Breaking News
Trending Tags

Sidang Lanjutan Kasus TPPU Irfan Suryanagara, Saksi Beberkan Fakta-fakta Baru

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBInews.id – Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tersangka Mantan Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara didakwa menggelapkan uang bisnis SPBU bersama istrinya Endang Kusumawaty, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, Kabupaten Bandung.

Kasus yang melibatkan pasangan suami istri ini, sejumlah aset yang berada di wilayah Sukabumi pun bernilai pantastis mencapai puluhan miliyar.

Dalam sidang tersebut, Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan 9 orang saksi. Satu di antaranya, yaitu Aep Saeful Rahman alias Ajo. Mantan Ketua DPRD Kota Sukabumi Periode 2009 -2014

Diketahui saksi Aep diketahui adalah makelar tanah yang menjual serta menawarkan sejumlah tanah kepada terdakwa Irfan Suryanagara dan korban Stelly Gandawidjaja.

Saat ini kasusnya memasuki babak Sidang ke tiga tahap pemeriksaan saksi-saksi untuk mengusut tuntas aliran dana.Dalam sidang digelar,di bale Bandung, Kabupaten Bandung, Jumat (9/12/2022).

Kuasa hukum korban SG, Jhon Pangestu mengatakan, sidang ke tiga kali ini pengadilan Negeri Bale Bandung, Kelas 1A telah memeriksa sebanyak 9 saksi.

“Jadi ada 9 saksi diperiksa, keterkaitan atau teman dari terdakwa. Mungkin karena satu partai dengan IS. Jadi, dipanggil pada sidang tadi, dia berperan jadi makelar atau perantara terdakwa IS untuk membeli lahan di Sukabumi,” ucapnya.

Ada dua lokasi dua tanah yang dibeli oleh Irfan Suryanegara melalui tangan Aef dan diakuinya dihadapan Majelis Hakim.

Diantaranya tanah 1 hektar berlokasi di Kampung Pasiripis, jalan Kokom Komariah, RT 04 /RW 13, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi dan tanah 6 di kampung Sumur, Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

“Tanah di Pasiripos harga sekitar Rp2 Milyar dan pembelian lahan di wilayan Kecamatan Gegerbitung sekitar Rp2 Milyar,” tutur Jhon Pangestu.

Kemudian empat pembelian aset dan pembangunan dua SPBU di Sukabumi ini, Jhon Pangestu, berdasarkan fakta-fakta persidangan, bahwa untuk pembelian dua SPBU di Sukabumi ini, seharga Rp24 Miliyar.

“Jadi total kerugian dari kasus dugaan TPPU di Sukabumi saja, sudah mencapai Rp26 Milyar. Nah pembelian aset di Sukabumi dengan harga seperti itu, sudah disampaikan oleh saksi AS saat sidang pemeriksaan saksi. Belum lagi yang di Karawang dan Cirebon,” paparnya.

Akibat perbuatannya saat ini tersangka Irfan Suryanegara telah diamankan di Lapas Kebon Waru Bandung dan istrinya berinisial Endang Kusumawatu tengah ditahan di Lapas Sukamiskin Jawa Barat.

“Hakim masih menetapkan tersangka beserta istrinya ini, ditahan sesuai dengan KUHAP,” pungkas Jhon Pangestu.***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Kota Sukabumi  M-to-M  0,21 Persen Pada Juli 2025

    Inflasi Kota Sukabumi M-to-M 0,21 Persen Pada Juli 2025

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) Kota Sukabumi pada Juli 2025 tercatat sebesar 0,21%. Hal ini utamanya didorong oleh peningkatan indeks harga kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, yang menyumbang andil inflasi sebesar 0,08%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, sejumlah komoditas utama menjadi penyumbang inflasi di kelompok ini, antara lain telur ayam ras, beras, bawang […]

  • Pulihkan Ekonomi, Pemkot Bandung Dorong Belanja Produk Lokal Melalui E-Katalog

    Pulihkan Ekonomi, Pemkot Bandung Dorong Belanja Produk Lokal Melalui E-Katalog

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Walikota Bandung Yana Mulyana meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD) yang beroperasi di Kota Bandung untuk berbelanja produk lokal untuk pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Salah satu caranya melalui e-katalog yang merupakan aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP). Aplikasi ini menyediakan […]

  • SKB Empat Menteri, Pemkot Bandung Terus Siapkan Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka

    SKB Empat Menteri, Pemkot Bandung Terus Siapkan Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menyiapkan Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Kementerian Pendidikan, Agama, Kesehatan dan Dalm Negeri yang dikeluarkan bulan Januari Tahun 2021. Namun sebelumnya masih ada beberapa persiapan di antaranya pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pengajar, edukasi terkait penerapan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap […]

  • Orientasi Dapat Dipahami dan Amalkan pada Masa Kerja

    Orientasi Dapat Dipahami dan Amalkan pada Masa Kerja

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H. mengatakan , yang diperoleh dari orientasi dapat dipahami dan diamalkan pada masa kerja para Pegawai Pemerintah dengan Penjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemkot Bandung. Hal tersebut, disampaikan pada Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan […]

  • Kota Sukabumi “Krisis”  Tenaga Guru Agama

    Kota Sukabumi “Krisis” Tenaga Guru Agama

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Kota Sukabumi saat ini sangat kekurangan tenaga guru pendidikan agama, padahal pihak Kementrian Agama (Kemenag) setiap tahunya selalu mengusulkan masalah kekurangan tenaga pendidik tersebut. Tapi sampai saat ini belum teralisasi. “Ya benar di Kota Sukabumi sangat kekeurangan guru. Terutama guru pendidikan agama,”ujar Kepala Kemenag kota Sukabumi HA. Chalik Mawardi usai memperingati hari santri nasional […]

  • Respon Aduan Warga Kota Bandung, Erwin Pastikan Bengkel Besi di Jalan Rajawali tak Lagi Ganggu Kenyamanan

    Respon Aduan Warga Kota Bandung, Erwin Pastikan Bengkel Besi di Jalan Rajawali tak Lagi Ganggu Kenyamanan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan aktivitas bengkel besi yang berwada di kawasan Jalan Rajawali, Kecamatan Andir, Kota Bandung tidak lagi mengganggu kenyamanan warga sekitar. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd. saat meninjau langsung lokasi usaha tersebut bersama perangkat kewilayahan, pada Jumat, 10 Oktober 2025. Peninjauan dilakukan […]

expand_less