Breaking News
Trending Tags

Hadiri Wisuda STISIP Syamsul Ulum, Pj Wali Kota Sukabumi Para Lulusan Haru Miliki Attitude Yang Baik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengajak para wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Symasul’Ulum untuk mengemban tugas sebagai lulusan perguruan tinggi dengan mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, meningkatkan modal sosial, dan terus mengedepankan sikap positif.

“Hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan ketekunan akang dan teteh selama ini. Wisuda bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan baru menuju kesuksesan,” ujar Kusmana saat menghadiri acara Wisuda Tahun Akademik 2022-2023 STISIP Syamsul Ulum yang berlangsung di Grand Sulanjana. Kamis, (12/10/2023).

Kusmana juga berpesan, bahwa saat ini bukan hanya kepintaran yang di miliki para generasi muda, akan tetapi harus juga memiliki Attitude yang baik, harus bisa memahami kondisi di lingkungannya. Setelah lulus, Kang Tutus juga menyarankan para wisudawan bisa memilih pekerjaan sesuai dengan basic pendidikan.

Baca Juga: https://mbinews.id/2022/10/20/melalui-wisuda-sarjana-ke-19-stisip-syamsul-ulum-sukabumi-ini-pesan-wali-kota-sukabumi/

“Pendidikan memang sangat penting namun atitude jauh lebih penting, para generasi muda selain harus memiliki pengetahuan, kemampuan dan atitude. Jadi tidak cukup dengan pintar saja, tapi harus bisa menjadi sikap yang baik,”ujarnya.

Kusmana juga berharap, para wisudawan itu bisa menjadi entrepreneur yang nantinya bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Disisi lain didirnya juga mengatakan, ditengah keterbatasan peluang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena harus bersaing dan peluangnya tidak terlalu banyak, dirinya lebih menyarankan agar para mahasiswa yang baru di wisuda lebih fokus menjadi entrepreneurship.

“Kalau berhasil menjadi entrepreneurship tentunya akan bisa menyerap tenaga kerja, dan tidak terlalu mengharapkan menjadi ASN, karena dengan keterbatasan jumlah ASN yang semakin berkurang,”bebernya.

Selain itu, Kusmana juga menyoroti pentingnya modal sosial dalam mencapai kesuksesan.

“Bangunlah jaringan dan kerja sama yang baik dengan orang-orang di sekitar akang dan teteh. Modal sosial yang kuat akan membantu akang dan teteh dalam meraih peluang dan mengatasi tantangan,” tambahnya.

Baca Juga:https://mbinews.id/2021/10/13/stisip-syamsul-ulum-sukabumi-siap-buka-program-studi-s-2-administrasi-publik/

Sementara itu Ketua STISIP Syamsul’ Ulum, Dr. Aang Rahmatullah, S.IP, M.Si, mengatakan dari 192 mahasiswa STISIP Syamsul’ Ulum yang di wisuda terdiri dari 134 jurusan ilmu Administrasi Negara dan 58 jurusan Ilmu Pemerintahan.

Kepada para mahasiswa dan mahasiswinya yang telah menyandang gelar S1, Aang menyampaikan pesan agar Mereke bisa mengimplementasikan semua ilmu yang di dapat selama kuliah di kampus di dunia kerja maupun lingkungan masyarakat.

“Mereka sudah berproses selama empat tahun dan sekarang sudah menjadi Sarjana, jadi saatnya mengaplikasikan berbagai macam ilmu yang mereka miliki,”kata Aang.

Lanjut Aang, dirinya berharap para lulusan STISIP Syamsul’ Ulum bisa berkontribusi terhadap sebuah perubahan di masyarakat, dan mereka bisa berperan sebagai seorang Sarjana, untuk membawa ke hal yang lebih positif di masyarakat.

Menurut Aang, apa yang disampaikan PJ Wali Kota tentang bagaimana para wisudawan bisa menjaga atitude yang baik di masyarakat maupun di dunia kerja, Aang mengatakan bahwa atitude sendiri termasuk poin penting di perguruan tinggi, selama ini seluruh dosen di kampus tersebut telah menanamkan berbagi macam moral, tekanan kepada mahasiswa.

“Benar apa yang disampaikan pak PJ Wali Kota, yang namanya atitude itu nomor satu. Karena mahasiswa harus punya perilaku dan etika yang baik di masyarakat,”ujarnya.

Dari jumlah mahasiswa yang di wisuda, Aang juga mengatakan bahwa sekitar 70 persen mahasiswa yang mendapat beasiswa dan belum bekerja karena usianya masih terbilang produktif. Sisanya 30 persen mahasiswa yang memang sudah bekerja baik di tingkat pemerintahan maupun swasta.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdukcapil  Kota Sukabumi, Sisakan Lima Persen Belum lakukan Perekaman  e-KTP

    Disdukcapil Kota Sukabumi, Sisakan Lima Persen Belum lakukan Perekaman e-KTP

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Sebanyak 245.288 yang wajib KTP elektronik (e-KTP) di Kota Sukabumi, hanya menyisakan 5% yang belum melakukan perekaman. Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat terus menghimbau kepada masyarakat untuk segera melakukan perekaman.”Ya, sudah mencapai 95,5% yang sudah melakukan perekaman e-KTP,”ujar Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Iskandar Ikhfan lewat Telepon genggamnya. Sabtu,(07/09/2019). Disisilain Iskandar […]

  • Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan. Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat […]

  • Teken Angka Kemiskinan Yang Tergolong Tinggi, Pemkot Sukabumi Ciptakan Program Unggulan

    Teken Angka Kemiskinan Yang Tergolong Tinggi, Pemkot Sukabumi Ciptakan Program Unggulan

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berusaha untuk menekan angka kemiskinan yang saat ini tergolong masih tinggi. Salah satunya dengan menciptakan berbagai program unggulan yang ada saat ini.”Mudah-mudahan kepemimpinan Pak Wali dan saya sebagai wakilnya, angka kemiskinan 4 tahun kedepan bisa berkurang,”ujar Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, usai diskusi Forum Diskusi Dinas […]

  • Hj Eti Mulyati Caleg DPRD Kab Bandung Dapil VII, Optimis Raih Kursi Dalam Pemilu 2024

    Hj Eti Mulyati Caleg DPRD Kab Bandung Dapil VII, Optimis Raih Kursi Dalam Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Hj Eti Mulyati, Anggota DPRD Kab. Bandung dari Partai Golkar Kab Bandung dari Dapil VII incumben 3 periode dan untuk keempat kalinya kembali dalam bursa Caleg DPRD Partai Golkar Kab Bandung nomor urut 6 tetap optimis meraih suara rakyat Kab Bandung . Hj Eti saat dikediamanya jalan Jalupang desa Bandasari Kec […]

  • Bahas Tiga Raperda, DPRD Kota Bandung Bentuk Pansus

    Bahas Tiga Raperda, DPRD Kota Bandung Bentuk Pansus

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna dan membentuk Panitia Khusus untuk membahas 3 Buah Raperda Kota Bandung, yang berasal dari Lembaran Kota Tahun 2020 nomor 10,11 dan 12 di Gedung DPRD Kota Bandung jalan Sukabumi nomor 30 Bandung, Selasa (17/11/2020). Ketiga Rancangan Perda tersebut, diantaranya Raperda tentang Kawasan […]

  • Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady  “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

    Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – “Tidak bisa asal larang,” jawab anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Komentar tersebut disampaikannya terkait soal larangan mudik ketika dihubungi  Mbinews.id via telefon genggamnya pada Senin (30/03/2020). Menurut Daddy, masyarakat memilih mudik pasti bukan tanpa alasan. Memang, pilihan yang diambil masing-masing pemudik akan berbeda. Pertanyaannya bukan patuh atau tidak patuh pada larangan. […]

expand_less