Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Bakal Kaji Analisis Beban Kerja 18 Ribu Pegawai Non-ASN

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Menanggapi surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengenai penghapusan tenaga honorer pada 2023, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menganalisis beban kerja bagi 18.000 pegawai non-ASN.

Ia berharap apapun hasil analisis yang nantinya akan menjadi kebijakan Pemkot Bandung tak akan mengganggu pelayanan publik.

“Output keputusan yang dihasilkan oleh Pemkot Bandung harapannya tidak akan mengganggu pelayanan publik pada masyarakat. Maka dari itu kami akan kaji jumlah beban kerja para non-ASN ini terlebih dahulu,” ucap Yana pada Selasa, 7 Juni 2022 saat ditemui di Pendopo Kota Bandung.

Serupa dengan Yana, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, ada beberapa langkah yang dilakukan Pemkot Bandung dalam memetakan jumlah non-ASN yang ada di Kota Bandung.

“Jumlah non-ASN kita ada 18.000. Dari sini kita petakan posisi yang harusnya itu dikerjakan ASN, tapi saat ini dipegang non-ASN ada 7.900 orang. Lalu, yang mengisi pekerjaan outsourcing itu 1.500-an orang, dan pekerjaan yang sifatnya klerikal ada 8.800 orang,” jelas Adi.

Ia menambahkan, terutama untuk 7.900 non-ASN ini harus dicek ulang kinerjanya. Hal itu untuk mengetahui kesesuaian dengan kebutuhan analisis beban kerja di Pemkot Bandung.

“Ini harus secara bertahap kita lakukan karena kita deal with people. Mereka pasti ada keingan dan harapan. Kalau untuk klerikal, sangat mungkin mereka dialihkan ke outsourcing. Tapi tetap kita lihat budget dulu,” ungkapnya.

Adi juga berharap, sumber daya manusia (SDM) Kota Bandung harus produktif, efektif, dan efisien. Terutama bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Bisa jadi PNS ini merasa beban kerjanya jadi ringan karena banyak yang bantu dari non-ASN. Padahal, perhatian pak wali kota kepada PNS kita itu tinggi. Sebagai timbal balik, para PNS juga harus bekerja lebih keras,” ujarnya.

Untuk mengefisiensikan jumlah tenaga kerja non-ASN, Adi menambahkan, pihaknya akan berkaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung sebagai penyedia outsourcing.

“Efisiennya itu memang lebih sedikit orangnya, tapi lebih produktif. Kita akan kolaborasi juga dengan Disnaker. Sedangkan untuk para biro jasa, perlu ada edukasi terlebih dahulu,” lanjutnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Korpri ke-48, ASN kota Bandung Berlenggok Ala Model

    HUT Korpri ke-48, ASN kota Bandung Berlenggok Ala Model

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dengan langkah mantap, Arief Setiawan Hadi berjalan di Taman Dewi Sartika, Balai Kota Bandung. Arief mengenakan celana hitam, peci, batik Korpri lengkap dengan pin Korpri dan tanda pengenalnya. Sesekali ia melepaskan senyum ke sejumlah orang yang ada di sekitarnya. Arief bukan tengah inspeksi Taman Dewi Sartika. Namun ia tengah mengikuti lomba peragaan […]

  • PWI Peduli Kota Bandung,  Bagikan Ratusan  Hidangan Nasi Padang & Soft Drink Berbuka Puasa

    PWI Peduli Kota Bandung, Bagikan Ratusan Hidangan Nasi Padang & Soft Drink Berbuka Puasa

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ditengah pandemi virus Corona (Covid-19) dan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung tetap menjalankan agenda rutinnya di Bulan Ramadan melalui kegiatan PWI Berbagi. Untuk ketiga kalinya di bulan suci Ramadhan ini, pengurus dan anggota PWI Kota Bandung, kembali turun ke jalan berbagi hidangan untuk berbuka puasa […]

  • BAZNAS Jabar Kembali adakan Program Yankesling

    BAZNAS Jabar Kembali adakan Program Yankesling

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Mengawali tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat (BAZNAS Jabar) kembali menyelenggarakan program Layanan Kesehatan Keliling (Yankesling). Hal ini bagian dari komitmen BAZNAS Jabar dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Dengan cara memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat khususnya bagi para lansia dan pra-lansia. Wakil II Ketua Kota Bandung Irfan Fsrid […]

  • Permintaan Tinggi, Sjumlah Komoditi Alami Penaikan Harga

    Permintaan Tinggi, Sjumlah Komoditi Alami Penaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Akibat tingginya permintaan, mengakibatkan sejumlah komoditi di Pasar Tradisional dan modern alami penaikan harga. Terutama daging ayam Broiler dan bawang merah Jawa.Pekan ini daging ayam dibandrol Rp35 ribu/kg, sementara harga dasar hanya berada di kisaran Rp24 ribu/kg, untuk bawang merah Jawa dari Rp34 ribu menjadi Rp36 ribu/kg.”Bahkan buncis juga ikut naik dari Rp8 ribu […]

  • Penting Untuk Diketahui, Inilah Cara Membedakan Airwalk Asli dan Palsu

    Penting Untuk Diketahui, Inilah Cara Membedakan Airwalk Asli dan Palsu

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID – Cara membedakan sepatu Airwalk asli dan palsu cukup mudah. Informasi ini sangat penting terutama bagi Anda yang tidak bisa membeli di toko-toko resmi. Menjadi seorang anak muda yang terus mengikuti tren baru, tidak ada salahnya jika Anda mengerti seputar sepatu sneakers. Selain itu, sepatu memiliki berbagai model. Selain nyaman digunakan, sepatu ini dapat […]

  • Farhan-Erwin Ingin Total 5 Tahun Kerja Untuk Program Prioritas di Kota Bandung

    Farhan-Erwin Ingin Total 5 Tahun Kerja Untuk Program Prioritas di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin menegaskan, tidak ingin terjebak dalam konsep “100 hari kerja”. Tspo berkomitmen untuk bekerja secara total selama lima tahun ke depan dengan fokus pada program prioritas utama. “Kami tidak menggunakan istilah ‘100 hari kerja’, karena yang lebih penting adalah bekerja selama lima tahun […]

expand_less