Kelurahan Sriwidari Butuh Anggaran Sekitar 2,7 Miliar Untuk 10 Usulan Di Musrenbang
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Selasa, 12 Des 2023
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews,id – Berdasarkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi tahun 2023, sedikitnya membutuhkan anggaran sekitar Rp2,7 miliar lebih untuk kegiatan fisik maupun non fisik.
“Di Musrenbang tahun 2023 ini, ada 10 usulan kegiatan. terdiri dari, 5 kegiatan pembangunan fisik dan 5 usulannya kegiatan non fisik,” ujar Lurah Sriwidari, Didin Rohidin, usai menggelar Musrenbang Kelurahan, Selasa (12/12/2023).
Untuk kegiatan fisik, lanjut Didin, diantaranya pembangunan rehab kantor kelurahan yang sebelumnya sudah diusulkan selama tiga kali musrenbang.

Lurah Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota SUkabumi, Didin Rohidin
Sehingga, tahun ini pada kegiatan musrenbang keurahan kembali di ususlkan sesuai dengan hasil tim perumus. Selain itu, Didin menyebutkan pembangunan talud yang ada di lokasi RW 10 juga menjadi usulan pada kegiatan fisik.
Sedangkan untuk kegiatan non fisiknya sambung Didin, seperti pemberdayaan masyrakat. Yakni, pelatihan UMKM bagi karang taruna, pelatihan poswindu, dan pelatihan manajemen RT dan RW.
“Jadi anggaran yang mencapai Rp2, 7 miliar itu, kegiatan fisiknya membutuhkan sekitar Rp2 miliar dan non fisiknya kurang lebih Rp700 juta,” jelasnya.
Didin berharap, dengan 10 usulan yang akan dibawa ke tingkat kecamatan hingga sampai ke Musrenbang tingkat Kota Sukabumi, semuanya bisa terealisasi. Terutama, pembangunan Kantor Kelurahan Sriwidari.
“Kami disini, sangat berharap semua yang diususkan hasil rembug warga bisa teralisasai,” tandasanya.
Sementara itu, Kasubag program Perencaanaan pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Rahmat Hidayat, yang turut hadir di agenda tersebut mengatakan, musrenbang merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam melakukan perencanaan pembangunan daerah.

Kasubag Program Perencanaan Pada Bappeda Kota Sukabumi, Rahmat Hidayat
“Sesuai dengan tema yang diusung saat ini yaitu, pembangunan inklusif yang berkelanjutan. Maka dari itu, dibutuhkan peran serta masyarakat dalam menentukan perencanaan pembangunan tersebut,” jelasnya.
Lanjut Rahmat, terkait usulan kegiatan renovasi kantor kelurahan yang kembali diusulkan, dirinya mengatakan hal tersebut tentu akan menjadi peritmbangan. Karena menurutnya, itu merupakan salah satu sarana pelayanan bagi masyarakat di wilayah Kelurahan Sriwidari.
“Kita lihat nanti, jika memang memungkinkan dan memang ada anggarannya, di anggaran murni ataupun perubahan 2024 nanti semoga bisa direalisasikan,” pungkasnya.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar