Breaking News
Trending Tags

Rampung Tersalurkan, Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono memastikan, program bantuan sosial (bansos) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM baik yang bersumber dari APBD maupun APBN sudah selesai dibagikan.

Menurutnya, seluruh bansos yang telah disalurkan bagi warga Kota Bandung dipastikan tepat sasaran. Sebab data yang digunakan bersumber dari data primer yang paling terbaru dan akurat.

“Alhamdulillah program bansos di Kota Bandung baik dari APBN maupun APBD tidak ada permasalahan yang berarti. Pencapaian target sudah di atas 90 persen,” kata dia pada Bandung Menjawab, Selasa 7 September 2021.

Di Kota Bandung, terang Tono, ada beberapa program bansos selama PPKM. Di antaranya yaitu bantuan bersumber dari APBD Kota Bandung senilai Rp.30 miliar dengan target 60.000 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Bantuan ini menyasar data non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Dinsos memberi kuota kepada setiap wilayah dan aparat kewilayahan yang akan mengusulkan siapa saja penerima bansos. Syaratnya, harus sesuai dengan kriteria.

Adapun kriteria yang harus dipenuhi yaitu buruh harian, pekerja informal, disabilitas, lansia, mereka yang belum pernah menerima bantuan, mereka yang pernah terpapar dan terdampak Covid-19.

“Pendistribusian ini cepat melalui BJB dengan menggunakan barcode. Alhamdulillah pendistribusian tahap 1-3 lancar. Dari kuota 60.000 sudah terealisasi 99,62 persen atau 59.469 KPM,” terangnya.

Sehingga, kata dia, masih ada sisa kuota. Namun meski begitu, Dinsos tak bisa mengalihkan bansos ke pihak lain.

Sebab dalam Peraturan Walikota (Perwal) menyebutkan, jika penerima tidak bisa menerima bansos maka bansos tidak bisa dialihkan. Sehingga otomatis uangnya akan kembali ke kas negara.

“Karena dalam pembagian bansos tidak boleh tidak sesuai ketentuan. Jika salah sasaran, kita akan tarik kembali,” ucapnya.

Ia mengatakan, ada beberapa alasan sehingga mereka tidak bisa menerima bansos. Di antaranya yaitu penerima sudah meninggal dunia dan tidak ada ahli waris, pindah alamat dan tidak ada di tempat.

“Kemudian banyak penerima bansos yang dia tinggal di Kabupaten Bandung. Ada yang ganda, jadi dia sudah menerima bantuan dari Kemensos,” tuturnya.

“Ada juga yang tidak mau menerima bansos. Mungkin karena kelurahan salah sasaran, NIK dan KK ganda, mereka terdaftar di DTKS jadi sudah pasti mereka tidak diberikan bansos,” imbuhnya.

Sementara untuk bansos yang bersumber dari APBN, terang Tono, yaitu bantuan berupa pangan non tunai yaitu sembako. Dengan target 64.852 KPM realisasi 64.852 KPM.

“Alhamdulillah capaiannya sudah 100 persen, karena verifikasi data di Dinsos sudah semakin baik,” ucapnya.

Ada juga beras dari Kementerian Sosial dengan masing-masing PKH akan menerima 10Kg dibagikan dalam dua tahap. Tahap pertama memiliki target 108.457 KPM kini sudah terealisasi 106.705 KPM atau 98.38 persen.

Lalu tahap kedua dengan target 55.341 KPM kini sudah terealisasi 100 persen.

Bantuan lainnya yaitu berupa beras 5kg dengan target 6000 KPM, sudah terealisasi 5.870 atau 97.83 persen.

Sementara untuk bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dengan menyasar data DTKS, memiliki target 45.280 KPM, kini sudah terealiasi 44.953 KPM atau 99,28 persen.

“Selanjutnya untuk BST (Bantuan Sosial Tunai) dengan target 63.317 KPM terealisasi 62.105 atau 98.09 persen ini data DTKS,” tuturnya.(tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskusi Hangat: Perkuat Ketahanan NKRI dengan Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya

    Diskusi Hangat: Perkuat Ketahanan NKRI dengan Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    BANDUNG,, MBInews.id – Diskusi hangat mewarnai pertemuan dan silaturahmi antara Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi (Pangdam III Siliwangi), Mayor Jenderal Kunto Arief Wibowo bersama jajaran Pengurus PWI Jawa Barat, di Ruang Tirtayasa Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh No.9 Kota Bandung, Rabu 15 Februari 2023. Pertemuan Pangdam III Siliwangi, Mayor Jenderal Kunto Arief Wibowo bersama PWI […]

  • Tegaskan Tidak Cawe-cawe, Pj Walikota Sukabumi Merasa Dijebak Dalam Rangkaian Haornas 2024

    Tegaskan Tidak Cawe-cawe, Pj Walikota Sukabumi Merasa Dijebak Dalam Rangkaian Haornas 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ramai menjadi sorotan publik perihal netralitas kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-41 tingkat Kota Sukabumi, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji merasa dijebak. Hal tersebut diutarakan usai menghadiri pembukaan acara di Lapang Merdeka Sukabumi, Kamis (19/09/2024). Dalam acara yang digelar Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi tersebut, diikuti oleh peserta […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Sambut Rangkaian Kirab Pemilu 2024

    Pemerintah Kota Sukabumi Sambut Rangkaian Kirab Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – KPU Kota Sukabumi beserta unsur Forkopimda Kota Sukabumi, menerima langsung estapet Kirab Pemilu 2024 yang sebelumnya diadakan di Kabupaten Cianjur. Dalam acara yang diadakan di Plaza Balaikota Sukabumi tersebut, rangkaian Kirab Pemilu 2024 diterima diterima langsung oleh Sekretaris Kota Sukabumi, Dida Sembada, Senin (30/10). “Alhamdulilah, hari ini kami dari Pemerintah Kota Sukabumi […]

  • 35 Persen Anak Di Kota Sukabumi Miliki KIA

    35 Persen Anak Di Kota Sukabumi Miliki KIA

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi mencatat sudah pembuatan Kartu Indonesia Anak (KIA) di Kota Sukabumi sudah mencapai 35 persen. “Sebanyak 31.461 anak di Kota Sukabumi saat ini sudah memiliki Kartu Indonesia Anak (KIA) dari total 101.805 anak yang ada di Kota Sukabumi,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi. […]

  • Pademi Covid-19, Sektor Pariwisata Di Kota Bandung Semakin Lesu

    Pademi Covid-19, Sektor Pariwisata Di Kota Bandung Semakin Lesu

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Sejak PPKM darurat diberlakukan. Sektor pariwisata di Kota Bandung semakin lesu, terlebih saat ini kebijakan diperpanjang hingga tanggal 9 Agustus 2021. Pasalnya sejak pemberlakuan PSBB secara proporsional Juni lalu, tempat wisata dan tempat hiburan di Kota Bandung sudah tidak beroperasi mengikuti instruksi pemerintah. Hal tersebut diakui oleh Kepala Bidang Kepariwisataan Disbudpar Kota Bandung, Edward […]

  • Pertemuan Aliansi Pedagang Pasar Baru Kota Bandung dengan PT DSMJ

    Pertemuan Aliansi Pedagang Pasar Baru Kota Bandung dengan PT DSMJ

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., menghadiri undangan Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu (AP2B2) Kota Bandung, pada kegiatan Silaturahmi Halalbihalal dan Penyampaian Aspirasi Pedagang, di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung. Jumat, 3 Mei 2024. Ketua Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu, Djoko P. Sasongko, mengatakan, pertemuan ini menindaklanjuti […]

expand_less