Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 251 desa sebagai desa wisata. Secara keseluruhan Jabar memiliki lebih dari 5.300 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Seluruh desa wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap.

Sejatinya, pengembangan desa wisata haruslah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat sebagai langkah pemulihan ekonomi di bidang industri pariwisata. Desa wisata juga ditetapkan karena dinilai memiliki potensi untuk semakin mendatangkan wisatawan.

Ada beberapa kriteria yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang desa yang akan dijadikan desa wisata. Desa-desa tersebut harus memiliki potensi wisata yang dapat dimanfaatkan sebagai atraksi wisata, memiliki aksesibilitas, dan sudah memiliki aktivitas wisata, atau berada dekat dengan aktivitas wisata yang sudah ada dan terkenal.

Jika semua kriteria itu terpenuhi, niscaya semua potensi itu akan dilirik dan menarik para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Andai itu terjadi, roda perekonomian pun pasti terungkit. Kesejehteraan masyarakat desa wisata tersebut akan meningkat. Ujungnya, kesejahteraan dan laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat pun kian terangkat.

Kabupaten Cirebon sebagai salah satu wilayah administratif Jawa Barat pun telah menetapkan 20 desa wisata baru pada tahun 2022. Misalnya Desa Gegesik Kulon yang sudah mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Desa-desa yang ditetapkan tersebut memiliki berbagai daya tarik, mulai dari wisata alam maupun buatan, budaya, dan sejarah. Contoh lainnya adalah Desa Belawa yang berada di Kecamatan Lemahabang. Di desa tersebut terdapat kura-kura belawa yang tidak ada di daerah lain.

Ada juga desa yang menyuguhkan wisata alam, terutama mangrove, seperti Desa Pengarengan, Mundu Pesisir, dan Desa Ambulu. Ini bukti lain bahwa masing-masing desa wisata tersebut memiliki sesuatu yang “layak jual”. Padahal elama ini lanjut Yayan, wisatawan yang datang ke Kabupaten Cirebon rerata hanya berwisata kuliner, dan sejarah.

*Pasir Salawe*
Ada satu desa lain yang “sangat layak jual”, yakni Desa Kertawangun. Desa Kertawangun adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon. Desa itu merupakan Desa perbatasan Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan. Sebagai desa perbatasan, desa Kertawangun dijadikan tampilan wajah (performance) Kabupaten Cirebon.

Ironisnya, dari segi infrastruktur Desa Kertawangun tertinggal jauh jika dibandingkan dengan desa-desa lainnya. Padahal, desa ini memiliki potensi wisata yang “sangat layak jual”. Tempat itu adalah Pasir Salawe, sebuah lokasi yang sangat elok.

Pasir Salawe merupakan bagian dari Desa Kertawangun yang sangat layak untuk dijadikan lokasi start paralayang. Ketinggian Pasir Salawe adalah 378 meter di atas permukaan laut (mdpl). Unduk tempat pendaratan pun sudah sangat siap.

Memang era otonomi daerah menuntut kita untuk lebih peduli dan mandiri dalam melakukan pembangunan di daerah termasuk di desa. Keterbatasan SDA/SDM Desa Kertawangun dalam membangun desanya menuntut kreativitas kuwu yang didukung segenap masyarakatnya untuk mencari dan mengolah sumber dana dan sumber daya yang ada, termasuk sumber daya alam.

Dengan dasar pemikiran tersebut, layak kiranya Pasir Salawe “ditawarkan” kepada mereka yang mencintai keindahan alam. Sayangnya, akses menuju Pasir Salawe masih sangat jauh dari memadai.

Hal ini sepertinya menjadi sesuatu yang klise, di mana infrastruktur jalan menuju tempat yang “layak jual” sebagai destinasi wisata masih sangat buruk. Hal itu merupakan pekerjaan rumah tersendiri yang harus ditangani secara serius jika kita ingin menangguk pendapatan, baik langsung maupun tidak langsung, dari segi pariwisata. Intinya, aksesibilitas merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi.

Oleh
Drs. H. Daddy Rohanady
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani  Masalah Kesejahteraan Sosial

    Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani Masalah Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Keberadaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), sejatinya membantu pemerintah menangani permasalahan sosial di tengah masyarakat. Pasalnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani permasalahan tersebut. Sehingga, membutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. “PSM itu masyarakat yang memiliki jiwa sosial, yang membantu pemerintah dalam permasalahan sosial di tengah masyarakat,”ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, […]

  • Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memberikan tanggapan terkait kehadirannya pada Peresmian Gedung Dakwah ANNAS, Minggu, 28 Agustus 2022 lalu, yang menjadi polemik masyarakat. Kang Yana, sapaan akrabnya Yana Mulyana mengungkapkan, kehadirannya dalam peresmian tersebut dalam kapasitas sebagai Wali Kota Bandung yang datang memenuhi undangan warganya. Sebagai Bapak dari masyarakat, dirinya senantiasa berusaha […]

  • Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Upayakan Satu Fraksi Didampingi Satu Tenaga Ahli

    Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Upayakan Satu Fraksi Didampingi Satu Tenaga Ahli

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Mbinews.id, SUKABUMI– Sebanyak 8 fraksi yang ada di DPRD Kota Sukabumi saat ini, sudah memiliki tenaga ahli yang siap membantu kegiatan fraksinya masing-masing. Hal ini diungkapkan Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana. “Jumlahnya sesuai dengan jumlah fraksi, yaitu 8 orang. Jadi setiap satu fraksi didampingi oleh satu tenaga ahli,”ujar Asep di ruang kerjanya. Jumat, […]

  • Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi CSR dari BJB Kepada Pemerintah Kota Sukabumi

    Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi CSR dari BJB Kepada Pemerintah Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tim corporate social responsibility (CSR) BJB, melakukan monitoring dan Evaluasi (monev) pelaksanaan CSR pembangunan pedestrian Balai Kota Sukabumi. Monev yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapapeda) Kota Sukabumi tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Kepala Bappeda Kota Sukabumi beserta jajaranya, dan Ketua Tim CSR kota Sukabumi, Ahmad […]

  • Para Orang Tua Agar Tepat Memilih Jalur dalam SPMB 2025

    Para Orang Tua Agar Tepat Memilih Jalur dalam SPMB 2025

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Memasuki musim penerimaan murid baru tahun ajaran 2025, Pemerintah mulai menerapkan aturan baru melalui Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, merubah PPDB dengan SPMB. Meski memiliki perbedaan istilah, didalamnya banyak terdapat kesamaan. Menyikapi perubahan istilah dari PPDB ke SPMB, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono meminta kepada para orangtua yang tahun […]

  • Ada 2000 Pohon Siap Ditanam Besok, Sektor 21 Citarum Harum Dan PWI Kota Bandung

    Ada 2000 Pohon Siap Ditanam Besok, Sektor 21 Citarum Harum Dan PWI Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    CIMAHI, MBInews.id – Persiapan penanaman pohon oleh Sektor 21 Citarum Harum Besok Sabtu (22/02/2020) di Cipageran, hampir rampung. “Sarana prasarana sudah mencukupi, ada 2000 pohon yang kita siapkan, lubang-lubang juga sudah kita kasih kompos, acara dimulai pukul 7.30 pagi,” Jelas Dansektor 21 Citarum Harum Kol. Inf. Yusep Sudrajat kepada awak media Jumat (21/02/2020). Selain penanaman […]

expand_less