Breaking News
Trending Tags

Merasa Dirugikan, Nasabah Kembali Melaporkan PT. Pegadaian Syariah Ke Pihak Berwajib

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI MBInews.id – Cabang PT Pegadaian Syariah Persero (CPS) Kebonjati Sukabumi kembali dilaporkan oleh Siti Nurlela selaku nasabah ke Polres Sukabumi Kota atas dugaan adanya pelanggaran aturan pengadaian Syariah.

Siti Nurlela, sebelumnya merasa dirugikan, akibat ketidak sesuaian dengan sistem klausul baku perbankan syariah dan adanya dua perjanjian yang tidak bisa dibenarkan secara aturan sehingga deliknya ke Pidana.

“Dugaannya ada tindak pidana tentang perlindungan konsumen dalam klausal baku perbankan syariah, karena melebihi bank konvensional umumnya” kata Nurlela. Senin (31/08/2020).

Menurut Nurlela, meskipun PT Pegadaian Syariah Persero (CPS) menganut fatwa DSN MUI, hal itu berbeda dengan kenyataan dengan aturan yang telah ditetapkan didalamnya.

“Setelah saya pahami ternyata kami duga melenceng dari aturan-aturan, contoh halnya dengan Fatwa DSN no.19 tahun 2014, yang besar Mu’nah itu tidak lebih dari pinjaman. Sementara ini lebih” ucapnya.

Sementara itu, Suami Siti Nurlela, Tedi Ginanjar menyebutkan, PT Pegadaian Syariah Persero (CPS) diduga telah melanggar UU Perlindungan Konsumen pasal 18, UU KIP dan HAM.

“Ketika ada perselisihan, pihak konsumen boleh mengadu kepada pihak yang berwenang. Namun ini tidak diperbolehkan sebelumnya. Jadi saat kami meminta kebijakan malah pihak PT CPS meminta untuk kembali topup untuk membayar tagihan sesuai aturan Presdirnya” ucapnya.

Seharusnya, menurut Ginanjar, PT CPS memberlakukan aturan syariat tersebut sesuai dengan sesuai Fatwa DSN MUI sebagai tolok ukurnya. Malah sewenang-wenang

“Fatwa DSN MUI tidak dipakai, hukum positif juga sama. Jadi memakai hukum landasan yang mana. Kita Ini hidup di NKRI jadi sesuai saja dengan aturan yang berlaku di negara kita” pungkasnya.

Sementara itu, mbinews.id masih berusaha menghubungi pihak PT CPS. Namun hingga saat belum ada jawaban dari pihak terkait (Dian).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Jabar dan PT POS Berikan Service dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Kurir

    BAZNAS Jabar dan PT POS Berikan Service dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Kurir

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali mengadakan kegiatan “Thanks To Muzaki” , BAZNAS Jabar berkolaborasi dan PT Pos Indonesia menghadirkan layanan service dan ganti oli gratis bagi 100 orang kurir PT Pos Indonesia melalui bengkel binaan BAZNAS, Z-Auto. Kegiatan ini digelar di Gedung Kantor Pos Processing Center, Jl. Soekarno-Hatta […]

  • Kota Bandung, Butuh Banyak Inovasi

    Kota Bandung, Butuh Banyak Inovasi

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id – Kompetisi data terbuka Bandung Datathon resmi ditutup dengan menghasilkan berbagai inovasi yang muncul dari 10 finalis perlombaan tersebut. Bandung Datathon 2019 merupakan kompetisi inovasi dari pemanfaatan data terbuka yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Melbourne, Australia, Bloomberg Philanthropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS), dan Inkubator Bisnis Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi […]

  • Walikota Sukabumi Minta, SKPD Secepatnya Lakukan Penyerapan Anggaran

    Walikota Sukabumi Minta, SKPD Secepatnya Lakukan Penyerapan Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar segera melakukan penyerpan anggaran. Pasalnya, berdasarkan hasil pertemuan terbatas dengan Presdien RI Joko Widodo pada Kamis lalu, (27/5/2021). Bahwa penyerapan anggaran tingkat Jawa barat masih rendah. “Jadi pertemuan dengan Pak presdien, yang dihadiri oleh seluruh Kepala daerah se Jawa Barat. Presiden […]

  • Relawan TIK dan KIM Kota Sukabumi Resmi Dikukuhkan

    Relawan TIK dan KIM Kota Sukabumi Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pengurus Cabang (Pengcab) Relawan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Kota Sukabumi, beserta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tiga Kelurahan yang ada di Kota Sukabumi dikukuhkan. Acara yang berlangsung di Balaikota Sukabumi tersebut, dihadiri langsung oleh Ketua Relawan TIK Provinsi Jawa Barat Muhammad Nur Fajar Muharrom, Jumat (18/03/2022). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) […]

  • Rekonsolidasi PERMAHI Bandung: Menguji Integritas, Meneguhkan Supremasi Hukum dan Demokrasi Konstitusional

    Rekonsolidasi PERMAHI Bandung: Menguji Integritas, Meneguhkan Supremasi Hukum dan Demokrasi Konstitusional

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 743
    • 0Komentar

    Oleh: Aryolla Noerzain, S.H. Tanggal 12 Oktober 2026 menjadi momentum penting bagi Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) dalam melakukan rekonsolidasi dan regenerasi kepemimpinan. Tanggal yang sama juga mengingatkan bangsa Indonesia pada tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002, serangan terorisme yang menewaskan 202 orang dan melukai ratusan lainnya. Dua puluh empat tahun setelah tragedi tersebut, ingatan […]

  • Belum Ada Solusi, Lapas Kelas IIB Sukabumi Over Kapasitas

    Belum Ada Solusi, Lapas Kelas IIB Sukabumi Over Kapasitas

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas 2B Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar menjelaskan kondisi kapasitas warga binaan pemasyarakatan (WBP), yang sudah melampaui batas. Hingga saat ini, berdasarkan data yang ada, over capacity yang terjadi di Lapas Kelas 2B Sukabumi, sudah mencapai 150 persen dari total maksimal kapasitas hunian di dalam lapas. “Berdasarkan data […]

expand_less