Breaking News
Trending Tags

Ombudsman Apresiasi Penanganan Aduan Masyarakat Lewat SP4N LAPOR! Pemkot Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ombudsman Perwakilan Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyelesaikan aduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

Sebanyak 97,4 persen aduan sepanjang tahun 2021 tuntas terselesaikan.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan dari Ombudsman Jabar terkait zona kuning pelayanan publik yang masih terjadi di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bandung.

Untuk memastikan pelayanan publik Kota Bandung bisa menjadi percontohan bagi kota dan kabupaten lainnya, Kepala Ombudsman Perwakilan Jabar, Dan Satriana mengusulkan, perlu dibentuknya tim monitoring dan evaluasi (monev).

Tim ini berfungsi sebagai penyamarataan kualitas pelayanan publik di seluruh SKPD Kota Bandung.

“Kami berharap ada tim yang melakukan monev secara berkala karena ini juga dijadikan penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB),” kata Dan seusai diskusi bersama Wali Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Senin, 13 Juni 2022.

“Sehingga di Kota Bandung tidak terjadi jomplang zona, ada yang sudah hijau, tapi yang lain masih kuning, bahkan merah,” imbuh Dan.

Ia juga menekankan agar Pemkot Bandung terus mengoptimalkan aplikasi LAPOR! dengan memperkuat kapasitas para operator yang ada di seluruh unit layanan.

“Sebab, indikator dari kota cyber itu bukan banyaknya jumlah aplikasi, tapi seberapa besar manfaat dari aplikasi ini untuk masyarakat dan menjadi bahan pengambilan keputusan bagi pemerintah,” jelasnya.

Senada dengan Dan, Kepala Keasistenan Pencegahan Malaadministrasi Ombudsman Jabar, Fitri Agustin mengatakan, beberapa pihak terkait yang bisa menjadi tim monev pelayanan publik antara lain Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Bagian Organisasi.

“Ada kolaborasi antar SKPD maupun lintas instansi. Harapannya, di era digital ini, website pelayanan publik bisa lebih baik,” tuturnya.

“Kami tidak melihat dari sisi mewahnya, tapi lebih kepada kejelasan dari informasi yang diberikan SKPD kepada masyarakat. Sehingga potensi dari malaadministrasi jadi rendah,” papar Fitri.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik terutama dalam menyelesaikan semua pengaduan yang masuk melalui aplikasi LAPOR!.

“Kami distribusikan ke dinas-dinas, bahkan sampai kewilayahan. Setiap pengaduan yang masuk ke LAPOR! dalam tiga hari sudah harus direspon oleh dinas terkait atau yang memberikan pelayanan publik di Kota Bandung,” ujar Yana.

Ia juga mengakui, masih banyak pelayanan yang perlu ditingkatkan, terutama pada fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang menjadi kebutuhan banyak orang.

“Di Kota Bandung, SKPD yang masih zona kuning itu ada Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) mkarena memang dinamikanya sangat luar biasa,” kata Yana.

“Dinkes juga karena memang garda terdepan dalam kesehatan melalui 80 puskesmas, pasti ada hal-hal yang perlu kita perbaiki bersama,” tambahnya.

Dalam diskusi ini, Diskominfo Kota Bandung ditetapkan sebagai penanggung jawab utama tim monev pelayanan publik.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana mengaku akan memastikan agar seluruh aduan yang masuk dalam LAPOR! bisa terselesaikan dalam waktu maksimal 14 hari pasca menerima laporan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan seluruh admin LAPOR! yang ada di SKPD untuk menyelesaikan semua aduan masyarakat. 3 persen laporan yang belum tuntas tahun 2021 juga alhamdulillah sudah kami selesaikan,” kata Yayan

Ia juga memastikan akan membantu para SKPD di Kota Bandung untuk memiliki standar pelayanan yang terbaik melalui website.

“Kita harus memberikan standar pelayanan yang baik di website. Website yang bagus itu jika komunikatif, informatif, dan terigrasi. Maka, kami juga membuka pengaduan terbuka lewat PPID,” imbuhnya.

Masukan lain dari Ombudsman Jabar dalam pelayanan publik Pemkot Bandungberupa penataan dan pengelolaan aset daerah yang harus terinventarisasi dengan baik sampai pada sertifikasi. Dengan begitu, bisa meminimalisasi aduan-aduan aset di kemudian hari. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Segera Normalisasi Sungai Cipedes

    Pemkot Bandung Segera Normalisasi Sungai Cipedes

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan sudah memetakan beberapa strategi untuk mengurangi persoalan luapan air di anak Sungai Cipedes. Langkah penanganan akan langsung dilakukan Sebelum memasuki musim penghujan. Yana mengungkapkan, salah satu langkah yang dilakukan yaitu membersihkan aliran sungai dari beragam hambatan, seperti pohon, beton, dan juga terdapat utilitas atau kabel […]

  • Datangi Kantor KPK, Ketum : Pitbuls-Indonesia Yang Terdepan Berantas Korupsi

    Datangi Kantor KPK, Ketum : Pitbuls-Indonesia Yang Terdepan Berantas Korupsi

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) lembaga swadaya masyarakat (LSM) DPP LSM Pilar Tunas Bangsa Jungjung Loyalitas Indonesia (Pitbuls-Indonesia). LSM yang berasal dari jawa barat mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta,Selasa, 3 Desember 2019 dan membawa berkas laporan temuan adanya indikasi dugaan korupsi terstruktur. Ketua umum DPP Pitbuls Indonesia Cepi Bungsu,St didampingi Waketum […]

  • Puncak Peringatan HUT Korpri Ke-52 dan HKN Ke-59 Tingkat Kota Sukabumi

    Puncak Peringatan HUT Korpri Ke-52 dan HKN Ke-59 Tingkat Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Di usia ke-52 tahun, anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dituntut untuk terus meningkatkan ; netralitas, profesionalitas, dan kinerja. Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji dalam upacara peringatan HUT Ke-52 KORPRI dan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2023 tingkat Kota Sukabumi pada Selasa, 5 Desember 2023 di halaman Gedung […]

  • BAZNAS Jabar Bantu Bedah Rumah Penduduk Pra Sejahtera di Kabupaten Purwakarta

    BAZNAS Jabar Bantu Bedah Rumah Penduduk Pra Sejahtera di Kabupaten Purwakarta

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, Mbinews – BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program bedah rumah bagi warga prasejahtera. Rumah Ayi Rosyid, buruh tani di Bojong Timur, Kelurahan Purwakarta, yang hampir roboh karena lapuk termakan usia, berhasil direnovasi melalui kolaborasi BAZNAS Jabar dan Jabar Bergerak. (2/10/2024.) Ayi, sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan […]

  • Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Pesta Rakyat HUT Kota Sukabumi Ke – 106 Harus Rela Dibatalkan

    Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Pesta Rakyat HUT Kota Sukabumi Ke – 106 Harus Rela Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sukabumi ke 106 yang jatuh pada 1 April mendatang dipastikan diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut berkaitan dengan wabah COVID-19 serta himbauan Gubernur Jawa Barat agar Pemerintah Kota ataupun Kabupaten membatasi aktifitas pemgumpulan masa dalam jumlah besar. “Ya untuk peringatan HUT tidak mungkin […]

  • Dukung UMKM, TKD Koalisi Indonesia Maju Borong Dagangan PKL SAAT Kampanye Terbuka

    Dukung UMKM, TKD Koalisi Indonesia Maju Borong Dagangan PKL SAAT Kampanye Terbuka

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ikut serta saat kampanye terbuka Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Maju Kota Sukabumi di pada Rabu 7 Februari 2024 lalu, ratusan pedagang kaki lima menggratiskan barang dagangannya untuk massa yang mengikuti kegiatan. “Kami membeli semua jajanan yang ada di lokasi saat itu. Warga yang hadir dalam kegiatan itu, bisa langsung menikmati […]

expand_less