Breaking News
Trending Tags

Ketua DPRD Dorong Pemberlakuan Ganjil-Genap di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,  MBINews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menghadiri program talk show Obrolan Plus Solusi ‘Opsi’ di Radio PRFM Bandung dengan tema ‘Bersama Atasi Kemacetan di Kota Bandung’, Rabu, (20/7/2022). Selain Tedy, talkshow ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Dadang Darmawan dan Wakasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Andriyanto.

Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mendesak Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk kembali menerapkan kebijakan ganjil-genap di Kota Bandung. Hal ini seiring dengan kemacetan di Kota Bandung yang meningkat setelah pelonggaran kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat serta aktivitas anak-anak masuk dan pulang sekolah. Kebijakan ganjil-genap dinilai bisa mengurangi kemacetan.

“Saya mendorong Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk berani menerapkan ganjil-genap. Apalagi sekarang kondisinya sudah normal kembali. Contohnya saat tanggal 18 Juli 2022 saat anak-anak masuk sekolah. Bila ini tidak diantisipasi tentu kemacetan yang lebih parah akan ada di depan mata kita,” ujarnya.

Tedy mengatakan, alasan program ganjil-genap harus dijalankan karena kondisi kemacetan terpantau ada di 17 titik ruas jalan bahkan lebih, di waktu tertentu. Sementara itu, dari data yang ia terima, ada 1,7 juta unit kendaraan roda dua dan 500.000 unit kendaraan roda yang terdata di Kota Bandung. Jumlah ini, menurutnya belum termasuk jumlah pengendara dari luar Kota Bandung yang beraktivitas di Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu.

“Sekarang jumlah dan mobilitas kendaraan di Kota Bandung sangat tinggi. Baik itu warga Kota Bandung itu sendiri ada sekira 2,2 juta kendaraan belum lagi dari wilayah lain. Saya catat ada sekira 17 titik kemacetan di Kota Bandung bahkan lebih bila sudah masuk waktu tertentu. Ini pun ditambah dengan tidak adanya penambahan ruas jalan yang signifikan,” ujar Tedy.

Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Bandung untuk mengujicobakan kebijakan ganjil-genap dimulai dari kendaraan pribadi roda empat. Namun, untuk kendaraan pribadi roda dua, taksi online, ojek online serta transportasi umum lainnya kebijakan ini tidak diberlakukan terlebih dahulu.

“Kita dorong Pemkot Bandung untuk berani melakukan penerapan ganjil-genap. Diawali dengan uji coba untuk mobil pribadi dulu. Sementara untuk sepeda motor pribadi, ojek online, taksi online dan transportasi publik lainnya tidak diberlakukan dulu. Semoga hal ini jadi ikhtiar kita dalam rangka mengurangi mobilitas kendaraan di Kota Bandung,” tutur Tedy.

Selain itu, Tedy pun mendorong agar Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polrestabes Bandung segera melakukan kajian mendalam terkait titik mana saja yang nanti akan menerapkan ganjil-genap.

“Tentunya beberapa ruas jalan di Kota Bandung pasti harus dikaji dulu oleh Pemkot Bandung dan Polrestabes. Kalau saya lihat memang kepadatan arus kendaraan itu berasal dari timur dan wilayah selatan Bandung. Jadi nanti berdasarkan kajian apakah titik-titik tersebut akan diterapkan sistem ganjil-genap atau tidak,” kata Tedy.

Selain mengurangi kemacetan di Kota Bandung, Tedy pun berharap budaya menggunakan transportasi publik serta sepeda di Kota Bandung kian diminati. Apalagi dengan menggunakan angkot akan menghidupkan kembali kehidupan ekonomi para sopir angkot serta menghemat BBM. Namun, ia pun berharap ada pembenahan dari sisi keamanan serta kenyamanan untuk para pengguna jasa angkot.

“Diharapkan masyarakat mulai beralih ke transporasi publik dan mulai menggunakan sepeda dalam beraktiftas. Apalagi kalau bicara soal transporasi publik seperti angkot. Tentunya akan ada dampak positif terhadap ekonomi para sopir angkot dan kita bisa menghemat konsumsi BBM kendaraan pribadi kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung menerapkan kebijakan ganjil-genap seiring tingginya kasus Covid-19 di Kota Bandung dengan status pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 pada awal tahun 2022. Pada saat itu, penerapan ganjil-genap berlaku di 5 gerbang tol yakni GT Pasteur, GT Pasir Koja, GT Kopo, GT Buahbatu dan GT Moh. Toha. Sementara 5 ruas arteri ada di titik perbatasan yakni jalan Cibeureum, Bundaran Cibiru, Jalan Setiabudi (Terminal Ledeng), Dago, dan Jalan Sapan.* (Sidiq)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Bersama Kadin Diupayakan Percepat Pemulihan Ekonomi

    Kolaborasi Bersama Kadin Diupayakan Percepat Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Anggota DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga menghadiri halalbihalal yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung, di Gedung de Majestic, Bandung Tedy mengatakan, (8/6) , dalam menciptakan percepatan pemulihan ekonomi ada dua hal yang perlu diperhatikan secara khusus. Yang pertama, […]

  • Pemkot Sukabumi Terima Kucuran Dana Bantuan Rp 113 Milyar Dari Pemprov Jabar

    Pemkot Sukabumi Terima Kucuran Dana Bantuan Rp 113 Milyar Dari Pemprov Jabar

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa barat sekitar Rp113 miliar. Anggaran miliaran tersebut direncanakan akan diserap untuk pembangunan fisik di tahun 2020 ini. Berdasarkan data dari Bidang Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, ada sekitar lima pembangunan dan satu pengadaan buku yang sudah direncanakan. Yakni, dua […]

  • Jabarpreneurship, PW GPII Jabar kembali Gelar Bisnis Untuk Pengusaha Muda

    Jabarpreneurship, PW GPII Jabar kembali Gelar Bisnis Untuk Pengusaha Muda

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG MBInews.id – Setelah sukses melaksanakan Seminar Jabarpreneurship di bulan September, PW GPII Jabar kembali menggelar pertemuan bisnis untuk para pengusaha muda. Kali ini dengan konsep lebih rileks dan kekeluargaan dengan nama Kopdar dan Bincang Bisnis Jabarpreneurship, dengan mengusung tema “Saatnya yang Muda Mandiri”, bertempat di Kafe The Panas Dalam Bandung.Minggu (3/11/19) Ketua panitia pelaksana, […]

  • Komisi III Dorong BRT dan Rutilahu untuk Kota Bandung Lebih Nyaman

    Komisi III Dorong BRT dan Rutilahu untuk Kota Bandung Lebih Nyaman

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews— Komisi III DPRD Kota Bandung menegaskan komitmen mendorong transportasi massal dan perumahan layak bagi warga. Dalam rapat kerja bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan Kamis (19/2/2026), dibahas implementasi Bus Rapid Transit (BRT) untuk menekan kemacetan, perbaikan 2.500 unit Rumah Tidak Layak Huni, serta kompensasi bagi warga terdampak pembangunan koridor BRT. Komisi III menyoroti sejumlah […]

  • Perlu Evaluasi, Gugus Tugas PSBB Bandung Raya “14 Hari Diperpanjang Atau Tidak”

    Perlu Evaluasi, Gugus Tugas PSBB Bandung Raya “14 Hari Diperpanjang Atau Tidak”

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung belum dapat memastikan perpanjangan atau pemberhentian masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, Hal tersebut harus melalui evaluasi yang lebih holistik. Termasuk juga dengan kota/kabupaten lain yang melaksanakan PSBB Bandung Raya. “Gugus tugas akan terus mengevaluasi. Kita lihat nanti apakah setelah 14 hari perpanjang atau […]

  • Wali Kota Sukabumi Tegaskan, Efisiensi APBD Untuk Buka Peluang Kerja

    Wali Kota Sukabumi Tegaskan, Efisiensi APBD Untuk Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi bersiap melangkah ke arah pembangunan yang lebih terencana, efisien, dan berpihak pada masyarakat. Hal ini ditandai dengan digelarnya Kick-Off Perencanaan Pembangunan Tahun 2027, oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi di Bappeda, Kamis (27/11/2025). Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Wakil Ketua DPRD Rojab Asyari, […]

expand_less