Breaking News
Trending Tags

Optimis Capai Target Penurunan, Pemerintah Kota Sukabumi Berjibaku Perangi Kasus Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Tekan penambahan angka baru stunting, Pemerintah Kota Sukabumi terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya kasus baru, Jumat (29/04/2022).

Berdsarkan data terbaru, Kota Sukabumi saat ini merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat, yang angka penderita stuntingnya sesuai dengan batas maksimal yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Berdsarkan ketetapan WHO, ambang batas maksimal penderita stunting pada suatu wilayah adalah 20 persen dari total jumlah penduduk. Pada Kota Sukabumi sendiri, saat ini angka penderita stunting berada pada posisi 19,1 persen.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, target Pemerintah Kota Sukabumi pada tahun 2024 mendatang, bisa menekan angka penderita stunting diangka 14 persen.

“Kami berupaya melakukan percepatan penurunan stunting seperti yang ditargetkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Fahmi saat menghadiri acara bimtek di Kantor Bappeda Kota Sukabumi beberapa waktu lalu (08/04/2022).

Lanjutnya, dengan target penurunan angka penderita stunting hingga 14 perseb tersebut, tentunya berbagai upaya harus dilakukan bersama dalam mensukseskan target tersebut.

“Kita akan berupaya menekan bersama angka stunting di Kota Sukabumi, serta kita akan berkolaborasi dengan daerah penyanggah, untuk bersama menuntaskan target penurunan angka stunting pada 2024 mendatang,” singkatnya.

Stunting merupakan adalah, suatu kondisi serius pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau anak sangat pendek, serta tubuhnya tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya dan berlangsung dalam waktu lama.

Berdsarkan data pemerintah Indonesia, Pada tahun 2021 lalu, sekitar 24 persen anak Indonesia mengalami stunting. Artinya ada 1 dari 4 anak Indonesia saat lahir, mengalami stunting.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh anak pada 1.000 hari pertama masa kehidupan, sejak didalam janin atau saat masih di embrio. Meskipun stunting merupakan penyakit yang ditandai dengan gejala fisik, namun stunting juga menghambat pertumbuhan otak. Sehingga otak tidak bisa berkembang secara maksimal, dan akan terus berdampak hingga bertumbuh dewasa.

Sebab stunting sendiri, salah satunya karena kurangnya nutrisi pada 1.000 hari pertama tadi, sedangkan 80 persen pertumbuhan otak manusia, terjadi pada 1.000 hari pertama saat berada dalam janin.

Dampak dari stunting sendiri, bisa sangat berakibat terhadap berbagai sektor, contohnya, berdasarkan data terbaru, kerugian Produk Domestik Bruto (PDB) se-Indonesia akibat stunting, bisa mencapai angka 2-3 persen pertahun. Jika angka tersebut dinominalkan, bisa mencapai 339 triliyun – 509 triliyun Rupiah pertahunnya.

Oleh sebab itu, pemerintah berusaha menekan angka penambahan stunting, termasuk juga di dengan Pemerintah Kota Sukabumi, yang menargetkan ‘Zero Kasus Baru Stunting’.

Menurut hasil penelitian, stunting memang tidak bisa disembuhkan, namun penyakit tersebut bisa dicegah, salah satunya dengan melakukan pola hidup sehat terhadap generasi muda, bahkan sebelum mereka melakukan pernikahan. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indah Kirana Resmi Ditunjuk Plt IKWI Pusat

    Indah Kirana Resmi Ditunjuk Plt IKWI Pusat

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PEKANBARU , Mbinews – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) melaksanakan silaturahmi Nasional dan konsolidasi, dengan tema “Membangun Kebersamaan, Meningkatkan Kualitas”, Jumat (7/2/2025) di Ballroom Sultan Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru. Kegiatan silaturahmi IKWI merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, yang diselenggarakan di Provinsi Riau, 6-9 Februari 2025. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua […]

  • Wali Kota Sukabumi Dorong Penguatan Literasi dan Arsip Daerah

    Wali Kota Sukabumi Dorong Penguatan Literasi dan Arsip Daerah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, dalam memperkuat budaya literasi dan tata kelola arsip kembali ditegaskan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Hal itu disampaikannya, saat menghadiri Silaturahmi dan Ekspose Pendataan Perpustakaan Tahun 2025, yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Sukabumi, di Lantai 3 Gedung Dispusip. Selasa (9/12/2025), Dalam kegiatan yang memaparkan konsolidasi pendataan […]

  • Tahun 2019, Kasus Narkotika Dominasi Paling Banyak, Kejari Kota Sukabumi Musnahkan Barang Bukti

    Tahun 2019, Kasus Narkotika Dominasi Paling Banyak, Kejari Kota Sukabumi Musnahkan Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kejahatan narkotika di Kota sukabumi cukup mendominasi. Bahkan kasus narkotika menjadi paling banyak selama dua tahun terakhir. “Tidak hanya di 2019,2018 pun narkotika mendominasi. Tahun ini saja ada 10 perkara narkotika,” ujar Kepala Kejari Kota Sukabumi Ganora Zarina usai pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kerjari Kota sukabumi, Selasa (10/12) Bahkan menurutnya, […]

  • Rotasi 20 Pejabat, Wali Kota Sukabumi Tekankan Kinerja dan Pelayanan

    Rotasi 20 Pejabat, Wali Kota Sukabumi Tekankan Kinerja dan Pelayanan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 20 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Rabu (3/6/2026). Pelantikan tersebut terdiri atas tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 12 pejabat administrator (eselon III), dan satu pejabat fungsional. Rotasi dan promosi jabatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan kinerja pemerintahan […]

  • Pemkot Sukabumi Genjot Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Program 12 PAS

    Pemkot Sukabumi Genjot Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Program 12 PAS

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 345
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem, melalui program unggulan Ayuena Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS). Program yang memasuki periode ke-2 episode ke-5 ini dilaksanakan di Kelurahan Gunung Parang dan Kelurahan Tipar, Rabu (29/4/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Kegiatan tersebut, turut […]

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Bandung terus memantapkan diri sebagai Kota Layak Pemuda. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimplementasikan program kota layak pemuda di tingkat kecamatan. Upaya ini memperoleh dukungan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung. “Kebijakan pembangunan pelayanan kepemudaan ini menjadi sektor vital. Dalam Perpres nomor 66 tahun 2017 menjelaskan tentang koordinasi […]

expand_less