Breaking News
Trending Tags

BPKPD Kota Sukabumi Mengonkonfirmasi, Realisasi Penerimaan Pajak 2023 Memuaskan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Hingga akir tahun 2023 kemarin, Badan pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi menyebut, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Sukabumi telah melebihi dari jumlah yang ditargetkan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah pada BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari. Dirinya menyebutkan, dari 7 jenis sumber pajak daerah lain di luar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan), pihaknya telah mencapai target yang memuaskan.

“Alhamdulillah, di tahun 2023 kemarin capaian kita mencapai 119 persen dari total keseluruhan 9 spot pajak pendapatan yang ditargetkan,” ujarnya kepada awak media.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah pada BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari.

Lanjut Ziad, dengan capaian tersebut tentunya menjadi bahan evaluasi bagi BPKPD Kota Sukabumi kedepannya untuk lebih mengoptimalkan kembali kinerjanya dalam hal pengumpulan pajak daerah.

Termasuk juga terkait kenaikan target penerimaan pajak daerah, yang terjadi di tahun 2024 ini. Dirinya menyebutkan, di tahun 2024 ini terdapat kenaikan target penerimaan pajak daerah yang harus dikumpulkan oleh BPKPD Kota Sukabumi.

“Pada tahun 2024 ini, ada kenaikan target penerimaan pajak daerah. Kurang lebihnya sebesar 7 milyar Rupiah,” jelas Ziad.

Masih menurut Ziad, untuk target penerimaan pajak daerah Kota Sukabumi sendiri di tahun 2024 itu sebesar 66 milyar Rupiah lebih. Dengan target tersebut, jika berkaca pada tahun sebelumnya tentu memang terdapat beberapa kendala yang ditemukan.

“Kami pastinya akan fokus pada target penerimaan pajak yang dibebankan. Terkait kenaikan target, secara presentase bisa di gambarkan sekitar 10-12 % target yang diberikan pada tahun 2024,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.677 Sekolah Di Kota Bandung Diizinkan Gelar PTMT

    1.677 Sekolah Di Kota Bandung Diizinkan Gelar PTMT

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Sebanyak 1.677 atau lebih dari 90 persen Sekolah di Kota Bandung dinyatakan lolos kesiapan dan verifikasi untuk bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, meski telah siap, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memenuhi sejumlah hal yang berkaitan dengan penanganan Covid-19. Salah satunya […]

  • bank bjb Gelar Promo Beli Paket Pakai DIGI Dapat Tambahan Pulsa

    bank bjb Gelar Promo Beli Paket Pakai DIGI Dapat Tambahan Pulsa

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – bank bjb terus berkomitmen memberikan layanan perbankan terbaik kepada para nasabah. Sebagai bagian dari upaya menjaga loyalitas nasabah, bank bjb rutin menghadirkan berbagai promo menarik yang dirancang untuk memberikan manfaat lebih bagi pengguna layanan digitalnya. Salah satu promo terbaru yang diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) […]

  • PosIND dan Bank Muamalat Luncurkan Layanan Tabungan Haji di Kantor Pos

    PosIND dan Bank Muamalat Luncurkan Layanan Tabungan Haji di Kantor Pos

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) (PosIND) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk resmi meluncurkan layanan pembukaan Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH) di 4.800 Kantor Pos dan ratusan ribu Agenpos yang tersebar di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini membuka akses pendaftaran haji yang lebih luas dan inklusif, bahkan bagi masyarakat di daerah pelosok. Direktur Jasa […]

  • Di inisiasi Bappeda, Ini Kata Wali Kota Sukabumi, Terkait Forum Konsultan Publik

    Di inisiasi Bappeda, Ini Kata Wali Kota Sukabumi, Terkait Forum Konsultan Publik

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI.Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik, untuk menyusun rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi tahun 2024. Forum yang dilakukan tersebut,  untuk merencanakan program pembangunan sesuai dengan tema pembangunan tahun 2024 yakni meningkatkan kondusifitas kota untuk keberlangsungan pembangunan, dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, beserta jajaran aparatur dilingkungan […]

  • Bisa Mudik! Target Vaksinasi Booster Kota Bandung Jelang Idulfitri Nyaris Tercapai

    Bisa Mudik! Target Vaksinasi Booster Kota Bandung Jelang Idulfitri Nyaris Tercapai

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Target vaksinasi ketiga atau booster di Kota Bandung jelang Idulfitri nyaris tercapai. Saat ini, Kota Bandung telah mencapai 27 dari 30 persen target vaksinasi booster menjelang Idulfitri. Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Ia optimis target vaksinasi dosis ketiga di Kota Bandung bisa tercapai menjelang lebaran. “Alhamdulillah. […]

  • Mahasiswa Geruduk DPRD Jabar, Ini Tuntutan Mahasiswa

    Mahasiswa Geruduk DPRD Jabar, Ini Tuntutan Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Mahasiswa dari berbagai elemen kampus di Jawa Barat menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Jawa Barat. Massa mahasiswa membakar ban dan mendesak masuk ke gedung dewan dengan merusak pagar gedung namun dihalangi aparat. Polisi berusaha membubarkan massa aksi karena dianggap sudah melebihi batas waktu demonstrasi. Dari pantauan di lokasi, aksi yang dimulai sekitar […]

expand_less