Breaking News
Trending Tags

DPRD Beri Catatan untuk RPJPD Kota Bandung tahun 2025-2045

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Sandi Muharam, S.E., menghadiri Forum Konsultasi Publik untuk Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung 2025-2045, di Hotel Horison Bandung, Senin (18/12/2023).

Hadir dalam acara ini Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, Kepala BP Cekungan Bandung Tatang Rustandar Wiraatmadja, serta kepala OPD dan unsur Forkopimda Kota Bandung.

Tedy Rusmawan mengatakan, acara konsultasi publik bagi Rancangan Awal RPKPD Kota Bandung 2025-2045 ini sangat strategis. Karena rancangan awal ini terkait erat dengan rancang bangun masa depan Kota Bandung 20 tahun mendatang.

Dalam paparannya, Tedy Rusmawan berharap visi Bandung mendatang tetap didasari nilai Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis.

“Karena sudah luar biasa secara fondasi visi ini di Kota Bandung,” ujarnya.

Tedy Rusmawan juga menekankan rancangan strategis menghadapi pertumbuhan jumlah penduduk di 2045 nanti. Sejumlah hal seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi harus mampu menunjang populasi 2045 yang diprediksi menyentuh angka 3 juta penduduk.

“Terkait demografi, terkait dengan penduduk, seperti apa daya dukungnya? Apakah ada upaya dari sekarang untuk menambah luas kita dengan berbicara kepada Kabupaten Bandung dan Sumedang?” katanya.

Persoalan daya dukung yang disediakan Pemerintah Kota Bandung juga wajib mengantisipasi kebutuhan layanan dasar seperti pendidikan. Saat jumlah penduduk masih berada di kisaran 2,5 juta sekarang, kekurangan jumlah sekolah masih perlu dikejar.

“Dengan jumlah nanti warga Kota Bandung, berapa jumlah SMP yang ideal, di tengah keterbatasan kita 2018 sampai sekarang alhamdulillah kita bisa 26 SMP. Lalu juga harus dihitung berapa puskesmas yang harus disiapkan,” ujarnya.

Masalah penambahan populasi juga terkait erat dengan tata ruang. Ia meminta Dinas Cipta Bintar Kota Bandung mengawasi perkembangan secara ketat. Diperlukan sinkronisasi RPJPD Kota Bandung 2025-2045 dengan Perda RTRW 2022-2042 yang telah dimiliki Kota Bandung sebagai latar regulasi untuk mengelola penduduk di masa mendatang.

“Daya dukung tata ruang kita seperti apa di masa depan? Pemenuhan RTH (Ruang Terbuka Hijau) kita ada di 12 persen. Dengan ketersediaan ruang di masa depan, apakah realistis ditambah atau cukup hingga 15 persen?” katanya.

Tedy Rusmawan juga meminta Pemerintah Kota Bandung untuk betul-betul menimbang ketersediaan fasilitas layak bagi seluruh masyarakat, terutama bagi warga disabilitas. Infrastruktur yang dibangun wajib menerapkan nilai-nilai inklusif sehingga pemerataan pembangunan makin terasa.

“Kalau kelayakan fasilitas bagi disabilitas sudah nyaman, sisa semua warganya dapat dipastikan akan merasakan fasilitas yang lebih nyaman lagi. Intinya infrastruktur ke depan harus yang ramah bagi seluruh pihak,” ucapnya.

Kebutuhan air bagi warga kota juga menjadi krusial di tengah tidak terdeteksinya eksploitasi air tanah bagi konsumsi sehari-hari masyarakat. Kondisi itu dipicu terbatasnya penyediaan air bersih dari Perumda Tirtawening.

“Juga masalah sampah, apakah akan berakhir di Pltsa? Saat ini sudah ada fasilitas Kang Empos, kelurahan magotisasi, kewilayahan RDF. Jangan sampai program terhenti di masa depan dari apa yang telah dibangun saat ini,” ujarnya.

Masalah transportasi juga berpotensi jadi persoalan pelik jika tak segera diantisipasi. Saat ini ada populasi 1,7 sepeda motor dan 500 ribu mobil. Dari 2,2 juta kendaraan ini, kata Tedy, menjadi persoalan serius sebelum kiamat lalu lintas terjadi di Kota Bandung.

“Apakah kita akan tetap seperti ini? Apakah ada persiapan bagi masalah yang sangat serius ini? Mohon juga kepada BP Cekungan Bandung agar bisa menjembatani kebutuhan transportasi Kota Bandung dengan kawasan aglomerasi di sekitarnya,” ucapnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bazar Buku Big Bad Wolf Hadir untuk Pertama Kalinya di Balikpapan

    Bazar Buku Big Bad Wolf Hadir untuk Pertama Kalinya di Balikpapan

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, MBInews.id  – Setelah Sukses diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Surabaya Bazar Buku Big Bad Wolf, kini telah hadir untuk pertama kalinya di kota Balikpapan merupakan kota keenam di Indonesia yang dikunjungi. Bazar Buku ini akan diselenggarakan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) dari tanggal 1-10 November dengan gratis biaya masuk gedung dari […]

  • Adanya KBS, Sampah Berkurang 30 Persen Yang Dibuang Ke TPS

    Adanya KBS, Sampah Berkurang 30 Persen Yang Dibuang Ke TPS

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hadirnya kawasan bebas sampah (KBS) di Kota Bandung telah mampu mengurangi pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Hal itu telah terbukti di Kelurahan Sukamiskin dan Kelurahan Cihaurgeulis. Di sana penanganan sampah betul-betul diatasi mulai dari hulu hingga ke hilir. Sebelum diangkut untuk diolah, terlebih dulu warga sudah memilah sampah rumah tangga. […]

  • Oded: Tanpa Dokter Dan Nakes Pemerintah Akan Sulit Hadapi Wabah Covid-19

    Oded: Tanpa Dokter Dan Nakes Pemerintah Akan Sulit Hadapi Wabah Covid-19

    • calendar_month Minggu, 15 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kesehatan termasuk para dokter yang telah berjuang selama pandemi Covid-19. Para tenaga kesehatan telah mengorbankan jiwa raganya menjadi garda terdepan melawan Covid-19. Tanpa dokter dan tenaga kesehatan, kata Oded, pemerintah akan sangat kesulitan dalam menghadapi wabah yang sudah hampir dua […]

  • Wakil Wali Kota Bandung Tekankan Sportivitas bagi Generasi Muda Lewat Piala Camat Sukajadi

    Wakil Wali Kota Bandung Tekankan Sportivitas bagi Generasi Muda Lewat Piala Camat Sukajadi

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyebut sportivitas merupakan nilai penting yang harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, khususnya para atlet. Hal ini disampaikan saat menutup pertandingan sepakbola Piala Camat Sukajadi di Soccer Republic Pasteur, Minggu 10 Agustus 2025. “Atas nama Pemerintah Kota Bandung, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang […]

  • Gebyar Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), di Tamansari Laswi City, Kota Bandung,

    Gebyar Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), di Tamansari Laswi City, Kota Bandung,

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandung, Susanto Triyogo Adiputro S.ST, M.T dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., menghadiri Gebyar Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), di Tamansari Laswi City, Bandung, Rabu, 6 Agustus 2025. Acara yang digelar dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-32 […]

  • Dorong Potensi Wisata Sukabumi Utara, Pemkab Sukabumi  Bangun Jalan Alternatif

    Dorong Potensi Wisata Sukabumi Utara, Pemkab Sukabumi Bangun Jalan Alternatif

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Untuk mendorong potensi wisata di daerah Sukabumi Utara. Pemkab Sukabumi akan bangun jalur alternatif lintasan pariwisata, mulai dari jalan Kadudampit hingga sampai ke Jalan Salabintana. Rencana pembangunan tersebut, selain untuk mengurai kemacetan, juga akan mendorong potensi wisata, termasuk menggeliatkan para petani disana yang bisa menjual langsung hasilnya. “Kita ingin, ketika masyarakat akan menuju arah […]

expand_less