Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Rampung Tersalurkan, Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono memastikan, program bantuan sosial (bansos) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM baik yang bersumber dari APBD maupun APBN sudah selesai dibagikan.

Menurutnya, seluruh bansos yang telah disalurkan bagi warga Kota Bandung dipastikan tepat sasaran. Sebab data yang digunakan bersumber dari data primer yang paling terbaru dan akurat.

“Alhamdulillah program bansos di Kota Bandung baik dari APBN maupun APBD tidak ada permasalahan yang berarti. Pencapaian target sudah di atas 90 persen,” kata dia pada Bandung Menjawab, Selasa 7 September 2021.

Di Kota Bandung, terang Tono, ada beberapa program bansos selama PPKM. Di antaranya yaitu bantuan bersumber dari APBD Kota Bandung senilai Rp.30 miliar dengan target 60.000 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Bantuan ini menyasar data non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Dinsos memberi kuota kepada setiap wilayah dan aparat kewilayahan yang akan mengusulkan siapa saja penerima bansos. Syaratnya, harus sesuai dengan kriteria.

Adapun kriteria yang harus dipenuhi yaitu buruh harian, pekerja informal, disabilitas, lansia, mereka yang belum pernah menerima bantuan, mereka yang pernah terpapar dan terdampak Covid-19.

“Pendistribusian ini cepat melalui BJB dengan menggunakan barcode. Alhamdulillah pendistribusian tahap 1-3 lancar. Dari kuota 60.000 sudah terealisasi 99,62 persen atau 59.469 KPM,” terangnya.

Sehingga, kata dia, masih ada sisa kuota. Namun meski begitu, Dinsos tak bisa mengalihkan bansos ke pihak lain.

Sebab dalam Peraturan Walikota (Perwal) menyebutkan, jika penerima tidak bisa menerima bansos maka bansos tidak bisa dialihkan. Sehingga otomatis uangnya akan kembali ke kas negara.

“Karena dalam pembagian bansos tidak boleh tidak sesuai ketentuan. Jika salah sasaran, kita akan tarik kembali,” ucapnya.

Ia mengatakan, ada beberapa alasan sehingga mereka tidak bisa menerima bansos. Di antaranya yaitu penerima sudah meninggal dunia dan tidak ada ahli waris, pindah alamat dan tidak ada di tempat.

“Kemudian banyak penerima bansos yang dia tinggal di Kabupaten Bandung. Ada yang ganda, jadi dia sudah menerima bantuan dari Kemensos,” tuturnya.

“Ada juga yang tidak mau menerima bansos. Mungkin karena kelurahan salah sasaran, NIK dan KK ganda, mereka terdaftar di DTKS jadi sudah pasti mereka tidak diberikan bansos,” imbuhnya.

Sementara untuk bansos yang bersumber dari APBN, terang Tono, yaitu bantuan berupa pangan non tunai yaitu sembako. Dengan target 64.852 KPM realisasi 64.852 KPM.

“Alhamdulillah capaiannya sudah 100 persen, karena verifikasi data di Dinsos sudah semakin baik,” ucapnya.

Ada juga beras dari Kementerian Sosial dengan masing-masing PKH akan menerima 10Kg dibagikan dalam dua tahap. Tahap pertama memiliki target 108.457 KPM kini sudah terealisasi 106.705 KPM atau 98.38 persen.

Lalu tahap kedua dengan target 55.341 KPM kini sudah terealisasi 100 persen.

Bantuan lainnya yaitu berupa beras 5kg dengan target 6000 KPM, sudah terealisasi 5.870 atau 97.83 persen.

Sementara untuk bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dengan menyasar data DTKS, memiliki target 45.280 KPM, kini sudah terealiasi 44.953 KPM atau 99,28 persen.

“Selanjutnya untuk BST (Bantuan Sosial Tunai) dengan target 63.317 KPM terealisasi 62.105 atau 98.09 persen ini data DTKS,” tuturnya.(tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merasa Dirugikan, Nasabah  Kembali Melaporkan PT. Pegadaian Syariah  Ke Pihak Berwajib

    Merasa Dirugikan, Nasabah Kembali Melaporkan PT. Pegadaian Syariah Ke Pihak Berwajib

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Cabang PT Pegadaian Syariah Persero (CPS) Kebonjati Sukabumi kembali dilaporkan oleh Siti Nurlela selaku nasabah ke Polres Sukabumi Kota atas dugaan adanya pelanggaran aturan pengadaian Syariah. Siti Nurlela, sebelumnya merasa dirugikan, akibat ketidak sesuaian dengan sistem klausul baku perbankan syariah dan adanya dua perjanjian yang tidak bisa dibenarkan secara aturan sehingga deliknya […]

  • Wali Kota Sukabumi Sebut, P2RW Mampu Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    Wali Kota Sukabumi Sebut, P2RW Mampu Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Artinya, dari Rp25 juta, ternyata bisa lebih dari Rp100 juta pembangunannya. Ini membuktikan jika P2RW benar-benar menjadi daya ungkit dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. “P2RW ini juga, sebagai upaya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah, agar bisa dirasakan hasilnya […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi: Metro Jabar Trans Sebagai Solusi Macet

    Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi: Metro Jabar Trans Sebagai Solusi Macet

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mengatakan rebranding Bus Rapid Transit (BRT) dengan nama Metro Jabar Trans (MJT) yang kemudian dioperasikan mulai 1 Januari 2025 menjadi salah satu solusi kemacetan di wilayah Bandung Raya. “Kami berharap hadirnya Metro Jabar Trans dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi […]

  • DPRD Bandung Bahas Implikasi Pemisahan Kementerian Haji di Daerah

    DPRD Bandung Bahas Implikasi Pemisahan Kementerian Haji di Daerah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — DPRD Kota Bandung menerima audiensi dan silaturahmi dari unsur kepengurusan haji terkait penyesuaian kelembagaan pasca pemisahan Kementerian Haji dan Umrah di tingkat pusat. Pertemuan digelar di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Rabu (7/4/2026). Audiensi tersebut dihadiri jajaran Komisi IV DPRD Kota Bandung, antara lain Ketua Komisi IV H. Iman Lestariyono, S.Si., […]

  • Kang Yana Optimis Pemuda Bisa Berinovasi dan Berkreasi Di Tengah Pedemi Covid-19

    Kang Yana Optimis Pemuda Bisa Berinovasi dan Berkreasi Di Tengah Pedemi Covid-19

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana optimis para pemuda Kota Bandung sebagai agen perubahan selalu berinovasi dan berkreasi di tengah pandemi Covid-19. Sehingga pemuda tetap bisa berkontribusi bagi pembangunan khususnya di Kota Bandung. Yana menyampaikan itu saat membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung di DPD KNPI Jawa Barat, […]

  • Lapas Ciamis Jadi Sorotan, Program Musik Warga Binaan Didukung Menteri dan Label Musik

    Lapas Ciamis Jadi Sorotan, Program Musik Warga Binaan Didukung Menteri dan Label Musik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Ciamis,Mbinews  – Kreativitas warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis mendapat perhatian luas, termasuk dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Apresiasi tersebut muncul usai kunjungan musisi Pepeng Setia Band ke Lapas Ciamis pada Kamis, 30 April 2026. Dalam kunjungannya, Pepeng menyatakan kesiapannya untuk terlibat langsung dalam konser mahakarya musik yang digagas oleh […]

expand_less