Breaking News
Trending Tags

Rampung Tersalurkan, Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono memastikan, program bantuan sosial (bansos) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM baik yang bersumber dari APBD maupun APBN sudah selesai dibagikan.

Menurutnya, seluruh bansos yang telah disalurkan bagi warga Kota Bandung dipastikan tepat sasaran. Sebab data yang digunakan bersumber dari data primer yang paling terbaru dan akurat.

“Alhamdulillah program bansos di Kota Bandung baik dari APBN maupun APBD tidak ada permasalahan yang berarti. Pencapaian target sudah di atas 90 persen,” kata dia pada Bandung Menjawab, Selasa 7 September 2021.

Di Kota Bandung, terang Tono, ada beberapa program bansos selama PPKM. Di antaranya yaitu bantuan bersumber dari APBD Kota Bandung senilai Rp.30 miliar dengan target 60.000 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Bantuan ini menyasar data non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Dinsos memberi kuota kepada setiap wilayah dan aparat kewilayahan yang akan mengusulkan siapa saja penerima bansos. Syaratnya, harus sesuai dengan kriteria.

Adapun kriteria yang harus dipenuhi yaitu buruh harian, pekerja informal, disabilitas, lansia, mereka yang belum pernah menerima bantuan, mereka yang pernah terpapar dan terdampak Covid-19.

“Pendistribusian ini cepat melalui BJB dengan menggunakan barcode. Alhamdulillah pendistribusian tahap 1-3 lancar. Dari kuota 60.000 sudah terealisasi 99,62 persen atau 59.469 KPM,” terangnya.

Sehingga, kata dia, masih ada sisa kuota. Namun meski begitu, Dinsos tak bisa mengalihkan bansos ke pihak lain.

Sebab dalam Peraturan Walikota (Perwal) menyebutkan, jika penerima tidak bisa menerima bansos maka bansos tidak bisa dialihkan. Sehingga otomatis uangnya akan kembali ke kas negara.

“Karena dalam pembagian bansos tidak boleh tidak sesuai ketentuan. Jika salah sasaran, kita akan tarik kembali,” ucapnya.

Ia mengatakan, ada beberapa alasan sehingga mereka tidak bisa menerima bansos. Di antaranya yaitu penerima sudah meninggal dunia dan tidak ada ahli waris, pindah alamat dan tidak ada di tempat.

“Kemudian banyak penerima bansos yang dia tinggal di Kabupaten Bandung. Ada yang ganda, jadi dia sudah menerima bantuan dari Kemensos,” tuturnya.

“Ada juga yang tidak mau menerima bansos. Mungkin karena kelurahan salah sasaran, NIK dan KK ganda, mereka terdaftar di DTKS jadi sudah pasti mereka tidak diberikan bansos,” imbuhnya.

Sementara untuk bansos yang bersumber dari APBN, terang Tono, yaitu bantuan berupa pangan non tunai yaitu sembako. Dengan target 64.852 KPM realisasi 64.852 KPM.

“Alhamdulillah capaiannya sudah 100 persen, karena verifikasi data di Dinsos sudah semakin baik,” ucapnya.

Ada juga beras dari Kementerian Sosial dengan masing-masing PKH akan menerima 10Kg dibagikan dalam dua tahap. Tahap pertama memiliki target 108.457 KPM kini sudah terealisasi 106.705 KPM atau 98.38 persen.

Lalu tahap kedua dengan target 55.341 KPM kini sudah terealisasi 100 persen.

Bantuan lainnya yaitu berupa beras 5kg dengan target 6000 KPM, sudah terealisasi 5.870 atau 97.83 persen.

Sementara untuk bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dengan menyasar data DTKS, memiliki target 45.280 KPM, kini sudah terealiasi 44.953 KPM atau 99,28 persen.

“Selanjutnya untuk BST (Bantuan Sosial Tunai) dengan target 63.317 KPM terealisasi 62.105 atau 98.09 persen ini data DTKS,” tuturnya.(tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tukarkan Kartu ATM bjb Lama Dan Rasakan Manfaat Dan Keunggulan Kartu ATM Berteknologi Chip

    Tukarkan Kartu ATM bjb Lama Dan Rasakan Manfaat Dan Keunggulan Kartu ATM Berteknologi Chip

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seorang nasabah bank bjb di Bandung, Sisca Wuri, mengaku sudah lega karena telah mengganti Kartu ATM/Debet magnetik miliknya menjadi kartu baru berteknologi chip. Sisca menceritakan dengan kartu ATM bjb chip yang barunya itu, ia merasa lebih aman dalam melakukan transaksi. “Ya sekarang merasa jauh lebih aman. Apalagi saya sering dengar berita kasus […]

  • PWI Peduli Bentuk Satgas, Bantuan Diarahkan Untuk Wartawan Dan Keluarga

    PWI Peduli Bentuk Satgas, Bantuan Diarahkan Untuk Wartawan Dan Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pada hari pertama Ramadhan, Jumat (24/4) di tengah-tengah era pandemi Covid-19 dan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),  PWI Peduli Pusat menggelar rapat. Ketua PWI Peduli Pusat M Nasir memandu rapat yg berlangsung 1,5 jam.Memanfaatkan aplikasi WhatsApp, peserta yang  terdiri dari pengurus PWI Peduli dan Ikatan Keluarga Wartawan (IKWI) mengikuti rapat dengan […]

  • Layanan Kargo Haji Pos Indonesia Kembali Dibuka Setelah Idul Adha

    Layanan Kargo Haji Pos Indonesia Kembali Dibuka Setelah Idul Adha

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Layanan kargo haji PosIND fase pertama resmi ditutup jelang Jemaah wukuf di Arafah. Menjelang bertolak ke Arafah Jemaah dianjurkan banyak beristirahat dan beribadah untuk menyiapkan kondisi fisik dan mental saat wukuf. Pada masa-masa ini aktifitas berbelanja dan pengiriman barang cenderung menurun. Pengiriman dilayani dari sejumlah titik yang tersebar di daerah Jarwal/Biban, Misfalah/Nakasyah, […]

  • RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

    RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi menolak disyahkannya RUU Cipta Kerja. Senin (05/10/20). Menurut Sekjen GMNI Cabang Sukabumi Rizki Rabiul Tsani, dalam rapat kerja RUU Cipta Kerja yang berlangsung di DPR-RI Sabtu (03/10/20), sebanyak tujuh fraksi setuju untuk melanjutkan pembahasan ke rapat paripurna DPR dan disahkan menjadi undang-undang. Sedangkan dua partai […]

  • Untuk Perkuat Persaudaraan, Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama

    Untuk Perkuat Persaudaraan, Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan tema Mari Menggapai Rido-Nya. Acara tersebut dilaksanakan di rooftop DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (2/4/2024). Hadir langsung Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD Jawa Barat sekaligus Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-Undangan Iis Rostiasih, hadir pula Penjabat (Pj) […]

  • Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), PT Pos Properti Indonesia Raih Sertifikasi ISO 37001

    Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), PT Pos Properti Indonesia Raih Sertifikasi ISO 37001

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Tantangan praktik korupsi dan penyuapan di Indonesia masih cukup besar. Mengutip pernyataan Wawan Suyatmiko, Deputi Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia, skor Corruption Perceptions Index (CPI) Indonesia tahun 2024 berada di angka 37/100 dan menempatkan Indonesia di peringkat 99 dari 180 negara yang disurvei. Meski ada peningkatan dibanding capaian tahun 2023, hasil […]

expand_less