Breaking News
Trending Tags

Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Terus Naik, Pansus 3 DPRD Kota Bandung Minta Pemkot Buat BUMD Khusus

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Mahalnya bahan kebutuhan pokok di Kota Bandung menjadi sorotan Pansus 3 DPRD Kota Bandung yang membahas mengenai Pelayanan, Bidang Pangan, Pertanian dan Perikanan di Kota Bandung.

Anggota Pansus 3  DPRD Kota Bandung   H. Wawan  Mohamad Usman  SP mengatakan  ,Saat ini harga kebutuhan bahan pokok masyarakat sangat mahal. Setiap hari mengalami kenaikan termasuk beras .

Kenaikan sembako ini mendorong Pansus 3 DPRD Kota Bandung ,  minta, agar Pemkot Bandung membuat BUMD khusus yang mengurus masalah ketersediaan bahan pangan di Kota Bandung.

Menurut  Politisi Partai Golkar DPRD Kota Bandung ,BUMD ini dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan di Kota Bandung bisa dipenuhi .Disinggung mengenai, upaya Pemkot Bandung dalam memenuhi kebutuhan pokok selama ini,  upaya memang sudah ada, namun akan lebih baik jika upaya ini dilakukan oleh BUMD sehingga bisa dilaksanakan lebih fokus.

Sejauh ini Pemkot Bandung melalui dinas terkait sudah melakukan upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan  masyarakat Kota Bandung , dengan digelarnya pasar murah dan  operasi pasar .

Bahkan, tidak dipungkiri, banyak warga yang mengaku sangat terbantu dengan program Pasar Murah.dan Operasi beras  ini. Namun, bagaimanapun juga akan lebih baik jika masalah ketersediaan bahan pangan ini di handle oleh instansi khusus di Kota Bandung .

Seperti halnya ketersediaan beras yang sekarang dijamin oleh bulog. Menurut kami, hal itu tentu jauh lebih baik .

Dengan begitu,  diharapkan ketersediaan pangan akan terus terjamin, harga juga lebih bisa dipantau sehingga tidak ada kecemasan di tengah-tengah warga Kota Bandung .

Lebih jauh  politisi Partai Golkar DPRD Kota Bandung   mengatakan, ketahanan pangan tidak hanya terkait konsumen, tetapi juga harus memperhatikan para produsen pangan.

Dengan demikian, peraturan yang dihasilkan tidak hanya menyejahterakan konsumen atau masyarakat, tetapi juga para produsen yang menghasilkan komoditas kebutuhan pokok sehari-hari.

Sebagai pemangku kebijakan, tidak hanya memperhatikan konsumen tapi juga produsen. Karena kita melihat bagaimana kesulitan dari produsen, seperti misalnya harga pakan dan lain sebagainya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Bappeda Kota Sukabumi :  Rembuk Stunting Salah Satu Upaya Tekan Angka Prevalensi  Stunting

    Kepala Bappeda Kota Sukabumi : Rembuk Stunting Salah Satu Upaya Tekan Angka Prevalensi  Stunting

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Upaya menekan angka prevalensi  stunting terus digaungkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Apalagi, saat ini jumlah angka stunting mencapai 26,9 persen. Salah satu upaya tersebut, salah satunya dengan menggelar Rembuk Stunting dengan aksi melakukan penandatangan kmomitmen Bersama dalam menekan angka stunting di Kota Sukabumi, yang di inisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) setempat. […]

  • Pemkot Bandung Gandeng Melbourne Bandung Datathon 2021

    Pemkot Bandung Gandeng Melbourne Bandung Datathon 2021

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali bekerja sama dengan Kota Melbourne, Australia untuk menyelenggarakan kompetisi pemanfaatan data terbuka yang bertajuk Bandung Datathon 2021: “City Reactivation & Recovery Post COVID-19”. Pada edisi kali ini, Pemkot Bandung tak hanya bekerja sama dengan Pemerintah Melbourne, tapi juga melibatkan Pemerintah Ho Chi Minh, Vietnam. Bandung Datathon merupakan […]

  • Kejar Target, Kelurahan Mulai Invetarisasi PTSL 2023

    Kejar Target, Kelurahan Mulai Invetarisasi PTSL 2023

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInerws.id – Untuk melengkapi sisa target 2.000 bidang tanah di Kota Bandung yang tersertifikasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Kantor Pertanahan Kota Bandung dan pihak kewilayahan mulai menginventarisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2023. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana selepas diskusi bersama 14 camat dan 27 lurah di Balai Kota Bandung, […]

  • Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews,id – Setelah menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah selama 42 hari, sebanyak 363 jemaah haji asal Kota Sukabumi akhirnya tiba kembali dengan selamat di tanah air pada hari Kamis, 9 Juli 2024 malam. Kepulangan mereka disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji dengan didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada […]

  • GARIS Sukabumi Raya Minta Boikot dan Putuskan Hubungan Bilateral Dengan Prancis

    GARIS Sukabumi Raya Minta Boikot dan Putuskan Hubungan Bilateral Dengan Prancis

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInewa.id – Ratusan massa Gerakan Reformis Islam (GARIS) Sukabumi Raya serukan boikot produk-pruduk Prancis kepada pemerintah. Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Balaikota Kota Sukabumi, Rabu (04/11/20). ” Kami meminta kepada pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi kepada Gubernur dan Presiden untuk memboikot produk-produk Prancis. Bila perlu memutus hubungan Bilateral dengan […]

  • Hari Sumpah Pemuda, USB YPKP Bersama YMIE Gelar Diskusi Bareng ‘Ngobrol Pintar Lingkungan dan Ketahanan Pangan’

    Hari Sumpah Pemuda, USB YPKP Bersama YMIE Gelar Diskusi Bareng ‘Ngobrol Pintar Lingkungan dan Ketahanan Pangan’

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 94, Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) bersama Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menggelar Diskusi Bareng di Gedung Serbaguna Universitas Sangga Buana Bandung, Kamis (27/12022). Diskusi yang mengusung tema “Ngobrol Pintar Lingkungan dan Ketahanan Pangan” ini dihadiri Kepala Badan Ketahanan Pangan Arief Prasetyo Adi, Pangdam III […]

expand_less