Breaking News
Trending Tags

Segenggam Semangat Dari Rumah Pejuang Kanker Ambu

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Banyak harapan dan semangat dari penyintas dan pihak-pihak yang beririsan. Salah satunya dari Rumah Pejuang Kanker Ambu di Bandung.

Rumah Pejuang Kanker Ambu merupakan rumah singgah bagi pasien kanker yang sedang berobat ke Rumah Sakit di Kota Bandung.

Pasien-pasien Rumah Pejuang Kanker Ambu antara lain berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Rumah Sakit Al Islam, atau Rumah Sakit Immanuel.

Humas Kota Bandung mengunjungi Rumah Pejuang Kanker Ambu di Jalan Bijaksana Dalam 11, Kelurahan Pasteur, Sukajadi. Rumah singgah ini didirikan oleh Dewi Nurjanah pada 2012 silam.

Ambu sapaan akrab Dewi menceritakan, Rumah Pejuang Kanker Ambu adalah wujud rasa syukur dirinya yang pernah merawat putranya yang terkena kanker mata. Setelah berjuang selama 2,5 tahun sejak 2009 sampai 2011, si buah hati meninggal dunia.

“Setahun setelahnya, Ambu mendirikan Rumah Pejuang Kanker Ambu. Awalnya kami hanya ada satu rumah, di Jalan Bijaksana Dalam 11 saja. Alhamdulillah sekarang sudah ada lima rumah,” ujarnya, Jumat 4 Februari 2022.

Empat dari lima rumah tersebut berada di satu kawasan di Jalan Bijaksana Dalam, Bandung. Sedangkan satu rumah lagi berada di Garut.

Kapasitas di Rumah Pejuang Kanker Ambu bisa menampung hingga ratusan pasien. Dua dari empat rumah dikhususkan untuk merawat penyintas kanker usia anak-anak. Kapasitas satu rumahnya bisa menampung 15 orang anak.

Sedangkan dua rumah lagi dikhususkan untuk pasien dewasa dengan kapasitas yang sama.

“Mereka tinggal di Ambu karena berobat yang sangat panjang. Membutuhkan rumah, tempat bernaung, pakaian, makanan, obat-obatan hingga motivasi dan edukasi,” ucapnya.

Para pejuang kanker ini didampingi relawan rumah singgah dan juga dari pihak keluarga. Saat ini, ada 7 orang relawan tetap di Rumah Pejuang Kanker Ambu.

Selama 24 jam, rumah singgah ini tak pernah sepi. Per hari ini saja, ada 36 pasien yang tinggal di rumah singgah tersebut. Jumlah itu terdiri dari 16 pasien dewasa dan 20 pasien anak-anak.

Mereka datang bergiliran. Menurut Ambu, ada 400 pejuang kanker yang berada di bawah pendampingan Rumah Kanker Ambu.

Untuk mengisi kegiatan selain bolak-balik ke rumah sakit, Rumah Pejuang Kanker Ambu juga kerap membuat kegiatan bagi penghuninya.

Kegiatan tersebut meliputi edukasi bagi anak-anak, juga kegiatan produksi makanan. Pertengahan 2021, rumah singgah ini memproduksi makanan dengan merek Jajanan Ambu dengan melibatkan orang tua pendamping pasien kanker.

“Kegiatan edukasi biasanya dari relawan. Dalam seminggu bisa dilaksanakan dua sampai tiga kali,” terang Ambu.

Di Hari Kanker Sedunia, Ambu berharap, bisa terus mengurus rumah singgah ini. Ia juga berharap Rumah Pejuang Kanker Ambu tetap ada sampai kapanpun.

“Di momen ini, saya ingin merangkul semua orang baik untuk datang ke rumah singgah,” pesannya.

Salah seorang pejuang yang singgah di sana yaitu Salman Al Farisi. Ia berusia 16 tahun dan menderita penyakit Leukimia sejak 2020.

Pelajar asal Cianjur yang bersekolah di salah satu Madrasah Tsanawiah (MTs) di Tasikmalaya ini sebelumnya aktif sebagai anggota Pramuka dan Paskibra.

Harapannya menjadi seorang tentara terpaksa dilepaskannya. Saat ini, Salman fokus menjalani kemoterapi dan pengobatan.

“Saya optimis bisa sembuh. Pengobatan ini bisa memakan waktu hingga lima tahun. Saya baru menjalani tahun pertama,” ucapnya.

Salman juga menyemangati seluruh pejuang kanker di manapun berada. Tersenyum dan senantiasa berbuat baik adalah hal yang bisa ia lakukan.

“Untuk yang masih sehat, jaga kondisi. Jaga asupan. Apa yang saya alami karena dulunya saya sering telat makan,” pesannya.(ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disbudpar Kota Bandung Catat Jumlah Wisatawan Yang Berkunjung Ke Kota Bandung Turun 50 Persen

    Disbudpar Kota Bandung Catat Jumlah Wisatawan Yang Berkunjung Ke Kota Bandung Turun 50 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat penurunan jumlah wisatawan nusantara atau domestik yang berkunjung ke Kota Bandung sejak masa pandemi Covid-19. Tercatat pada tahun 2020 terjadi penurunan sebesar 50 persen atau berkisar 3,2 juta wisatawan jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan pada tahun 2019 yang terhitung sekitar 7,4 juta. Sedangkan wisatawan […]

  • Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Presiden Jokowi menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). Dalam pertemuan, Jokowi menyampaikan pentingnya konsep kerja sama Indo-Pasifik terkait nasib muslim Rohingya di Kota Rakhine, Myanmar. “Mengenai masalah Rakhine State, Presiden menyampaikan pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar di dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat,” kata […]

  • Susun Perencanaan Pembangunan, Bappeda Libatkan Kelompok Disabilitas, Lansia, Perempuan dan Anak

    Susun Perencanaan Pembangunan, Bappeda Libatkan Kelompok Disabilitas, Lansia, Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sebagai bentuk kepedulain untuk memprioritaskan hak kebutuhan anak, disabilitas, lansia, dan perempuan. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setemapt, menggelar Forum Group Discussion (FGD) perencanaan pembangunan bagi disabilitas, lansia, perempuan dan anak, disalah satu Hotel Kawasan Siliwangi, Kota Sukabumi. Rabu, (06/11/2024). FGD yang digelar tersebut, menjadi langkah strategis untuk […]

  • Metoda Kolaboratif Membangunkan dan Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dan Perekonomian

    Metoda Kolaboratif Membangunkan dan Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dan Perekonomian

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Karawang – Untuk membantu kepercayaan dan beban ekonomi masyarakat, Kodam III/Siliwangi menggelar kegiatan kolaboratif bersama Polda, Pemda, Pelaku Usaha dan Unsur lainnya di Sektor 18 Citarum Harum, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (04/03/2023). Kegiatan kolaboratif dikemas dalam berbagai rangkaian. Salah satunya dengan menggelar pasar murah yang menyediakan 1.000 paket sembako berisi […]

  • PJJ Tangtangan Bagi Siswa, Asep Ramdani Sang Kepala Sekolah Datangi Siswa Yang Terkendala Teknologi

    PJJ Tangtangan Bagi Siswa, Asep Ramdani Sang Kepala Sekolah Datangi Siswa Yang Terkendala Teknologi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi tantangan bagi sebagian siswa, terutama karena tidak semua keluarga mampu menjangkau teknologi yang memadai. Salah satunya yang terjadi pada siswa SMPN 59 Bandung Tak hilang akal, Kepala SMPN 59 Bandung, Asep Ramdani berinisiatif untuk menggelar pembelajaran luar jaringan (Luring) dengan melaksanakan kunjungan kepada siswa yang terkendala teknologi. […]

  • Gedong Cai Tjibadak, Umur Seabad Jadi Sumber Air Masyarakat Bandung, Simak Sejarahnya

    Gedong Cai Tjibadak, Umur Seabad Jadi Sumber Air Masyarakat Bandung, Simak Sejarahnya

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Air merupakan sumber kehidupan. Bicara soal air, Kota Bandung punya satu sumber air yang sudah ada sejak 1921. Namanya Gedong Cai Tjibadak yang terletak di Kelurahan Ledeng, Bandung. Perlu waktu setengah jam dari pusat kota untuk sampai ke sini. Aksesnya melalui samping Terminal Ledeng dan bisa dilewati oleh sepeda motor atau berjalan […]

expand_less