Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 di Kota Sukabumi: Dorong Toleransi dan Harmoni
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 tingkat Kota Sukabumi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI , Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, memimpin langsung peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 tingkat Kota Sukabumi yang berlangsung di Lapangan MAN 2 Kota Sukabumi, Jumat (03/01/2025).
Upacara ini dihadiri unsur Forkopimda Kota Sukabumi, jajaran pemerintahan, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kusmana Hartadji, yang akrab disapa Kang Tutus, menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas.”

Pj Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji saat memimpin upacara perinatan Hari Amal Bhakti ke-79.
“Kota Sukabumi telah meraih predikat sebagai kota paling toleran. Oleh sebab itu, kita berharap ke depannya kerukunan antarumat beragama terus terjalin untuk menyongsong Sukabumi yang bahagia lahir batin, serta Indonesia Emas 2045,” ujar Kang Tutus.
Selain memberikan pesan toleransi, Kang Tutus juga membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar. Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa peringatan HAB 2025 adalah momentum untuk memperkuat komitmen jajaran Kementerian Agama dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 tingkat Kota Sukabumi.
Beberapa poin penting dalam Asta Cita meliputi penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, hak asasi manusia, serta harmoni dengan lingkungan, alam, dan budaya. Semangat ini sejalan dengan upaya meningkatkan toleransi antarumat beragama demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur.
Upacara Hari Amal Bhakti ke-79 di Kota Sukabumi menjadi momen penting untuk memperkuat semangat toleransi dan harmoni demi mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. (Ardan/Wan/Mbi)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar