk barang, resiko markup atau penggelembungan harga bisa dengan mudah terjadi.

“Bentuknya sudah jangan lagi ada bentuk barang ya. Masa susah seperti ini takutnya ada orang-orang yang picik dan kotor. Jangan sampai tertawa dan menari di atas penderitaan rakyat. Jadi lebih baik diberikan berupa uang tunai,” tuturnya.

Anggota Komisi II dari Fraksi PKB ini berharap pemberian bansos bagi masyarakat dapat tepat sasaran agar tidak memicu polemik lain yang justru membuat situasi makin pelik.

Maka dari itu, dia meminta Pemkot dan pemkab untuk mendata jumlah penerima bansos yang diperoleh melalui pihak Kecamatan ataupun Desa secara paripurna.

“Artinya didata dengan secermat mungkin agar ini tepat sasaran,” tegasnya.

Disamping itu, pemerintah dinilainya juga perlu berhati-hati dalam merumuskan besaran bantuan sosial yang akan disalurkan bagi masyarakat. Anggaran yang tersedia saat ini dalam kas Pemprov musti dapat terdistribusikan secara merata sehingga tidak membuat problem baru.

“Jangan sampai nanti datanya terburu-buru lalu anggaran itu umpamanya satu gelas tapi masyarakat yang butuh itu dua gelas akhirnya kan ini membuat polemik. Kalau umpamanya yang dibutuhkan dua gelas tapi anggaran yang ada satu gelas bagaimana ya setengahnya dapatnya,” tutupnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Lepas Jemaah Haji 2026, Soroti Pemerataan Masa Tunggu Haji

    Wali Kota Sukabumi Lepas Jemaah Haji 2026, Soroti Pemerataan Masa Tunggu Haji

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 389
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara resmi melepas keberangkatan 18 jemaah calon haji asal Kota Sukabumi untuk musim haji 1447 H/2026 M. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (7/5/2026). Pelepasan tersebut, dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para […]

  • Pejabat Pemkot Bandung Kini Tak Lagi Butuh Pulpen Dan Kertas, Ini Penyebabnya

    Pejabat Pemkot Bandung Kini Tak Lagi Butuh Pulpen Dan Kertas, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Para pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini tak lagi membutuhkan pulpen dan kertas. Pasalnya kini Pemkot Bandung telah memiliki platform surat elektronik. Aplikasi ini juga membuat surat menyurat lebih cepat dan akurat. Melalui suratonline.bandung.go.id menciptakan efisiensi waktu juga tentunya paperless. Sehingga pekerjaan lebih praktis. Surat online ini, pimpinan Pemkot Bandung bisa memonitor […]

  • Puluhan Pejabat Pemerintah Kota Sukabumi Dirotasi

    Puluhan Pejabat Pemerintah Kota Sukabumi Dirotasi

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 53 pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi mengalami rotasi jabatan. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, memimpin langsung pelantikan yang dilakukan di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi, Rabu (02/11) malam. Sejumlah posisi mulai dari level kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bagian, kepala seksi, hingga lurah, mendapatkan rotasi jabatan tersebut. Dalam keterangannya, Fahmi […]

  • Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya upacara bersama para siswa dan siswi serta tenaga pengajar di lingkungan SMKN 1 Katapang Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2025). Pada kesempatan upacara itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bandung pun turut hadir “Ini sebagai wujud komitmen […]

  • Pemkot Wajibkan  Ojol Wajibkan Kantongi Surat Bebas Covid-19

    Pemkot Wajibkan Ojol Wajibkan Kantongi Surat Bebas Covid-19

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) untuk mengantongi surat bebas Covid-19. Hal itu menjadi syarat bagi ojol untuk bisa kembali mengangkut penumpang. “Kami minta mitra ini memiliki surat keterangan bebas Covid-19. Surat tersebut tentu dikeluarkan oleh institusi yang berwenang dalam hal ini adalah lembaga kesehatan,” tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota […]

  • Ponpes Dzikir Al-Fath Gagas Transformasi Sukabumi Lewat “One Stop Culture Tourism

    Ponpes Dzikir Al-Fath Gagas Transformasi Sukabumi Lewat “One Stop Culture Tourism

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath terus menunjukkan kiprah inovatifnya dalam menjawab tantangan zaman. Selama tiga hari ke depan, Aula Syekh Quro menjadi ruang pertemuan gagasan lintas sektor dalam Seminar Nasional One Stop Culture Tourism, Selasa (7/10). Lebih dari sekadar diskusi, seminar ini jadi tonggak awal kolaborasi antara pesantren, pemerintah, akademisi, dan komunitas budaya dalam […]

expand_less