Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, yang membuat omset penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merosot jauh, salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, lakukan inovasi untuk membantu para pelaku UMKM saat masa pandemi Covid-19.

“Niat kami adalah membantu para pelaku UMKM, yang selama pandemi Covid-19 saat ini menjadi salah satu sektor yang amat sangat terdampak. Oleh sebab itu, kami berharap bisa sebanyak-banyaknya membuka gerai Jajanan Kue Sibih ini sebanyak-banyaknya, untuk membantu pelaku UMKM,” tutur Cepi Mutaqin owner Toserba Selamat Sukabumi, Sabtu (30/10/2021).

Lanjutnya, stan jajanan kue subuh yang sudah berjalan selama satu tahun ini, memang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM, untuk membantu pemasaran produk mereka. Dengan konsep bagi hasil, para pelaku UMKM yang menitipkan produknya, tak perlu repot-repot memikirikan biaya sewa tempat, tim pemasaran, hingga meja display produk.

“Persyaratan awalnya, kita hanya meminta tes food dahulu, sebelum produk tersebut di pasarkan. Tanpa mereka dibebankan berbagai biaya sewa tempat, nantinya sistimnya bagi hasil dengan kami, sebesar 20 persen. Jadi penjual tidak perlu memikirkan biaya di awal, karena bagi hasil 20 perseb tersebut, hanya bagi produk yang telah terjual,” ungkapnya.

Masih menurut Cepi, pihaknya bukan semata-mata menjualkan produk saja. Namun terkadang sering juga produk yang masuk ke jajanan kue subuh, menjadi terupgrade.

“Kadang kita juga sering memberi saran kepada mereka, untuk menaikkan nilai jual produk mereka. Kan di kita ada tees food dahulu, setelah kita coba rasa produk tersebut, ternyata dengan nilai jual sekian, kita rasa agak rendah, akhirnya kita sarankan untuk menaikkan nilai jual produk tersebut. Alhamdulilalah jadi membantu menaikkan omset penjualan para pelaku UMKM yang selama ini terdampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Cepi menambahkan, sejak masa pandemi Covid-19 yang melanda pada tahun 2020 silam, banyak dari pelaku UMKM, khususnya di Kota Sukabumi, yang omset penjualan usahanya terdampak. Bahkan menurutnya, tak sedikit pula warga yang dulunya menjadi pekerja, namun karena terkena pemutusan hubungan kerja akhirnya membuat mereka putar arah menjadi pelaku UMKM, untuk bisa menghidupi kebutuhan hidupnya.

“Kita disini berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi para pelaku UMKM, agar bisa memasarkan produk mereka, sehinga bisa membantu kebutuhan hidup mereka. Dan alhamdulilah, dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi sangat tinggi. Pak Wali Kota Sukabumi, juga sering berkunjung ke gerai jajanan kue subuh, serta turut serta memposting produk-produk UMKM yang ada di jajanan kue subuh ini,” ungkapnya.

Ratusan produk UMKM dari berbagai pelaku UMKM yang dipasarkan di Toserba Selamat Sukabumi pada kegiatan “Jajanan Kue Subuh”.

Sejak awal diadakan pada tahun 2020 kemarin, setiap harinya tak kurang dari ratusan pelaku UMKM, yang menitipkan produknya untuk dipasarkan di jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi.

“Turn over pelaku UMKM yang menitipkan produknya setiap hari itu sangat tinggi. Lebih dari 100 pelu UMKM yang menitipkan produk-produknya, dan rata-rata setiap pelaku UMKM, menitipkan lebih dari 1 produk,” paparnya.

Terkait pembagian hasil keuntungan yang diterapkan pada jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi, Cepi mengatakan bahwa para pelaku UMKM bisa mengambil hasil penjualan produknya kapan saja.

“Uang penjualan produk, sudah kami pisahkan yang 80 persennya. Jadi mereka yang ingin mengambil pada setiap hari, atau tiga hari sekalai, silahkan. Karena uang mereka sudah dipisahkan,” bebernya.

Dengan adanya inovasi ini, Cepi berharap bisa membantu para pelaku UMKM, maupun warga yang memenag terdampak pandemi Covid-19, untuk melanjutkan usaha kembali.

“Kami ingin dengan adanya jajanan kue subuh ini, bisa memabntu mereka yang putus kerja, ataupun pedagang yang omsetnya menurun drastis saat pandemi. Karena respon warga terhadap jajanan kue subuh ini sangat tinggi. Alhamdulilah, banyak produ yang habis terjual di jajanan kue subuh ini. Sekalipun pada stan jajanan kue subuh masih belum habis terjual, produk tersebut, kami display kembali di dalam supermarket kami,” tandasnya. M. Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Pemkot Bandung Dan Cimahi Sukses Hadirkan Kolam Retensi

    Kolaborasi Pemkot Bandung Dan Cimahi Sukses Hadirkan Kolam Retensi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Cimahi terus berkolaborasi menyelesaikan sejumlah masalah. Salah satunya masalah banjir. Kolaborasi Pemkot Bandung dengan Pemkot Cimahi mampu menghadirkan Kolam Retensi Pasir Kaliki di Jalan Budi Kota Cimahi. Kolam ini berada di wilayah Kota Cimahi. Namun pembangunannya dilaksanakan oleh Pemkot Bandung. Pada Rabu 16 Februari 2022, kolam retensi […]

  • Penertiban Aset Perusahaan Di Jalan Anyer Dalam, Sebagai Upaya Menjaga Aset Negara

    Penertiban Aset Perusahaan Di Jalan Anyer Dalam, Sebagai Upaya Menjaga Aset Negara

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Penjagaan aset perusahaan menjadi salah satu fokus kegiatan KAI saat ini. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga dan mengamankan aset negara dari pihak lain yang tidak memiliki hak atas aset negara tersebut. Manager Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardoyo mengatakan bahwa sebagai wujud keseriusan KAI dalam menjaga aset negara dan sekaligus melakukan optimalisasi aset […]

  • Insentif Guru PPPK Naik Tajam, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Disiplin dan Kinerja Tak Bisa Ditawar

    Insentif Guru PPPK Naik Tajam, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Disiplin dan Kinerja Tak Bisa Ditawar

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan, seiring kebijakan kenaikan insentif guru PPPK paruh waktu yang melonjak dari Rp300 ribu menjadi Rp1,1 juta per bulan. Kenaikan ini disebut sebagai bagian dari strategi penguatan fiskal dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kota Sukabumi pada 2026. Penegasan itu disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri […]

  • DPRD Kota Sukabumi Fraksi Golkar Soroti APBD Yang Tidak Terserap Tahun 2019

    DPRD Kota Sukabumi Fraksi Golkar Soroti APBD Yang Tidak Terserap Tahun 2019

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Adanya beberapa pekerjaan pembangunan bersumber dari bantuan diluar APBD Kota Sukabumi yang tidak terserap di tahun 2019 menjadi sorotan para wakil rakyat. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Golkar Yunus Suhandi, Ia meminta kepada Pemkot Sukabumi, agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali di tahun 2020 ini. […]

  • DPRD Kota Sukabumi Akan Segera Melakukan Pembahasan Raperda PBG

    DPRD Kota Sukabumi Akan Segera Melakukan Pembahasan Raperda PBG

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Rancangan Peraturan Darah (Raperda) tentang retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kota Sukabumi, tak lama lagi akan dibahas oleh DPRD Kota Sukabumi. Hal itu menyusul, setelah draft raperda yang sudah masuk ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Sukabumi, Kamis (17/03/2022). “Iya, kita akan segera melakukan pembahasan Rraperda PBG di bulan […]

  • Yana: Usia 88 Tahun Persib Bandung Semakin Memberikan Warna

    Yana: Usia 88 Tahun Persib Bandung Semakin Memberikan Warna

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Memasuki usia 88 tahun, Persib Bandung diharapkan bisa semakin memberikan warna tersendiri dalam persepakbolaan Indonesia. Tak hanya itu, bertambahnya usia juga diharapkan tak melupakan 36 Persatuan Sepak Bola yang dahulunya “pemilik” Persib Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI Bandung saat menghadiri […]

expand_less