Breaking News
Trending Tags

Ombudsman Apresiasi Penanganan Aduan Masyarakat Lewat SP4N LAPOR! Pemkot Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ombudsman Perwakilan Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyelesaikan aduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

Sebanyak 97,4 persen aduan sepanjang tahun 2021 tuntas terselesaikan.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan dari Ombudsman Jabar terkait zona kuning pelayanan publik yang masih terjadi di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bandung.

Untuk memastikan pelayanan publik Kota Bandung bisa menjadi percontohan bagi kota dan kabupaten lainnya, Kepala Ombudsman Perwakilan Jabar, Dan Satriana mengusulkan, perlu dibentuknya tim monitoring dan evaluasi (monev).

Tim ini berfungsi sebagai penyamarataan kualitas pelayanan publik di seluruh SKPD Kota Bandung.

“Kami berharap ada tim yang melakukan monev secara berkala karena ini juga dijadikan penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB),” kata Dan seusai diskusi bersama Wali Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Senin, 13 Juni 2022.

“Sehingga di Kota Bandung tidak terjadi jomplang zona, ada yang sudah hijau, tapi yang lain masih kuning, bahkan merah,” imbuh Dan.

Ia juga menekankan agar Pemkot Bandung terus mengoptimalkan aplikasi LAPOR! dengan memperkuat kapasitas para operator yang ada di seluruh unit layanan.

“Sebab, indikator dari kota cyber itu bukan banyaknya jumlah aplikasi, tapi seberapa besar manfaat dari aplikasi ini untuk masyarakat dan menjadi bahan pengambilan keputusan bagi pemerintah,” jelasnya.

Senada dengan Dan, Kepala Keasistenan Pencegahan Malaadministrasi Ombudsman Jabar, Fitri Agustin mengatakan, beberapa pihak terkait yang bisa menjadi tim monev pelayanan publik antara lain Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Bagian Organisasi.

“Ada kolaborasi antar SKPD maupun lintas instansi. Harapannya, di era digital ini, website pelayanan publik bisa lebih baik,” tuturnya.

“Kami tidak melihat dari sisi mewahnya, tapi lebih kepada kejelasan dari informasi yang diberikan SKPD kepada masyarakat. Sehingga potensi dari malaadministrasi jadi rendah,” papar Fitri.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik terutama dalam menyelesaikan semua pengaduan yang masuk melalui aplikasi LAPOR!.

“Kami distribusikan ke dinas-dinas, bahkan sampai kewilayahan. Setiap pengaduan yang masuk ke LAPOR! dalam tiga hari sudah harus direspon oleh dinas terkait atau yang memberikan pelayanan publik di Kota Bandung,” ujar Yana.

Ia juga mengakui, masih banyak pelayanan yang perlu ditingkatkan, terutama pada fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang menjadi kebutuhan banyak orang.

“Di Kota Bandung, SKPD yang masih zona kuning itu ada Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) mkarena memang dinamikanya sangat luar biasa,” kata Yana.

“Dinkes juga karena memang garda terdepan dalam kesehatan melalui 80 puskesmas, pasti ada hal-hal yang perlu kita perbaiki bersama,” tambahnya.

Dalam diskusi ini, Diskominfo Kota Bandung ditetapkan sebagai penanggung jawab utama tim monev pelayanan publik.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana mengaku akan memastikan agar seluruh aduan yang masuk dalam LAPOR! bisa terselesaikan dalam waktu maksimal 14 hari pasca menerima laporan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan seluruh admin LAPOR! yang ada di SKPD untuk menyelesaikan semua aduan masyarakat. 3 persen laporan yang belum tuntas tahun 2021 juga alhamdulillah sudah kami selesaikan,” kata Yayan

Ia juga memastikan akan membantu para SKPD di Kota Bandung untuk memiliki standar pelayanan yang terbaik melalui website.

“Kita harus memberikan standar pelayanan yang baik di website. Website yang bagus itu jika komunikatif, informatif, dan terigrasi. Maka, kami juga membuka pengaduan terbuka lewat PPID,” imbuhnya.

Masukan lain dari Ombudsman Jabar dalam pelayanan publik Pemkot Bandungberupa penataan dan pengelolaan aset daerah yang harus terinventarisasi dengan baik sampai pada sertifikasi. Dengan begitu, bisa meminimalisasi aduan-aduan aset di kemudian hari. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi III DPRD Kota Sukabumi Menilai  Total Anggaran Rp80 Juta Cukup Keperluan Proses PPDB

    Komisi III DPRD Kota Sukabumi Menilai Total Anggaran Rp80 Juta Cukup Keperluan Proses PPDB

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi menilai anggaran sebesar Rp80 juta yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi untuk keperluan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tergolong cukup. Sebab, dalam PPDB ini yang paling besar menelan anggaran yakni kerjasama dengan penyedia jaringan internet. “Saya kira cukup ya angaran […]

  • 107 Personil Polres Sukabumi Kota Naik Pangkat

    107 Personil Polres Sukabumi Kota Naik Pangkat

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 107 personil Polres Sukabumi Kota terima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (04/01/21). Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, diantara yang dinaikan pangkatnya antara lain ; IPTU ke AKP 2 orang, IPDA ke IPTU 10 orang, AIPTU ke IPDA 2 orang, AIPDA ke AIPTU 3 orang, BRIPKA […]

  • Pemkot Sukabumi Terus Kembangkan UMKM

    Pemkot Sukabumi Terus Kembangkan UMKM

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemkot Sukabumi terus menggempur para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk lebih maju pesat. Lewat berbagai pelatihan mulai dari kemasan, sampai mengurus masalah layak halal, terus dilakukan untuk kemajuan para UMKM di Kota Sukabumi. Bahkan kali ini, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat, UMKM juga diberikan kemudahan dalam […]

  • Diresmikan Ulang, LABKUM PERS Komitmen Kawal Keadilan dan Etika Pemberitaan

    Diresmikan Ulang, LABKUM PERS Komitmen Kawal Keadilan dan Etika Pemberitaan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Pers (LABKUM PERS) Kota Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan tasyakur binni’mah pada Kamis (12/6/2025). Kegiatan yang diisi tausiyah dan pembacaan do’a ini dihadiri pengurus berikut anggota Pokja PWI Kota Bandung juga para praktisi hukum yang tergabung di LABKUM PERS Kota Bandung. Direktur LABKUM PERS Kota Bandung Prana […]

  • Jelang Idul Adha, Wali Kota Sukabumi Pantau Kesehatan Hewan Kurban

    Jelang Idul Adha, Wali Kota Sukabumi Pantau Kesehatan Hewan Kurban

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jelang Idul Adha 1444 Hijriyah, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban di beberapa titik lapak penjualan, wilayah Kecamatan Warudoyong. Senin, (26/6/2023). “Hasil pemantauan tadi di sejumlah titik semuanya aman. Sehingga warga bisa membeli hewan kurban dengan nyaman,”ujar Fahmi. Tapi, kata Fahmi, tahun ini penjualanya alami penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya. […]

  • Ema: Ganjil Genap Agar Pengendalian Covid-19 Di Kota Bandung Lebih Baik

    Ema: Ganjil Genap Agar Pengendalian Covid-19 Di Kota Bandung Lebih Baik

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, pengaturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan merupakan bagian dari upaya pengendalian mobilitas. Karena, kendati kasus Covid-19 tengah menurun, namun penanganan tak lantas mengendur. Meski level kewaspadaan Kota Bandung kini zona oranye, Ema menegaskan, Kota Bandung masih dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan […]

expand_less