Breaking News
Trending Tags

PRIHATIN, Ratusan Penjaga Sekolah di Kota Bandung Belum Terima Honor Selama Lima Bulan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda).Kota Bandung No.2 tahun 2018 ,bahwa Pemerintah memberikan honorarium sesuai UMR ( Upah Minimum Kota ) kepada tenaga pendidik,pemberian honorarium kepada penjaga sekolah yang besar Rp.1,5 juta jauh dibawah UMK Kota Bandung,hal ini pihak Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui sekolah sekolah telah melanggar Perda yang ada.Demikian Anggota Komisi A Dprd Kota Bandung Asep Sudraja SAP mengatakan kepada Mbinewa kemarin (Kamis 9/10/2021) di Bandung.

Sevbanyak 350 orang penjaga sekolah SD dan SMP di Kota Bandung sudah lima bulan lamanya belum membayar honornya, padahal Penjaga Sekolah yang merupakan tenaga pendidik sangat membutuhkan kebutuhan hidup,bahkan ada yang sakit tidak bisa berobat karena tidak punya biaya, penjaga sekolah yang termasuk tenaga pendidik mempunya tuas berat yaitu menjaga keamanan dan membersihan sekolah di dalam sekolah dan dilingkungan sekolah.

Tenaga pendidik yang mempunyai tugas yang sangat penting dan memerlukan tanggung jawab yang berat harusnya pendapat perhatian sekolah,Dinasd pendidikan Kota Bandung atau walikota Bandung, tapi sejak bulan Juli 2021 telah mengadukan nasibnya ke Komisi D DPRD Kota Bandung belum ada solusinya.padahal Komisi A DPRD Kota bandung telah beberkali memanggil kepala Dinas pendidikan Kota Bandung,tapi yang hadir adalah stap yang tidak bisa mengambil kebijakan.bahkan telah beberapa kali memanggil Kepala Dinas pendidikan,bahkan dalam waktu dekat akan memanggil walikota Bandung,agar permasalahn ini dapat di selesaikan.

Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung, Asep Sudrajat SAP lebih jauh mengatakan ,komisi A memanggil fihak eksekuti karena telah melanggar Perda,”sebetulnya komisi D DPRD Kota bandung telah menyampaikan aspirasi penjaga sekolah ini kepada pihak Dinas pendidikan,tidak terselaikan karena yang ikut rapat hanya staf yang tidak bisa mengambil kebijakan,oleh karena itu diharapkan Wali Kota Bandung memberikan solusi terkait honorarium tenaga pendidik di Kota Bandung. Saat ini, masih banyak tenaga pendidik yang upahnya dibawah UMK Kota Bandung masih belum sesuai peraturan, terutama penjaga sekolah,”ungkapnya

Dewan terus berharap kepada Wali Kota Bandung, harus lebih mencoba melihat apa yang terjadi kepada tenaga pendidik, yang masih belum mendapatkan haknya sesuai peraturan yang berlaku,kegelisahan tenaga pendidikan tersebut berawal dari aspirasi yang disampaikan ke DPRD Kota Bandung, sehingga pihaknya akan mengawal hal tersebut, agar para tenaga pendidik non ASN tersebut dapat memperoleh haknya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penyampaian aspirasi itu sudah benar kepada Dewan ,Aspirasi dari teman-teman tenaga pendidik ini, kita lihat hidup belum layak dan hak mereka yang belum sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam Perda. Rata-rata penjaga sekolah hanya digaji Rp1,5 juta, jauh dari layak untuk membiayai penghidan se hari hari.

Menurut Asep Sudrajat SAP keluhan para penjaga sekolah di Kota Bandung juga mengeluhkan akan gajinya yang belum dibayar hingga 5 bulan. Maka harus dapat perhatian khusus dari pemerintah terutama wali kota Bandung.tapi sampai sekarang Walikota Bandung be;lum memberikan solusinya ,padahal Komisi D dan Komisi A DPRD Kota Bandung, telah memanggil Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk berdiskusi dan mencari solusi terkait persoalan tersebut.karna hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama, karena peran dari tenaga pendidik ini yang besar, dalam melahirkan pendidikan bermutu di Kota Bandung.

Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Aries Supriatna SH.MH berharap Pemerintah Kota Bandung dapat memberikan kesejahteraan kepada para penjaga sekolah di Kota Bandung.Mengingat pengabdian dari penjaga sekolah yang bertahun-tahun bahkan puluhan tahun, namun kesejahteraan mereka masih belum sesuai. Hal tersebut di sampaikan pada Audiensi Forum Penjaga Sekolah Kota Bandung (FPSKB) di Gedung DPRD Kota Bandung, pada sat penyampaian aspirasi,harapan tersebut sampai sekarang belum terwujud.

Ketidak sesuaian Perda terkait aturan gaji atau bantuan bagi penjaga sekolah. gaji penjaga sekolah sekitar Rp1.5 juta tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih di masa pandemi Covid-19. Harusnya ada kepekaan dari Dinas pendidikan Kota Bandung dan pihak Sekolah akan kesejahteraan Penjaga Sekolah, berdasarkan Perda No. 2 tahun 2018 dan Perwal No. 18 tahun 2020, maka gaji penjaga sekolah minimal UMK
Editor: Cucu

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Pemilu Berkualitas, Sekolah Politik Untuk Warga Siap Digelar

    Wujudkan Pemilu Berkualitas, Sekolah Politik Untuk Warga Siap Digelar

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski pemilu 2024 masih jauh, tapi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung sudah menyiapkan strategi menyambutnya. Hal itu terungkap saat Bawaslu bersilahturahmi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Rabu, 12 Januari 2022, Atas hal itu, Plt. Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, akan memberikan dukungan penuh demi terwujudnya pemilu berintegritas dan berkualitas di […]

  • Gratis! Pajak Balik Nama Dan Bebas Tunggakan Kelima Kendaraan Bermotor

    Gratis! Pajak Balik Nama Dan Bebas Tunggakan Kelima Kendaraan Bermotor

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) masih berlangsung sampai 31 Agustus 2022 di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung. Program ini bertujuan untuk membantu pemilik kendaraan menuntaskan kewajiban hanya dengan membayar pajak pokok tahun ini, tanpa dikenakan denda. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pemilik kendaraan, di antaranya wajib memiliki STNK, KTP, […]

  • Diharapkan Tranportasi Publik di Kota Bandung Bisa Mendukung Kaum Disabilitas

    Diharapkan Tranportasi Publik di Kota Bandung Bisa Mendukung Kaum Disabilitas

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Komisi III DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Komunikasi Disabilitas Jawa Barat, di Ruang Rapat Komisi III, Senin, 4 Agustus 2025. merupakan perwakilan dari disabilitas Bandung Independent Living Centre (BILIC), Disabilitas Tanpa Batas (DTB), yayasan pesantren disabilitas Mihrab Quran, hingga Kawan Stroke Indonesia (KASI). Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, […]

  • Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo Ke Kapolres Baru AKBP Sumarni

    Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo Ke Kapolres Baru AKBP Sumarni

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kapolres Sukabumi Kota akhirnya resmi dijabat oleh AKBP Sumarni menggantikan AKBP Wisnu Prabowo pasca dilaksanakannya serah terima jabatan terhadap sejumlah pimpinan di kesatuan Polda Jabar, Rabu (27/05/2020). Sertijab berlangsung di aula Muryono Polda Jaba dipimpin oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi serta dihadiri oleh pejabat utama Polda Jabar dan diikuti oleh […]

  • Hadir di Musrenbang Kelurahan Cikundul Ini Kata Pj Wali Kota Sukabumi

    Hadir di Musrenbang Kelurahan Cikundul Ini Kata Pj Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengatakan, pentingnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai forum strategis bagi pemangku kepentingan, untuk membahas dan menyepakati program prioritas pembangunan di wilayah tersebut. Kusmana menilai, musrenbang bukan sekadar forum diskusi, melainkan langkah awal dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan yang terukur dan realistis. “Musrenbang harus dimanfaatkan secara optimal untuk […]

  • Kota Bandung Kirimkan Empat Sekolah Bersaing Di LSS Tingkat Jabar

    Kota Bandung Kirimkan Empat Sekolah Bersaing Di LSS Tingkat Jabar

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tahun ini, Kota Bandung mengirimkan 4 sekolah untuk bersaing di LSS tahun 2019. Setiap tahun, Kota Bandung selalu mengirimkan sekolah-sekolah terbaiknya untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) di tingkat Provinsi Jawa Barat Keempat sekolah tersebut yaitu TK Harapan Kasih, SD Ar-Rafi, SMPN 34 Bandung, dan MAN 2 Bandung. TK Harapan Kasih berlokasi […]

expand_less