Breaking News
Trending Tags

Lima Organisasi Kota Bandung Bentuk Pos Gabungan Relawan Covid 19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 telah membuat semua elemen masyarakat untuk turun tangan menyelesaikan masalah sosial yang ditimbulkannya. Lima organisasi di Kota Bandung berfusi dan bergerak bersama memberi solusi untuk warga.

Para relawan dari Karang Taruna Kota Bandung, Satkessos Karang Taruna, Sahabat Uncle Teebob, SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung, dan Reforestation bergabung membentuk Pos Gabungan Relawan Covid 19 Kota Bandung untuk melakukan aksi sosial dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Kota Bandung. Tim ini juga didukung oleh forum RW se-Kota Bandung yang memberikan fasilitas tempat untuk produksi dan kegiatan operasional tim.

Pos Gabungan Relawan Covid-19 telah menyemprotkan disinfektan ke fasilitas umum dan tempat ibadah di 230 titik di Kota Bandung. Mereka juga membagikan bahan disinfektan gratis untuk 151 kelurahan yang bisa menghasilkan 300 liter cairan anti virus dan bakteri.

Tak hanya itu, tim ini juga memproduksi hand sanitizer dan membagikannya secara gratis kepada para pekerja lapangan, seperti ojeg, penjaga palang pintu kereta api, dan pedagang kaki lima. Hingga hari ini, mereka telah membagikan 4000 botol hand sanitizer di berbagai wilayah.

“Kita bikin hand sanitizer gratis dengan program Brand for Charity. Jadi kita produksi hand sanitizer, kita kasih logo buat yang donasi misalnya dari komunitas atau brand. Yang mau donasi hand sanitizer kita bikinin, kita tempel logonya di sana. Untuk donasi Rp500.000 bisa dapat 75 botol hand sanitizer ukuran 50 ml,” beber Koordinator Pusdatin Pos Gabungan Relawan Covid-19, Jana Achmad Nugraha kepada Humas Kota Bandung, Sabtu (4/4/2020).

Selain itu, tim yang telah bergerak selama 15 hari itu juga melakukan aktivasi ambulans untuk pasien non-Covid-19. Hal ini, menurut Jana, juga penting karena banyak pasien non-Covid-19 masih membutuhkan pertolongan.

“Kemarin contoh ada kasus yang harus cuci darah kita bantu. Karena dia kondisinya pakai oksigen, kami sampai harus keliling 5 rumah sakit, karena kadang hari ini rumah sakita agak hectic karena Covid-19 ini, jadi kita dampingi,” terang Jana.

Tidak berhenti sampai di situ, tim gabungan ini juga tengah menggalang donasi untuk memberikan bantuan bahan pokok bagi pekerja-pekerja yang terdampak physical distancing. Kendati pemerintah juga telah menggelontorkan dana, menurut mereka masih ada orang-orang rawan miskin yang belum masuk daftar pembagian dari pemerintah.

“Kami di sini ingin mem-back-up pemerintah. Kami paham bahwa pemerintah telah melakukan pendataan secara bottom up. Tapi masih ada perbedaan data ketika turun lagi ke bawah. Nah di sini kita merangkul orang-orang yang belum masuk ke daftar dari pemerintah,” ujarnya.

SEMANGAT KOLABORASI

Pos Gabungan Relawan Covid-19 terbentuk atas asas kolaborasi. Jana menceritakan, kelima komunitas ini awalnya bergerak masing-masing. Namun, ia khawatir, selain semangat dan tujuan yang sama, bisa jadi mereka membagikan kepada publik yang sama. Akhirnya, untuk menjaga agar distribusi bisa dilakukan secara adil, masif, dan merata, mereka bersepakat untuk bergabung.

“Komunitas ini keresahannya sama, dan setiap organisasi punya solusi. Cuma kalau dipikir-pikir, targetnya sama. Komunitas ini juga beda-beda, ada yang bisa mencari dana, tapi mungkin nggak bisa membuat hand sanitizer, ada yang bisa produksi tapi nggak bisa akses dana, ada juga yg bisa bergerak masif ke masyarakat tapi perlu dua elemen tadi. Itulah kenapa kita perlu berkolaborasi,” jelasnya.

Ia pun masih terbuka kepada komunitas lain yang ingin bergabung. Sebab yang paling penting adalah menunjukkan kepada masyarakat bahwa masalah ini juga bisa diselesaikan oleh masyarakat dengan bergerak bersama-sama.

“Masalah ini ada di masyarakat dan bisa selesai oleh masyarakat, kita ingin membangun semangat itu,” katanya.

Selain memberi bantuan, Jana ingin pula mengedukasi kemandirian kepada warga. Meskipun situasi sedang tidak menguntungkan, namun bukan berarti orang-orang harus berpangku tangan. Ia tak memungkiri ada banyak warga yang sebetulnya mampu tetapi karena mendengar ada bantuan, ia pun turut meminta jatah bantuan itu.

“Itu sebetulnya yang tidak kami inginkan. Kami ingin memberi bantuan, tapi tidak ingin membuat mereka menjadi candu. Maka kami juga berikan edukasi, misalnya ketika ada yang meminta penyemprotan, kami tanya dulu apakah mereka ada alatnya, dan mampu membeli disinfektan sendiri. Kalau mereka mampu, kami arahkan mereka untuk berupaya sendiri,” tuturnya.

“Kita memang punya hand sanitizer gratis, tapi kalau semua tidak diklaster semua pasti butuh. Selama masyarakat masih mampu untuk memenuhi kebutuhan selama karantina, kalau bisa beli sendiri, jangan mengharapkan bantuan. Bagus-bagus kalau bisa bagi ke tetangganya. Jangan sampai covid-19 membuat masyarakat manja. Itu yang kami juga edukasi,” imbuhnya.

Dukungan RW

Gerakan para relawan ini juga didukung oleh aparatur kewilayahan setempat. Salah satunya RW 03 Kelurahan Pajajaran, Kec. Cicendo. Warga menyediakan Bale Sawala atau ruang pertemuan RW untuk posko tim ini.

Sekretaris RW 03 Kelurahan Pajajaran sekaligus Sekretaris Forum RW Pajajaran Yudi Santoso menuturkan, pihaknya juga juga menggerakkan RW lain untuk turut melakukan hal yang sama.

“Kami juga di Forum RW (FRW) Kota Bandung telah membentuk Tim Relawan FRW Kota Bandung Peduli Covid-19, sehingga diintruksikan ke semua Forum RW di kelurahan masing-masing untuk selalu aktif membantu pemerintah bersama relawan dan warga untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini. Apalagi Cicendo sudah masuk zona merah,” terangnya.

Ia berharap cara tersebut bisa menjadi pemutus rantai penyebaran penyakit sehingga endemi ini bisa segera reda.

“Semoga kita segera lepas dan bebas dari wabah Covid-19 ini,” harapnya (MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolres Sukabumi Kota Tinjau Lokasi Wisata

    Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolres Sukabumi Kota Tinjau Lokasi Wisata

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Untuk mencegah terjadinya penyebaran pandemi Covid-19 di wilayah wisata, petugaas Kepolisian Polres Sukabumi Kota melakukan peninjauan lokasi wisata di daerah Selabintana, Kabupaten Sukabumi. Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin meninjau langsung kondisi lokasi wisata, serta melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata, Sabtu (18/9/2021). “Hingga saat ini, berdasarkan pantauan yang […]

  • Pemkot Sukabumi Kembali Lakukan Lelang Jabatan Untuk JPT

    Pemkot Sukabumi Kembali Lakukan Lelang Jabatan Untuk JPT

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pemkot Sukabumi kembali membuka lelang jabatan untuk tiga posisi Jabatan Pimpinan Tertinggi (JPT) Pratama. Ke tiga jabatan tersebut yakni, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kepala Satuan Polisisi Pamong Praja (Pol PP), dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbang Pol).”Tiga dinas yang sekarana kita lakukan open biding kembali, yakni Dinsos, Kesbang Pol dan Pol PP,”aku […]

  • Disdukcapil Kota Bogor Lakukan Kerjasama Dengan 13 Rumah Sakit

    Disdukcapil Kota Bogor Lakukan Kerjasama Dengan 13 Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Disdukcapil Kota Bogor melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 13 Rumah Sakit terkait layanan 3 in 1 pembuatan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) di Hotel Onih, Paledang, Bogor Tengah, Senin (14/10/2019). Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Pengadilan Agama Kota Bogor Slamet Turhamun […]

  • DPRD Kota Bandung Gelar Pandangan Umum Fraksi atas Empat Raperda

    DPRD Kota Bandung Gelar Pandangan Umum Fraksi atas Empat Raperda

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung melaksanakan Rapat Paripurna terkait pandangan umum fraksi – fraksi terhadap empat buah Rancangan Peraturan Daerah Kota Bandung dari Propemperda Tahun 2025, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Rabu, 11 Juni 2025. Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., didampingi […]

  • Satu Pelaku Vandalisme Ditangkap, Polisi: Kami Masih Mencari Pelaku Lainnya

    Satu Pelaku Vandalisme Ditangkap, Polisi: Kami Masih Mencari Pelaku Lainnya

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Salah satu tersangka pelaku vandalisme tembok Babakan Siliwangi ditangkap Kepolisian Sektor (Polsek) Coblong, Kamis 20 Januari 2022. Atas tertangkapnya pelaku, Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, hal ini bisa menjadi efek jera. Sehingga diharapkan, tidak ada lagi perbuatan serupa di kemudian hari. “Kita imbau jaga apa yang sudah lakukan untuk keindahan […]

  • Sudah Final, Inilah Fraksi-Fraksi Periode 2019 – 2024 DPRD Kota Bandung

    Sudah Final, Inilah Fraksi-Fraksi Periode 2019 – 2024 DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung  – Setelah melakukan serangkai tahapan lobi-lobi Partai Diwakili para Dewan yang Lolos hingga Sidang Paripurna Internal Pembentukan Fraksi-Fraksi Periode 2019-2024 DPRD Kota Bandung sudah rampung dengan Kesepakatan 7 Fraksi. Hingga Rapat Banggar DPRD Kota Bandung antar Pimpinan Fraksi dan anggota digelar di ruang Bamus DPRD Kota Bandung, jalan Sukabumi 30, Kamis, (15/8/19). Rapat […]

expand_less