Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Insentif Guru PPPK Naik Tajam, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Disiplin dan Kinerja Tak Bisa Ditawar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan, seiring kebijakan kenaikan insentif guru PPPK paruh waktu yang melonjak dari Rp300 ribu menjadi Rp1,1 juta per bulan. Kenaikan ini disebut sebagai bagian dari strategi penguatan fiskal dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kota Sukabumi pada 2026.

Penegasan itu disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri rapat bersama Kepala BKPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, di ruang pertemuan Balai Kota Sukabumi. Kamis (26/02/2026). Pertemuan turut dihadiri Ketua PGRI Kota Sukabumi dan perwakilan guru PPPK paruh waktu se-Kota Sukabumi.

“Kami berkomitmen membangun Kota Sukabumi dengan kebijakan yang terukur. Peningkatan kesejahteraan guru harus berjalan seiring dengan peningkatan kinerja, integritas, dan inovasi,”tegas Ayep dalam arahannya.

Pemkot Sukabumi menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026 sebagai fondasi penguatan fiskal. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan pembangunan tanpa mengorbankan kualitas layanan publik, khususnya sektor pendidikan.

Menurut Ayep, belanja pegawai yang tinggi harus diimbangi dengan kapasitas fiskal yang kuat. Namun di sisi lain, ia memastikan guru tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

“Belanja pegawai besar adalah konsekuensi. Tetapi kapasitas fiskal harus kita perkuat. Sektor strategis seperti pendidikan tidak boleh terdampak, justru harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Pemkot juga menyoroti pentingnya kedaulatan birokrasi dan peningkatan indeks pendidikan daerah. Aparatur sipil negara didorong untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk memahami kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Kenaikan insentif menjadi salah satu keputusan yang langsung dirasakan para guru. Sebanyak 79 guru bersertifikat pendidik kini menerima total penghasilan Rp3,1 juta per bulan, termasuk tunjangan profesi. Sementara itu, 522 guru non-serdik dan tenaga kependidikan turut memperoleh penyesuaian kebijakan kesejahteraan.

Perwakilan guru PPPK paruh waktu menyampaikan apresiasi atas kebijakan tersebut. Mereka berharap keberlanjutan kontrak serta peluang menjadi aparatur sipil negara dapat terus diperjuangkan.

Menanggapi aspirasi itu, pemerintah menyatakan akan mengupayakan solusi melalui penguatan fiskal dan optimalisasi APBD, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami tidak menutup mata terhadap aspirasi. Namun semua harus ditempuh dengan perhitungan fiskal yang matang dan kebijakan yang bertanggung jawab,” kata Ayep.

Di akhir pertemuan, Ayep mengingatkan, kenaikan kesejahteraan harus dibarengi komitmen moral dan profesionalisme.

“Kejujuran, amanah, konsistensi, dan inovasi adalah fondasi. Kesejahteraan meningkat, maka kualitas pengabdian juga harus meningkat,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara simbolis menyerahkan SPPT – PBB P2 tahun 2025 kesetuap kecamatan. Penyerahan ini dilakukan dalam Rapat Koordinasi Kewilayahan. Daalm sambutanya Ayep mengatakan, kepada pihak kecamatan dan kelurahan agar segera menyampaikan SPPT – PBB P2 kepada para wajib pajak, kemudian aparatur di setiap kecamatan dan kelurahan bersama Badan Pengelolaan Keuangan […]

  • Wali Kota Bandung Melantik 86 Penjabat Lingkungan Pemkot

    Wali Kota Bandung Melantik 86 Penjabat Lingkungan Pemkot

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melantik 86 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Pelantikan dilaksanakan di Plaza Balai Kota Bandung secara terbuka, Jumat (8/5/2020). Terdapat 4 orang pejabat eselon III.b, 16 pejabat eselon IV.a, dan 66 pejabat eselon IV.b yang dilantik.  “Pelantikan kali […]

  • Himasi Laporkan Soal Pasar Pelita Ke PN Kota Sukabumi

    Himasi Laporkan Soal Pasar Pelita Ke PN Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan Mahasiswa tergabung dalam pengurus besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB HIMASI) mendatangi kantor Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Rabu siang (30/6/2021). Didampingi kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Ferdinand Associates, PB Himasi laporkan aduan gugatan hukum terkait pembangunan pasar Pelita. Sekjen PB HIMASI Danial Fadhilah, mengatakan, dalam gugatan hukum tersebut ada tergugat dan […]

  • Juli 2024, Kota Sukabumi Inflasi Y-onY Sebesar 1,82 Persen

    Juli 2024, Kota Sukabumi Inflasi Y-onY Sebesar 1,82 Persen

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi alami inflasi Year on Year (y-on-y) pada Juli 2024 sebesar 1,82 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,1. “Iya, berdasarkan data dari BPS Kota Sukabumi, Kita alami inflasi y-on-y sebesar v1,82 persen pada Juli 2024,”ujar Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni […]

  • Pengamat Kota Sukabumi : Pemkot Lambat Distribusikan Bantuan Covid-19 Akan Dijadikan Manfaat  Bank Emok..?

    Pengamat Kota Sukabumi : Pemkot Lambat Distribusikan Bantuan Covid-19 Akan Dijadikan Manfaat Bank Emok..?

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Beberapa pengamat sosial di Sukabumi menilai, pemerintah harus secepatnya membuka keran Jaringan Pengaman Sosial (JPS) bagi masyarakat, terutama yang berdampak oleh covid-19. Pasalnya, jika terlambat dalam penyaluran berbagai bantuan, ini akan dijadikan pemanfaatan oleh bank emok.”Saya menilai jika Pemda lambat mendistribusikan bantuan, ini akan dimanfaatkan oleh bank emok yang memberikan mudah kepada […]

  • BPKPD Kota Sukabumi Jemput Bola Layanan Pajak Lewat Program Ngakeul

    BPKPD Kota Sukabumi Jemput Bola Layanan Pajak Lewat Program Ngakeul

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 365
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, melalui UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) terus memperkuat pelayanan perpajakan daerah dengan menghadirkan inovasi  Nganjang ka Kelurahan (Ngakeul). Program jemput bola tersebut dilakukan, untuk mendekatkan layanan administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) langsung kepada masyarakat di tingkat kelurahan. Kepala UPTD PPD PBB-P2 BPKPD […]

expand_less