Breaking News
Trending Tags

Ombudsman Apresiasi Penanganan Aduan Masyarakat Lewat SP4N LAPOR! Pemkot Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ombudsman Perwakilan Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyelesaikan aduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

Sebanyak 97,4 persen aduan sepanjang tahun 2021 tuntas terselesaikan.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan dari Ombudsman Jabar terkait zona kuning pelayanan publik yang masih terjadi di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bandung.

Untuk memastikan pelayanan publik Kota Bandung bisa menjadi percontohan bagi kota dan kabupaten lainnya, Kepala Ombudsman Perwakilan Jabar, Dan Satriana mengusulkan, perlu dibentuknya tim monitoring dan evaluasi (monev).

Tim ini berfungsi sebagai penyamarataan kualitas pelayanan publik di seluruh SKPD Kota Bandung.

“Kami berharap ada tim yang melakukan monev secara berkala karena ini juga dijadikan penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB),” kata Dan seusai diskusi bersama Wali Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Senin, 13 Juni 2022.

“Sehingga di Kota Bandung tidak terjadi jomplang zona, ada yang sudah hijau, tapi yang lain masih kuning, bahkan merah,” imbuh Dan.

Ia juga menekankan agar Pemkot Bandung terus mengoptimalkan aplikasi LAPOR! dengan memperkuat kapasitas para operator yang ada di seluruh unit layanan.

“Sebab, indikator dari kota cyber itu bukan banyaknya jumlah aplikasi, tapi seberapa besar manfaat dari aplikasi ini untuk masyarakat dan menjadi bahan pengambilan keputusan bagi pemerintah,” jelasnya.

Senada dengan Dan, Kepala Keasistenan Pencegahan Malaadministrasi Ombudsman Jabar, Fitri Agustin mengatakan, beberapa pihak terkait yang bisa menjadi tim monev pelayanan publik antara lain Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Bagian Organisasi.

“Ada kolaborasi antar SKPD maupun lintas instansi. Harapannya, di era digital ini, website pelayanan publik bisa lebih baik,” tuturnya.

“Kami tidak melihat dari sisi mewahnya, tapi lebih kepada kejelasan dari informasi yang diberikan SKPD kepada masyarakat. Sehingga potensi dari malaadministrasi jadi rendah,” papar Fitri.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik terutama dalam menyelesaikan semua pengaduan yang masuk melalui aplikasi LAPOR!.

“Kami distribusikan ke dinas-dinas, bahkan sampai kewilayahan. Setiap pengaduan yang masuk ke LAPOR! dalam tiga hari sudah harus direspon oleh dinas terkait atau yang memberikan pelayanan publik di Kota Bandung,” ujar Yana.

Ia juga mengakui, masih banyak pelayanan yang perlu ditingkatkan, terutama pada fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang menjadi kebutuhan banyak orang.

“Di Kota Bandung, SKPD yang masih zona kuning itu ada Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) mkarena memang dinamikanya sangat luar biasa,” kata Yana.

“Dinkes juga karena memang garda terdepan dalam kesehatan melalui 80 puskesmas, pasti ada hal-hal yang perlu kita perbaiki bersama,” tambahnya.

Dalam diskusi ini, Diskominfo Kota Bandung ditetapkan sebagai penanggung jawab utama tim monev pelayanan publik.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana mengaku akan memastikan agar seluruh aduan yang masuk dalam LAPOR! bisa terselesaikan dalam waktu maksimal 14 hari pasca menerima laporan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan seluruh admin LAPOR! yang ada di SKPD untuk menyelesaikan semua aduan masyarakat. 3 persen laporan yang belum tuntas tahun 2021 juga alhamdulillah sudah kami selesaikan,” kata Yayan

Ia juga memastikan akan membantu para SKPD di Kota Bandung untuk memiliki standar pelayanan yang terbaik melalui website.

“Kita harus memberikan standar pelayanan yang baik di website. Website yang bagus itu jika komunikatif, informatif, dan terigrasi. Maka, kami juga membuka pengaduan terbuka lewat PPID,” imbuhnya.

Masukan lain dari Ombudsman Jabar dalam pelayanan publik Pemkot Bandungberupa penataan dan pengelolaan aset daerah yang harus terinventarisasi dengan baik sampai pada sertifikasi. Dengan begitu, bisa meminimalisasi aduan-aduan aset di kemudian hari. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Pelatihan, Walikota Sukabumi Inginkan Koperasi di Kota Sukabumi Menjadi Koperasi Yang Sehat

    Melalui Pelatihan, Walikota Sukabumi Inginkan Koperasi di Kota Sukabumi Menjadi Koperasi Yang Sehat

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meninginkan semua Koperasi yang ada di Kota Sukabumi menjadi Koperasi yang sehat. Untuk itu perlu adanya peningkatan kompetensi di tubuh Koperasi. Salah satunya mengenai jajaran pengurusnya. “Makanya lewat pelatihan koperasi yanag dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, USaha Mikro, Perdagangan, dan Perindutrian (Diksumindag) Kota Sukabumi saat ini, salah satu untuk menuju kesana,”ujar […]

  • Forkopimda Kab Bandung Bersama Ribuan Masyarakat Nonton Bareng Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23

    Forkopimda Kab Bandung Bersama Ribuan Masyarakat Nonton Bareng Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung bersama ribuan masyarakat gelar nonton bareng (nobar) laga semi final pertandingan sepak bola kejuaraan AFC U-23 Asian Cup Qatar 2024 antara Timnas Indonesia versus Uzbekistan. Nonton bareng Piala Asia U-23 yang pertama kali digelar itu dilaksanakan di Dome Bale Rame Soreang Kabupaten Bandung, Senin (29/4/2024) malam. Masyarakat […]

  • Edukasi Pola Hidup Bersih Dan Sehat,  Pemkot Bandung Pasang 28 Titik Westafel

    Edukasi Pola Hidup Bersih Dan Sehat, Pemkot Bandung Pasang 28 Titik Westafel

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial memasang wastafel di sisi utara Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat dan sisi selatan Alun-alun Bandung, Senin (23/3/2020). Pemasangan wastafel itu merupakan upaya edukasi kepada warga tentang pentingnya mencuci tangan untuk pola hidup bersih dan sehat. “Ini bukan hanya dalam rangka penanganan Covid-19, tapi saya berharap […]

  • Mengenal Lebih Luas Tentang BIMA, serta Gerakan Olah Raga Pernapasan dan Bela Diri Tenaga Dalam

    Mengenal Lebih Luas Tentang BIMA, serta Gerakan Olah Raga Pernapasan dan Bela Diri Tenaga Dalam

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MBInews.id, BANDUNG – Tulisan-tulisan ini, didorong oleh beberapa hal terkait Barisan Islam Moderat (BIma), organisasi yang saya bentuk bersama kawan-kawan seperjuangan dalam gerakan ideologi Islam. Dorongan yang pertama, banyak sekali yang mempertanyakan apakah Islam Moderat sama dengan Islam Liberal? secara garis besar, jelas sangat berbeda. Islam Liberal tidak mempermasalahkan seorang muslim melaksanakan ataupun tidak melaksanakan […]

  • Komisi II DPRD Kota Sukabumi Sidak Ke Puskesmas Nanggeleng

    Komisi II DPRD Kota Sukabumi Sidak Ke Puskesmas Nanggeleng

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Komisi II DPRD kota Sukabumi mendorong agar semua pekerjaan pembangunan bisa tuntas sesuai dengan jadwal. Meskipun, belum lama ini jajaran Komisi II menemukan adanya pekerjaan di tahun 2020 yang belum tuntas di akhir tahun kemarin. Ditemukan adanya pekerjaan yang belum tuntas itu, ketika Ketua Komisi II, Ivan Rusvansyah bersama anggota komisi II lainya melakukan […]

  • Fenomena Selebrity Dalam Kancah Pilkada Bandung Raya

    Fenomena Selebrity Dalam Kancah Pilkada Bandung Raya

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -Demokrasi membuka ruang bagi setiap orang untuk berpartisipasi dalam politik. Siapapun dia, petani, politisi, pegawai, artis, olahragawan, semua punya kesempatan yang terbuka untuk berpolitik Dalam dunia seleb fenomena ini sudah umum terjadi. Kebanyakan seleb akan melakukan dua hal umum yaitu membangun bisnis atau ikut kontestasi pilkada atau pileg disaat karir selebnya mulai menurun. […]

expand_less