Breaking News
Trending Tags

PRIHATIN, Ratusan Penjaga Sekolah di Kota Bandung Belum Terima Honor Selama Lima Bulan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda).Kota Bandung No.2 tahun 2018 ,bahwa Pemerintah memberikan honorarium sesuai UMR ( Upah Minimum Kota ) kepada tenaga pendidik,pemberian honorarium kepada penjaga sekolah yang besar Rp.1,5 juta jauh dibawah UMK Kota Bandung,hal ini pihak Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui sekolah sekolah telah melanggar Perda yang ada.Demikian Anggota Komisi A Dprd Kota Bandung Asep Sudraja SAP mengatakan kepada Mbinewa kemarin (Kamis 9/10/2021) di Bandung.

Sevbanyak 350 orang penjaga sekolah SD dan SMP di Kota Bandung sudah lima bulan lamanya belum membayar honornya, padahal Penjaga Sekolah yang merupakan tenaga pendidik sangat membutuhkan kebutuhan hidup,bahkan ada yang sakit tidak bisa berobat karena tidak punya biaya, penjaga sekolah yang termasuk tenaga pendidik mempunya tuas berat yaitu menjaga keamanan dan membersihan sekolah di dalam sekolah dan dilingkungan sekolah.

Tenaga pendidik yang mempunyai tugas yang sangat penting dan memerlukan tanggung jawab yang berat harusnya pendapat perhatian sekolah,Dinasd pendidikan Kota Bandung atau walikota Bandung, tapi sejak bulan Juli 2021 telah mengadukan nasibnya ke Komisi D DPRD Kota Bandung belum ada solusinya.padahal Komisi A DPRD Kota bandung telah beberkali memanggil kepala Dinas pendidikan Kota Bandung,tapi yang hadir adalah stap yang tidak bisa mengambil kebijakan.bahkan telah beberapa kali memanggil Kepala Dinas pendidikan,bahkan dalam waktu dekat akan memanggil walikota Bandung,agar permasalahn ini dapat di selesaikan.

Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung, Asep Sudrajat SAP lebih jauh mengatakan ,komisi A memanggil fihak eksekuti karena telah melanggar Perda,”sebetulnya komisi D DPRD Kota bandung telah menyampaikan aspirasi penjaga sekolah ini kepada pihak Dinas pendidikan,tidak terselaikan karena yang ikut rapat hanya staf yang tidak bisa mengambil kebijakan,oleh karena itu diharapkan Wali Kota Bandung memberikan solusi terkait honorarium tenaga pendidik di Kota Bandung. Saat ini, masih banyak tenaga pendidik yang upahnya dibawah UMK Kota Bandung masih belum sesuai peraturan, terutama penjaga sekolah,”ungkapnya

Dewan terus berharap kepada Wali Kota Bandung, harus lebih mencoba melihat apa yang terjadi kepada tenaga pendidik, yang masih belum mendapatkan haknya sesuai peraturan yang berlaku,kegelisahan tenaga pendidikan tersebut berawal dari aspirasi yang disampaikan ke DPRD Kota Bandung, sehingga pihaknya akan mengawal hal tersebut, agar para tenaga pendidik non ASN tersebut dapat memperoleh haknya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penyampaian aspirasi itu sudah benar kepada Dewan ,Aspirasi dari teman-teman tenaga pendidik ini, kita lihat hidup belum layak dan hak mereka yang belum sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam Perda. Rata-rata penjaga sekolah hanya digaji Rp1,5 juta, jauh dari layak untuk membiayai penghidan se hari hari.

Menurut Asep Sudrajat SAP keluhan para penjaga sekolah di Kota Bandung juga mengeluhkan akan gajinya yang belum dibayar hingga 5 bulan. Maka harus dapat perhatian khusus dari pemerintah terutama wali kota Bandung.tapi sampai sekarang Walikota Bandung be;lum memberikan solusinya ,padahal Komisi D dan Komisi A DPRD Kota Bandung, telah memanggil Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk berdiskusi dan mencari solusi terkait persoalan tersebut.karna hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama, karena peran dari tenaga pendidik ini yang besar, dalam melahirkan pendidikan bermutu di Kota Bandung.

Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Aries Supriatna SH.MH berharap Pemerintah Kota Bandung dapat memberikan kesejahteraan kepada para penjaga sekolah di Kota Bandung.Mengingat pengabdian dari penjaga sekolah yang bertahun-tahun bahkan puluhan tahun, namun kesejahteraan mereka masih belum sesuai. Hal tersebut di sampaikan pada Audiensi Forum Penjaga Sekolah Kota Bandung (FPSKB) di Gedung DPRD Kota Bandung, pada sat penyampaian aspirasi,harapan tersebut sampai sekarang belum terwujud.

Ketidak sesuaian Perda terkait aturan gaji atau bantuan bagi penjaga sekolah. gaji penjaga sekolah sekitar Rp1.5 juta tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih di masa pandemi Covid-19. Harusnya ada kepekaan dari Dinas pendidikan Kota Bandung dan pihak Sekolah akan kesejahteraan Penjaga Sekolah, berdasarkan Perda No. 2 tahun 2018 dan Perwal No. 18 tahun 2020, maka gaji penjaga sekolah minimal UMK
Editor: Cucu

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyiknya Wisata Edukasi Di Museum Geologi

    Asyiknya Wisata Edukasi Di Museum Geologi

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak destinasi wisata edukasi seperti museum. Sampai saat ini, tercatat ada 17 museum di Kota Bandung. Humas Bandung berkesempatan mengunjungi salah satu dari museum tersebut, yakni Museum Geologi pada Selasa 18 Januari 2022. Museum Geologi merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan yang sedang melancong […]

  • Ribuan Calon Perwira Polisi Dijadwalkan Dilantik Besok

    Ribuan Calon Perwira Polisi Dijadwalkan Dilantik Besok

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 2,073 siswa SIP Angkatan 51 Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, direncanakan akan dilantik menjadi perwira setelah mengemban pendidikan selama 7 bulan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasetukpa Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto kepada Sukabumi Ekspres. Dirinya mengatakan bahwa, sesuai agenda yang ada, dijadwalkan Kapolri […]

  • Rancang Pembangunan, Pemkot Sukabumi Libatkan Pemuda

    Rancang Pembangunan, Pemkot Sukabumi Libatkan Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Untuk memajukan suatu pembangunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, melibatkan berbagi unur. Salah satunya para pemuda. Melalui kolaborasi dengan Sukabumi Creative Hub (SCH) yang menyelenggarakan kegiatan Sukabumi Youth Planner Conference (SYPC), di Kantor Bappeda Kota Sukabumi. Jumat, (26/11/2021). Kegiatan SYPC 2021 ini, merupakan ajang pelibatan anak muda dalam […]

  • Raperda Keolahragaan Bakal Jadi Payung Hukum Sistem Data hingga Pendanaan Olahraga

    Raperda Keolahragaan Bakal Jadi Payung Hukum Sistem Data hingga Pendanaan Olahraga

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus 8 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja melanjutkan pembahasan draf Raperda tentang Keolahragaan bersama Kadispora Kota Bandung, Kabag Hukum Setksa Kota Bandung, Ketua Kormi Kota Bandung, Ketua KONIKota Bandung , Ketua NPCI, Ketua SOINA dan Tim Penyusun NA di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Selasa, 11 Juni 2024. Rapat […]

  • Tim Pemenangan Paslon Bupati Bandung  Urut -1, Cecep : Optimistis, Nia-Usman Menang

    Tim Pemenangan Paslon Bupati Bandung Urut -1, Cecep : Optimistis, Nia-Usman Menang

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SOREANG, Empat hari lagi pelaksanaan pencoblosan pada kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung 2020 akan dilaksanakan. Cecep Suhendar selaku Ketua Tim Pemenangan paslon bupati Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustia-Usman Sayogi optimistis paslon tersebut bisa memenangkan pesta demokrasi tersebut. Menurut Cecep, Nia-Usman adalah pasangan yang sangat diharapkan masyarakat. Masyarakat berharap Nia-Usman bisa menjadi pemimpin karena ada beberapa […]

  • Kolaborasi BAZNAS RI dan Jabar Perkuat Keterampilan Mahasiswa Lewat Pelatihan Barista

    Kolaborasi BAZNAS RI dan Jabar Perkuat Keterampilan Mahasiswa Lewat Pelatihan Barista

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Bandung, Mbinews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Barista Z-Coffee sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi bagi mahasiswa penerima manfaat. Kegiatan yang berlangsung di Bandung ini diikuti oleh 26 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat. Pelatihan tersebut merupakan upaya penguatan pendayagunaan zakat yang tidak hanya […]

expand_less