Breaking News
Trending Tags

Rampung Tersalurkan, Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono memastikan, program bantuan sosial (bansos) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM baik yang bersumber dari APBD maupun APBN sudah selesai dibagikan.

Menurutnya, seluruh bansos yang telah disalurkan bagi warga Kota Bandung dipastikan tepat sasaran. Sebab data yang digunakan bersumber dari data primer yang paling terbaru dan akurat.

“Alhamdulillah program bansos di Kota Bandung baik dari APBN maupun APBD tidak ada permasalahan yang berarti. Pencapaian target sudah di atas 90 persen,” kata dia pada Bandung Menjawab, Selasa 7 September 2021.

Di Kota Bandung, terang Tono, ada beberapa program bansos selama PPKM. Di antaranya yaitu bantuan bersumber dari APBD Kota Bandung senilai Rp.30 miliar dengan target 60.000 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Bantuan ini menyasar data non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Dinsos memberi kuota kepada setiap wilayah dan aparat kewilayahan yang akan mengusulkan siapa saja penerima bansos. Syaratnya, harus sesuai dengan kriteria.

Adapun kriteria yang harus dipenuhi yaitu buruh harian, pekerja informal, disabilitas, lansia, mereka yang belum pernah menerima bantuan, mereka yang pernah terpapar dan terdampak Covid-19.

“Pendistribusian ini cepat melalui BJB dengan menggunakan barcode. Alhamdulillah pendistribusian tahap 1-3 lancar. Dari kuota 60.000 sudah terealisasi 99,62 persen atau 59.469 KPM,” terangnya.

Sehingga, kata dia, masih ada sisa kuota. Namun meski begitu, Dinsos tak bisa mengalihkan bansos ke pihak lain.

Sebab dalam Peraturan Walikota (Perwal) menyebutkan, jika penerima tidak bisa menerima bansos maka bansos tidak bisa dialihkan. Sehingga otomatis uangnya akan kembali ke kas negara.

“Karena dalam pembagian bansos tidak boleh tidak sesuai ketentuan. Jika salah sasaran, kita akan tarik kembali,” ucapnya.

Ia mengatakan, ada beberapa alasan sehingga mereka tidak bisa menerima bansos. Di antaranya yaitu penerima sudah meninggal dunia dan tidak ada ahli waris, pindah alamat dan tidak ada di tempat.

“Kemudian banyak penerima bansos yang dia tinggal di Kabupaten Bandung. Ada yang ganda, jadi dia sudah menerima bantuan dari Kemensos,” tuturnya.

“Ada juga yang tidak mau menerima bansos. Mungkin karena kelurahan salah sasaran, NIK dan KK ganda, mereka terdaftar di DTKS jadi sudah pasti mereka tidak diberikan bansos,” imbuhnya.

Sementara untuk bansos yang bersumber dari APBN, terang Tono, yaitu bantuan berupa pangan non tunai yaitu sembako. Dengan target 64.852 KPM realisasi 64.852 KPM.

“Alhamdulillah capaiannya sudah 100 persen, karena verifikasi data di Dinsos sudah semakin baik,” ucapnya.

Ada juga beras dari Kementerian Sosial dengan masing-masing PKH akan menerima 10Kg dibagikan dalam dua tahap. Tahap pertama memiliki target 108.457 KPM kini sudah terealisasi 106.705 KPM atau 98.38 persen.

Lalu tahap kedua dengan target 55.341 KPM kini sudah terealisasi 100 persen.

Bantuan lainnya yaitu berupa beras 5kg dengan target 6000 KPM, sudah terealisasi 5.870 atau 97.83 persen.

Sementara untuk bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dengan menyasar data DTKS, memiliki target 45.280 KPM, kini sudah terealiasi 44.953 KPM atau 99,28 persen.

“Selanjutnya untuk BST (Bantuan Sosial Tunai) dengan target 63.317 KPM terealisasi 62.105 atau 98.09 persen ini data DTKS,” tuturnya.(tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded: Alhamdulillah PPKM Level Tiga Aman Dan Terkendali, Kota Bandung Semakin Sehat

    Oded: Alhamdulillah PPKM Level Tiga Aman Dan Terkendali, Kota Bandung Semakin Sehat

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level Tiga di Kota Bandung berjalan dengan aman dan terkendali. Hal ini, dipastikan oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial nampak dari tren laju Covid-19 yang terus menurun. Itu juga diikuti dengan menurunnya keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR (Bed Occupancy Rate). Per Sabtu, 28 Agustus 2021, […]

  • Kota Bandung harus Punya Pusat Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik

    Kota Bandung harus Punya Pusat Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi S.H., mendorong lahirnya pusat peningkatan kualitas tenaga pendidik di Kota Bandung. Terlebih dengan tantangan zaman yang semakin besar saat ini. Kota Bandung harus punya pusat peningkatan kualitas tenaga pendidik, karena akan berdampak pada dunia pendidikan kita pada 5-10 tahun mendatang,” ujar Asep Mulyadi, pada Kegiatan […]

  • SAWARGI Berbagi Santunan Anak Yatim, Dhuafa dan Jompo

    SAWARGI Berbagi Santunan Anak Yatim, Dhuafa dan Jompo

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Kegiatan launching bakti sosial untuk anak yatim, dhuafa dan jompo yang gelar Persatuan Wartawan Siliwangi (SAWARGI) berjalan dengan lancar. Bertempat di RM Saung Injuk, Warung Lobak Soreang (22/12/24), Acara dihadiri pengurus dan juga Ketua SAWARGI serta 10 orang penerima santunan yang memang layak menerima bantuan mulai dari kaum dhuafa, jompo dan […]

  • Sinergi BRI, DJKN dan BPN Diperkuat, Gebyar Lelang Nusantara 2026 Sasar 500 Transaksi di Bandung

    Sinergi BRI, DJKN dan BPN Diperkuat, Gebyar Lelang Nusantara 2026 Sasar 500 Transaksi di Bandung

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 1.723
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office (RO) 09 Bandung secara resmi menggelar pembukaan Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 di Menara Bank BRI Bandung, Selasa (06/10/2026). Program akselerasi nasional yang berlangsung mulai 1 Oktober hingga 30 November 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya BRI memperkuat efektivitas pemulihan aset (recovery) […]

  • Musrenbang Tingkat Kelurahan Gedong Panjang, Lebih Banyak Usulkan Kegiatan Fisik

    Musrenbang Tingkat Kelurahan Gedong Panjang, Lebih Banyak Usulkan Kegiatan Fisik

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Berbeda dengan kelurahan lainnya, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, lebih banyak mengusulkan pada sektor kegiatan fisik, dalam Musrenbang tingkat Kelurahan, untuk pembangunan di 2026. Lurah Gedong Panjang Bunyamin mengatakan, banyak sekali yang diusulkan oleh warga terkait dengan rencana pembangaun di tahun 2026 mendatang. Terutama pada kegiatan fisik. “Setelah kita musyawarahkan pada hari […]

  • Tuntas Dibahas Badan Anggaran, APBD Tahun 2022 Kota Sukabumi Siap Dievaluasi Gubernur Jawa Barat

    Tuntas Dibahas Badan Anggaran, APBD Tahun 2022 Kota Sukabumi Siap Dievaluasi Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews,id– Tuntas dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, Akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2022 siap diserahkan ke Gubernur Jawa Barat. “Alhamdulilah telah dilakukan penandatanganan kesepakatan persetujuan bersama raperda tentang APBD 2022. Yang kemudian akan diserahkan ke Guberbur Jawa barat untuk dilakukan evaluasi sekitar 15 hari kerja,”ujar Wali Kota Sukabumi dalam Rapat […]

expand_less