Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Mahasiswa Geruduk DPRD Jabar, Ini Tuntutan Mahasiswa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id– Mahasiswa dari berbagai elemen kampus di Jawa Barat menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Jawa Barat. Massa mahasiswa membakar ban dan mendesak masuk ke gedung dewan dengan merusak pagar gedung namun dihalangi aparat. Polisi berusaha membubarkan massa aksi karena dianggap sudah melebihi batas waktu demonstrasi.

Dari pantauan di lokasi, aksi yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu awalnya berjalan tertib. Para mahasiswa tampak mengenakan jas almamater mereka masing-masing.

Awalnya, para mahasiswa secara bergantian melakukan orasi. Mereka menyoroti permasalahan-permasalahan seperti pasal karet pada RKUHP, RUU Pertanahan, dan RUU Pemasyarakatan (PAS), hingga menolak revisi UU KPK.

Mereka menuntut DPR dan pemerintah membatalkan RUU yang dianggap merugikan masyarakat. Selanjutnya, aksi teatrikal juga dilakukan sebagai bentuk sikap atas dukungan terhadap penyelamatan KPK.

Setelah dua jam aksi berlangsung, mahasiswa terus berteriak mendesak masuk ke gedung, namun tidak ditanggapi. Situasi pun berubah. Para demonstran mulai membakar ban di tengah Jalan Diponegoro.

Dua orang perwakilan DPRD Jabar pun turun langsung menghadapi mahasiswa. Keduanya yaitu anggota DPRD Jabar dari fraksi PAN Hasbullah Rahmad dan Reynaldi Putra dari Partai Golkar.

Hasbullah memberikan kesempatan pendemo untuk audiensi di dalam gedung. Namun karena alasan ruangan tidak cukup, dia meminta perwakilan demonstran.

“Beberapa poin dalam penyampaian aspirasi ini sudah saya tangkap pesannya dan harus kita dorong ke tingkat pusat. Kalau berkenan saya menerima perwakilan di dalam, boleh? Karena kalau ruangannya tidak cukup,” kata Hasbullah.

Tawaran audiensi tersebut diacuhkan sebagian demonstran. Massa justru berteriak agar mereka masuk ke Gedung DPRD. Memasuki pukul 16.30 WIB, peserta aksi mulai merangsek masuk menembus gerbang masuk Kantor DPRD. Bentrokan antara peserta demo dengan petugas kepolisian tak terelakan. Aksi dobrak pagar dilakukan massa aksi agar bisa masuk kantor DPRD.

Namun, aparat kepolisian yang berjaga mengamankan aksi itu tak mengindahkan keinginan peserta aksi. Polisi yang sudah membuat pagar betis membuat peserta aksi tak bisa memasuki halaman gedung DPRD.

Sementara massa aksi mulai melakukan pelemparan botol mineral, batu hingga sandal meluncur deras ke halaman gedung DPRD Jawa Barat.

Dalam aksi ini, mahasiswa mengusung empat tuntutan. Pertama, batalkan semua Rancangan Undang-Undang (RUU) yang merugikan masyarakat diatas (RUU KPK, RUU KUHP, RUU Pertanahan, dan RUU PAS).

Kedua, khusus pada RUU KPK, Mahasiswa Jawa Barat menuntut Presiden untuk segera mengeluarkan Perppu UU KPK untuk menggantikan UU KPK hasil revisi.

Ketiga, ultimatum kepada DPR RI dan Presiden untuk menghentikan persekongkolan Demokrasi yang menghasilkan RUU yang merugikan pada rakyat.

Keempat, apabila tuntutan kami diabaikan, maka kami akan bergerak secara kolektif menuju pusat untuk mencabut mandat rakyat dari DPR RI dan Presiden.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kongres PWI Persatuan Sukses Digelar, Menkomdigi: Agar Betul Bersatu Perlu Merangkul Kepengurusan Hendry Ch Bangun

    Kongres PWI Persatuan Sukses Digelar, Menkomdigi: Agar Betul Bersatu Perlu Merangkul Kepengurusan Hendry Ch Bangun

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta || MBInews.id —  Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengaku senang dan menyambut baik terselenggaranya Kongres Persatuan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) yang berlangsung lancar dan demokratis, pada Sabtu, 30 Agustus 2025 kemarin. “Kami tentu senang, mendapat kabar Kongres Persatuan PWI berjalan lancar dan demokratis. Semoga PWI betul-betul bersatu lagi dan kembali fokus untuk […]

  • Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan tes masif COVID-19 di wilayah Bodebek (Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi) serta sebagian Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang). Tes masif atau tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas kepada warga […]

  • Pengusaha Muda Dadan Tri, Berikan Bantuan Terdampak Gempa Pakenjeng Garut

    Pengusaha Muda Dadan Tri, Berikan Bantuan Terdampak Gempa Pakenjeng Garut

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    GARUT, MBInews.id- Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut yang wilayahnya terdampak bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 M pada 3 Desember 2022 lalu, menjadi salah satu daerah yang menjadi kepedulian pengusaha muda Dadan Tri Yudianto. Lewat teamnya yang datang menyambangi wilayah Pakenjeng, Dadan Trimenyatakan keprihatinan dan rasa dukanya bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memberikan bantuan paket sembako bagi […]

  • Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kain batik berukuran 450 meter dipamerkan di Kota Bandung, tepatnya di Hotel Pullman dan Ibis Styles Bandung Grand Central, Jalan Diponegoro No. 27 Kota Bandung. Dua batik dengan panjang 40 meter dan lebar 6 meter yang dibentangkan di Kota Bandung ini merupakan simbol peringatan Hari Batik Nasional dengan mengangkat tema Pesona Batik […]

  • Standarisasi Sekolah Piloting  Yang Layak PTM Terbatas Di kota Bandung

    Standarisasi Sekolah Piloting Yang Layak PTM Terbatas Di kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sesuai kebijakan  SKB 4 Menteri  tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM),  Mentri Mendikbud, Menkes, Menag, Mendagri  dan Rekomendasi Satgas Covid-19 Kecamatan, diamanatkan bahwa pemerintah daerah harus mengkaji situasi dan kondisi terkait dengan penyebaran covid-19 serta melakukan berbagai persiapan pembelajaran tatap muka yang melibatkan beberapa instansi terkait dan stakeholder.Piloting Sekolah pelaksana Ujicoba/Simulasi PTM Terbatas […]

  • 36 Siswa RMP Tidak Diterima di Sekolah

    36 Siswa RMP Tidak Diterima di Sekolah

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menerima laporan terkait 36 calon siswa rawan melanjutkan pendidikan (RMP) tidak bisa diterima di sekolah. Setelah menerima audiensi dari Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP), Disdik menyampaikan 36 anak tersebut sebetulnya telah diterima di sekolah negeri maupun sekolah swasta. Kepala […]

expand_less