Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Siswa Di Kota Bandung Semangat dan Antusias Jalani PTM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sejumlah Sekolah di Kota Bandung mulai jalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Salah satunya SMP Negeri 43 Bandung.

Humas Bandung memantau jalannya Pembelajaran Tatap Muka di SMP Negeri 43 Bandung. Sejak pukul 06.30 WIB, para siswa mulai datang satu per satu ke sekolah.

Sebanyak 886 siswa nampak semangat menjalani PTM hari pertama di semester 2.

Kendati sebelumnya mereka pernah mengikuti Pembelajaran Tatap Muka, tetapi untuk PTM kali ini terasa spesial. Pasalnya, untuk pertama kalinya mereka bertemu teman-teman sekolah secara menyeluruh.

Muhammad Ragil, siswa kelas 8A misalnya. Ia mengaku semangat menjalani hari pertama masuk sekolah,

“Pernah sih (PTM) tapi berapa kali ya waktu semester ganjil. Sekarang sih senang, ketemu teman-teman lagi,” ungkapnya.

Dua tahun didominasi kegiatan belajar secara daring membuat sebagian besar siswa-siswi merasa bosan. Mereka ingin segera masuk ke sekolah dan berinteraksi lagi dengan teman-temannya.

“Kalau harus milih PJJ atau PTM, jelas aku milih PTM karena bertemu teman-teman,” ungkap Nadin Yanuar Eka Putri, siswi kelas 8I.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 43 Bandung, Khaerawati menjelaskan, PTM di SMPN 43 Bandung berjalan sesuai aturan. Ia memastikan angka vaksinasi siswa sudah mencapai 90 persen.

“Total vaksinasi sudah 90 persen. Sisa 10 persen itu karena siswa yang bersangkutan belum bisa mendapatkan vaksinasi karena alasan kesehatan,” ujar Khaerawati.

Secara teknis, alur siswa dari masuk sekolah hingga bubaran sudah diatur sedemikian rupa. Terdapat 3 sesi untuk mengatur siswa masuk sekolah guna menghindari kerumunan.

Siswa kelas 9 dijadwalkan masuk pukul 07.00 WIB, siswa kelas 8 masuk pukul 07.40 WIB. Terakhir, siswa kelas 9 masuk pukul 08.20 WIB.

Saat tiba di sekolah, para siswa diarahkan untuk mengikuti semacam alur registrasi. Para siswa diminta data kelas, lalu dicek suhu. Pengecekan suhu ini juga dilakukan saat siswa pulang sekolah nantinya.

“Pengecekan suhu saat masuk dan keluar untuk memastikan siswa-siswi dalam kondisi kesehatan yang stabil,” terang Khaerawati.

Sebagai tindakan antisipasi, SMPN 43 Bandung menyiapkan satu ruang UKS yang diperuntukkan bagi siswa kurang sehat. Khaerawati menjelaskan, siswa yang kondisi fisiknya kurang baik akan diistirahatkan di UKS.

“Apabila dalam 30 menit belum menunjukkan perbaikan kondisi, kita akan minta orang tua untuk menjemput anaknya,” beber Khaerawati.

Para guru SMPN 43 Bandung juga dipastikan dalam kondisi siap dan prima memberikan pelajaran untuk siswa-siswi. Mereka dipastikan hadir di kelas agar pembelajaran berlangsung dengan lancar.

“Selesai pembelajaran pukul 13.00 WIB. Selama 6 jam dan tanpa jam istirahat. Sudah sesuai arahan,” ungkapnya.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hari pertama di SMPN 43 Bandung juga ditinjau oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.

Ia menegaskan Kota Bandung sudah sangat siap menyongsong PTM. Hikmat juga menyebut pentingnya PTM bagi pelajar.

Menurutnya, transfer ilmu dari guru kepada murid akan lebih maksimal bila dilakukan secara luring.

“Anak-anak ini butuh contoh. Suri tauladan yakni guru, yang bisa mereka lihat secara langsung di kelas,” ujarnya.

Hikmat juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bandung. Tak lupa juga ia mengingatkan kepada seluruh pihak penyelenggara untuk sama-sama mengawal protokol kesehatan yang ketat selama PTM demi keamanan dan keselamatan bersama.

“Tahun 2045 kita sambut bonus demografi. Dukung kegiatan PTM dan jangan biarkan anak-anak terkungkung di rumah,” katanya. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana: Karyawan Sektor Pariwisata Wajib Vaksinasi

    Yana: Karyawan Sektor Pariwisata Wajib Vaksinasi

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mewajibkan karyawan sektor pariwisata seperti tempat wisata, hotel, cafe, maupun resto tervaksin Covid-19. Tempat wisata juga wajib memasang barcode Peduli Lindungi. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, hal itu merupakan syarat tempat wisata bisa dibuka kembali agar dapat melindungi pengunjung. Yana mencontohkan, jika cafe ada 20 karyawan, […]

  • Pasca Dilantiknya Pimpinan DPRD KBB 2019-2024

    Pasca Dilantiknya Pimpinan DPRD KBB 2019-2024

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Mbinews.Id– Mengucap sumpah dan janji pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa (24/9/2019) di Hotel Novena, Lembang, Bandung Barat. DPRD KBB periode ini dipimpin Rusmanto dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dengan didampingi tiga wakilnya, yakni Pipih Supriati dari Partai Gerindra, Ayi Sudrajat dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan Ida Widaningsih. Pasca dilantik sebagai unsur […]

  • Pemkot Bandung Pastikan Konsisten Dukung Pengembangan UMKM

    Pemkot Bandung Pastikan Konsisten Dukung Pengembangan UMKM

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berinovasi maupun berkreasi. Hal tersebut agar para pelaku UMKM bisa kembali menjalankan usahanya di tengah pandemi Covid-19 ini. “UMKM harus terus berinovasi dan berkreasi. Kita hadir memberikan dukungan dan stimulus, Memperkenalkan produk lewat pemasaran dan lain-lain,” kata Wakil […]

  • Kota Bandung Awali Pendataan Kependudukan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

    Kota Bandung Awali Pendataan Kependudukan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung mengawali pendataan, perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Setelah ini, pendataan akan mulai dilakukan di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia. Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menjelaskan, pendataan kependudukan ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk memenuhi hak bagi setiap orang untuk mendapatkan identitas. Tak terkecuali warga binaan […]

  • Sekretariat DPRD Jawa Barat dan DPRD Sumatera Utara Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan dan Pembahasan APBD

    Sekretariat DPRD Jawa Barat dan DPRD Sumatera Utara Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan dan Pembahasan APBD

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara membahas pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD 2024. Pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2024 menjadi inti pembahasan kunjungan kerja Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumatera Utara ke DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (13/05/2024). Kepala […]

  • Penanganan Penyakit Menular  bisa Diakomodasi oleh Perda Soal Pengendalian Covid-19

    Penanganan Penyakit Menular bisa Diakomodasi oleh Perda Soal Pengendalian Covid-19

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pada musim  Pandemi Covid-19 lalu, DPRD Kota Bandung mengesahkan Perda ( Peraturan Daerah ) Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Corona Virus Diseas (Covid-19). “Perda ini dibuat saat pandemi Covid-19, karena saat itu, banyak hal-hal yang harus dilakukan secara mendadak dan perlu payung hukum untuk melaksanakannya, […]

expand_less