Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Beri Catatan untuk RPJPD Kota Bandung tahun 2025-2045

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Sandi Muharam, S.E., menghadiri Forum Konsultasi Publik untuk Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung 2025-2045, di Hotel Horison Bandung, Senin (18/12/2023).

Hadir dalam acara ini Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, Kepala BP Cekungan Bandung Tatang Rustandar Wiraatmadja, serta kepala OPD dan unsur Forkopimda Kota Bandung.

Tedy Rusmawan mengatakan, acara konsultasi publik bagi Rancangan Awal RPKPD Kota Bandung 2025-2045 ini sangat strategis. Karena rancangan awal ini terkait erat dengan rancang bangun masa depan Kota Bandung 20 tahun mendatang.

Dalam paparannya, Tedy Rusmawan berharap visi Bandung mendatang tetap didasari nilai Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis.

“Karena sudah luar biasa secara fondasi visi ini di Kota Bandung,” ujarnya.

Tedy Rusmawan juga menekankan rancangan strategis menghadapi pertumbuhan jumlah penduduk di 2045 nanti. Sejumlah hal seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi harus mampu menunjang populasi 2045 yang diprediksi menyentuh angka 3 juta penduduk.

“Terkait demografi, terkait dengan penduduk, seperti apa daya dukungnya? Apakah ada upaya dari sekarang untuk menambah luas kita dengan berbicara kepada Kabupaten Bandung dan Sumedang?” katanya.

Persoalan daya dukung yang disediakan Pemerintah Kota Bandung juga wajib mengantisipasi kebutuhan layanan dasar seperti pendidikan. Saat jumlah penduduk masih berada di kisaran 2,5 juta sekarang, kekurangan jumlah sekolah masih perlu dikejar.

“Dengan jumlah nanti warga Kota Bandung, berapa jumlah SMP yang ideal, di tengah keterbatasan kita 2018 sampai sekarang alhamdulillah kita bisa 26 SMP. Lalu juga harus dihitung berapa puskesmas yang harus disiapkan,” ujarnya.

Masalah penambahan populasi juga terkait erat dengan tata ruang. Ia meminta Dinas Cipta Bintar Kota Bandung mengawasi perkembangan secara ketat. Diperlukan sinkronisasi RPJPD Kota Bandung 2025-2045 dengan Perda RTRW 2022-2042 yang telah dimiliki Kota Bandung sebagai latar regulasi untuk mengelola penduduk di masa mendatang.

“Daya dukung tata ruang kita seperti apa di masa depan? Pemenuhan RTH (Ruang Terbuka Hijau) kita ada di 12 persen. Dengan ketersediaan ruang di masa depan, apakah realistis ditambah atau cukup hingga 15 persen?” katanya.

Tedy Rusmawan juga meminta Pemerintah Kota Bandung untuk betul-betul menimbang ketersediaan fasilitas layak bagi seluruh masyarakat, terutama bagi warga disabilitas. Infrastruktur yang dibangun wajib menerapkan nilai-nilai inklusif sehingga pemerataan pembangunan makin terasa.

“Kalau kelayakan fasilitas bagi disabilitas sudah nyaman, sisa semua warganya dapat dipastikan akan merasakan fasilitas yang lebih nyaman lagi. Intinya infrastruktur ke depan harus yang ramah bagi seluruh pihak,” ucapnya.

Kebutuhan air bagi warga kota juga menjadi krusial di tengah tidak terdeteksinya eksploitasi air tanah bagi konsumsi sehari-hari masyarakat. Kondisi itu dipicu terbatasnya penyediaan air bersih dari Perumda Tirtawening.

“Juga masalah sampah, apakah akan berakhir di Pltsa? Saat ini sudah ada fasilitas Kang Empos, kelurahan magotisasi, kewilayahan RDF. Jangan sampai program terhenti di masa depan dari apa yang telah dibangun saat ini,” ujarnya.

Masalah transportasi juga berpotensi jadi persoalan pelik jika tak segera diantisipasi. Saat ini ada populasi 1,7 sepeda motor dan 500 ribu mobil. Dari 2,2 juta kendaraan ini, kata Tedy, menjadi persoalan serius sebelum kiamat lalu lintas terjadi di Kota Bandung.

“Apakah kita akan tetap seperti ini? Apakah ada persiapan bagi masalah yang sangat serius ini? Mohon juga kepada BP Cekungan Bandung agar bisa menjembatani kebutuhan transportasi Kota Bandung dengan kawasan aglomerasi di sekitarnya,” ucapnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APWMI Tawarkan Sekolah Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu

    APWMI Tawarkan Sekolah Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI) menawarkan sekolah gratis bagi masyarakat kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tanpa biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) setiap bulannya. Hal itu dilakukan guna menekan jumlah angka pengangguran dan putus sekolah yang setiap tahunnya terus meningkat. Tawaran tersebut diungkapkan CEO APWMI, Nurhayati beserta […]

  • Tim Banleg Dprd Kota Sukabumi  Usulkan Banmus Untuk Di Jadwal Ulang Lanjutan

    Tim Banleg Dprd Kota Sukabumi Usulkan Banmus Untuk Di Jadwal Ulang Lanjutan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Sukabumi mengusulkan ke Badan Musyawarah (Banmus) untuk menjadwalkan ulang lanjutan pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) yang sudah menjadi agenda tahun ini.”Kita sudah ajukan jadwal ulang ke Banmus tentang raperda yang harus di bahas tahun ini,”ujar Ketua Banleg DPRD Kota Sukabumi Mulyono. Senin, (11/05/2020). Tapi untuk saat […]

  • FK DKISIP Jalin Kerjasama Dengan Fisip USB YPKP Bandung

    FK DKISIP Jalin Kerjasama Dengan Fisip USB YPKP Bandung

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk kali ke sembilan, Forum Komunikasi Dekan Fisip (FK-DKISIP) kerja sama dengan Fisip Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, menggelar Webinar Nasional FK-DKISIP yang bertemakan ‘Komunikasi Publik Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19 : Tantangan, Permasalahan dan Evaluasi, Sabtu, 23 Oktober 2021. Selain dengan USB YPKP Bandung, Webinar Nasional tersebut terselenggara atas kerja sama […]

  • Susi Sulastri Hadiri Pelantikan Dewan Kehormatan PMI Kota Bandung

    Susi Sulastri Hadiri Pelantikan Dewan Kehormatan PMI Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung, drg. Susi Sulastri berharap PMI Kota Bandung terrus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat Kota Bandung. “Momentum dalam pelantikan ini harus menjadi awal yang baik bagi pengurus PMI Kota Bandung agar ke depannya lebih meningkatkan layanan kualitas kepada masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip dasar dalam Palang Merah Indonesia,” ucapnya, saat […]

  • Bappeda Kota Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Pencapaian Indikator Ekonomi 2024.

    Bappeda Kota Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Pencapaian Indikator Ekonomi 2024.

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, menggelar evaluasi capaian indikator ekonomi Kota Sukabumi tahun 2024. Agenda tersebut juga, sekaligus menyusun rekomendasi strategi perbaikan dan langkah akselerasi pencapaian indikator ekonomi tahun 2025. “Hari ini kita melakukan evaluasi terkait capaian indikator ekonomi 2024,”ujar Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Asep Hendrawan. Selasa, (4/12/2024). Asep mengungkapkan, kegiatan ini […]

  • Hati – Hati, Beredar Pemalsuan Sertifikat UKW Dan Tidak Terdaftar Di Dewan Pers

    Hati – Hati, Beredar Pemalsuan Sertifikat UKW Dan Tidak Terdaftar Di Dewan Pers

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat, Rajab Ritonga mengatakan, PWI Pusat tidak pernah menyelenggarakan UKW di Jakarta pada 19-20 Oktober 2018 dan karenanya tidak pernah mengajukan rekomendasi penerbitan Serfitikat Kompetensi Wartawan ke Dewan Pers sebagai hasil kegiatan UKW tersebut. Pernyataan Direktur UKW itu disampaikan sehubungan dengan beredarnya Sertifikat Kompetensi UKW PWI […]

expand_less