Breaking News
Trending Tags

Melalui bjbpreneur 2024, Bank bjb Beri Kesempatan 100 Pelaku UMKM Terbaik Kembangkan Bisnis Bersama Coach

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Hadirkan berbagai peluang dalam mengembangkan usaha para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), bank bjb melalui helatan bjbpreneur 2024 telah sukses fasilitasi 100 pelaku UMKM terbaik dengan pemberian coaching yang diselenggarakan secara daring pada Rabu hingga Jumat 18-20 April 2024.

Uniknya, 100 besar bjbpreneur memiliki komposisi peserta yang hampir merata dari setiap Kanwil bank bjb. Banyaknya sektor usaha dari 100 besar ini seperti kerajinan, kuliner, kreatif sampai pertanian menunjukan bahwa bjbpreneur 2024 bank bjb dapat merangkul banyak bidang usaha yang ada.

Pada gelaran coaching bjbpreneur 2024, bank bjb menghadirkan para pelatih bisnis berpengalaman dalam membina para peserta terpilih untuk mengembangkan bisnisnya agar mampu berkembang atau naik kelas dari kondisi sebelumnya.

“Perjalanan teman-teman di bjbpreneur telah sampai pada tahap pendampingan bisnis atau lebih dikenal dengan coaching. Sebagai tahapan awal dalam pendampingan bisnis akan saya perkenalkan satu konsep penilaian, yakni business acumen yang akan menjadi modal awal teman-teman dalam memeriksa bisnis yang telah dijalankan,” ujar  ICF Master Certified Coach dan Executive Business Coach, Al Falaq Arsendatama.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ada tiga pokok bahasan yang mesti menjadi bekal para peserta bjbpreneur dalam pendampingan bisnis, yakni faktor yang diperlukan entrepreneur agar bisa naik kelas, business acumen untuk entrepreneur, serta business diagnostic dan strategi ekspansi.

“Berbeda dengan berdagang, seorang entrepreneur jangan hanya memikirkan bagaimana produk bisa terjual. Karena produk terjual akarnya adalah bagaimana seorang entrepreneur mampu memetakan tiga hal, yakni kapasitas, kapabilitas, dan aksesibilitas yang mereka miliki dalam berbisnis,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga memperkenalkan para coach yang akan mendampingi peserta dalam memberi feedback dan solusi atas permasalahan bisnis yang para peserta hadapi.

Terdapat 12 Coach yang masing-masing telah berpengalaman dalam hal pengembangan bisnis baik dalam sektor yang kecil dan besar. Di antaranya, Bambang Irawan, Robby Lasman, Gita Mahardika, Sugiarti Rosbak, Afryan Palao, MN Fannie Prasetyo, Lika Satvarini, Budiastuti, Debora Ayu, Onma Gultom, Rama Dhonanto, dan Denny Simano.

“Ada perbedaan mendasar antara coaching atau training. Coaching itu merupakan praktik komunikasi dua arah yang tujuannya memberi arahan, action plan, saran pengembangan, dan bahkan membongkar permasalahan bisnis yang sedang berjalan,” ujar Coach Rama Dhonanto kala membuka gelaran coaching.

100 peserta terbaik bjbpreneur 2024 dibagi ke dalam 11 kelompok yang disesuaikan berdasarkan sektor usahanya masing-masing, di antaranya Kerajinan (A,B,C,D), Kreatif (A,B), Kuliner (A,B,C,D,E), dan Pertanian.

Dalam coaching ini para peserta bjbpreneur 2024 memaparkan hasil asesmen bisnisnya, menentukan target dan rencana bisnis, menilai value chain bisnisnya yang meliputi finance, sales, marketing, product and service, serta management.

Tak hanya itu, selepas pendampingan secara daring usai, para coach dengan terbuka mempersilahkan para peserta terbaik bjbpreneur 2024 untuk berkonsultasi atas action plan yang dihasilkan.

Setelah pendampingan/coaching dilaksanakan, business diagnostic yang menjadi bahan konsultasi telah melahirkan beberapa pelaku usaha yang memiliki potensi luar biasa baik dalam segi produk maupun pemasarannya.

Business Diagnostic dan Action Plan ini adalah keuntungan luar biasa dari peserta bjbpreneur karena akan mudah menentukan rencana bisnis yang konkrit ke depan untuk menambahkan kapasitas bisnisnya.

Selain dua hal tersebut (Business diagnostic & action plan), para peserta yang maju ke babak selanjutnya adalah yang telah melengkapi berbagai rangkaian bjbpreneur seperti post test pelatihan, hingga laporan usaha dengan melengkapi perizinan dan berbagai unsur kelengkapan bisnis lain.

Selanjutnya, 100 Peserta yang dikumpulkan dalam grup spesifik akan dipilih menjadi 20 peserta terbaik yang maju ke babak final bjbpreneur.

20 peserta terbaik ini yang akan mendapat kesempatan menjadi pemenang pada kategori Womanpreneur, Digipreneur, Agripreneur, Pemberdayaan Masyarakat, Inovasi Produk, Wirausaha Keberlanjutan, Penghargaan Khusus untuk Pengguna Layanan bank bjb, dan Penghargaan Agregator UMKM.

Mereka yang masuk ke 20 besar ini akan dibimbing lebih mendalam dan akan berkesempatan mengikuti penjurian pada bulan Mei mendatang dan diikutkan dalam Market Fit untuk mendapatkan pasar sesuai dengan produk uniknya masing-masing.

Bagi 100 peserta bjbpreneur, meskipun tidak terpilih menjadi 20 besar, sesi ini sudah sangat menguntungkan karena dapat menentukan arah bisnis dan sebagai bukti bank bjb sebagai katalis gerakan UMKM Indonesia yang konkrit dan berkelanjutan. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Zona Kuning, Kompetisi Olahraga Libatkan Massa Yang Besar Belum Di Izinkan

    Kota Bandung Zona Kuning, Kompetisi Olahraga Libatkan Massa Yang Besar Belum Di Izinkan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, kegiatan olahraga yang melibatkan massa yang besar belum bisa dilaksanakan di Kota Bandung. Pasalnya, Kota Bandung masih berada di zona kuning dan tengah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional hingga 12 Juni 2020 mendatang. “Saat ini Kota Bandung masih berada di zona kuning, karena […]

  • DPRD Jabar Komisi IV : Drainase Jalan Penting Dalam Pembangunan Jalan Provinsi

    DPRD Jabar Komisi IV : Drainase Jalan Penting Dalam Pembangunan Jalan Provinsi

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    GARUT, MBINews.id – Drainase merupakan hal penting dalam suatu pembangunan jalan, seperti halnya Bappeda dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat yang kini tengah melakukan penataan dan peningkatan jalan Provinsi yang harus memikirkan pembuangan massa airnya. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmad mengatakan, peningkatan kualitas dan penataan jalan Provinsi di seluruh Kabupaten/Kota […]

  • Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara simbolis menyerahkan SPPT – PBB P2 tahun 2025 kesetuap kecamatan. Penyerahan ini dilakukan dalam Rapat Koordinasi Kewilayahan. Daalm sambutanya Ayep mengatakan, kepada pihak kecamatan dan kelurahan agar segera menyampaikan SPPT – PBB P2 kepada para wajib pajak, kemudian aparatur di setiap kecamatan dan kelurahan bersama Badan Pengelolaan Keuangan […]

  • Kecamatan Coblong Ajukan PPKM Di 3 RW, Arcamanik Dan Antapani Perketat Pengawasan

    Kecamatan Coblong Ajukan PPKM Di 3 RW, Arcamanik Dan Antapani Perketat Pengawasan

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, MbINews.id – Kecamatan Coblong Kota Bandung berencana mengajukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 3 RW. Sedangkan Kecamatan Arcamanik dan Antapani bakal memperketat dengan mendirikan sejumlah posko. Lurah Dago, Nurliati Affandi menyampaikan, di wilayahnya terdapat 13 RW dan 105 RT. Rencananya akan mengajukan PPKM untuk 3 RW terlebih dahulu. “Ada 13 RW, 105 RT, […]

  • Kementerian PUPR Gandeng PWI Gelar Konsolidasi Regional

    Kementerian PUPR Gandeng PWI Gelar Konsolidasi Regional

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, MBInews.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Biro Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengadakan Konsolidasi Regional Kehumasan dalam Mendukung Penyebarluasan Informasi Pembangunan Infrastruktur PUPR tahun 2020 di Yogyakarta, Senin (26/10/2020). Dalam kurun waktu 1 tahun yakni 2019-2020, Kementerian PUPR telah menyelesaikan sejumlah pembangunan infrastruktur diantaranya jalan […]

  • DPRD Kota Bandung Bahas Raperda tentang Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

    DPRD Kota Bandung Bahas Raperda tentang Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung siap membahas Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Keputusan ini disepakati dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 12 Februari 2025 malam. Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua […]

expand_less