Breaking News
Trending Tags

Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri Rapat Koordinasi Penurunan Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi semakin serius mengatasi permasalahan stunting saat ini. Terlebih lagi, untuk penekanan angka baru bagi kasus stunting, Jumat (24/06).

Baru-baru ini, Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) pada Kamis, 23 Juni 2022. Rakor Teknis TPPS diselenggarakan di Hotel Preanger Bandung bertajuk mengawal Jawa Barat Zero New Stunting (Ngabring).

“Kemarin kami dari Pemerintah Kota Sukabumi, mengikuti acara rakor terkait teknis TPPS. Ini merupakan langkah pemerintah untuk, percepatan penurunan stunting,” ujar Andri kepada awak media.

Baca Juga: Tekan Kasus Stunting Pemkot Sukabumi Lakukan Delapan Aksi Konvergensi

Sementara itu, seperti dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Sukabumi, menjelaskan bahwa, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum dalam acara rakor teknis menyebutkan, TPPS telah terbentuk di semua level di Kabupaten maupun Kota di Jawa Barat. Kang Uu, sapaan akrab Wagub Jabar mengharapkan, pembentukan TPPS dapat mengatasi berbagai sumbatan atau hambatan dalam percepatan penurunan stunting di Jawa Barat.

“Komitmen dan kolaborasi semua pihak menjadi modal utama percepatan penurunan stunting di Jawa Barat,” ucap Wagub di hadapan para peserta. Kang Uu juga berpesan, percepatan penurunan stunting menjadi tugas lintas sektor.

“Oleh karena itu, percepatan penurunan stunting ini bukan hanya menjadi tugas satu sektor saja melainkan lintas sektor. Dan tentu saja harus mengedepankan kolaborasi,” bebernya.

Baca Juga: Optimis Capai Target Penurunan, Pemerintah Kota Sukabumi Berjibaku Perangi Kasus Stunting

Ikhtiar lintas sektoral ini dilakukan untuk mempercepat penurunan stunting. Mengingat prevalensi stunting di Jabar tahun 2021 sebesar 24,5 persen, angka ini menurun cukup signifikan dibanding tahun 2018 yaitu 31,5 persen. Tentu saja, angka prevalensi ini terbilang cukup tinggi mengingat jumlah penduduk Jabar merupakan yang terbesar se-Indonesia.

Masalah yang ditemui di Jawa Barat tidak hanya angka prevalensi stunting, juga disparitas kasus stunting antar kota dan kabupaten. Pembentukan TPPS bertujuan menghilangkan disparitas kasus agar daerah-daerah lain yang memiliki angka tinggi dapat menurunkan stunting.

“Kebersamaan dalam bentuk kolaborasi menjadi syarat penting percepatan penurunan stunting di Jawa Barat,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapemperda Bersama DPRD Kalimantan Selatan, Sekretariat DPRD Jawa Barat Bahas Tugas dan Fungsi Banmus

    Bapemperda Bersama DPRD Kalimantan Selatan, Sekretariat DPRD Jawa Barat Bahas Tugas dan Fungsi Banmus

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Badan Musyawarah atau Banmus dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan. Kunjungan kerja diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD Jawa Barat sekaligus Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-Undangan Iis Rostiasih di ruang Badan Musyawarah […]

  • Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tingginya angka skoring pada indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Sukabumi, berbanding lurus terhadap percepatan pengentasan angka kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil penilaian, IPM Kota Sukabumi berada diangka 74,60 dan berada diatas rata-rata IPM Provinsi Jawa Barat. Dengan raihan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi berharap, bisa segera menuntaskan angka […]

  • Vaksinasi Covid-19  Salah Satu Upaya Perkuat Herd Immunity

    Vaksinasi Covid-19 Salah Satu Upaya Perkuat Herd Immunity

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil menyatakan, garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 adalah diri sendiri. “Garda terdepan menghadapi COVID-19 itu diri kita sendiri. Sejauh mana kita bisa meningkatkan imunitas dan menjaga protokol kesehatan, juga dilakukan Himbauan kepada masyarakat yang Tentang pentingnya penerapan 5 ( lima ) […]

  • FREE Multi Devices Mockup

    FREE Multi Devices Mockup

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read. A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind […]

  • Di Tengah Pandemi, 31 Ribu Pemegang KIS Dinonaktifkan

    Di Tengah Pandemi, 31 Ribu Pemegang KIS Dinonaktifkan

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sedikitnya 31 ribu penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kota Sukabumi, harus di nonaktifkan sementara. “Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), hingga bulan November 2021 saat ini, Kemensos sedang melakukan pemadanan data dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dikelola oleh Ditjen Kependudukan […]

  • Wali Kota Soroti Kepatuhan Pajak Restoran, Wizzmie Jadi Contoh di Sukabumi

    Wali Kota Soroti Kepatuhan Pajak Restoran, Wizzmie Jadi Contoh di Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kepatuhan pajak sektor restoran kembali disorot Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, pentingnya peran pelaku usaha kuliner dalam menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu dikatakanya saat mengunjungi Wizzmie Toserba Selamat, yang merupakan salah satu wajib pajak terbaik di kota Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ayep, mengapresiasi manajemen Wizzmie […]

expand_less