Breaking News
Trending Tags

Insentif Guru PPPK Naik Tajam, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Disiplin dan Kinerja Tak Bisa Ditawar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan, seiring kebijakan kenaikan insentif guru PPPK paruh waktu yang melonjak dari Rp300 ribu menjadi Rp1,1 juta per bulan. Kenaikan ini disebut sebagai bagian dari strategi penguatan fiskal dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kota Sukabumi pada 2026.

Penegasan itu disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri rapat bersama Kepala BKPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, di ruang pertemuan Balai Kota Sukabumi. Kamis (26/02/2026). Pertemuan turut dihadiri Ketua PGRI Kota Sukabumi dan perwakilan guru PPPK paruh waktu se-Kota Sukabumi.

“Kami berkomitmen membangun Kota Sukabumi dengan kebijakan yang terukur. Peningkatan kesejahteraan guru harus berjalan seiring dengan peningkatan kinerja, integritas, dan inovasi,”tegas Ayep dalam arahannya.

Pemkot Sukabumi menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026 sebagai fondasi penguatan fiskal. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan pembangunan tanpa mengorbankan kualitas layanan publik, khususnya sektor pendidikan.

Menurut Ayep, belanja pegawai yang tinggi harus diimbangi dengan kapasitas fiskal yang kuat. Namun di sisi lain, ia memastikan guru tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

“Belanja pegawai besar adalah konsekuensi. Tetapi kapasitas fiskal harus kita perkuat. Sektor strategis seperti pendidikan tidak boleh terdampak, justru harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Pemkot juga menyoroti pentingnya kedaulatan birokrasi dan peningkatan indeks pendidikan daerah. Aparatur sipil negara didorong untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk memahami kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Kenaikan insentif menjadi salah satu keputusan yang langsung dirasakan para guru. Sebanyak 79 guru bersertifikat pendidik kini menerima total penghasilan Rp3,1 juta per bulan, termasuk tunjangan profesi. Sementara itu, 522 guru non-serdik dan tenaga kependidikan turut memperoleh penyesuaian kebijakan kesejahteraan.

Perwakilan guru PPPK paruh waktu menyampaikan apresiasi atas kebijakan tersebut. Mereka berharap keberlanjutan kontrak serta peluang menjadi aparatur sipil negara dapat terus diperjuangkan.

Menanggapi aspirasi itu, pemerintah menyatakan akan mengupayakan solusi melalui penguatan fiskal dan optimalisasi APBD, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami tidak menutup mata terhadap aspirasi. Namun semua harus ditempuh dengan perhitungan fiskal yang matang dan kebijakan yang bertanggung jawab,” kata Ayep.

Di akhir pertemuan, Ayep mengingatkan, kenaikan kesejahteraan harus dibarengi komitmen moral dan profesionalisme.

“Kejujuran, amanah, konsistensi, dan inovasi adalah fondasi. Kesejahteraan meningkat, maka kualitas pengabdian juga harus meningkat,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Belum Optimal, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Akan Mendorong Peningkatan PAD

    Dinilai Belum Optimal, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Akan Mendorong Peningkatan PAD

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Wawan Juanda menyikapi terkait belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi yang ada saat ini, Jumat (24/06). Menurutnya, hingga saat ini PAD Kota Sukabumi yang bersumber dari sektor pendapatan pajak daerah, masih bisa dioptimalsisakan kembali. Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Sampaikan Langsung […]

  • Selama Liburan Lebaran Tingkat Okupansi Menunjukkan Tren Peningkatan Signifikan

    Selama Liburan Lebaran Tingkat Okupansi Menunjukkan Tren Peningkatan Signifikan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Tingkat hunian hotel atau okupansi di Kota Bandung selama libur Lebaran 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan. Kondisi ini sejalan dengan melonjaknya jumlah wisatawan yang datang ke kota tersebut. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, okupansi hotel bintang tiga hingga lima berada di atas 50 persen. Sementara secara keseluruhan, tingkat hunian mendekati angka tersebut. […]

  • Kang Yusep Siap Bersinergi dengan Masyarakat di Pemilu 2024

    Kang Yusep Siap Bersinergi dengan Masyarakat di Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG- Brigjen TNI (Purn) Yusep Sudrajat siap menjemput takdir di perhelatan Pemilu 2024 mendatang. Caleg (Calon Legislatif) DPR RI 2024 Dapil 2 Jabar (Kab. Bandung dan KBB) mengaku optimis dan tak ambil pusing apapun hasil pilihan masyarakat nanti. Bagi mantan prajurit TNI yang sudah kenyang malang melintang di daerah penugasan di wilayah operasi militer […]

  • Aksi Unjuk Rasa Kenaikan BBM di Kota Sukabumi, Koorlap: Pertamina Adalah Biang Keroknya

    Aksi Unjuk Rasa Kenaikan BBM di Kota Sukabumi, Koorlap: Pertamina Adalah Biang Keroknya

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sukabumi Melawan, menggeruduk halaman Gedung DPRD Kota Sukabumi. Massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat tersebut, secara tegas menolak keputusan Pemerintah Pusat terkait kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu. Koordinator aksi, Danial Fadhilah mengatakan bahwa dalam gelaran aksi unjuk rasa kali ini mereka bukan […]

  • Dua Raperda  Pemkot Sukabumi di Pending, Usulan DPRD Belum di Bahas

    Dua Raperda Pemkot Sukabumi di Pending, Usulan DPRD Belum di Bahas

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dari sepuluh program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Sukabumi, dua diantaranya dipastikan tidak akan dibahas. Kedua Propemperda tersebut, yakni, Propemperda tentang penyelenggaraan Perpajakan Daerah dan pengarustamaan gender dalam pembangunan daerah. “Tahun ini rencanaya ada sepuluh Propemperda atau Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan dibahas. Namun didalam perjalanan ternyata ada dua raperda yang akan dipending […]

  • Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi, Latih UMKM e-Commerce

    Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi, Latih UMKM e-Commerce

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali melakukan pelatihan E-commerce bagi pelaku UMKM. pelatihan tersebut tentu saja untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi dan UMKM, diera digitalisasi dan disaat masa pendemi Covid-19. Acara yang digagas oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi tersebut, dihadiri langsung oleh Walikota SUkabumi Achmad Fahmi. di Salah […]

expand_less