Breaking News
Trending Tags

Hari Pers Nasional 2022: PWI Dukung Agenda Green Dan Mitigasi Iklim

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mbinews.id – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya berdiskusi dengan Ketua Panitia Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 Auri Jaya, di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Jumat (10/9).

Diskusi berkaitan dengan agenda peringatan Hari Pers Nasional (HPN ) tahun 2022 yang akan diselenggarakan di Sulawesi Tenggara (Sultra), yang puncak acaranya berlangsung pada 9 Februari 2022.

Dalam pertemuan tersebut Menteri Siti mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam Peringatan Hari Pers Nasional 2022 dapat menggaungkan isu-isu kepedulian terhadap lingkungan hidup dan kehutanan melalui aksi-aksi lapangan, seperti: rehabilitasi mangrove, rintisan Program Kampung Iklim (Proklim), dan pelepasliaran satwa. Itu semua mengarah pada upaya pembangunan hijau di Indonesia.

“Jadi nanti kegiatan pro lingkungan di HPN 2022, bisa menjadi program PWI dan Kementerian LHK, yakni rehabilitasi mangrove, Kampung Iklim Wartawan, dan pelepasliaran satwa dilindungi di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai,” ujar Siti Nurbaya.

Isu penanggulangan perubahan iklim penting untuk digaungkan saat ini karena masyarakat dunia makin merasakan akibat nyata dari krisis iklim, seperti bencana hidrometeorologis kebakaran hutan yang semakin sering terjadi di seluruh dunia.

Menteri Siti ingin agar PWI dapat membantu menggugah kepedulian publik melalui penggaungan isu pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan khususnya isu penanggulangan perubahan iklim.

Menanggapi hal tersebut, Auri Jaya mengatakan bahwa isu terkait lingkungan hidup akan menjadi salah satu tema peringatan HPN 2022, selain masalah masa depan wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan media.

“Masalah lingkungan hidup akan menjadi salah satu isu penting yang diangkat dalam peringatan HPN 2022 karena lingkungan hidup masih akan menjadi isu penting dan relevan dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Auri Jaya dalam pertemuan tersebut.

Auri Jaya dan Wakil Bendara Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Dar Edi Yoga pun setuju kegiatan yang akan dilakukan pada peringatan HPN 2022 antara lain menggagas program Kampung Iklim Wartawan di Kendari.

Menteri Siti menambahkan jika Program Kampung Iklim (Proklim) merupakan salah satu upaya besar adaptasi perubahan iklim yang sedang dikerjakan oleh KLHK bersama masyarakat di tingkat tapak.

Proklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh KLHK dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK, serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Siti Nurbaya mengatakan, program Kampung Iklim yang dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa akan segera diperkenalkan pada saat puncak Hari Pers Nasional 2022.

Ia pun menjelaskan jika Proklim akan diusung pula pada forum The 26th UN Climate Change Conference of the Parties (COP26) di Glasgow, Skotlandia pada 31 October 2021 mendatang.

Sejumlah pejabat KLHK ikut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Sekjen KLHK Bambang Hendroyono, Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Helmi Basalamah, Direktur Konservasi Tanah dan Air Muhammad Zainal Arifin, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Sri Tantri Arundhati, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Nunu Anugrah.(pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikuti Protokol Kesehatan, Masyarakat Sambut Antusias Salat Jumat Perdana Di Masjid Agung Al-Ukhuwah Kota Bandung

    Ikuti Protokol Kesehatan, Masyarakat Sambut Antusias Salat Jumat Perdana Di Masjid Agung Al-Ukhuwah Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Masyarakat menyambut antusias salat Jumat perdana di Masjid Agung Al-Ukhuwah Kota Bandung. Hal iu ditunjukan dengan kesidiplinan jemaah dan pengurus masjid melaksanakan protokol kesehatan dan aturan sesuai Peratuwan Wali Kota (Perwal) Nomor 32 Tahun 2020. Para jemaah mengisi saf salat dengan menjaga jarak. Para jemaah mengenakan masker. Sebagian besar jemaah juga membawa […]

  • Wali Kota Bandung: Dari Pengangkutan Sampah Bermasalah, Sampai Kebutuhan Penitipan Anak Bisa Terpetakan di Laci RW

    Wali Kota Bandung: Dari Pengangkutan Sampah Bermasalah, Sampai Kebutuhan Penitipan Anak Bisa Terpetakan di Laci RW

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Apa jadinya jika sebuah RW memiliki “bank data” warganya sendiri? Itulah yang kini Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan ingin wujudkan di Kota Bandung lewat inovasi Layanan Catatan Informasi RW atau Laci RW. Program ini sederhana, tapi sangat bermanfaat. Semua data warga dikumpulkan secara detail, jumlah balita, kondisi kesehatan, potensi stunting, pengelolaan […]

  • Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi  Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

    Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Layak Anak (KLA) adalah kota yang mampu merencanakan, menetapkan serta menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, telah membentuk Kecamatan Layak Anak (Kelana) dan dan Desa/Kelurahan Layak Anak (Dekelana). “Belum lama ini kita sudah sosialisasikan Kelana dam Dekelana, […]

  • P2RW Dimulai, Camat Baros: Ditargetkan Selesai Bulai Agustus

    P2RW Dimulai, Camat Baros: Ditargetkan Selesai Bulai Agustus

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca kick off yang dilakukan di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi beberapa waktu lalu, Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) kini sudah mulai dilaksanakan di beberapa wilayah Kota Sukabumi, Jumat (08/07). Seperti halnya di Kecamatan Baros, P2RW sudah mulai dilaksanakan. Hal tersebut, disampaikan lagsung oleh Camat Baros R. Samiarto, seperti dilansir dari laman […]

  • Bandung Bersolek, Penataan PKL Menyasar Kawasan Strategis Kota

    Bandung Bersolek, Penataan PKL Menyasar Kawasan Strategis Kota

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan memperluas penataan pedagang kaki lima (PKL) ke sejumlah kawasan strategis secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menciptakan kota yang lebih tertib, nyaman, dan ramah bagi masyarakat. Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menegaskan bahwa penataan […]

  • DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 412
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pembahasan revisi regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Sukabumi masih terus bergulir. DPRD Kota Sukabumi bersama pemerintah daerah kini tengah menggodok perubahan aturan tersebut dengan menunggu sinkronisasi kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, mengatakan revisi regulasi tidak dapat dilakukan secara […]

expand_less