Breaking News
Trending Tags

Turunkan Angka Kematian Ibu Dan Bayi Melalui Gerakan Bandung Salamina

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, salah satu visi pembangunan Kota Bandung yaitu ingin menghadirkan kota yang unggul.

Untuk mewujudkannya harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas baik secara lahir maupun batin. Termasuk di dalamnya unggul dalam bidang kesehatan.

“Kesehatan ini adalah pondasi. Salah satu tolak ukur yaitu keselamatan ibu hamil dan bayi,” kata Ema saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Penyelamat Ibu dan Anak di Harris Hotel Festival Citylink, Selasa 28 September 2021.

Ema mengakui, hingga saat ini angka kematian ibu dan bayi masih relatif tinggi. Maka diperlukan strategi khusus untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi.

Salah satunya dengan mengoptimalisasi peran posyandu. Karena, posyandu merupakan garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat.

“AKB (angka kematian bayi) dan AKI (angka kematian ibu) termasuk di Kota Bandung angkanya relatif tinggi. Saya lihat AKB lebih besar datanya dari pada AKI,” terangnya.

Di tempat sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Anhar Hadian mengungkapkan, faktor sosial budaya menjadi salah satu permasalahan mendasar yang menyebabkan kematian ibu dan bayi.

“Adanya keterlambatan dan perlu adanya penanganan terpadu dari semua pihak,” ungkapnya.

Maka melalui tagline Bandung Salamina ‘Bandung Selamatkan Nyawa Ibu dan Bayi’, Dinkes berkolaborasi dengan Jhpiego akan menghimpun berbagai pihak untuk membentuk tim penyelamat ibu dan bayi.

Perlu diketahui, Jhpiego organisasi nirlaba internasional yang bergerak meningkatkan kesehatan wanita dan keluarga.

“Melalui Rakor ini juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dalam upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan, untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi harus dimulai dari hulu. Yakni mengedukasi mulai dari calon pengantin, dan ibu hamil.

“Ada yang namanya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dia hamil sampai bayi berusia 2 tahun. Kita edukasi agar dari 0-1000 hari, ibu menjaga asupan gizi bayi,” terangnya.

“Dan mulai bayi lahir sampai dia usia 2 tahun dianjurkan pakai ASI untuk mencegah terjadinya stunting,” tambahnya.

Di samping itu, untuk mencegah terjadinya kematian ibu maupun bayi, selama masa kehamilan harus rutin memeriksa kandungan ke dokter.

“Minimal 4 kali, biar terpantau kondisi ibu dan bayinya,” tuturnya. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Menyusul adanya komentar salah satu Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan, tentang permintaannya kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara menggunaakan Basa Sunda dalam rapat, ternyata mendapat sorotan tajam dari Ketua Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Indra Lesmana Sidik. Menurutnya, Bahasa Sunda itu merupakan bahasa daerah yang diakui negara, […]

  • Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, PT Jamkrindo Salurkan TJSL di Serang

    Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, PT Jamkrindo Salurkan TJSL di Serang

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dalam rangka Ramadan dan sekaligus sebagai rangkaian peringatan HUT ke-55 pada 1 Juli 2025 mendatang, PT Jamkrindo melakukan kegiatan Safari Ramadan di beberapa daerah. Dalam kegiatan Safari Ramadan, berbagai kegiatan sosial dilakukan. Diantaranya, pembagian paket sembako gratis, santunan kepada anak yatim piatu, serta bantuan perlengkapan ibadah dan Musola. Direktur Utama, Jamkrindo Akhmad Purwakajaya […]

  • Perlu Evaluasi, Gugus Tugas PSBB Bandung Raya “14 Hari Diperpanjang Atau Tidak”

    Perlu Evaluasi, Gugus Tugas PSBB Bandung Raya “14 Hari Diperpanjang Atau Tidak”

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung belum dapat memastikan perpanjangan atau pemberhentian masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, Hal tersebut harus melalui evaluasi yang lebih holistik. Termasuk juga dengan kota/kabupaten lain yang melaksanakan PSBB Bandung Raya. “Gugus tugas akan terus mengevaluasi. Kita lihat nanti apakah setelah 14 hari perpanjang atau […]

  • Usai Libur Idulfitri, ASN Pemkot Bandung Wajib Kembali Bekerja Di Kantor

    Usai Libur Idulfitri, ASN Pemkot Bandung Wajib Kembali Bekerja Di Kantor

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Para pegawai Pemerintah Kota Bandung wajib hadir dan bekerja seperti biasa pada Senin 9 Mei 2022 atau hari pertama masuk kerja setelah libur cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. Hal itu juga sejalan dengan perintah Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Ia mewajibkan seluruh ASN (PNS dan P3K) di jajaran Pemkot Bandung […]

  • Penurunan Kasus C-19, Gugus Tugas Putuskan, Mang Oded : Pemberlakuan AKB Berdasarkan Pelacakan Secara Masif

    Penurunan Kasus C-19, Gugus Tugas Putuskan, Mang Oded : Pemberlakuan AKB Berdasarkan Pelacakan Secara Masif

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Ketua Umum Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan keputusan untuk pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bedasarkan kondisi di lapangan. Kasus virus corona saat ini sudah mulai landai dan bahkan cenderung menurun. Oded menegaskan, kendati data menunjukan penurunan hal itu bukanlah karena Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berhenti melacak. Justru pengujian […]

  • Sukabumi Alami Inflasi Tertinggi di Jabar, Pemerintah Siapkan Langkah Pengendalian

    Sukabumi Alami Inflasi Tertinggi di Jabar, Pemerintah Siapkan Langkah Pengendalian

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 3,54 persen pada Agustus 2025. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Jawa Barat, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi. Kepala BPS Kota Sukabumi, Dani Jaelani, menjelaskan bahwa inflasi dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran. “Kelompok dengan inflasi tertinggi adalah perawatan pribadi […]

expand_less