Breaking News
Trending Tags

Segenggam Semangat Dari Rumah Pejuang Kanker Ambu

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Banyak harapan dan semangat dari penyintas dan pihak-pihak yang beririsan. Salah satunya dari Rumah Pejuang Kanker Ambu di Bandung.

Rumah Pejuang Kanker Ambu merupakan rumah singgah bagi pasien kanker yang sedang berobat ke Rumah Sakit di Kota Bandung.

Pasien-pasien Rumah Pejuang Kanker Ambu antara lain berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Rumah Sakit Al Islam, atau Rumah Sakit Immanuel.

Humas Kota Bandung mengunjungi Rumah Pejuang Kanker Ambu di Jalan Bijaksana Dalam 11, Kelurahan Pasteur, Sukajadi. Rumah singgah ini didirikan oleh Dewi Nurjanah pada 2012 silam.

Ambu sapaan akrab Dewi menceritakan, Rumah Pejuang Kanker Ambu adalah wujud rasa syukur dirinya yang pernah merawat putranya yang terkena kanker mata. Setelah berjuang selama 2,5 tahun sejak 2009 sampai 2011, si buah hati meninggal dunia.

“Setahun setelahnya, Ambu mendirikan Rumah Pejuang Kanker Ambu. Awalnya kami hanya ada satu rumah, di Jalan Bijaksana Dalam 11 saja. Alhamdulillah sekarang sudah ada lima rumah,” ujarnya, Jumat 4 Februari 2022.

Empat dari lima rumah tersebut berada di satu kawasan di Jalan Bijaksana Dalam, Bandung. Sedangkan satu rumah lagi berada di Garut.

Kapasitas di Rumah Pejuang Kanker Ambu bisa menampung hingga ratusan pasien. Dua dari empat rumah dikhususkan untuk merawat penyintas kanker usia anak-anak. Kapasitas satu rumahnya bisa menampung 15 orang anak.

Sedangkan dua rumah lagi dikhususkan untuk pasien dewasa dengan kapasitas yang sama.

“Mereka tinggal di Ambu karena berobat yang sangat panjang. Membutuhkan rumah, tempat bernaung, pakaian, makanan, obat-obatan hingga motivasi dan edukasi,” ucapnya.

Para pejuang kanker ini didampingi relawan rumah singgah dan juga dari pihak keluarga. Saat ini, ada 7 orang relawan tetap di Rumah Pejuang Kanker Ambu.

Selama 24 jam, rumah singgah ini tak pernah sepi. Per hari ini saja, ada 36 pasien yang tinggal di rumah singgah tersebut. Jumlah itu terdiri dari 16 pasien dewasa dan 20 pasien anak-anak.

Mereka datang bergiliran. Menurut Ambu, ada 400 pejuang kanker yang berada di bawah pendampingan Rumah Kanker Ambu.

Untuk mengisi kegiatan selain bolak-balik ke rumah sakit, Rumah Pejuang Kanker Ambu juga kerap membuat kegiatan bagi penghuninya.

Kegiatan tersebut meliputi edukasi bagi anak-anak, juga kegiatan produksi makanan. Pertengahan 2021, rumah singgah ini memproduksi makanan dengan merek Jajanan Ambu dengan melibatkan orang tua pendamping pasien kanker.

“Kegiatan edukasi biasanya dari relawan. Dalam seminggu bisa dilaksanakan dua sampai tiga kali,” terang Ambu.

Di Hari Kanker Sedunia, Ambu berharap, bisa terus mengurus rumah singgah ini. Ia juga berharap Rumah Pejuang Kanker Ambu tetap ada sampai kapanpun.

“Di momen ini, saya ingin merangkul semua orang baik untuk datang ke rumah singgah,” pesannya.

Salah seorang pejuang yang singgah di sana yaitu Salman Al Farisi. Ia berusia 16 tahun dan menderita penyakit Leukimia sejak 2020.

Pelajar asal Cianjur yang bersekolah di salah satu Madrasah Tsanawiah (MTs) di Tasikmalaya ini sebelumnya aktif sebagai anggota Pramuka dan Paskibra.

Harapannya menjadi seorang tentara terpaksa dilepaskannya. Saat ini, Salman fokus menjalani kemoterapi dan pengobatan.

“Saya optimis bisa sembuh. Pengobatan ini bisa memakan waktu hingga lima tahun. Saya baru menjalani tahun pertama,” ucapnya.

Salman juga menyemangati seluruh pejuang kanker di manapun berada. Tersenyum dan senantiasa berbuat baik adalah hal yang bisa ia lakukan.

“Untuk yang masih sehat, jaga kondisi. Jaga asupan. Apa yang saya alami karena dulunya saya sering telat makan,” pesannya.(ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappeda Kota Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Pencapaian Indikator Ekonomi 2024.

    Bappeda Kota Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Pencapaian Indikator Ekonomi 2024.

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, menggelar evaluasi capaian indikator ekonomi Kota Sukabumi tahun 2024. Agenda tersebut juga, sekaligus menyusun rekomendasi strategi perbaikan dan langkah akselerasi pencapaian indikator ekonomi tahun 2025. “Hari ini kita melakukan evaluasi terkait capaian indikator ekonomi 2024,”ujar Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Asep Hendrawan. Selasa, (4/12/2024). Asep mengungkapkan, kegiatan ini […]

  • Camat Purabaya Lantik PJs Desa Purabaya

    Camat Purabaya Lantik PJs Desa Purabaya

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Camat Purabaya Nunung Nurhayati melantik Kepala Desa Purabaya Ramdani. Pelantikan yang menerapkan protokol kesehetan tersebut dilakukan di Aula Desa setempat. Rabu,(6/01/2021). Acara pelantikan juga dihadiri oleh para tokoh dan masyarakat setempat. Diantaranya, H. Dasuki dan Asep Budi kepala sekolah SMK purabayaUsai melantik Nunung beraharap kepada Kepala Desa bisa melakukan pekerjaannya sesuai tugas dan fungsinya. […]

  • Putus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona, Pemkot Sukabumi Lakukan Penyemprotan Disifektan

    Putus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona, Pemkot Sukabumi Lakukan Penyemprotan Disifektan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemkot Sukabumi melakukan penyemprotan disinfektan sepanjang Jalan A.Yani dan Seputar Pasar pelita. Dalam penyemprotan tersebut, dipimpin langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, dan melibatkan petugas dari unsur Dinas Kesehatan (Dinkes), Palang Merah Indonesia (PMI), dan relawan lainnya.”Penyemprotan ini salah satu bentuk untuk memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19,”ujar Fahmi, disela-sela penyemprotan . […]

  • Tim Ban-Ang DPRD Kota Sukabumi Sayangkan Draf Laporan APBD Perubahan Tahun 2020 Yang Tidak Sesuai

    Tim Ban-Ang DPRD Kota Sukabumi Sayangkan Draf Laporan APBD Perubahan Tahun 2020 Yang Tidak Sesuai

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Badan Anggaran (Ban-Ang) DPRD Kota Sukabumi menyayangkan adanya drat laporan APBD perubahan tahun 2020 tidak sesuai yang disampaikan oleh salah satu SKPD dengan data yang diterima oleh Ban-Ang. Hal itu terungkap saat salah satu anggota Ban-Ang dari Fraksi PPP Muchendra mempertanyakan seputar anggaran gedung kesenian.”Tadi pas rapat Ban-Ang dengan SKPD dan […]

  • Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78, Walikota Hadiri Upacara Pemeberian Remisi Kepada 366 Napi

    Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78, Walikota Hadiri Upacara Pemeberian Remisi Kepada 366 Napi

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menghadiri langsung upacara pemberian remisi terhadap 366 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Kamis (17/08). Dalam kegiatan yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi tersebut, turut diikuti pula oleh unsur Forkopimda Kota Sukabumi, serta instansi terkait lainnya. “Semoga dengan pemberian remisi […]

  • Usung Lima Pilar Pendidikan, Disdik Kota Bandung Gelar Karnaval Kemerdekaan

    Usung Lima Pilar Pendidikan, Disdik Kota Bandung Gelar Karnaval Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Suasana hari kemerdekaan belum sirna di Kota Bandung. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung masih merayakannya dengan berkarnaval di Car Free Day Dago, Minggu (25/8/2019). Sejak pukul 06.00 WIB para siswa dan guru SD serta SMP berkumpul di depan SMAN 1 Bandung untuk mempersiapkan karnaval. Kostum-kostum yang meriah lengkap dengan alat musik tradisional […]

expand_less