Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Bakal Kaji Analisis Beban Kerja 18 Ribu Pegawai Non-ASN

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Menanggapi surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengenai penghapusan tenaga honorer pada 2023, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menganalisis beban kerja bagi 18.000 pegawai non-ASN.

Ia berharap apapun hasil analisis yang nantinya akan menjadi kebijakan Pemkot Bandung tak akan mengganggu pelayanan publik.

“Output keputusan yang dihasilkan oleh Pemkot Bandung harapannya tidak akan mengganggu pelayanan publik pada masyarakat. Maka dari itu kami akan kaji jumlah beban kerja para non-ASN ini terlebih dahulu,” ucap Yana pada Selasa, 7 Juni 2022 saat ditemui di Pendopo Kota Bandung.

Serupa dengan Yana, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, ada beberapa langkah yang dilakukan Pemkot Bandung dalam memetakan jumlah non-ASN yang ada di Kota Bandung.

“Jumlah non-ASN kita ada 18.000. Dari sini kita petakan posisi yang harusnya itu dikerjakan ASN, tapi saat ini dipegang non-ASN ada 7.900 orang. Lalu, yang mengisi pekerjaan outsourcing itu 1.500-an orang, dan pekerjaan yang sifatnya klerikal ada 8.800 orang,” jelas Adi.

Ia menambahkan, terutama untuk 7.900 non-ASN ini harus dicek ulang kinerjanya. Hal itu untuk mengetahui kesesuaian dengan kebutuhan analisis beban kerja di Pemkot Bandung.

“Ini harus secara bertahap kita lakukan karena kita deal with people. Mereka pasti ada keingan dan harapan. Kalau untuk klerikal, sangat mungkin mereka dialihkan ke outsourcing. Tapi tetap kita lihat budget dulu,” ungkapnya.

Adi juga berharap, sumber daya manusia (SDM) Kota Bandung harus produktif, efektif, dan efisien. Terutama bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Bisa jadi PNS ini merasa beban kerjanya jadi ringan karena banyak yang bantu dari non-ASN. Padahal, perhatian pak wali kota kepada PNS kita itu tinggi. Sebagai timbal balik, para PNS juga harus bekerja lebih keras,” ujarnya.

Untuk mengefisiensikan jumlah tenaga kerja non-ASN, Adi menambahkan, pihaknya akan berkaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung sebagai penyedia outsourcing.

“Efisiennya itu memang lebih sedikit orangnya, tapi lebih produktif. Kita akan kolaborasi juga dengan Disnaker. Sedangkan untuk para biro jasa, perlu ada edukasi terlebih dahulu,” lanjutnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPK Serahkan LHP Kepatuhan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kepada Pemkot Bandung

    BPK Serahkan LHP Kepatuhan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kepada Pemkot Bandung

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Kepatuhan Pengelolaan Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya untuk Tahun Anggaran 2024 (hingga 31 Oktober 2024). Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Widhi Widayat menyerahkan dokumen LHP kepada Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, […]

  • DPRD Kota Bandung Siap Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer dan Tenaga Honorer

    DPRD Kota Bandung Siap Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer dan Tenaga Honorer

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana, S.Pd.I., menerima audiensi Asosiasi Guru Honorer dan Tenaga Honorer (AGTH) PGRI Kota Bandung, di Ruang Bamus DPRD, Senin, 22 April 2024. Ketua AGTH Kota Bandung, Supono, dalam audiensi mengatakan , yang mewakili tenaga honorer anggota AGTH PGRI se-Kota Bandung , meminta DPRD Kota […]

  • Soal Informasi, Pewarta Balai Kota Siap Bersinergi Dengan Pemkot Bandung

    Soal Informasi, Pewarta Balai Kota Siap Bersinergi Dengan Pemkot Bandung

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Informasi tentang pembangunan di Kota Bandung perlu diketahui oleh warga. Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) membutuhkan sinergisitas dengan berbagai pihak agar informasi yang diterima masyarakat relevan, seimbang dan anti hoaks. Untuk itu juga, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap media mampu mempublikasikan berita dengan adil, berimbang juga mengedepankan cover […]

  • PWI Kepri Gelar Deklarasi Integritas

    PWI Kepri Gelar Deklarasi Integritas

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BATAM, Mbinews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan komitmennya terhadap integritas organisasi dengan mendeklarasikan sikap menolak penyalahgunaan kekuasaan dan dualisme kepengurusan. Deklarasi ini dilaksanakan pada Jumat (14/2), hanya empat hari setelah PWI Pusat menetapkan Marganas Nainggolan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kepri masa bakti 2023-2028, menggantikan Andi Gino yang diberhentikan. […]

  • Musim Penghujan, Sebagian Bapokting Alami Penaikan Harga

    Musim Penghujan, Sebagian Bapokting Alami Penaikan Harga

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tingginya curah hujan saat ini, memebuat beberpa bahan pokok penting (bapokting) di Kota Sukabumi alami penaikan harga. Seperti, cabai merah besar TW dari Rp34 ribu menjadi Rp38 per kg, kemudian cabai keriting hijau semula Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu per kg, cabai rawit merah menjdi Rp25 ribu yang sebelumnya dibandrol Rp24 ribu per kg. […]

  • Asep Sudrajat Tinjau Perbaikan Jalan Cimencrang

    Asep Sudrajat Tinjau Perbaikan Jalan Cimencrang

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat berharap perbaikan jalan di Kawasan Jalan Cimencrang, khususnya di Jembatan Ranca Sagatan dapat meminimalisir kejadian kecelakaan di kawasan tersebut. Sebab, dengan kontur jalan yang curam di kawasan itu kerap membuat warga yang berkendara mengalami kecelakaan. Warga telah menyampaikan keluhan tersebut kepada DPRD Kota Bandung. […]

expand_less