Breaking News
Trending Tags

Situasi Hari Pertama PTM Terbatas Di Kota Bandung Berjalan Lancar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung menyatakan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Bandung berjalan lancar.

Hal itu tergambar pada pelaksanaan PTM di SMP-SMA PGII Kota Bandung dan SD Ar Rafi, Rabu 8 September 2021. Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung memantau langsung pelaksanaan PTM di dua sekolah tersebut.

Seperti diketahui, 330 Sekolah dari semua jenjang pendidikan dinyatakan lolos verifikasi dan bisa melakukan PTM yang dimulai pada 8 September 2021 dengan kapasitas yang masih terbatas atau dilakukan secara hybrid (PTM dan Pembelajaran Jarak Jauh).

Dari hasil pantauan, Ema menilai secara keseluruhan, pelaksanaan PTM di sekolah tersebut sudah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.

Siswa yang diizinkan mengikuti PTM diatur secara terbatas 20-50 persen dari kapasitas kelas. Semua saling bergiliran tergantung kebijakan sekolah masing-masing.

Sarana-prasarana atau fasilitas daya dukung kesehatan dalam rangka PTM di masa pandemi pun telah dipenuhi.

“Rata-rata 30-40 persen dari ruang kapasitas kelas yang dipergunakan. Kemudian dalam waktu yang bersamaan yang masih melaksanakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) juga terakomodasi secara maksimal. Rata-rata (di PGII) ada 16 orang 1 kelas dari 32 orang, sisanya melalui daring,” ucapnya.

Ema mengakui masih ada orang tua dari peserta didik yang belum mengizinkan untuk PTM. Namun Ia berpesan kepada sekolah, hak peserta didik tersebut harus dipenuhi 100 persen, sehingga kualitas pembelajaran harus sama.

“Berbicara substansi dan kualitas mata pelajaran yang diserahkan itu harus sama. Mereka besoknya bergiliran (mengikuti PTM), kecuali yang orang tuanya belum setuju, itu juga menjadi hak mereka. Kita hargai karena tidak ada unsur pemaksaan,” katanya.

Pada pelaksanaan PTM ini, Ema menyampaikan, sekolah bersama Satgas harus mengevaluasinya. Bahkan Dinas Pendidikan harus setiap hari memantau pelaksanaan PTM. Hal itu agar komitmen dan disiplin protokol kesehatan tetap terjaga.

“Kalau ada pelanggaran, pertama kita beri peringatan. Kalau membandel pelanggaran kedua atau ketiga kita eksekusi dengan kebijakan bisa tutup lagi (pelaksanaan PTM-nya) kembali ke PJJ,” tegasnya.

Sedangkan untuk sekolah yang belum melaksanakan PTM, Ema masih menunggu hasil dari tim verifikator yang saat ini masih memverifikasi 1.692 sekolah lainnya.

“Saya punya keyakinan (sekolah yang melaksanakan PTM) pasti bertambah. Dalam waktu yang bersamaan sebetulnya satgas yang lain, kemudian Satgas di kecamatan itu bergerak. Bahkan kemarin kami sudah sepakat bahwa nanti semua SKPD ini komandannya Pak Kadisdik yang mengoordinasikan,” katanya.

Selain itu, Ema juga mewanti-wanti para Pendidik dan Tenaga Kependidikan agar dapat memberikan contoh yang baik kepada peserta didik, seperti mematuhi protokol kesehatan.

“Jangan sampai gurunya tidak sadar seperti mengobrol dengan bergerombol atau berkerumun (tidak mematuhi protokol kesehatan). Satgas juga harus mobile setiap sudut melakukan pengecekan,” pesannya

Sementara itu, Kepala SMP PGII Kota Bandung, Irwan Andriawan mengatakan, siswa yang mengikuti PTM di kelas berjumlah sekitar 30 persen dari kapasitas. Meski sudah dizinkan sampai 50 persen, tetapi pihaknya akan melakukan secara bertahap.

“Jadi kita bergilir agar semua merasakan proses PTM. Sesudah melihat kondisi, kita akan menghadirkan sesuai instruksi pemerintah 50 persen. Kita bergiliran dengan nomor absen misal 1-10, besoknya 11- 20,” katanya.

Menurut Irwan, 93 persen orang tua siswa telah menyetujui dan mendukung PTM. Hal itu terlihat dari 85 persen siswa SMP PGII yang telah melakukan vaksinasi Covid-19.

“Artinya orang tua antusias mendukung pelaksanaan PTM. Kita lakukan 2 jam untuk proses pembelajaran. Jadwal siswa yang masuk dan pulang juga berbeda,” katanya.

“Seperti kelas 7 masuk pukul 07.00 WIB, kelas 8 masuk 07.30 WIB, dan kelas 9 masuk pukul 08.00 WIB. Jadi pulangnya akan berbeda juga,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan, hasil pendataan, sebagian besar siswa diantar-jemput.

Sementara itu, Wakil Kepala SD Ar Rafi’ Iis Siti Aisah mengaku antusiasme orang tua dan murid di sekolahnya tersebut sangat tinggi. Ini terbukti saat sosialisasi PTM, hampir seluruh orang tua mengikuti sosialisasi dalam zoom meeting.

“Meskipun ada juga yang tidak mengizinkan, alasannya ada yang anaknya punya komorbid seperti asma. (Untuk memastikan kesehatan) sehari sebelumnya kita share google form untuk mendata apakah anak tersebut sebelumnya pernah bepergian, kontak fisik dengan penderita Covid-19, atau memiliki penyakit bawaan,” katanya. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Bandung Mendorong Transparansi dan Operasi Pasar untuk Jaga Ketersediaan Pangan

    DPRD Bandung Mendorong Transparansi dan Operasi Pasar untuk Jaga Ketersediaan Pangan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memperketat pengawasan distribusi pangan, baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan dan pemerataan akses pangan bagi masyarakat. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok […]

  • Dari Bandung untuk Indonesia: Tuntas Subagyo Resmikan DPW PKR Jawa Barat, Spirit Kebangkitan Baru Menggema

    Dari Bandung untuk Indonesia: Tuntas Subagyo Resmikan DPW PKR Jawa Barat, Spirit Kebangkitan Baru Menggema

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews  – Semangat perubahan dan kebangkitan nasional menggema dari Kota Bandung saat Partai Kedaulatan Rakyat resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat dalam sebuah seremoni penuh semangat di Saung Pengkolan, Jalan Setiabudi, Rabu (13/5/2026). Momentum penting itu menjadi penanda lahirnya kekuatan baru politik kerakyatan di Jawa Barat dengan dipercayakannya tongkat kepemimpinan kepada Ahmad Fajar […]

  • Rancang 8 Program Prioritas, Pemkot Bandung Bakal Anggarkan Rp5,8 Triliun

    Rancang 8 Program Prioritas, Pemkot Bandung Bakal Anggarkan Rp5,8 Triliun

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bandung berdiskusi bersama membahas argumentasi Rencana Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rencana Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) tahun anggaran 2023, pada Jumat, 22 Juli 2022 di Balai Kota Bandung. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Ema Sumarna menyampaikan, RKUA – RPPAS tahun anggaran 2023 ini telah […]

  • Kasus Covid-19 Masih Tinggi Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik Kota Bandung Siapkan Inovasi PJJ

    Kasus Covid-19 Masih Tinggi Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik Kota Bandung Siapkan Inovasi PJJ

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kendati hasil uji coba simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sangat memuaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap mengantisipasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tahun ajaran baru 2021-2022. Terlebih saat ini sebaran kasus Covid-19 masih tinggi dan masih Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Disdik […]

  • Walikota Sukabumi Pantau Pembangunan Alun-Alun dan Lapdek

    Walikota Sukabumi Pantau Pembangunan Alun-Alun dan Lapdek

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan peninjauan pembangunan Alun-alun yang terintegrasi dengan Lapang Merdeka (Lapdek) Kota Sukabumi. Pamantauan yang dilakukan tersebut, untuk mengawal pembangunan agar dapat berjalan lancar dan sesuai rencana yang diharapkan. “Mudah-mudahan segera selesai pembangunannya, dan akan jadi ikon kebanggaan Kota Sukabumi. Di mana, keberadaan Alun-Alun yang terintergasi tersebut akan menambah ruang terbuka […]

  • Yana Bahas Kolaborasi Transportasi Dan Penerangan, Dubes Inggris Sambut Antusias

    Yana Bahas Kolaborasi Transportasi Dan Penerangan, Dubes Inggris Sambut Antusias

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung akan menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Inggris. Melalui pertemuan daring, Kamis 7 April 2022, Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung Yana Mulyana membahas empat hal dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Empat hal yang dibahas tersebut antara lain: transportasi, pengolahan sampah, ketersediaan air bersih, serta energi terbarukan. Yana berharap, […]

expand_less