Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pansus V DPRD Jawa Barat: Pemerintah Harus Fasilitasi Kebutuhan Petani Organik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Sumedang, Mbinews.id — Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Provinsi Jawa Barat menilai peran serta pemerintah dalam memfasilitasi keluhan para petani khususnya petani organik sangat penting. Terlebih saat ini Pansus V tengah berfokus dalam menggali informasi dan data dilapangan berkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelanggaran Pertanian Organik di Daerah Provinsi Jawa Barat.

Ketua Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Suherman menyebutkan, masalah pemasaran menjadi persoalan yang harus segera dicarikan solusinya terutama dalam hal ini pemerintah daerah setempat. Di beberapa daerah di Jawa Barat sudah ada yang menerapkan keterlibatan pemerintah daerah dalam menampung ataupun memfasilitasi bidang pemasaran hasil pertanian organik.

“Sehingga ada sedikit intervensi positif dengan adanya keterlibatan pemerintah daerah untuk memasarkan hasil pertaniannya,” sebut Asep saat Pansus V melakukan kunjungannya di kawasan pertanian organik di Dusun Cilumping Desa Cikurubuk, Kabupaten Sumedang, Senin (10/06/2024).

Dengan kata lain, Asep menegaskan, hasil pertanian organik dari para petani organik tersebut di beli oleh pemerintah untuk di pasarkan dilingkungan pemerintah daerah setempat misalnya. Sehingga ada langkah yang berkesinambungan dan kejelasan dari pemerintah terhadap para petani organik.

Melalui kewenangan dan kebijakan pemerintah itu diharapkan dengan dibentuknya perda tentang penyelenggaraan pertanian organik yang saat ini dalam proses penyusunan bisa lebih mantap dengan perda-perda yang ada di provinsi lain.

“Ada upaya produk atau hasil taninya dibeli oleh pemerintah dan ini contoh yang luar biasa. Paling tidak hal ini bisa menjadi masukan yang positif, tinggal implementasinya bagaimana bisa diterapkan di daerah kabupaten kota di Jawa Barat secara menyeluruh. Misalnya di wilayah pertanian organik di Subang ini belum ada langkah konkrit dan membuat para petani kebingungan dalam tahap penjualannya,” pungkas Asep. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalin Sinergi Bisnis, Bank bjb  Sepakati  Kerja Sama Dengan Koperasi Nusantara

    Jalin Sinergi Bisnis, Bank bjb Sepakati Kerja Sama Dengan Koperasi Nusantara

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  –  PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk (bank bjb) menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Koperasi Nusantara (Kopnus). Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini dengan Ketua Koperasi Simpan Pinjam Nusantara Dedi Damhudi dan Pengawas Kopnus Rahmat. Penandatanganan turut dihadiri Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan bank […]

  • Sejumlah Pohon Hilang dan Rusak di Kota Bandung, Diduga Oknum DPKP3 Ikut Terlibat?

    Sejumlah Pohon Hilang dan Rusak di Kota Bandung, Diduga Oknum DPKP3 Ikut Terlibat?

    • calendar_month Sabtu, 8 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Diduga adanya keterlibatanan oknum Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertramanan (DPKP3) Kota Bandung, akibatkan pengrusakan pohon-pohon yang usianya sudah puluhan tahun. Kolabrasi oknum Dinas dan alap-alap pohon sebagai pihak kedua ini sepertinya selalu lolos dari pengawasan, sehingga banyak pohon yang seharusnya dijaga kelestarianya tiba-tiba hilang atau rusak hanya untuk kepentingan […]

  • Kota Bandung Kick Off Vaksinasi Usia 6-11 Tahun

    Kota Bandung Kick Off Vaksinasi Usia 6-11 Tahun

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menggelar vaksinasi usia 6-11 tahun, Kamis 16 Desember 2021. Kota Bandung termasuk kota yang sudah diperbolehkan untuk melaksanakan vaksinasi bagi usia 6-11 tahun. Pasalnya, vaksinasi di Kota Bandung telah melebihi 70 persen untuk dosis pertama. Sedangkan vaksinasi lansia telah mencapai 78 persen. Vaksinasi usia 6-11 tahun juga […]

  • H. Asep Ikhsan Anggota DPRD Kab Bandung : Masa Reses Masa Bertemu Konstituen

    H. Asep Ikhsan Anggota DPRD Kab Bandung : Masa Reses Masa Bertemu Konstituen

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Ketua Fraksi Partai Demokrat Anggota DPRD kabupaten Bandung H.Asep Ikhsan S.E.,S.Pd.,M.M dalam masa reses sidang I tahun 2024 kunjungi konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil ) 6 di tiga Kecamatan yaitu Kec Ciparay, Pacet dan juga kecamatan Kertasari. Dihadiri para relawan Baik ( Balad Asep Ikhsan ) Wilayah Ciparay. Kapolsek Ciparay Iptu […]

  • PT Kobe Boga Utama Dorong Agar Anak Mau Konsumsi Sayuran

    PT Kobe Boga Utama Dorong Agar Anak Mau Konsumsi Sayuran

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Mengkonsumsi sayuran setiap hari merupakan salah satu cara untuk memenuhi gizi seimbang. Sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang bermanfaat untuk tubuh, tentunya sayuran tidak boleh ketinggalan dalam menu hidangan sehari-hari. Sayangnya tak semua orang suka makan sayur, terutama anak-anak yang sulit makan sayur sehingga menjadi problematika bagi para Ibu dalam mengolah sayur. Untuk […]

  • Pasca Pelantikan,  Mahasiswa Kepung Kantor Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi

    Pasca Pelantikan, Mahasiswa Kepung Kantor Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pasca pelantikan DPRD Kota Sukabumi periode 2019-2024, puluhan mahasiswa melakukan aksi unjukrasa di Balai Kota Pemkot Sukabumi dan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Senin siang (02/09/19). Massa aksi tersebut, terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (HIMASI). Berdasarkan pantaua […]

expand_less