Breaking News
Trending Tags

Kota Bandung Sabet Penghargaan Soal Sanitasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung meraih penghargaan Inovasi, Pengingkatan Akses Sanitasi Melalui Bang Kasep (Bangga Kagungan Septic Tank) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa kepada Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada acara Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN), dirangkaikan dengan pemberian penghargaan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Award, di Swisotel Jakarta, Rabu 25 Mei 2022.

Atas hal tersebut, Wali Kota Bandung mengucapkan syukur atas penghargaan yang diraih untuk Kota Bandung. Hal itu membuktikan, pemerintah pusat memperhatikan inovasi yang dilakukan oleh Kota Bandung.

“Alhamdulilah Bang Kasep diapresiai oleh pemerintah pusat soal sanitasi. Jadi lewat program ini mudah-mudahan dengan diberikannya penghargaan ini berarti bisa segera tuntaskan terkait ODF di Kota Bandung,” ujar Yana.

Ia menambahkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait selain sosilasisasi juga membangun secara berkala soal septic tank komunal, yang harapannya bisa 100 ODF di Kota Bandung.

“Saat ini cukup masif lewat beberapa dinas, selain sosialisasi juga membangun Septic Tank komunal, sehingga harapannya bisa ODF 100 persen,” kata Yana.

Atas hal itu, Pemkot Bandung butuh dukungan dan partisipasi masyarakat juga para pengusaha untuk membangun Kota Bandung.

“Itu pasti, karena Pemkot Bandung tidak bisa membangun kota sendiri, butuh partisipasi beberapa pihak untuk kepedulian termasuk pengusaha di Kota Bandung untuk memberikan CSR,” katanya.

Soal air minum, lanjut Yana, PDAM Tirtawening terus mendorong untuk menambah sumber air baku.

“Kami terus mendorong PDAM untuk minimal untuk menambah sumber air baku. Kalau percepatan Sambungan
Rumah (SR), tapi air bakunya kurang lalu ambil air baku pelanggan sebelumnya tentu pelayanan tidak bisa maksimal,” tuturnya.

“Beberapa upaya tersebut kami dorong, kami harap dalam beberapa waktu dekat ada sumber air baku untuk Kota Bandung,” imbuh Yana.

Di tempat yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menerangkan, sebagai aksi nyata yang berkelanjutan bahwa sanitasi harus tetap berjalan. Secara layak akses tersebut merupakan penyediaan infrastruktur layanan dasar.

“Aksi nyata sanitasi aman berkelanjutan. Akses air minum sanitasi yang layak dan aman sebagai salah satu indikator. Juga merupakan penyediaan infrastruktur layanan dasar RPJMN 2020-2024,” katanya.

“Tahun 2045 misi transformasi ekonomi, di dalamnya air minum dan sanitasi berpesan penting sehingga menyelematkan masyarakat ketersediaan air,” tuturnya.

Menurutnya, perlu kolaborasi yang kuat untuk memperbaiki sanitasi. Pandemi tentu menjadi pelajaran bahwa pentingnya air minum dan sanitasi yang memadai karena itu perlu diselesaikan dengan integrasi.

“Akses air minum dan sanitasi tentu menjadi prioritas semua penting dalam kegiatan ekonomi hingga kesehatan,” bebernya.

Perlu diketahui, Stop Buang Air Besar merupakan visi juga misi dari Kota Bandung, yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis. Dimana untuk peningkatan akses sanitasi dan percepatan Kelurahan ODF masuk dalam misi 1 dan sasaran 2 yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam Permenkes Nomor 3 tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan 5 pilar. Juga Perda Nomor 1 tahun 2020 tentang Sistem Kesehatan Daerah (pasal 35).

Lima pilar tersebut, yaitu stop buang air besar sembarangan yang menjadi prioritas target yakni ODF.

Sementara itu, data menunjukan bahwa Kota Bandung sampai dengan bulan April 2021 ODF akses sanitasi mencapai 82.63 persen atau 93 kelurahan.

Pemkot Bandung juga mempunyai strategi dengan inovasi dan kolaborasi.

Berbagai percepatan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bandung seperti Gebyar Sanitasi, Beresih Jilid 2 dirangkaikan dengan Deklarasi kota Bandung ODF, deklarasi Komitmen Kelurahan ODF hingga pembentukan satgas percepatan ODF.

Di dalamnya menunjukan pembangunan non fisik seperti Komitemen Kelurahan ODF, mengggandeng para tokoh, akademisi dan ulama untuk melakukan pemicu hingga penegakan Perda K3 bersinergi dengan Citarum Harum.

Adapun pembangunan fisik, septictank individu, optimalisssi saluran air limbah PDAM hingga Septictank Komunal Skala Besar – kecil. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Kedatangan 10 Hari Pertama Zulhijah, Global Qurban Gelar Liga 10

    Sambut Kedatangan 10 Hari Pertama Zulhijah, Global Qurban Gelar Liga 10

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Selain Dzulqa’dah, Muharram, Rajab, dan Ramadan, bulan Zulhijah adalah salah satu bulan mulia bagi umat Islam. Banyak ibadah yang hanya dapat dilakukan di bulan Zulhijah, seperti haji, puasa arafah dan tarwiyah, serta menyembelih kurban. Para ulama berpendapat, 10 hari pertama di bulan Zulhijah adalah waktu yang dimaksud oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an […]

  • Bank Bjb Raih Penghargaan Perusahaan Inspiratif Republika.co.id Award 2021

    Bank Bjb Raih Penghargaan Perusahaan Inspiratif Republika.co.id Award 2021

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) kembali menorehkan prestasi atas kinerja yang telah dicapainya. Bank Bjb meraih penghargaan “Perusahaan Inspiratif” dari Republika.co.id Award 2021 yang diserahkan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Teten Masduki dan diterima oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi serta […]

  • Resesi Ekonomi Berdampak Terhadap Pembangunan Kota Sukabumi

    Resesi Ekonomi Berdampak Terhadap Pembangunan Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, terkait kemungkinan terburuk resesi ekonomi global yang akan terjadi pada tahun 2023 mendatang, tentunya akan berdampak terhadap perencanaan pembangunan di Kota Sukabumi, Jumat (28/10). Menurut Reni, saat ini memang belum terjadi resesi, namun  Pemerintah Kota Sukabumi tentunya harus mengantisipasi […]

  • Alokasikan KUR Rp1,1 Triliun, bank bjb Dukung Program Petani Milenial

    Alokasikan KUR Rp1,1 Triliun, bank bjb Dukung Program Petani Milenial

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG,  bank bjb bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menggelar kick off program Petani Milenial di perkebunan warga di kawasan Patrol, Suntenjaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/3/2021). Kick off tersebut menjadi penanda mulai bergulirnya salah satu program unggulan Jabar dalam memajukan pertanian lokal berbasis teknologi. Dalam program tersebut, bank bjb menjadi bank […]

  • Wajib Tahu, Ini Strategi Dinkes Kota Bandung Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

    Wajib Tahu, Ini Strategi Dinkes Kota Bandung Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG – Kasus Covid-19 di Kota Bandung semakin terkendali, berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 kini Kota Bandung sudah memasuki level II alias daerah yang memiliki kasus Covid-19 berisiko rendah. Namun meski begitu masyarakat tak boleh euforia, sebab ada ancaman gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia diprediksi akan terjadi pada akhir 2021. […]

  • Capaian Retribusi Tahun 2021 Rendah, Pansus 1 DPRD Kota Bandung Desak Pemkot  Ciptakan Inovasi

    Capaian Retribusi Tahun 2021 Rendah, Pansus 1 DPRD Kota Bandung Desak Pemkot Ciptakan Inovasi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus 1 (Pansus 1) LKPJ membahas Realisasi Kinerja dari Pendapatan Retribusi Daerah Tahun Anggaran 2021 bersama Dinas Cipta Karya Bina dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, DLH, dan juga Diskominfo, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, (5/4/2022). Rapat digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan […]

expand_less